Hari pertama semester dua . Aku ke sekolah seperti biasanya. tapi banyak hal yang berubah termasuk diriku "lihat dia , katanya dia sering membully orang yang tidak mengikuti perintahnya!!,sok sekali"ucap salah seorang siswa di sekolah.tentu saja aku merasa kesal tapi bagaimana lagi itu memang kenyataannya.
Semakin banyak orang yang mengkritik ku.tentu saja aku tidak akan tinggal diam "apa urusan nya dengan kalian, toh aku tidak menggangu kalian kan?"timpalku kesal."jangan mentang-mentang kamu orang kaya seenaknya menindas orang!!"seorang gadis yang tiba-tiba muncul di hadapan ku."apa urusan nya dengan mu !?" pertengkaran hebat pun tidak terhindar kan.
"CUKUP!!!!, KALIAN BERDUA IKUT KE KANTOR BERSAMA KU" salah seorang guru yang datang.ya dia pak Herman.
sontak kami pun ikut.aku santai saja , karena selalu masuk bk, sebaliknya dia anak yang di kenal sebagai primadona sekolah itu . Dia merasa gugup, karena baru pertama kali bermasalah.
"ini semua salah mu !!"ucapnya kesal "kau yang cari gara-gara!!"timpalku lebih kesal lagi."DIANA!!!"pak Herman membentak ku ."apa kamu tidak pernah diajarkan sopan santun oleh orang tua mu?"tambahnya.
Orang tua.....
aku terdiam sejenak.aku tidak pernah dapat kasih sayang dari orang tua ku , karena aku anak perempuan tidak pantas menjadi pewaris.
Beberapa menit kemudian
masalah pun terselesaikan.sesampainya di rumah.tiba-tiba aku di sambut dengan amarah oleh ayahnku"DIANA!!!APA YANG KAU PERBUAT? BIKIN MALU SAJA!!!"kata ayahku
Aku di marahi dan di pukul habis-habisan "lihat adikmu!!!tidak pernah bermasalah!!".
"MULAI SEKARANG KAU BUKAN LAGI ANAKKU!!!!, KELUAR KAU DARI RUMAH DAN JANGAN BAWA APA-APA!!!"sontak aku pun syok
Tik..tik
Air mata ku pun jatuh
"Ayah ibu apakah aku bukan anak kalian?"