Di sebuah desa, hiduplah keluarga sderhana yang tinggal di sebuah gubuk. Mereka menyambung hidup dengan bekerja sebagai petani. Meskipun hidup dalam kesusahan, mereka pantang menyerah.
Suatu hari, seorang pemuda yang merupakan anak laki-laki pertama dari keluarga itu bertanya kepada ayahnya, "Ayah, mengapa hidup kita tidak pernah berubah? Sedari dulu kita selalu hidup susah seperti ini."
"Nak, hidup itu seperti roda, kadang di atas dan kadang pula di bawah. Ayah yakin suatu hari nanti kita akan hidup lebih baik dari sekarang jika kita bekerja keras," jawab ayahnya optimis.
Pemuda itu mengangguk paham. Sejak saat itu, ia selalu mengingat pesan berharga dari sang ayah sebagai pedoman hidupnya.
Beberapa tahun kemudian, ia dengan berat hati memutuskan untuk pergi merantau ke kota. Pemuda itu ingin merubah nasibnya menjadi lebih baik. Lalu Ia bekerja menjadi seorang karyawan toko milik seorang wanita tua.
Pemuda itu bekerja keras. Ia selalu giat dalam melakukan tugasnya, hingga membuat sang pemilik toko kagum.
Akhirnya, si pemuda pun diangkat menjadi asisten pribadi sangat pemilik toko berkat kerja kerasnya, dan juga karena ia selalu mengingat pesan ayahnya. Keluarganya kini hidup nyaman karenanya.