Dahulu, aku pernah berpikir bahwa cinta itu adalah sesuatu yang indah. Tak peduli seberapa jauh jarak dan seberapa lama waktu yang dipisahkan, cinta akan tetap selalu indah dan menarik di mata orang yang percaya akan cinta. Cinta itu adalah hal magis yang bisa mendatangkan berbagai rasa, hanya saja kita tak pernah membayangkan bagian pahit dari cinta, ya... sama seperti diriku yang tak pernah membayangkan pahitnya rasa yang diberikan dari cinta.
Pada tahun 2021 Maret, Vinny berkenalan dengan Yuhan di internet tepatnya di game online. Pada saat mereka memulai saling mengirim pesan, Yuhan terpesona dengan foto yang di pasang pada Wathsapp Vinny, yang tampak cantik dan imut. Mulai dari situlah Yuhan tertarik pada Vinny. Begitu pula pada Vinny sudah ada tumbuh cinta dalam hatinya. Tak lama kemudian, Yuhan pun menyatakan cinta pada Vinny, tetapi posisi mereka saat ini mempunyai pasangan masing-masing yang mereka tidak saling tau. Tak lama berpikir panjang, Vinny menerima cinta Yuhan tanpa sepengetahuan pacar pertamanya. Setiap hari mereka mengirim pesan romantis dan penuh kebahagiaan tanpa ada pertengkaran. Suatu ketika, Vinny menceritakan tentang hubungannya dengan Yuhan pada temannya, yaitu Lusi.
"Lusi, aku punya satu pacar lagi namanya Yuhan." Ujar Vinny pada Lusi.
"Apa?. Kamu gila ya Vin?, kamu sudah punya pacar tapi masih mau sama Yuhan, mending putusin sekarang!!!. Kalau tidak mau biar aku saja yang mengatakannya." Jawab Lusi.
Lusi langsung mengambil HP Vinny untuk mengirim nomor Yuhan. Langsunglah Lusi mengirim pesan pada Yuhan agar putus dengan Vinny, Lusi menjelaskan semua tentang Vinny yang sudah punya pacar sebelum bersama Yuhan.
Yuhan langsung bertanya pada Vinny untuk memastikan, "apakah semuanya benar Vin?"
Vinny menjawab "iya...itu semua benar, maaf." Vinny menyesalinya.
Tapi Yuhan tidak marah, dia malah mengatakan juga kalau dia sudah punya pacar sebelum bersama Vinny. Jadi, Vinny dan Yuhan mengakhiri hubungan mereka. Disaat itulah mereka mulai tidak saling mengirim pesan selama 3 bulan lamanya.
Hubungan Vinny dan pacar pertamanya berakhir berpisah. Yuhan dengan pacar pertamanya juga berakhir sama seperti Vinny. Pertengahan bulan Mei Yuhan kembali mengirim pesan pada Vinny, Vinny dan Yuhan mulai dekat kembali. Tepat pada tanggal 21 Mei, Yuhan ingin hubungan mereka kembali.
"Vinny, apa masih bisa kita kembali seperti dulu lagi?" Tanya Yuhan.
"Ya... kita masih bisa kembali lagi Yuhan," jawab Vinny.
Akhirnya mereka kembali bersama. Seperti sebelumnya, hubungan mereka sangat romantis tanpa ada pertengkaran.
Suatu saat, pertengahan bulan Juni. Vinny dekat dengan laki-laki lain bernama Sean, dan Sean tau kalau Vinny sudah mempunyai pacar. Tapi Sean ingin Vinny meninggalkan pacarnya dan memulai hubungan baru dengannya. Di sisih lain hati Vinny juga menginginkan Sean, tapi Vinny juga tidak rela jika melepaskan Yuhan begitu saja.
"Vinny. Kamu pilih aku atau Yuhan?" Tanya Sean.
"Aku tidak tahu, aku bingung ingin memilih siapa," jawab Vinny.
"Aku menunggu jawabanmu sampai besok Vin... akan kutunggu di dekat taman. Datanglah!!!". Sean yang sangat berharap diterima.
"Ok, besok aku akan datang."
Besok harinya. Vinny menemui Sean. Vinny memberikan jawaban pada Sean yang akhirnya Vinny memilihnya. Sean sangat senang cintanya di terima oleh Vinny. Lalu, Sean meminta Vinny untuk memutuskan pacarnya yang dulu. Tapi Vinny berpura-pura putus dengan Yuhan, karena Vinny masih sayang padanya. Vinny bilang pada Sean jika sudah putus. Sean pun percaya pada Vinny.
