Ibu merupakan sosok yang aku anggap perempuan hebat, kasih sayangnya untuk semua anak sama rata. Ibu yang selalu membimbingku kejalan yang benar dan ibulah yang telah melahirkanku , merawatku serta membesarkan ku.
Tidak ada seorang anak , yang bisa membalas jasa dan cinta seorang ibu . Terkadang semua anak di dunia ini pernah di marahi oleh ibu kan?, Tapi jangan marah karena mereka masih sayang kepada kita. Cintailah dan sayangi ibu , sebelum kita menyesali nya . Dari beribu-ribu ibu yang ada di dunia ini , tidak semua sama dengan ibu kita . Saya akan menceritakan kisah saya dengan ibu saya , nama saya Anggi Saputra , umurku 15 tahun , dan inilah kisah ku.
Ibuku adalah seorang tukang gosok di rumah orang. Gaji yang didapatkan oleh ibuku tidak mencukupi kebutuhan kami. Setiap keringatnya , lelahnya , akan selalu ku ingat sampai besar nanti. Kandang- kandang ibu ku tidak pernah makan sarapan pagi, ibu meninggalkan sarapan paginya untuk aku dan kakak. Ku ingin hidup ku berubah, supaya ibu tidak capek lagi kerja , itu yang selalu ku pikirkan tentang ibu.
Aku sering di bully di rumah sekolah , mereka sering menghina pekerjaan ibu ku . Aku tidak pernah malu sama sekalipun dengan pekerjaan ibu ku. Tetapi aku bangga dengan ibuku , ibu terus bersinar lah dalam kehidupan kami. Setiap omongan mereka tidak pernah ku pedulikan, tetapi aku tidak menerima kalau mereka menghina ibu ku.
Ibuku juga pernah di hina sama orang. Aku sering melihat ibu menangis sendiri, sering juga dipukuli sama ayah. Aku sangat sedih, anak mana yang nggak sedih melihat ibu nya dipukuli dan dihina . Aku sangat marah sama ayah , apakah? bergitu beratnya hidup ini , takdir itu tidak ada siapapun yang bisa merubah nya hanya bisa menjalani nya saja.
Di setiap sholat ku, aku selalu mendoakan ibu. Aku tidak bisa membalas semua yang ibu berikan kepada ku. Ibu dirimu selalu menutupi lukamu dengan senyum mu , tetapi matamu tidak bisa berbohong kepada aku . Aku ingin setiap hari kita menjalankan nya dengan bahagia dan gembira.
" Allahuakbar .... Allahuakbar...."
Terdengar suara azan subuh yang bergitu merdu di mesjid.
" Anggi bangun nak , ayoo kita sholat subuh " kata ibuku
" Iya ,ibu Anggi ini sudah bangun " jawab ku pada ibu
Aku dan ibu pun , melakukan sholat subuh berjamaah. Setelah aku dan ibuku selesai sholat subuh . Ibu langsung ke dapur untuk memasak sarapan pagi . Terlihat ayah ku yang bergitu nyenyak tidurnya sampai dia tidak sadar dengan suara azan subuh .
Tidak berapa lama, aku sudah bersiap untuk pergi ke sekolah dan ibuku bersiap pergi kerja . Aku sangat marah sama ayah, yang sebenarnya kepala keluarga malas untuk bekerja, sedangkan ibu ku yang bukan kepala keluarga menghidupi keluarga nya . Di setiap jalan yang ku tempuh selalu ku ingat sampai besar nanti . Ibu engkau adalah matahari ku, ibu engkau adalah rembulanku, ibu cinta mu dan kasih sayang mu tidak pernah akan terlupakan sampai kapan pun .
Di setiap hari , ibu ku mengayuh sepeda nya dengan sekencang- kencangnya , dengan penuh semangat ibu selalu kuat untuk bekerja. Ibu tidak malu dengan sepeda yang dia selalu bawa ke kerja , hujan membasahi seluruh tubuhnya , aku tidak bisa melihat ibuku seperti ini . Apa dayanya aku ini ? Aku hanya bisa berdoa saja supaya ibuku selalu kuat dan sehat.
Aku sering duduk termenung sendirian, sambil meratapi nasib yang kian menyelimuti, kita orang miskin selalu di hina sama orang, ketika ibu ku lewat mereka selalu menggosipkan ibu ku , ibu dirimu dipenuhi dengan hati yang baik dan penuh kesabaran. saat dirimu di hina, ibu hanya diam saja , tanpa mengeluarkan satu kata pun untuk mereka.
Ketika ibuku, meminta uang belanja kepada ayah ku . Ibu langsung dipukuli, hatiku sangat hancur ketika ibu ku selalu menghadapi semua ini . Ibu dalam keadaan sakit dan luka tetap pergi kerja .
" Ibu , hari ini jangan pergi kerja nya?" ucapku kepada ibu
" Tidak nak . Ibu masih kuat untuk bekerja " jawab ibuku
Aku sangat bangga terhadap dirimu ibu . Di saat aku membersihkan lemari ibu aku menemukan buku catatan hariannya ibu . Aku langsung membaca buku harian nya . Aku baru tau bahwa ibu dari kecil sudah terpisah dengan ibu dan ayahnya waktu ibuku berusia 3 tahun . Sungguh malang nya nasibmu ibu .
Setiap derita yang melanda kepada ibuku, ibu ku masih tetap menyayangi ibu dan ayahnya. Ibu tidak pernah menceritakan kisah pahit nya kepada kami. Ibu hanya bisa mengingat masa lalu yang dipenuhi sajak-sajak yang kelabu.
Setiap jalan yang ku tempuh selalu banyak jalan yang bercabang. Memori yang tidak pernah aku lupakan adalah masa - masa indah bersama ibu . Ibu selalu bersama ku dalam suka dan duka . Ibu juga yang membuat hidup ku lebih disiplin dan tidak menyerah bergitu cepat.
Di dalam buku catatan hariannya ibuku , memberi aku motivasi untuk tidak menyerah bergitu saja dengan kehidupan. Kehidupan ini selalu memberikan kita akan indahnya alam jika dipenuhi dengan cinta . Cinta seorang ibu bisa menghilangkan rasa sedih saat kita sedang dalam kesedihan. Ibu tempat diriku mengeluh, curhat, dan tempat aku disayangi.
Ibu maafkan semua kesalahan yang pernah aku buat , terkadang ada kata-kata ku yang menyakiti lubuk hatimu , doaku selalu menyertaimu selalu ibu . Perempuan yang hebat adalah seorang ibu.
Itulah kisahku , dimana diriku hanya menceritakan seorang ibu . Ibu orang yang paling aku sayangi dan yang paling aku hormati.