Namaku Biru Arsinta. Aku adalah mahasiswi di salah satu PAKULTAS di bali. Aku adalah salah satu yang cukup terkenal di tempatku karena prestasiku. Dan karena prestasiku bnyak yang mengagumi dan ingin memilikimu.
Pagi ini aku sengaja berangkat lebih awal karena ada pertunjukan seni musik dan tari di tempat kulyahku, dan aku adalah salah 1 vokalis dari grup band girls tersebut. Hari ini semua mahasiswa siswi berkumpul di lapangan untuk menyaksikan pertunjukannya. Dan setelah selesai acara, aku pulang ke rumah, tepat pada pukul 14.00 siang.
Nanti malam adalah malam minggu, malam yang suka disebut-sebut malam yang jahat untuk para jomblo. Aku sama sekali tidak risih dengan hal itu, walaupun jomblo sebenarnya ada laki-laki yang setia menemaniku, namanya Langit aksara. Aku dan Langit berteman sejak kecil dan sampai masuk pakultas. Malam ini, entah mengapa Langit tiba-tiba mengajakku untuk pergi bersamanya, dan Aku pun menuruti permintaannya.
Tepat pukul 20.00 malam, Langit menjemputku untuk pergi ke sebuah restoran yang sering kita kunjungi, Setelah sampai tanpa bicara apapun kami langsung masuk. Ketika kami sedang asyik mengobrol, tiba-tiba pelayan restoran berbicara kepadaku dan berkata
“Maaf dengan kak Biru Arsinta?”
“Iya, saya sendiri mbak. Maaf ada apa yah?”
Tiba-tiba belum sempat pelayan itu menjawab, Langit langsung bilang bahwa ia izin ke toilet dan pergi meninggalkan Biru.
“Nggak ada apa-apa kak. Saya hanya ingin memberikan ini” sambil memberi sebuah kertas.
“Oh.. iya terima kasih yah mbak”
Ternyata, itu adalah sebuah surat yang di dalamnya tertulis
“Biru arsinta, keluarlah dan langsung menuju ke taman belakang cafe. Sekarang!”
Dengan perasaan was-was aku segera menuju ke taman. Pada saat itu, di taman tampan ada pencahayaan dan gelap, entah mengapa tidak ada satu lampu pun. Aku langsung memanggil-manggil Langit dan 15 detik kemudian lampu menyala, suara petasan menggelegar di langit yang indah, suara musik nanti syah du mengalun alun, dan bunga-bunga berjatuhan diatas kepalaku, dan tiba-tiba Langitpun datang
“Langit,kamu ke mana aja? Aku nyariin kamu tadi, Aku takut banget Lang”
“Kamu suka kejutannya gak?”
“Oh, ini kejutan dari kamu Lang?”
“Iya, dari aku Langit Aksara, orang yang mencintaimu Biru Arsinta”
“Maksud kamu apa Lang?”
“Aku, Langit Aksara malam ini menyatakan nenyukai, menyayangi dan mencintai Biru Arsinta. WILL YOU MERRY ME, wahai pujaan hatiku?”
“(dengan muka merah tersipu malu) Iya Lang. Aku mau”
Saat itu, para pelayan dan teman-teman ku bertepuk tangan, suara petasan kembali bergemuruh, suasana saat indah. Kemudian, Aku dikejutkan dengan kejutan ulang tahunku yang ke 22 tahun. Acara itu selesai tepat pukul 12 malam, Langit mengantarku pulang ke rumah. Dan sejak saat itu aku menikah dengan Langit dan hubungan kami baik-baik saja sampai saat ini.