Seorang gadis yg sedang melihat permainan ice skating menangis untuk sekian kalinya sedih itu lah yg gadis itu rasakan harapan gadis itu adalah untuk tidak mencintai pemain ice skating walaupun dirinya tau di sangat mencintai pemain ice skating pemain itu bernama 'Arsexno opollo' seorang pria tampan yg mampu memikat hati seorang 'Arabella bllancky' gadis dari kalangan rakyat biasa dan 'Arsexno opollo' pria yg memainkan ice skating selama 8th berturut turut dan memenangkan kejuaraan dunia secara berkala pria itu sudah memiliki mendali emas lainnya
lalu gadis yg selalu di panggil abella itu mencintai pria yg seperti itu tetapi abella berharap untuk tidak mencintai pemain ice skating dan berjanji untuk tidak memiliki hubungan apapun dengan pria itu.
3th yg lalu saat ia masih kls Xll abella adalah seorang gadis yg mengagumi atlet atletik yg abella temui di sekolah nya termasuk ice skating abella menyukai bidang olahraga dan seni menurut nya ice skating adalah perpaduan cocok untuk abella kagumi dan saat ia mempelajari seni seni ice skating dan kehidupan orang orang yg berbakat dalam ice skating di dunia ini. saat abella mulai mencari kepribadian orang orang pemain ice skating untuk kesekian nya abella menangis bahkan tangisan itu tidak berhenti untuk beberapa waktu humor yg kebanyakan abella tau pemain pria yg dia kagumi karna berbakat dalam bidang ice skating itu mundur dari karir atlet nya dan mengejar mimpi/menikah yg menurut nya sangat mustahil dan melepaskan sepatu besi itu yg menurut nya itu berharga abella tau itu adalah keinginan setiap orang dan memutuskan yg tepat baginya tapi menurut abella itu adalah kenangan yg indah dalam bidang ice skating dan bagi abella ice skating itu adalah seni yg seharus nya tidak di lepas begitu mudah nya walupun atlet itu sudah menikah sekalipun abella tidak habis pikir dengan begitu mudah nya mereka melepaskan sepatu yg melekat pada diri mereka yg membuat mereka terkenal dengan mudah nya mereka melepas kan ya seperti tidak ada beban saja sunguh saat abella mengingat itu rasanya ia mau menagis lagi saja.
Sejak saat itu lah abella adalah seorang fanatik ice skating yg sering menangis ketika dirinya melihat penampilan pemain ice skating yg abella kagumi lalu kenapa abella bisa jatuh cinta kepada pemain yg bernama 'Arsexno opollo' di adalah teman lama abella yg selisih nya lumayan jauh dulu arsexno atau bisa di panggil arse itu adalah org yg mengungkapkan cintanya saat abella berada di sekolah dasar ya itu adalah kenangan lama namun tidak abella sangka bahwa seorang 'Arsexno opollo' atau arse itu masih menyukai 'Arabella bllancky' saat itu abella tidak sangka bahwa arse itu adalah pemain ice skating yg ia kagumi.
hingga abella tau saat dirinya sedang menelusuri pemain ice skating dan abella terpesona oleh seni seorang 'Arsexno opollo' dan bahkan abella tidak tau bahwa arse itu adalah teman lamanya abella tau setelah ia melihat pertandingan ice skating arse menghampiri nya dan dia berbicara bahwa abella adalah orang yg arse tunggu karna sampai kapan pun seorang arse akan tetap menyukai abella apapun caranya itulah yg arse bilang bah kan saat itu abella tau itu adalah pertanda yg buruk abella menangis untuk kesekian kalinya abella juga tau ia juga sudah jatuh hati dengan pemain ice skating yg dulu pernah mengungkap kan rasanya tapi itu mustahil abella tidak akan merusak seni nya karna ulah nya sendiri biar abella yg tau bahwa ia juga mencintai seorang 'Arsexno opollo' karna abella tidak mau kejadian pemain pemain ice skating yg ia kagumi berakhir undur diri karna mengejar sesuatu yg abella benci biar lah rasa ini hilang ia tidak mau merusak seni seorang 'Arsexno opollo' karna dirinya.
