Alasan kenapa aku ingin menjadi orang yang tidak punya hati adalah karena aku lelah berbahagia atas kebahagiaan orang lain, aku lelah selalu menanggapi segalanya dengan tersenyum, aku lelah memahami perasaan orang lain yang tidak memahamiku.
Mengapa masih banyak orang yang tidak mempedulikan orang lain dan hanya peduli kepada dirinya sendiri? Mengapa semuanya begitu egois? Padahal aku selalu mementingkan orang lain dan sampai lupa kepada diriku sendiri. Mungkin jarang orang tahu kalau aku telah melakukan banyak hal demi orang lain, bahkan tidak peduli bahwa aku melakukannya.
Sekarang, aku sadar bahwa egoisme adalah kunci dari segalanya. Segalanya harus dimulai dari nol. Semuanya hanya membutuhkan satu orang pahlawan yang dapat menyatukan segalanya. Yang berawal dari nol dapat berevolusi menjadi sepuluh, seratus, bahkan seribu dengan adanya pahlawan itu.
Egoisme memang tidaklah layak, namun dengan egoisme itu kita dapat bertahan. Aku benar-benar lelah menjadi orang yang berbahagia atas kebahagiaan orang lain. Aku sungguh ingin menjadi orang yang tidak punya hati, dengan begitu orang lain dapat merasakan betapa sakitnya tidak dihargai. Aku ingin membuat orang yang telah menyakitiku merasakan apa yang telah kurasakan.
Aku tahu, caraku memang salah dan juga tidak baik. Tapi beginilah diriku, beginilah caraku berterima kasih atas luka yang mereka berikan. Aku akan membalas luka mereka 10× lipat. Aku ingin membuat mereka sadar dan berhenti menyakiti perasaan orang lain. Karena hanya dengan cara itu mereka dapat diberi pelajaran yang setimpal.