Aku akan menceritakan beberapa hal yang ku alami belakangan ini,pada awal nya aku hanya bersikap acuh pada beberapa hal yang mungkin tidak masuk akal yang menimpa ku mulai dari mimpi tetapi saat terbangun hal yang ku alami di dalam mimpi terbawa ke dunia nyata contoh pada hari itu aku bermimpi ada sosok hitam yang mengejar ku tepat pada saat aku sudah kewalahan di saat itu lah dia menancapkan kuku kuku nya yang runcing dan panjang hingga menembus jantung ku rasa nya teramat sakit hingga saat aku bangun rasa sakit itu masih ada bahkan di tempat yang sama dan lebih parah nya lagi dokter mengatakan bahwa tidak ada luka dalam lalu dari mana rasa sakit itu berasal apakah ini hanya mimpi atau aku sungguh mengalami nya?..
Baiklah akan ku ceritakan sedikit tentang kebiasaan buruk yang ku jalani selama ini,jujur saja aku sering begadang hingga larut malam bahkan sampai subuh tapi bukan karena main HP aku lebih suka nonton TV apalagi kalau sudah larut malam pasti ada film bagus karena itu lah aku sering begadang.
Salah satu hal yang mendorong ku untuk melakukan itu karena kalau aku tidur awal maka di tengah malam di atas atau di bawah jam dua belas aku akan terbangun bahkan biasa nya sampai dua atau tiga jam karena tidak bisa tidur.jadi nanti pas pagi aku bangun kesiangan karena kurang tidur mana sekolah lagi aku juga yang rugi, karena itu biasa nya aku tidur larut malam supaya aku tidak terbangun di tengah malam, bangun bangun sudah mulai pagi kan aman lah dikit setidaknya ngak kesiangan.
Namun pada hari itu ada yang berbeda karena sudah larut dan terjadi kombinasi antara mengantuk dan lelah jadi rada rada pusing kepala gitu setelah mematikan televisi aku bergegas ke kamar mandi untuk sekedar mencuci tangan dan kaki lalu masuk ke kamar begitu sampai aku langsung merebahkan tubuh ku di atas kasur yang empuk di tambah lagi harum spray yang habis di cuci tadi siang jadi semakin nyaman,aku berniat untuk berbaring sebentar hingga rasa pusing di kepala ku lumayan lega namun tanpa sadar aku langsung tertidur pulas dan tidak melakukan sesuatu yaitu berdoa, berdoa adalah kebiasaan yang selalu ku lakukan dalam segala keadaan apalagi mau tidur.
Entah sudah berapa lama kemudian aku terbangun namun dalam keadaan yang berbeda sebelum membuka mata aku merasa tempat ku berbaring terasa aneh bukan lagi kasur yang empuk di temani bantal guling dan selimut, aku membuka mata dan ternyata aku berbaring di atas tanah dalam posisi yang sama seperti aku rebahan di kasur tadi yaitu tengkurap, wajah ku menempel di atas tanah aku segera berdiri walaupun nyawa masih belum ngumpul dengan sedikit sempoyongan aku melihat sekitar sekarang aku sedang berada di tengah hutan berkabut tanpa ada nya matahari atau pun cahaya bulan hanya remang remang, sunyi dan sepi tapi rasa nya aku tidak hanya sendirian di sini seperti ada banyak pasang mata yang menatap ke arah ku.
𝘞𝘶𝘴𝘩!
Seperti ada yang lewat di samping ku namun tidak ada apa apa,dan satu hal lagi aku tidak ingat apa apa, aku tidak ingat bahwa sebelum nya aku tidur di kamar yang ku ingat hanya lah pada saat aku bangun dan sudah berada di tempat ini aneh rasa nya berada di tempat yang asing dan tidak tahu harus berbuat apa atau pergi kemana dan sedari tadi aku hanya berputar putar saja tapi hal itu tidak ku sadari hingga terdengar tawa cekikikan yang entah bersumber dari mana kadang terdengar jauh dan terkadang dekat seakan ada di samping ku.
Aku berjalan mengikuti jalan setapak yang tampak nya sudah lama tidak di lalui dalam keadaan yang berkabut jarak pandang ku sangat pendek dan semakin lama kabut semakin tebal aku terus berjalan sambil meraba raba sekitar takut nya nabrak pohon,dan suatu pemandangan yang tak dapat ku lupakan tepat beberapa jarak lagi di samping ku tanpa sengaja aku melihat sosok tanpa kepala yang sedang membawa sesuatu aku tidak tau apa itu, aku merasa takut tetapi tidak tahu harus bagaimana bahkan tidak ada pikiran untuk lari, aku terus berjalan dan beruntung nya aku tidak lagi melihat sosok itu, tidak tahu kapan perjalanan akan selesai dan sampai di tempat tujuan aku terus melangkah semakin jauh aku pergi semakin terdengar suara keramain.
