~Terimakasih atas segalanya,tetapi...kini kita telah berbeda alam~
•Gabrielle Aresha Celine•
~Selamat jalan sayang,semoga kamu tenang berada di alam sana~
•Alvaro Elzandra Pratama•
______________________________________________
Gabrielle Aresha Celine atau bisa dipanggil Celine,Celine terlahir dari keluarga dokter..
mengapa disebut keluarga dokter??
Papa Celine adalah seorang dokter spesialis penyakit dalam,dan seorang pemilik rumah sakit vincent
mama Celine adalah seorang dokter spesialis orthopedi,dan seorang wakil direktur utama rumah sakit vincent
kedua Abang Celine adalah seorang dokter spesialis kardiovaskular dan dokter spesialis anak,dan seorang CEO di perusahaan vincent
dan kedua kakak Celine adalah seorang dokter forensik dan dokter spesialis bedah jantung..
ya, begitulah??Celine berasal dari kalangan atas dan terlahir di keluarga dokter..
Tapi,ada 1 hal yang belum mereka ketahui lebih dalam tentang Celine..
Yaitu Penyakit Kanker Darah..
Celine menderita kanker darah sejak berumur 19 tahun,kini Celine telah berusia 24 tahun..kini penyakit Celine telah berada di stadium 3
Mengapa Celine tidak ingin memberitahu keluarganya?? padahal jelas jelas, keluarganya seorang dokter?
alasannya,karena Celine tidak ingin melihat mereka khawatir..
Huh ntahlah?
****
pagi hari di kediaman keluarga Vincent..
"pagi semua!!"teriak Celine yang memang sudah menjadi rutinitas nya
"aduh cel! Bisa gak,gak usah teriak teriak Mulu!"kesal Kakak perempuan nya yang bernama Aulia Putri Chaelsea Vincent
"hehe,maaf"sahut Celine
"Celine?mengapa terus berdiri?"tanya sang Abang laki laki nya yang bernama Rey Izeandra Mahendra Vincent
"iya,ini juga mau duduk"sahut Celine,lalu duduk di kursi nya
"Celine?are you okay?"tanya papa nya yang bernama Kenzo Axelsen Vincent
"i'm ok dad?why?"tanya Celine
"bibir mu pucat?"sahut Kenzo
"iya kah?"tanya Celine
*haduh, mampus lupa aku tadi ngolesin pelembab*batin Celine
"apa hari ini gak usah sekolah dulu?"tanya mama nya yang bernama Leiya Adiwijaya Kusuma
"yah ma,sayang dong?padahal Celine mau sekolah"sahut Celine
"prioritaskan kesehatan Celine"tegur Abang laki laki Celine yang baru datang,ia bernama Reza Rahadian Winata Vincent
"huh,baiklah"pasrah Celine
"nah,ini baru adek Abang"sahut Reza
"sudah sudah,ayo makan..keburu dingin"pintah Kenzo
Lalu mereka pun memulai kegiatan sarapan mereka..
*****
"Celine??ini dibawah ada Alvaro lagi nyari kamu!!"panggil Leiya
"bentar ma!"sahut Celine
baru saja Celine ingin membuka pintu,eh sudah dibuka oleh sang kekasih nya yaitu Alvaro Elzandra Pratama
"bagaimana keadaanmu sayang?"tanya Alvaro dengan cemas
"tidak terlalu baik,baru saja aku mimisan lagi"sahut Celine dengan sedih
"shut, sudah...jangan menangis,masa iya Celine yang Alvaro kenal malah nangis sih?"tanya Alvaro yang pura pura sedih
"ish!"kesal Celine
"cel?apakah kamu tidak ingin sembuh?dari penyakit mu itu??"tanya Alvaro dengan sedih
"aku tidak tau sayang"sahut Celine
"apakah kamu tidak berniat untuk memberitahu keluarga mu??kasihan mereka"sahut alvaro
"ntah lah,sangat berat rasanya kalau ingin memberitahu mereka,terlebih.. penyakit ku sudah berada di stadium 3 dan...."