Sekarang setiap abella melihat pertunjukan seorang ice skating matanya selalu sembap entah lah antara ia sedih atau kagum akan keindahan ice skating abella akan otomatis mengeluarkan air mata mungkin karir seorang ice skating akan seperti ini terus karna kemarin ia melihat cerita seorang pemain ice skating yg rela meninggalkan sepatu besi itu demi kekasih nya itu lah abella menjadi sakit hati bahkan kebanyakan adalah mantan mantan ice skating sungguh hatinya sedih mendengar itu abella tidak mengerti dirinya menyukai pemain ice skating tetapi itu lah yg membuat nya terus terpuruk.
"Arabella!!"
Tiba-tiba di belakang nya seseorang memanggilnya abella tau siapa yg memanggilnya itu
"Tu-tungu sebentar abella"
Ya itu adalah arse pria yg tadi abella ceritakan sejak perkenalan itu mereka dekan untuk menjadi seorang teman
"apa yg km mau arse? "
Ya rasanya ia akan menagis lagi mengingat kenangan itu lagi abella selalu meneteskan air mata nya bahkan tidak pernah terlewatkan sekalipun saat ia akan melihat penampilan pemain ice skating pasti akan berakhir menangis dan sembap karna air matanya itu.
"Ah aku mencari mu dari tadi rupanya km di sini.
Mmmm... Itu...(sambil melihat muka abella dengan teliti).
Apa kau menangis lagi? "
"Tidak perlu bertanya yg bahkan km bisa jawab sendiri" ketus abella
"Ish.. Aku bahkan tidak mengerti cara berpikir mu itu arabella.
Km bahkan menangis lagi saat melihat penampilan pemain ice skating.
Sepertinya km bukan fanatik ice skating atau pegemar ice skating tetapi meratapi nasib pemain ice skating kan apalagi pria ice skating"
"Arsexno!! Bukan seperti itu km tidak akan tau apa yg ku pikiran
Kau!! Ah... Sudah lah aku harus pulang"
"Ya mana ku tau apa yg km pikiran.
Ah lebih baik km pulang bersama ku ya ya" sambil memelas
"Maaf.."
"Kok malah minta maaf si aku kan ngajak pulang bareng.
Dah ah.. Ayo!! "
"Loh.. Loh kok?" bingung abella yg tiba-tiba di tarik oleh arse
"Jangan plong plong ayo!!
Lagian kita sejalur kok" sambil menarik abella ke parkiran
"Ah... Oke.. Oke.. Aku kalah" pasrah abella yg sebenarnya ia juga menginginkan nya
Setelah sampai di arpatemen arabella. Abella mengucapkan terimakasih dan pergi begitu saja hari ini rasanya sangat melelahkan kan. Saat abella ingin membuka HP nya tiba tiba notif HP nya berbunyi
"Goodnight arabella:arse"
Ya itu adalah pesan dari seorang 'Arsexno opollo' untuk beberapa saat abella terdiam sejenak tampa aba aba lagi lagi air matanya jatuh begitu saja kesekian kalinya hati seorang abella sakit oleh seseorang yg ia cintai sunguh kenapa harus dia seorang pemain ice skating kenapa? Rasanya sunguh pahit abella menangis kesekian kalinya mengingat kejadian tadi biar lah abella menagis sepuas nya lagian besok dia libur untuk bekerja.
Tidak terasa satu bulan sudah berlalu sejak kejadian bulan lalu entah kenapa mood abella menjadi buruk bahkan sekedar makan saja rasanya abella tidak mau yg bisa ia jalani untuk mengembalikan mood nya adalah melihat ice skating tepi percuma saja pasti ia kan sakit hati lagi dan menangis hah... Entah kenapa sekarang mood nya makin kacau saja abella,arabella hidup mu memang sial.
Setelah pekerjaanan abella usai biasanyan abella berkunjung untuk melihat pemain skating tapi entah kenapa rasanya akan sakit hati setiap kali dirinya menginjakan kaki di tempat itu mungkin keberadaan arse lah yg menggangu pikiran nya ah.... Sudah tau abella lemah terhadap pemain skating dan sekarang ia malah menyukai seseorang pemain skating 'Arsexno opollo' rasanya hati nya hancur berkali-kali lipat,skenario Tuhan memang rumit.
