Kisah ini bermula ketika aku dan 4 temanku melakukan ritual pembukaan mata batin. Kenalkan namaku Reva, aku mahasiswa tingkat SMA disalah satu sekolah negeri diBandung.
Saat ini aku baru pindah rumah dan tinggal diperumahan yang kata tetangga ku angker dahulu nya ada pembunuhan seorang kakek tua yang dibunuh oleh cucu perempuannya, jasad kakek nya di kubur di dalam kamar mandi dan cucu perempuannya yang bunuh diri setelah kejadian itu rumah tersebut tak ditempati selama 5 tahun tapi aku tak percaya dengan hal yang berbau mistis tersebut karena bagiku itu mungkin hanyalah sebuah mitos belaka agar yang tinggal di rumah itu takut dan pergi mencari yang lain tapi aku tetap memilih rumah tersebut karena tak jauh dari sekolahan
Singkat cerita saat pulang sekolah waktu sudah menunjukkan sore pukul 15:01 WIB aku, nur, Salsa, Robi, dan Gilang. Pergi kesebuah toko buku kuno yang tempatnya berada di lorong yang sepi dan mungkin jarang ada yg kesini dan arah nya tak jauh dari sekolah lalu saat kami masuk kami disambut oleh seorang kakek yang sudah bungkuk dan seperti tua sekali dengan memakai baju sobek sobek dan kakek itu memandangi ku dengan tatapan kosong aku pun tak menghiraukan nya tapi ada seorang wanita cantik sekali rambutnya panjang dan tersenyum pada ku
Ternyata dia adalah kasir nya si kakek lalu Gilang dan Robi berpisah dengan kami saat di toko untuk melihat ² , aku Nur, dan Salsa melihat banyak sekali buku-buku yang sangat tua dan sepertinya tak mungkin ada lagi yang menjual buku-buku seperti ini di toko lain
Setelah memilih dan melihat² buku tersebut itu kami pun mengambil beberapa buku dan langsung membayarnya aku pun melihat si kakek hanya terdiam kaku dengan tatapan kosong seperti tadi di dekat pintu masuk aku pun tak peduli setelah membeli buku aku dan temanku pergi ke rumahku bermain bersama
Singkat cerita temanku dan aku membaca buku kuno yang kami beli tadi setelah membaca buku tersebut tiba-tiba Gilang membuat usul untuk melakukan pembukaan mata batin
"Eh Ia tuh kayanya seru!" Sahut Robi sambil bersemangat
"Iya juga tuh kita coba yuk kayanya seru!" Timpal salsa
"kenapa lu tiba-tiba ngomong Kya gitu dapet ide dari mana coba?" Sahut Nur menimpali
"Dari buku ini katanya kalo kita pengen liat mahkluk gaib kita harus coba cara² nya yang dibilang buku ini pasti kita bakal melihat mereka!" Sahut Gilang sambil bersemangat
Aku pun tertawa dan merasa tidak percaya akan hal mistis tersebut, lalu singkat cerita aku pun mengikuti apa yang mereka kata kan dan saat kami melakukan ritual tersebut waktu sudah menunjukkan pukul sore 16:35 WIB lalu kami bergegas untuk melakukan ritual aneh tersebut
Kini teman ku Gilang sudah memulai hal yang menurut ku aneh dan konyol lalu dia melakukan ritual pembukaan mata batin pada Robi tapi dia tidak melihat apapun lalu salsa dan juga Nur mereka juga ikut Melakukan nya tapi hasilnya tidak ada apa apa
"Sudahlah itu hanya sebuah mitos jangan percaya pada buku tersebut itu kan hanya sebuah buku kenapa kau percaya?" sahut ku sambil duduk di kursi dan membaca buku
"Coba ku lihat lagi dibuku apa kah mungkin aku salah mempraktekkan nya?" Sahut Gilang sambil melihat buku
Lalu Gilang pun meminta ku untuk melakukan pembukaan mata batin seperti yang dilakukan oleh temanku aku pun menurutinya, "Kali ini aku tak akan salah lagi!" Sahut Gilang percaya diri
Lalu Gilang pun seperti membaca sebuah mantra entah apalah itu lalu dia sudah melakukan nya tapi itu tak ada hasilnya aku tak melihat apapun "Yah mungkin memang buku ini tak seharusnya aku percaya" sahut Gilang sambil tertawa
Waktu telah menunjukkan pukul 19:30 WIB lalu semua teman ku pergi pamit pulang karena sudah larut malam dan aku pun sendiri lagi di rumah dan kali ini saat aku sedang ke kamar mandi aku merasakan ada sesuatu yang membuatku tak nyaman seperti ada suara barang jatuh dan aku seperti melihat bayangan hitam melewati pintu kamar mandi "sepertinya mata batinku telah terbuka tapi itu tak mungkin itu kan hanya lah sebuah mitos mungkin aku salah lihat" sahut ku sambil keluar kamar mandi dan bejalan menaiki tangga