"cel,aku ingin kita selalu bersama..sampai kita ke jenjang yang lebih serius..tapi sepertinya takdir berkata lain?"sahut Alvaro
"maafkan aku"sahut Celine
"tenanglah sayang"sahut Alvaro
"apakah kamu tidak ingin terapi hari ini?"tanya Alvaro
"besok saja"sahut Celine
"huh,baiklah jika itu mau mu sayang"sahut alvaro
"makasih"sahut Celine
"makasih buat apa sayang?"tanya Alvaro
"makasih buat segalanya,makasih karena telah setia menemaniku..walau nantinya,kita akan berpisah dan kita tak bersama lagi..carilah pasangan yang mampu memberi mu kebahagiaan di masa depan,kalau kamu sudah menemukan nya,jaga dia baik baik"sahut Celine
"sayang??jangan mengucapkan hal itu"sahut Alvaro
Celine yang mendengar perkataan itu hanya bisa tersenyum tipis..
"aku adalah wanita berpenyakitan Alvaro,yang hidupnya tidak lama lagi?,aku ingin kamu segera mencari kebahagiaanmu"sahut Celine
"Celine sayang?kumohon jangan mengucapkan hal itu"sahut Alvaro
tiba tiba,Celine jatuh pingsan...
Alvaro dengan sigap menangkap tubuh kecil Celine lalu membaringkannya di kasur besar itu..
*bertahanlah Celine*batin Alvaro lalu memeriksa Celine
Ya,Alvaro adalah seorang dokter spesialis onkologi..
Dengan cepat,ia mulai memeriksa keadaan Celine..
beruntung di kamar Celine,terdapat ruang medis rahasia yang memang di bangun oleh keluarga Vincent,ya ruang medis memang di bangun di setiap kamar...
*apa?s-stadium...akhir?*gumam Alvaro tak percaya
"Celine?"
Lalu dengan cepat,Alvaro memeluk tubuh Celine yang kini sedang dalam keadaan pingsan..
"aku tidak ingin kehilanganmu Celine"sahut Alvaro dengan suara seraknya
Tiba tiba Celine pun terbangun..
"sayang?mengapa kamu menangis?"tanya Celine
"Celine??mengapa dia terlalu cepat menyebar ke tubuh mu??"tanya Alvaro
"apa maksudmu sayang?"tanya Celine
"kamu telah memasuki stadium akhir.."sahut Alvaro
Deg!
"a-apa?"
"yang artinya,kamu hanya dapat bertahan sebentar.."sahut Alvaro dengan suara beratnya
deg!
tidak ada angin,tidak ada hujan..
Celine mendapatkan kabar bahwa ia,telah memasuki stadium akhir..
******
5 bulan telah berlalu..
Kini, kondisi Celine semakin lemah...kini Celine tengah berada di ruang kamar VVIP mawar nomor 1..
Tentang penyakit Celine,ya...Alvaro telah memberi kabar kepada mereka,bahwa Celine terkena penyakit kanker darah/leukemia stadium akhir yang kini sedang dirawat di rumah sakit vincent..
"Celine adek Kaka yang cantik, makan yuk?"sahut Kiki Amalia Aresya Vincent,dia adalah Kaka perempuan Celine satu lagi
"Celine sedang tidak mau makan kak"sahut Celine lemah
"huh"sahut Kiki dengan pasrah
"ka?c-celine d-dada Celine s-sesak"sahut Celine terbata bata
"bertahanlah Celine!"sahut Kiki lalu keluar mencari sang papa dan Alvaro
tak beberapa lama kemudian,mereka tiba di ruangan Celine
"p-pa?"sahut Celine terbata bata
"Celine anak papa,tolong bertahan ya"sahut Kenzo dengan nada memohon
Lalu dengan cepat,Celine menggelengkan kepalanya..
"Celine udah gak kuat pa,Celine hanya mau ngucapin terimakasih karena telah merawat Celine selama ini,titip salam buat Kaka sama Abang yang lain ya pa?Alvaro?makasih karena udah jadi yang setia untuk Celine,Celine pamit ya?"setelah itu Celine menutup matanya untuk selamanya..
"Celine!!!"
Lalu terdengar bunyi.....
Ya,celine telah pergi untuk selama lamanya...
Celine yang dikenal sosok ceria,baik,dan ramah kini telah pergi untuk selama lamanya
tes..
Buliran air mata Alvaro pun mulai terjatuh..
Ia menangis,karena gagal merawat sang kekasihnya..
"Alvaro?tenanglah,Celine tidak akan tenang jika dia melihat mu menangis"sahut Kiki
"ki?apa papa gagal merawat putri papa sendiri?"tanya Kenzo
"tidak pa,meski begitu..papa telah berhasil merawat Celine,buktinya dia bisa sampai ke jenjang perkuliahan S2?"sahut Kiki
*****
"Selamat Jalan Gabrielle Aresha Celine,semoga kamu tenang berada disana..."itulah kata kata terakhir Alvaro
End..