Namun, suatu ketika. Vinny ketahuan kalau sedang menjalani hubungan dengan laki-laki lain. Yuhan sangat kecewa dan memutuskan hubungan ini. Vinny tidak tahu harus apa, antara sedih karena kehilangan Yuhan atau senang karena bersama pacar barunya. Tapi sebagian besar hati Vinny masih untuk Yuhan. Vinny salah memilih orang yang tepat. Tapi apa boleh buat, sudah terlanjur juga.
Vinny hanya bisa menjalani hubungannya dengan Sean sampai 1 tahun bersama, karena Sean yang tampak cuek dan tidak lagi peduli. Vinny jadi bosan pada Sean, dan memutuskan hubungan mereka.
Saat ini Vinny tidak punya pacar. Vinny menjalani hidupnya dengan perasaan yang masih suka dengan Yuhan. Perasaan ini sangat sulit untuk dihilangkan, masih membekas dalam hati. Yuhan adalah orang yang humoris, baik, dan selalu memberi semangat untukku. Saat kita masih bersama, Yuhan selalu menceritakan hal yang lucu padaku, sampai-sampai aku tidak kuat menahan tawa.
Dulu Yuhan juga pernah berjanji kepadaku. "Aku sangat ingin bertemu dengan kamu, tapi jarak kita sangat jauh. Aku janji, suatu saat kalau aku sudah mempunyai SIM pasti langsung samperin kamu kesana. Tunggu aku ya cantik, meskipun itu lama."
Dia menganggapku adalah tempat cerita dan sekaligus rumah kedua untuknya, karena keluarga Yuhan bercerai saat dia masih kelas 6 SD, Yuhan tetap kuat walaupun keluarganya hancur. Tapi Itulah yang membuatku suka dengannya, dan dia adalah type yang aku ingingkan. Sosok orang yang humoris dan kuat dalam menghadapi cobaan.
Suatu ketika, Yuhan mengabari Vinny kembali. Vinny dan Yuhan bertukar cerita sekian lama tidak saling mengirim pesan.
"Vinny, bagaimana kabarmu?"
"Aku baik Han, kamu sendiri?"
"Aku juga baik."
"Oh ya, Han kamu sudah punya pacar?" Vinny merasa sangat penasaran.
"Ya, aku sudah punya. Bagaimana dengan hubunganmu dengan Sean?, apa baik-baik saja Vin?"
"Haha, tidak seperti yang kamu katakan Han, aku sudah putus dengannya." Vinny yang membalas pesan dengan senyuman sedih.
"Oh... jadi begitu."
Mengetahui Yuhan yang sudah punya pacar, dalam hati Vinny sangat sakit. Vinny hanya bisa menerima kenyataan ini. Vinny dan Yuhan kembali dengan menjadi teman baik.
Suatu hari, Yuhan bercerita jika dia ikut latihan pramuka di sekolahnya.
"Vinny... aku kan ikut latihan pramuka. Tapi aku tidak pandai bergaul."
"Wah keren."
"Sedih. Mana Ada Fifi lagi."
"Hahaha. Aku hanya bisa berkata rasakan."
Saat Yuhan berkata "mana ada Fifi lagi". Vinny terheran kenapa Yuhan berkata begitu?, bukankah Yuhan harusnya senang bertemu dengan pacarnya. Vinny ingin tahu, apa Yuhan sudah putus dengan Fifi?.
"Yuhan."
"Apa?"
"Kamu putus dengan Fifi?"
"Benar."
Hal itu membuat Vinny merasa sangat senang. Yuhan sebenarnya masih menyukai Vinny. Tapi hanya bisa menyampaikan lewat lelucon yang dia katakan di pesan. Yuhan mengajak Vinny untuk balikan. Tetapi, Vinny tidak mau. Vinny mengira itu adalah lelucon dia saja.
"Vinny ayo balikan."
"Nggak mau. Kamu hanya menjadikanku alatmu."
"Padahal Nggak."
"Wkwk."
"Sedih."
Vinny benar-benar menganggap itu hanyalah lelucon. Yuhan menganggap sangat serius perkataannya. Tapi Vinny tetap saja tidak mau, Vinny bergegas mengganti topik pembicaraan dengannya.
Di tahun 2022, bulan Desember. Yuhan melihat cerita Whatsapp Vinny yang berisi tentang "gamon (gagal move on)."
"Gamon ya, wkwk," Yuhan membalas cerita Whatsapp Vinny.
"Eh, tau aja."
"Ajak balikan lah." Yuhan yang tidak tahu bahwa dia lah yang diharapkan Vinny.
"Han tau nggak?"
"Apa?"
"Dia kirim pesan ke aku."
