aku mencintai lelaki yang paling tampan setelah ayahku, ia baik dan penuh kehangatan
senyumnya manis yang membuat ku ingin melambung ke udara
dan karena dia aku merasa sangat bahagia
dia adalah Daren Bagaskara Wardhana
namun sial, aku tak bisa terus memilikinya
terus bersamanya untuk waktu yang lama membuat ku senang
hingga akhirnya semesta memisahkan kami berdua
dan selama beberapa tahun ini...
aku selalu menunggunya.
bodohnya aku, menunggu seseorang yang bahkan tidak meminta untuk di tunggu
Lalu tanpa sengaja semesta mempertemukan kita kembali, di tempat itu...
aku yang selama ini berusaha untuk melupakanmu malah kini berusaha kembali menggenggam mu
kau tau, banyak air mata yang ku keluarkan untukmu
banyak waktu ku habiskan untuk mencari tau tentang mu
bahkan selama ini, aku selalu menolak banyak hati karenamu
dan aku selalu datang di tempat dimana kita bertemu dulu. untuk memastikan bahwa suatu saat nanti kamu akan kembali lagi untuk menemui ku
hingga tiba dimana kita bertemu lagi
disana kau tampak sangat tampan
bahkan senyum mu masih sama seperti dulu
namun di pertemukannya kita, bukan untuk bersama.
melainkan semesta memberikan jawaban dengan menyadarkan aku bahwa selama ini apa yang aku tunggu
hanyalah sia sia
dan aku berkata bahwa aku sudah benar" ikhlas perihal tentangmu bersama orang lain
Namun ketika malam tiba, aku akan menangis karena merindukanmu
selama ini ikhlas ku bohongan
aku hanya tak ingin orang orang tahu bahwa duniaku begitu hancur setelah kau pergi
padahal dulu aku berharap senyum dan tawa mu hanya untukku, Namun kini....
aku hanya memandang sambil terus berharap
Dan semesta tolong jaga Daren
disaat aku tidak lagi bersamanya....