Dan untuk kesekian kalinya abella melewatkan pertunjukan ice skating mungkin abella akan pindah pekerjaan karena pekerjaan nya yg sangat dekat dengan studio ice skating mungkin ini keputusan yg tepat abella akan melupakan pemain pemain ice skating yg ia gemari ya karna setiap kali abella melihat pemain itu abella seringkali menagis membuat tubuh arabella sering kali drop karna memikirkan yg tidak tidak dan mungkin abella bisa melupakan seseorang 'Arsexno opollo' pemain yg abella kagumi dan sukai selamat tinggal untuk yg abella kagumi
Di sisi lain (Arsexno opollo)
"Mmmm..... Tumben arabella gak liat biasanya tu anak nangis di pojokan liat pemain ice skating lagi
Huhhh... Ada ada saja masa dia fanatik ice skating tapi nangis mulu emang rada rada"
Ya.. arse sedang memikirkan kan seorang 'Arabella bllancky' dari dulu sampai sekarang seorang 'Arsexno opollo' masih menyukai seseorang arabella menurut nya itu dia adalah cinta pertamanya dan yg terakhir entah lah kenapa arse bisa se cinta itu yg dirinya tau sifat abella lah yg bisa merubah hidup nya yg kelam ini sungguh ia mencintai arabella.
Ya mungkin arse akan mengunjungi arpatemen abella nanti mungkin abella sedang bermasalah sampai sampai ia tidak melihat permainan skating
"Apa?"
"Seperti yg saya bilang pemilik arpatemen no0809 sudah megosongkan kan arpatemen nya"
sahut seorang resepsionis
Ah... Arse tidak sangka arabella pergi begitu saja apakah kisah cinta nya bertepuk sebelah tangan lagi? Kedua kalinya arse mencintai orang yang sama tetapi tetap sama. Sama-sama dirinya di campakan huh. Sungguh arse tidak mengerti kenapa ia begitu menyukai 'Arabella bllancky' walaupun arse tau endingnya akan tetap sama tetapi tetap sama ia menyukai sesosok Arabella seorang gadis cantik dengan pemikiran yg unik dan terkesan lucu.
2th kemudian
Tidak terasa semenjak abella pergi untuk melupakan arse dan ice skating sekarang Arabella berumur 23th.2th abella telah melupakan sesosok pemain ice skating walupun abella kadang-kadang melihat skating untuk rasa penasaran tentang seorang 'Arsexno opollo' dan sampai sekarang abella masih menyukai arse walaupun abella memendam rasa ini syukur lah arse masih bermain ice skating karna kalo saja saat abella pergi arse mengundurkan diri dari skating rasanya ia akan membenci seorang 'Arsexno opollo' untung lah arse masih terus bermain.
Ya walaupun abella selama 2th terus mencoba melupakan nya namun sayang ia masih mencintai arse
Sekarang abella berkerja sebagai barista di kafe yg cukup jauh dari tempat tinggal nya hari yg melelahkan kan saat abella hendak pulang tiba-tiba TV yg berada dijalan raya itu menampilkan seorang arse yg kembali memenangkan mendali emas rasanya abella ingin menangis tapi bukan saat nya abella menangisAbella ingin melihat seorang 'Arsexno opollo' rindu itulah yg abella rasakan saat ini namun apa daya yg bisa abella buat mungkin selamanya abella tidak akan pernah bertemu dengan arse ini adalah tekad nya ya.
Tidak terasa kini abella sudah di depan pintu rumah nya, ya abella membeli rumah ini agar bisa dengan alasan ia tidak akan melihat arse lagi namun saat abella hendak memasukan kunci rumahnya tiba tiba seseorang memeluk nya dengan sangat sangat erat abella terkejut hendak berteriak namun ia urungkan karna ternyata itu adalah arse abella terkejut bagaimana bisa arse menemukan nya
"Arabella apa yg km lakukan hm..? "
Suara arse sungguh menggelitik hatinya apa lagi suaranya yg langsung ke telinga abella sunguh ia ingin menangis sekarang juga
"A-arse ap maksud mu? " gugup abella
"Kau meninggal kan ku arabella sungguh mengapa kau pergi dan melupakan pemain ice skating sungguh ada apa bukan kah km menyukai nya? "
"A-apa mak-sud mu?
