Matanyalah yang pertama kali membuatku tertarik padanya. Aku tidak percaya pada cinta, tapi pertama kali aku menatap mata hijaunya yang indah, aku tahu dialah orangnya.
Aku senang melihat diri ku terpantul di mata itu, melihat jauh ke dalam jiwanya dan mengetahui bahwa aku adalah bagian darinya. Agak bodoh, tapi aku bahkan menulis puisi tentang mereka. Aku tidak ingat banyak, tapi aku memberitahunya ◆Ada begitu banyak kehidupan di matamu, dan begitu banyak cinta.
Ya Tuhan, aku menyukai cara cahaya menari di dalam diri mereka. Aku tidak bisa membayangkan tidak bisa menatap mereka sambil melamun.
Sekarang jika aku bisa menemukan sebuah kotak yang setengah indah dari matanya, aku bisa berhenti membawanya di dalam saku ku.