Dalam pikiran ku hanya satu, bertanya pada salah satu di antara orang-orang ramai itu namun sejauh ini aku tidak ada melihat satu orang pun hingga suara keramain itu terdengar menjauh apakah aku melewati nya? Aku kembali berbalik ke tempat di mana suara itu terdengar jelas tetapi di sana hanya lah hutan belantara di tengah keputus asaan ku tanpa sengaja ekor mata ini melihat seorang wanita berpakaian putih sedikit lusuh dari bahu hingga mata kaki dia menatap ku tajam sambil tersenyum lebar
Di tengah keterkejutan ku ada satu nama yang ku sebut di dalam pikiran entah mengapa hal itu muncul begitu saja dan sosok wanita itu menghilang,sesaat sebelum itu terjadi dia tampak menatap ku dengan marah.
Aku kembali menyebut nama itu kali ini dengan rangkaian kalimat meminta pertolongan dan di saat itu lah aku merasa hal yang ku lakukan adalah hal yang tepat, tanpa ku sadari saat itu aku sedang berdoa meminta pertolongan kepada Tuhan yang Maha Kuasa.
Walaupun rasa aman menyelimuti ku tapi keadaan sekeliling menjadi lebih suram dan terasa sekali bahwa diri ku dalam bahaya, satu persatu makhluk aneh muncul tidak ada yang normal semua terlihat asing dan menyeramkan jumlah mereka begitu banyak dan tatapan mereka penuh Amarah.
Salah satu nya mendekat yaitu sosok wanita berwajah pucat berkuku panjang dan kehitaman dia mengenakan kebaya berwarna hitam ia melihat ku dari atas sampai bawah tubuh nya melayang di udara beberapa centi di atas tanah sambil mengelilingi ku.
"Mangsa baru kita cukup mengganggu ya
Ingin sekali ku robek mulut nya!."
Untuk beberapa detik wajah nya berubah menjadi hancur tak berbentuk seakan sedang memperingati ku lalu kembali seperti semula dan dia kembali ke posisi nya di awal sembari memainkan jemari nya seperti memberi kode, di saat itu lah ribuan makhluk itu menyerang ku namun aku memantapkan hati untuk tidak merasa takut karena aku yakin Tuhan melindungi ku di kala jarak mereka sudah dekat dengan ku seperti ada gravitasi kuat yang menekan mereka ke tanah lalu terhempas jauh.
Melihat hal demikian mereka semakin brutal dan melakukan hal yang jauh lebih mengerikan dari sebelumnya nya tetapi selagi iman ku teguh hal itu sia sia,di tengah semua itu wanita berkebaya hitam hanya berdiam diri dengan tenang sembari menatap ku tajam.
Semakin lama situasi semakin kacau, mereka seakan tidak ada habis nya dan tidak ada tanda tanda akan berhenti dan seperti nya ada yang mengecoh pikiran ku sehinga perlahan lahan rasa takut dan panik mulai menguasai ku ditambah lagi suara bisikan-bisikan yang semakin banyak dan jelas.
Perlahan-lahan mereka semakin mengikis jarak hingga sampai lah pada titik di mana tubuhku tercabik-cabik dengan sadis
Hingga semua nya menjadi gelap.
...
"Ezriella!! Kau tidak sekolah!?."
Sampai tiba tiba suara teriakan kakak menarik ku kembali ke alam sadar seperti black hole.
Hosh...
Hosh...
Hosh...
Nafas ku memburu, terlihat sekarang matahari sudah bersinar dapat ku pastikan sekarang sudah jam setengah delapan pagi, itu berarti aku terlambat ke sekolah karena pelajaran sudah di mulai kurang lebih setengah jam yang lalu, tidak keburu lagi aku saja belum mandi mana rasa nya pusing seperti kurang tidur, setelah sadar sepenuh nya dengan cepat aku berdoa supaya hal demikian tidak terjadi lagi dan selalu di lindungi di mana pun berada.
Beruntung nya aku masih hidup dan masih bisa bangun hari ini.
Namun semua nya belum berakhir ada sesuatu yang sedang menanti ku...