aku pun merinding tapi aku tak menghiraukan nya dan aku pun pergi tidur tapi saat aku hampir terlelap tidur tiba-tiba aku mendengar suara pintu kamar ku terbuka aku berfikir positif mungkin karena angin karena pintu kamar ku tak ku kunci saat itu tapi jendela dan pintu sudah ku tutup mana mungkin angin masuk, aku pun heran dan kenapa pintu kamar ku bisa terbuka sendiri
Kini saat aku hendak menutup pintu kamar ku tiba-tiba aku mendengar ada suara kakek yang sedang merintih kesakitan dan menangis aku pun langsung melihat keluar kamar lalu saat aku melihat ke lantai bawah aku melihat ada seorang wanita membelakangi sedang menganiaya seorang kakek tua lalu si kakek seperti melihat ke arah ku dan seperti memohon meminta pertolongan kepada ku aku pun hanya terdiam dan gemetar takut melihat nya, baju nya si kakek itu sudah rusak dan berlumuran darah karena terus menerus di tusuk mengunakan pisau oleh si wanita tersebut kakek itu pun meronta² dan merintih kesakitan
Kini aku baru menyadari nya ternyata wanita dan kakek tersebut adalah penjual buku kuno di dekat sekolahan ku aku ingin membantu tapi aku heran dan takut "bagaimana bisa orang orang ini berada di rumah ku!?" Sahut ku di dalam hati sambil gemetar dan takut
Sontak aku langsung berteriak karena aku tak kuat lagi melihat nya tiba-tiba wanita itu terdiam dan langsung melihat ke arah ku dengan muka tersenyum dan penuh dengan darah dia langsung berhenti menyiksa si kakek dan membiarkan si kakek itu tergeletak dilantai dengan mengeluarkan banyak darah saat itu dia seperti merangkak menaiki tangga ke lantai atas ingin mendekatiku dengan tertawa seperti suara kuntilanak "Anak manis ayo kemari kita bermain bersama!" Sahut dia sambil membawa pisau dan mencekikik tertawa seperti suara kuntilanak
aku pun sontak berteriak dan gemetar masuk ke kamar ku dan menguncinya aku langsung bersembunyi dibawah kasurku
Kini wanita itu mengetuk keras pintu kamar ku dengan sangat kencang aku pun menangis kecil karena ketakutan aku tak tahu harus berbuat apa tiba tiba pintunya terbuka dan dia masuk mengacak-acak kamar ku karena
ingin mencari ku lalu wanita itu terdiam sejenak di depan pintu kamarku aku pun hampir lega dia akan pergi tapi tiba tiba wanita itu merangkak ke bawah kasur tepat nya ke arah ku dengan muka yang banyak darah dan setengah hancur terbakar begitu juga bajunya yang sangat bau darah wanita itu merangkak ke arah ku seperti kuntilanak yang sangat jahat dan aku pun ingin berteriak tapi tak bisa seperti aku sedang di kendalikan oleh wanita kuntilanak tersebut, lalu aku langsung menutup mata dan aku tak bisa berbuat apa-apa lagi aku hanya bisa menangis badan ku semuanya lemas
Kini wanita itu berbicara sangat cepat dan terus mengulangi kata tersebut sambil tersenyum menyeringai pada ku "pergi dari sini atau kau ku bunuh!"
Dan akhirnya aku pun tak sadarkan diri dan semua temanku yang lain ingin mengambil buku nya yang tertinggal di rumahku dia melihat aku sedang kerasukan saat itu aku sedang menyayat ² seluruh tubuh ku menggunakan pisau lalu aku disadarkan oleh Gilang dan aku pun dibawa ke rumah sakit oleh teman teman ku dan saat aku sadar aku pun di beritahu oleh teman teman ku katanya aku tak sadarkan diri selama dua Minggu lebih
Lalu saat itu aku pun menceritakan semua yang ku lihat di rumah tersebut dan Gilang pun ternyata baru menyadari nya bahwa dia telah berhasil membukakan mata batin ku lalu saat teman² ku kembali ke rumah ku untuk mengambil beberapa pakaian ku tiba-tiba tetangga ku pun berkata dan menceritakan kisah dahulu di rumah itu pada teman-teman ku katanya 5 tahun yang lalu ada kakek yang dibunuh oleh cucunya karena kakek nya yang sering menyusahkan nya dan menyuruh nya untuk menjaga toko buku kuno yang berada dekat sekolah kami
cucu perempuannya dan si kakek itu Terkenal tak akrab dengan kakek nya dan sering membuat keributan, lalu saat di rumah si cucu perempuannya ini meminta sebuah uang untuk bermain bersama dengan teman-teman nya ke mall si kakek tidak memberikan uang nya karena si kakek tahu cucunya akan pergi ke diskotik dan bersenang-senang dengan seorang lelaki
