"Sayank ... mas berangkat kerja dulu ya". Ucap seorang suami sambil menuntun sepeda tuanya untuk lekas berangkat bekerja.
"Eh tungu dulu ... main berangkat-berangkat aja, ada sesuatu yang belum mas berikan padaku". Ucap seorang wanita seraya menghentikan suaminya yang mau berangkat kerja itu.
"Apa lagi sih sayank ... perasaan udah mas kasih lho uang saku buat anak-anak sama uang belanja hari ini". Jawab sang suami.
"Ihhh ... dasar suami gak peka". Balas sang istri menggembungkan pipinya sambil merengek.
"Ya Allah, astaghfirullah ... maap sayank, mas lupa. Sini cium dulu". Ingat sang suami sambil mencium kening dan pipi istri tercintanya.
"Ya udah, mas berangkat dulu ya, sayank. assalamu'alaikum". Lanjut sang suami seraya mengkayuh sepeda tuanya.
"Iya hati-hati suamiku sayank, wa'alaikumussalam". Balas sang istri seraya menjawab salam pamitan dari suaminya.
Yah ... kurang lebihnya begitulah kegiatan rutinitas sepasang suami istri ini di kala pagi hari.
Dan ini hanya sebatas cerita yang terinspirasi dari kisah nyata yang dibumbui beberapa kata-kata sebagai pemanis cerita.
Dan semoga anda menikmatinya kala membacanya.
Cari tempat nyaman, siapkan minuman dan cemilan, duduk yang rileks, silahkan menikmati waktu santai kalian...
*
*
*
Masih terngiang dalam fikiranku. Ketika kujabat erat tangan pak penghulu, lalu kuucapkan ijab dan qobul yang disaksikan beberapa pasang mata yang melihatnya.
Gugup ... yah, pastilah gugup rasanya, karena dilihat banyak orang. dan tentunya takut kurang lancar pengucapan ijab qobulnya.
Tapi alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar. dan akhirnya ... tak terasa sudah 5 tahun diriku menikah dengan seseorang yang sangat kucinta.
Yang bernama Putri Rahma.
Yah ... kusebut dia Putri. Karena parasnya yang cantik, manis, elok dan anggun bak seorang putri raja.
Dan kupanggil dia Rahma. Karena kehadirannya dalam hidupku adalah sebuah rahmat yang Tuhan berikan padaku.
Awalnya aku tidak menyangka kalau kita bakal bersama.
Karena bisa dibilang, perjalanan menuju SAH, itu tidak mudah.
Banyak sekali rintangan dan cobaannya. Selain cobaan yang datangnya dari luar, tak jarang juga harus bertahan akan cobaan yang datangnya dari dalam diri sendiri.
Contohnya seperti rasa ego, keras kepala, gak mau ngalah, dan juga kecemburuan yang berlebihan.
Tak jarang kita saling berselisih pendapat, dan bahkan sering bersi tegang. Cuma alhamdulillahnya pasti ada salah satu dari kita yang mengalah.
Yah begitulah kisah romansa yang kujalani bersama istriku. Kadang diriku sering dibuat senyam-senyum dan geleng-geleng kepala, melihat tingkah laku istriku.
Tapi aku sangat bersyukur pada Tuhan, telah memberikan salah-satu bidadari syurga kepadaku. Tentunya dengan paket komplit.
Yah ... paket komplit. Cantiknya, manisnya, imutnya, gemesinnya, manjanya, merajuknya, jahilnya, ngeselinnya ... pokoknya masya Allah paket komplit.
Tak jarang, kalau pas lagi jam kerja, istriku suka telepon menemani diriku kerja. Alhamdulillahnya yang punya usaha orangnya baik.
Dan kalau pas udah jamnya pulang kerja, diriku ingin segara cepat-cepat nyampai rumah menemui istriku tercinta.
Tak jarang pula, kadang kubelikan jajan kesukaannya, yaitu klepon. Jajanan tradisional yang berbentuk bulat sebesar kelereng berwarna hijau. Dan ketika digigit ada sensasi muncrat di dalam mulut, karena ada isian gula merah di dalam klepon.
***
"Assalamu'alaikum, sayank ... mas pulang".
"Wa'alaikumussalam, mau langsung mandi apa mau nyantai dulu?".
"Umm ... mandi langsung aja deh biar seger".
"Ya udah, kusiapin dulu handuknya ya".
"Iya sayang. Oh ya sayank, ini mas beliin jajan kesukaan sayank, klepo".
"Iya kah? wah ... makasih ya mas, makin cinta deh sama mas".
"Heleh ... gombal kamu yank. ya udah mas mau mandi dulu".
Yah begitulah keseharian yang kujalani bersama istriku tercinta. Bahkan tak jarang sering kujahilin dia.
Dan ketika dia merajuk, rasanya gemes pingin cubit pipinya.
Yah semoga kebahagiaan ini tak cuma sekedar di dunia, tapi juga di akhirat kelak.
Aamiin Allahumma Aamiin🤲🤲🤲
Ya sudah, sekian dulu dari saya
Mohon maaf apabila ada salah kata atau typo
Sekian wassalamu'alaikum