Hay aku sudah lama tidak menulis cerpen disini. Aku ingin membagikan pengalaman aku baru baru ini. Langsung disimak aja ya tanpa berlama lama.
Aku berkenalan dengan seorang perempuan yang bernama Masita Noor Azizah sejak tanggal 13 Desember 2022. Awal perkenalan dia selalu baik, perhatian dan peduli dengan aku. Dari perhatian dan kepedulian yang diberikan Masita ke aku lambat laun aku luluh dan menganggap Masita ini sebagai sosok kakak buat aku. Begitupun dengan sebaliknya Masita juga sudah menganggap aku sebagai adiknya. Sejak saat kenalan juga kita chattingan setiap hari bahkan di awal kenalan kita selalu chattingan 24/7.
Lama kelamaan sikap Masita berubah ke aku menjadi acuh tak acuh, cuek, tidak pernah peduli dan tidak pernah perhatian lagi. Dari awal kami berteman sudah sering bertengkar masalah komunikasi. Aku tau bahwa semua orang tidak bisa 24/7 tapi aku hanya ingin untuk berkomunikasi walaupun sebentar saja. Aku juga tidak suka chatku tidak di balas ataupun chat yang aku kirimkan sebelumnya tidak di balas. Aku pasti akan marah. Aku tahu bahwa aku ini sangat amat posesif dan emosian dan dari awal Masita ini sudah mengetahui semua sifat burukku dan dia berkata bahwa dia tidak akan pernah meninggalkan aku. Tapi fakta dan nyatanya adalah saat ini Masita Noor Azizah sudah pergi meninggalkan, mencampakan dan membuang aku ke tempat sampah.
Kembali ke cerita sebelum Masita pergi membuangku tempat sampah. Aku chat terakhir dengan Masita tanggal 23 November 2023 kemarin tapi chat aku tidak di buka dan tidak di balas hingga hari Minggu, 26 November 2023. Bahkan aku menuliskan story whatsapp di hari sebelumnya hanya di lihat saja tanpa di tanyakan ke aku ada apa. Tetapi walaupun Masita ini tidak membalas chat aku dia mengupload stroy di whatsapp. Jujur aku kesal banget sama Masita donk kenapa chat aku dari kemarin tidak di balas dan story whatsapp aku hanya dilihat saja.
Singkat cerita hari Minggu, 26 November 2023 sih Masita chat aku dan bilang dirinya sedang hamil anak ke 5 dari pernikahannya yang ke dua. Lalu aku yang sudah kesal dan marah membalas lah chatnya Masita dan berkata "hanya buka whatsapp dan chat aku untuk kaya gini saja tapi tidak membalas chat aku." Jujur pada saat itu walaupun aku marah tapi aku sangat amat senang bahwa aku akan mempunyai keponakan angkat dari Masita dan aku sudah mencari hadiah buat dia serta akan mengirimkan hadiah itu saat nanti melahirkan. Betapa terkejutnya aku bahwa pesan yang sudah dikirimkan Masita ke aku di hapus begitu saja karna ucapan dari aku. Disitu aku sangat amat marah dan kecewa serta mengatakan ke Masita bahwa "dia tidak mempunyai etika baik dan niatan yang baik ke aku."
Aku tahu bahwa memang saat itu Masita akhirnya juga membalas pesan aku yang sebelumnya. Tapi aku benar benar sangat kecewa dan marah akan suatu kabar bahagia yang sudah dihapus. Menurut aku bagaimana jika melakukan hal yang sama. Pasti akan membuat kalian marah dan membenci aku kan. Yaaa itu yang aku alami saat itu. Bahkan chat terakhir yang Masita kirimkan ke aku itu adalah "Nanti lagi ya.
Kakak bener 2 capek.
Baru pulang kegiatan."
Setelah kejadian itu aku mengirimkan kado ke Masita untuk kehamilannya. Aku membeli cream untuk ibu hamil untuk Masita di tanggal 27 November 2023 dan paket itu sudah diterima oleh suaminya Masita yang bernama Kesworo di tanggal 03 Desember 2023. Saat paket sampai orang yang bernama Masita Noor Azizah ini tidak pernah chat ke aku dan mengucapkan terima kasih ke aku sama sekali. Semenjak kejadian itu Masita tidak pernah merespon chat aku. Bahkan aku sudah berusaha mencoba menelpon, mengirimkan sms tapi tetap tidak mau di gubris pesan dari aku.
Sampai akhirnya Masita tidak pernah membalas chat aku hingga di tanggal 30 Desember 2023 sih Masita Noor Azizah mengirimkan story yang di mana dia baru mendapatkan cucu pertama dari anak kandungnya yang baru menikah di bulan Juli 2023 kemarin. Aku menuliskan pesan dan Masita hanya menjawab "iya." Jujur aku merasa kecewa dengan perbuatannya Masita. Jika memang Masita ingin putus komunikasi hingga putus hubungan dengan aku seharusnya dari awal saja tidak perlu dari tanggal 26 November kemarin donk.
Lalu aku membelikan kado untuk kelahiran cucunya di tanggal 30 Desember 2023 dan itu paket COD karena buat aku tidak mau mengeluarkan uang sepeserpun buat orang yang tidak tahu diri dan tidak tahu terima kasih seperti Masita. Setelah paket itu datang di tanggal 05 Januari 2024 Masita marah marah ke aku dan bilang di voice note bahwa aku memberikan paket dan mau meneror dia. Aku makin marah sama Masita dan mengatakan bahwa dia lah orang yang tidak tahu diri dan tidak tahu terima kasih. Tetapi malah sebaliknya Masita Noor Azizah ini mengatakan aku lah yang tidak tahu diri dan dia mengatakan bahwa sudah tidak nyaman dengan semua sifat aku yang suka marah marah dan posesif serta overthinking. Masita dari awal sudah mengatakan ke aku untuk berubah sebelum semua orang menjauh dari hidup aku.
Aku hanya ingin tahu bahwa siapa di sini yang sebenarnya tidak tahu diri??? Aku atau orang yang bernama Masita Noor Azizah. Lalu kenapa Masita Noor Azizah ini memutuskan pergi dari hidupku sejak tanggal 26 November 2023 jika memang sudah tidak tahan dengan semua sifat aku bukannya seharusnya sudah dari awal pergi??? Kenapa di saat aku benar benar tulus sayang dan menganggap Masita Noor Azizah sebagai seorang kakak malah di buang ke tempat sampah seperti ini sama orangnya hanya karna sudah membuat dia tidak nyaman dengan semua sifatnya aku
Sekian cerita dari aku ini. Semoga tidak ada orang yang mengalami kisah yang seperti aku rasakan ini ya