Lalu si kakek pun berbohong pada cucu Nya ia berkata karena uang nya hanya cukup untuk makan sehari-hari dan hanya untuk membayar biaya rumah lalu cucu Nya ini kesal dan kalap akhirnya kakek itu di bekap dan dibunuh oleh cucunya sendiri si kakek itu pun kaget dan ingin berteriak tapi dia di bekap dan diikat oleh cucunya dan kakek itu pun ingin berusaha kabur tapi tak bisa kakek itu tersungkur di lantai kakek itu pun menangis dan memohon pada cucunya itu untuk segera melepaskan nya
Tapi cucunya itu tak menghiraukan nya dia langsung mengambil pisau, lalu menusuk si kakek menggunakan pisau dan tak ada satu pun orang yang mendengarnya saat itu , sampai si kakek mengeluarkan banyak darah akhirnya si kakek pun meninggal dunia lalu si cucu itu pun kaget dan takut melihat kakek nya itu sudah tiada
cucu wanita si kakek tersebut membuat lubang di kamar mandi setelah itu tubuh si kakek itu di mutilasi oleh cucunya dan di masukan nya kedalam karung hitam besar dan dia pun langsung menyembunyikan jasad tersebut ke kamar mandi lalu setelah seminggu setelah kejadian tersebut Kakek nya itu di nyatakan hilang lalu banyak orang yang menanyakan kakek nya pada dirinya dia pun tidak pernah memberi jawaban nya
Akhirnya si wanita pembunuh itu lelah menyembunyikan Semuanya sendirian lalu dia pun ingin meminta solusi pada temannya yang berada dekat di depan rumahnya dia pun menceritakan pada teman nya 4 mata lalu teman nya pun kaget dan merasa tak percaya dengan apa yang dikatakan nya lalu perempuan pembunuh itu membuktikan nya, dia dan temanya pergi ke rumah si kakek dia membuktikan nya dengan cara melihatkan langsung jasad kakek nya yang berada di kamar mandi bau nya sangat busuk
Lalu saat itu temannya berteriak kecil dan kaget gemetar merasa tak percaya akan apa yang ia lihat lalu teman nya itu pun pergi meninggalkan nya dan tak pernah menceritakan kisah tersebut ke pada orang lain saat itu
ia ditinggal kan sendiri oleh temannya kini teman nya yang berada di depan rumah nya tak ingin lagi berteman dengan seorang perempuan pembunuh dan dia pun akhirnya tak mempunyai teman lagi dia pun tak bisa menjalan kan toko kakek nya lalu dia bangkrut saat itu dia sangat depresi karena dihantui oleh rasa bersalah dan kesepian saat itu lah ia membakar toko buku kuno bersama dengan dirinya karena depresi berat dan putus asa warga pun yang melihatnya sontak kaget lalu menghubungi pemadam kebakaran
Kini jasad si cucu perempuannya ini ditemukan di toko tersebut badan nya setengah terbakar karena bunuh diri , dan pada saat itu karena ada mantan teman si pembunuh itu menceritakan semuanya ke tetangga sebelah nya bahwa ia telah menyaksikan nya sendiri lalu tetangga nya merasa tak percaya
Lalu tetangganya pun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib untuk melakukan penelusuran terkait kematian cucu kakek tersebut dan hilang nya Kakek tua itu
Lalu saat di selidiki oleh tim penelusuran ke dalam rumah tersebut mereka mencium bau bangkai yang sangat busuk di kamar mandi tepatnya di dalam karung berwarna hitam itu lalu saat dibuka oleh tim tersebut untuk memastikan apa penyebab bau busuk tersebut saat di buka ternyata itu adalah jasad si kakek yang telah dinyatakan hilang dalam sebulan lebih jasad nya ternyata di mutilasi oleh cucunya lalu tim pun mengeluarkan jasad tersebut dan menguburkan nya dengan layak
Sontak teman ku langsung terkejut mendengarnya lalu dia pun kembali melihat toko buku kuno tersebut ternyata memang benar toko tersebut habis terbakar dan terbengkalai dan akhirnya temanku pun kembali ke rumah sakit untuk menjenguk ku , lalu aku tiba-tiba menangis dan gemetar mengingat kejadian saat itu lalu teman ku Gilang pun menenangkan ku, lalu Gilang pun juga menceritakan semua kejadian yang ada di rumah itu dan toko buku tersebut aku pun sontak lemas dan menangis
Ternyata hanya aku yang berhasil dibukakan mata batin nya oleh Gilang Akhirnya setelah aku keluar dari rumah sakit aku pun langsung pindah dari rumah tersebut ke rumah teman ku Nur dan Gilang pun menutup kembali mata batin yang telah berhasil di buka oleh Gilang kini aku sudah menjalani kehidupan normal seperti biasa aku juga sekarang menghargai ke beradaan mereka meski mata batinku di tutup tapi aku bisa merasakan kehadiran mereka.
-Tamat-
KALAU CERITANYA BAGUS JANGAN LUPA LIKE AND FAVORIT:)