"Terus?"
"Dia bilang."
"Bagaimana."
"Bentar. Bagaimana" Menyalin pesan Yuhan tadi.
"Kamu gamon ke aku?."
"Ya."
Yuhan kaget kalau Vinny gamon dengannya. Yuhan merasa dirinya jelek, tidak pantas untuknya. Tapi kenapa dia bisa gamon. Vinny tidak peduli dengan hal itu, padahal Vinny merasa Yuhan tidaklah jelek.
Di saat itu, Yuhan tidak bisa kembali dengan Vinny. Yuhan sudah banyak sakit hati karenanya, banyak hal yang dia pelajari dari pengalaman itu. seringnya di sia-siakan, sekarang dia ingin sendiri dan tidak terlibat dengan perempuan manapun. "sedikit menaruh perasaan
tapi akhirnya dibuang", katanya. Semenjak Yuhan putus dengan Fifi, dia tidak pernah niat lagi dekat dengan perempuan. Ujung-ujungnya cuma terbawa perasaan saja.
Setiap hari Vinny mengirim pesan "kangen" pada Yuhan untuk melepas rasa rindunya. Yuhan selalu bilang kalau dia tidak kangen dengan Vinny. Yuhan menyuruh agar Vinny bisa melupakan Yuhan. Tapi, Vinny tetap tidak bisa melupakannya walau sudah pernah mencobanya beberapa kali.
Vinny dan Yuhan kembali menjadi asing. Tak lama, Yuhan kembali dengan pesan.
"Aku punya 2 pacar, 1 virtual 1 real. Hargai perasaan orang lain. Yang penting pinter ngumpetinnya aja si Han," pesan salinan dengan temannya.
"Dejavu."
Mengingat hal itu membuat Vinny menyesali perbuatannya yang dia buat.
Tahun 2023, Yuhan sudah menginjak usia 17 tahun. Dia sudah mempunyai SIM (Surat Ijin Mengemudi), dan langsung memberitahu Vinny.
"Vinny. Tau nggak sih."
"Nggak tau."
"Aku sudah punya SIM."
"Demi apa?"
"Demikian. Padahal dulu semisal kamu nunggu pasti aku sekarang sudah bisa berangkat samperin kamu. Cepet banget."
"Ku kira kamu sudah lupa, kalau dulu aku pernah ngomong begitu. Nggak tau harus apa."
"Itu kan janjiku. Masa aku lupa. Tapi sekarang ga harus di tepati kan?."
"Kalau aku menagih janji itu?"
"Kamu sudah nggak ada hak. Kamu saja sudah mengingkari."
"Wkwk, kalau ngomong suka benar. Terimakasih banget dari perkataanmu dulu membuatku sadar. Selalu bahagia dengan pilihanmu disana."
"Ya... aku cuma teringat saja. Dulu aku sampai nangis seharian. karena untuk anak dari keluarga kurang harmonis seperti ku. Setiap ketikan mu waktu itu begitu berarti. Intinya jangan terpaku sama masa lalu. Cobalah mencari orang baru."
"Mungkin dimatamu aku orang jahat, tapi memang. Tetap semangat kamu. Maaf, kamu baik tapi aku sia-siakan."
"Aku nggak nangis karena kamu jahat, aku cuman sedih karena kamu pergi. Aku nggak bisa nyalahin kamu, tapi aku juga nggak bisa membenarkan kelakuanmu. Lupakan aku."
"Ya begitulah kehidupan. Aku sudah lupa tentangmu, kamu tenang saja. Meski disaat kamu menghubungiku lagi, aku jadi teringat kembali."
"Baiklah aku pergi. Good luck untuk kedepannya. Ingat jangan terpaku sama masa lalu. Karna kita akan berpisah selamanya. Good luck."
"Yakin...? Padahal aku masih ingin berteman."
Ku tunggu beberapa hari, pesan dariku pada Yuhan tidak ada jawaban sama sekali. Tidak pernah online Whatsapp lagi sampai sekarang. Ternyata aku baru menyadari jika aku di blokir, bahkan di semua akun sosmed yang bersangkutan dengannya.
Ya... aku berfikir bahwa dia sudah benar-benar pergi dari hidupku. Kenapa harus jadi seperti ini, tapi aku akan tetap mengenangmu dalam hati ini selamanya. Aku selalu mencintaimu.
END.
♬:
♪ Saat kau langkahkan kakimu tuk tinggalkanku
♪ Dan kau pergi jauh untuk selamanya
♪ Hingga bayangmu pun tak mampu ku lihat lagi
♪ Kini kau tlah pergi jauh untuk selamanya