Hari ini pagi yang cerah
semua orang terbangun dari tidur mereka semalam
untuk membuat hari ini menjadi lebih baik dari yang kemarin.
Dania azahra,gadis cantik yg selalu mengenakan hijab dan menutup auratnya dia gadis muslimah,
walaupun dia gadis muslimah,Dania juga selalu terbuka dengan ibunya walau di pesantren Dania rutin menghubungi dan curhat pada ibunya dan kebanyakan orang menyangka kalau gadis muslimah lebih terpandang dalam urusan agama daripada urusan cinta.
Tapi semua orang punya hati dan semua orang berhak menyukai dan mencintai seseorang walau rasa itu tidak diungkapkan langsung kepada seseorang yang mereka suka dan mereka cinta.
Sama halnya seperti Dania
Dania adalah gadis yg tidak pernah tertarik dan tidak ingin mencari cinta.
Namun suatu ketika, Dania menemukan cinta nya di diri seorang pria yang bernama Muhammad Fahri.
Muhammad fahri adalah seorang santri wan di pesantren Ar Rohman, Dania juga termasuk santri wati di pesantren Ar Rohman.
Fahri termasuk santri wan yang sangat patuh,tampan, tertib, pandai, dan memiliki suara yang indah saat membaca Al Qur'an.
Santri wati di pesantren Ar Rohman banyak yang terpikat dengan Fahri ,namun Fahri selalu menghiraukan mereka.
1 tahun kemudian..
kini Dania telah lulus pesantren, usia Dania sekarang sudah 17 tahun.
Kini Dania harus membuka lembaran baru setelah lulus dari pesantren. Dania memutuskan untuk kuliah di Yogyakarta, karna Dania ingin tinggal bersama kedua orang tuanya di Yogyakarta dan mencari pengetahuan baru.
2 tahun berlalu..
kini Dania sudah tinggal bersama orang tua nya dan kuliah di Yogyakarta, sesuai harapannya. Walaupun sudah 3 tahun berlalu Dania masih menyimpan rasa kepada Fahri, yaitu santri wan yang ia cintai saat dia di pesantren namu dia mencintai Fahri hanya dalam hati dan diam atau tak diungkapkan langsung.
Suatu hari,
Dania berkunjung ke pesantren Ar Rohman, karna ada acara reunian dan buka puasa bersama , dan Dania menuju pesantren Ar Rohman dengan menaiki kereta api.
Sesampainya di pesantren Ar Rohman, Dania melihat sudah ramai, jadi Dania bergegas masuk kedalam pesantren .
Dania menemui teman temannya yaitu Salsa dan Sarah, "Assalamualaikum Salsa Sarah " sapa Dania kepada teman temannya "waalaikum salam, eh Dania kamu apa kabar" jawab Sarah yang langsung menoleh ke arah Dania "iya, alhamdulillah kabar aku baik kabar kalian gimana? " kata Dania "alhamdulillah kita juga baik kok Dania " kata Sarah yang juga mewakili jawaban Salsa.
Setelah berbuka puasa bersama, sholat magrib berjamaah . Para alumni santri berbincang bincang bersama, sambil menunggu waktu sholat isya.
"Allahuakbar!!" suara adzan
adzan isya telah berkumandang, semua alumni santri langsung bergegas mengambil wudhu dan sholat isya berjamaah.
Setelah selesai sholat isya, kini acara reuni dimulai. Semua alumni santri Ar Rohman berbincang bincang, mengenang, dan menikmati reuni dengan sangat senang.
Fahri tidak sengaja menabarak alumni santri wati dan menjatuhkan novel yang akan di berikan kepada teman alumni santri wati tersebut.
alumni santri wati tersebut yang tak lain adalah Dania, "astagfirullah " terkejut Dania "maaf " kata Fahri dengan nada rasa bersalah, Fahri membungkuk dan mengambilakan novel milik Dania "ini milik kamu, maaf ya" kata Fahri sambil memberikan novel kepada Dania.
Dania tau kalau yang menabraknya Fahri, namun ia pura pura tidak tau. Dania kembali menatap novelnya "yaaah novelnya kotor sarah, gimana donk" kata Dania dengan nada kecewa. Fahri yang belum jauh tanpa sengaja mendengarnya. "yaudah ngga papa kapan kapan aja aku liat novelnya " kata Sarah kepada Dania.
keesokan paginya Dania ke stasiun untuk bertemu dengan Sarah, " Assalamualaikum, Sarah" sapa Dania kepada Sarah yang sedang duduk di warung "Waalaikum salam, Dania" jawab Sarah sambil menoleh ke arah Dania. Mereka berbincang bincang hangat di caffe.
Sesampainya di rumah Dania melihat ada dua pasang sandal pria, Dania terkejut, karna setau dirinya sandal ayahnya hanya ada satu pasang saja.
Lalu Dania beranjak masuk ke dalam rumahnya, dia melihat ada seorang pria yang duduk di sofa tamu. "Assalamualaikum! " salam Dania, "waalaikum salam!!" jawab semua orang yang ada didalam rumah Dania.
Lalu pria itu menoleh ke arah Dania. Dania terkejut, ternyata pria itu adalah Fahri. Tanpa basa basi Fahri langsung memberikan buku novel kepada Dania, "deg deg deg" suara jantung Dania yang berdetak kencang, "Dania kok pipi kamu merah?" tanya Fahri kepada Dania, "ooh itu aku cuman heran aja kok kamu mau jauh jauh datang ke Yogyakarta cuman buat nganterin buku ini " kata Dania dengan gugup .
Banyak pertanyaan dalam pikiran dan hati Dania, "ada apa ini? " tanya Dania dalam hati.
Ayah Dania dan ibu Dania juga melihat kejadian itu .
"Dania kamu kok gugup? " tanya ayah kepada Dania, juga memecahkan kehening
"ayah kaya ngga tau aja, rasanya didatengin orang yang dicintai didalam doa dan diam" ledek ibu Dania.
Dania yang mendengar perkataan ibunya kini semakin malu dan tegang. "Dania apa benar yang dikatakan ibu kamu? " tanya Fahri kepada Dania, kini Dania benar benar tegang untuk menjawab "iya yang dikatakan ibu aku semuanya benar !" Dania menjawab dengan keras dan jujur dia juga meneteskan air mata karna, kata kata yang selalu dia tutup di dalam hati kini telah terbuka. Setelah mendengar jawaban Dania , Fahri langsung berlutut dan memakaikan cincin ke jari manis tangan Dania.
"aku juga mencintaimu Dania " kata Fahri sambil menatap tangan Dania
"om tante, izinkan saya untuk menggantikan kewajiban om dan tante" mohon Fahri sambil mencium tangan ayah Dania "iya om sama tante izinkan" jawab ayah Dania sambil meneteskan air mata, begitupun ibu Dania. Keesokan harinya Dania dan Fahri berangkat menuju rumah orang tua Fahri, untuk memperkenalkan Dania sekaligus meminta restu kepada orang tua Fahri
3 bulan kemudian....
kini Dania dan Fahri telah sah dan halal
Mereka sangat bahagia,
Begitupun Dania, akhirnya semua pertanyaan yang ada di hati dan pikiran Dania telah terjawab.
*Selesai*
Terima kasih untuk kalian yang sudah membaca dan maaf kalau ada beberapa kata yang mungkin tidak nyambung, mohon dimaklumi
Terimakasih