A-aku bukan bermaksud seperti itu i-ini hanya-"
"Bohong!!
Kenapa? Kenapa abella jawab sampai kapan kau akan menghindar,ak tau km masih menyukai pemain ice skating tapi kau pergi begitu saja.
Ap karna ak abella?"
"Bukan arse aa-aku cuma...... "
"Cuma ap?
Kau membenciku kah sampai km rela pergi seperti ini
Arabella lihat dan tatap lah mata ku (arse memegang kedua pipi abella)
Ap kau membenciku? Jawab"
"T-tidak seperti itu-"mengalihkan pandangan
" JAWAB 'Arabella bllancky' "
"AKU MENYUKAI MU!!!
Puas! ak meninggal kan semua nya karna rasa sakit ini arse ak tidak mau karna perasaan bodoh ini yg membuat kau berhenti dari pemain skating, tidak arse sudah cukup aku melihat pemain itu gugur karna sebuah hal yg begitu sepele ini sudah arse ak-"
"Cukup abella bodoh? Sepele? Bukan seperti itu abella setiap orang pasti memiliki alasan tersendiri kau tidak boleh egois abella"
"Tapi itulah faktanya. Dan sekarang sampai jumpa" kata abella sambil memasukan kunci rumah nya saat ia akan membuka pintu rumah nya tiba tiba dengan gesit arse menarik abella,diri nya masuk dan menghadang pintu mengunakan kedua tangan nya
"Bodoh"
dan saat itu bibir mereka saling menyatu membuat ciuman yg halus dan lembut sungguh abella terlena oleh ciuman lalu ia melingkarkan tangan nya kepada arse beberapa saat mereka menikam satu sama lain hingga mereka saling melepaskan satu sama lain tetapi masih tidak beranjak dari situ
"Bodoh"
untuk yg kedua kalinya arse mengucapkan kata bodoh itu
"Abella bodoh kau....
Memang benar benar abella kau tidak membiarkan diriku disentuh org lain kau.... Tetap milik ku sampai kapan pun"
"Sejak kapan ak milik mu? "
"Jadi apa kah pernyataan tadi bohong?
Mmm.... Ap kau tidak mau bersama ku? Ap kau akan meninggalkan ku?
Karna ak pemain ice skating? Jawab ak abella"
"Ya, itu lah alasan ku meningalkan ini semua arse karna ak mencintai mu tetapi mencintai itu lah yg membuat hatiku hancur arse sungguh ak tidak sanggup arse ak lelah" tiba-tiba air mata abella jatuh begitu saja menagis abella menagis untuk ke sekian kalinya.
Saat itu dengan erat arse memeluk nya
"Kau salah abella walaupun ak menyukai mu walaupun itu harus melewati banyak rintangan akan ak lakukan tetapi bagai mana bisa seseorang yg kita sayangi menagis karna hal yg ak sendiri benci abella
Sunguh ak tidak akan pergi meninggalkan ice skating karna itu adalah salah satu impian ku,aku akan pertahankan sampai ak bosan. kau tau abella ak menunggu selama 2th ini ap yg kau lakukan apa kau masih menyukai ice skating bagaimana keadaan mu dan ap yg paling aku harapkan bahwa sampai saat ini aku masih mencintai mu arabella sunguh"
"Arse...
Aku tau ak salah maaf"
"Km tidak perlu meminta maaf"
"Ta-tapi ak"
"Ssttt.... Tidak ada tapi tapi ap kau mau menjadi kekasih ku 'Arabella bllancky' ak berjanji akan terus memainkan ice skating sampai ak puas"
Dengan gelisah abella ingin menjawab tetapi ia
"Baiklah 'Arsexno opollo' ak menerima mu"
Dan saat itu bibir mereka menyatu dan kembali saling terpaut oleh ciuman yg panas
"Baik lah mulai sekarang kita menjadi sepasang kekasih" saut arse
"Ya kita kekasih arse"
TAMAT