1.) Bertemu seekor kucing
Di Suatu hari di jalan gang yang sangat kecil,di malam harinya.
" Haah, aku capek..."
Gumam seseorang yang melewati Gang kecil itu, namun tiba-tiba muncul seekor kucing putih yang sangat kotor muncul dari belakang perempuan tersebut.
" Meong, meong... "
Suara kucing yang seperti meminta tolong kepada perempuan itu, lalu perempuan itu menolehkan kepalanya mengarah belakang menghadap kucing itu yang tersungkur di tengah jalan lalu perempuan itu menghampiri kucing itu sambil berkata.
" kotor sekali kau, dan kau juga seperti terluka Aku akan merawatmu sampai kau sembuh. "
Ucap perempuan itu sambil menggendong kucing putih itu untuk dibawa ke rumahnya lalu dirawatnya. Keesokan harinya.
" hm, hm, hm... "
Di sebuah rumah Yang tidak terlalu besar dari bagian dapur ada seorang gadis yang sedang memasak makanan dan rupanya perempuan itu adalah perempuan yang semalam, dan kucing yang di tolongnya kini sudah sehat dan bersih Setelah dibawa ke dokter hewan.
" Meong... Herm, herm, herm..."
Suara kucing putih tersebut seperti meminta makan kepada perempuan itu.
" tunggu sebentar yah, Sebentar lagi makanannya matang! "
Ucap Gadis itu sambil tersenyum kepada kucingnya, lalu kucing itu seperti menjawabnya.
" Nyauoo... "
sambil mengelus-ngelus kaki si gadis tersebut, setelah selesai makan dan minum Gadis itu yang mendatangi kucingnya yang ada di kamarnya yang sedang asyik makan lalu Gadis itu berkata kepada kucingnya.
" masih asik makan yah..."
" Heeerm... "
" kau selalu menjawab perkataanku dan aku ingin memperkenalkan diriku padamu namaku adalah Sarah, Oh ya aku belum memberimu nama kepadamu..."
Namun tiba-tiba kucing Sarah bersikap aneh kepada Sarah, Apa yang terjadi dengan kucingnya Sarah???
2.) Kucing itu bisa berbicara!?
Tiba-tiba kucing Sarah bersikap aneh seperti menjawab pertanyaannya Sarah dan seperti ingin memperkenalkan dirinya kepada Sarah sambil tersenyum kepadanya. Sarah sedikit kebingungan dengan kucingnya soalnya, kucingnya tiba-tiba mendekati Sarah dan Berdiri tegap seperti ingin memperkenalkan diri kepada Sarah.
" ada ap... "
" halo! Namaku Damian Lin, Kau boleh memanggilku Damian ataupun Lin. "
Sarah terkejut karena kucingnya bisa berbicara. lalu Sarah terdiam dan mengedipkan matanya beberapa kali lalu Sarah sedikit berkata.
" ka...kau bisa berbicara!? "
" tentu, itu benar aku bisa berbicara sepertimu Sarah. "
sambil tersenyum kepada Sarah, lalu tiba-tiba Sarah lari ke belakang menjauhi kucing ajaib itu sambil berteriak histeris.
" apa!! Ja...jadi kau bisa berbicara!? "
Sambil ketakutan, kucingnya itu pun ikut kaget melihat Sarah terkejut hebat. lalu kucingnya sedikit tersenyum sambil menurunkan kepalanya dan mengatakan.
" hehe, biasa aja aku tidak berbahaya kok "
Sarah pun semakin tak percaya dengan apa yang dilihatnya itu nyata dan karena melihat kucingnya bisa berbicara, akhirnya ia pun pingsan di tempat, tepat di depan pintu kamarnya.
" Buuk!! "
Suara tubuh Sarah yang tergeletak di lantai, lalu Damian kaget melihat majikannya pingsan dengan begitu saja.
" Astaga!! kalau jadinya begini bagaimana aku membantunya!? dan belum lagi bila ia sudah sadar dari pingsannya pasti masih kaget. Haah susahnya untuk menyakinkan ke manusia ini."
lalu Damian pun mendekati Sarah dan menunggu Sarah sadarkan diri dari pingsannya.
3.) Penasaran??
Malam harinya, setelah sadar dari pingsannya Sarah langsung bangkit dari pingsannya dan melihat di sampingnya sudah ada kucing peliharaannya, lalu ia teringat bahwa kucingnya itu bisa berbicara dan berpikir-pikir bagaimana kucingnya bisa berbicara seperti manusia lalu tak sengaja kucing itu sadar dari tidurnya dan mengatakan.
" Hei. kau jangan takut, aku tidak berbahaya bagimu. pasti kamu terheran-heran mengapa aku bisa berbicara sepertimu, Sarah. "
Sambil tersenyum-senyum kepada Sarah yang kelihatannya begitu kebingungan, Mengapa hewan seperti dia ada yang bisa berbicara? lalu keesokan harinya Sarah masih heran dengan hewan peliharaannya lalu Sarah mendekati hewan peliharaannya yang ada di ruang keluarga dan sedikit berbicara dengan kucingnya yang sedang menjilati bulunya.
" Hei maksudku Demian, Mengapa hewan sepertimu bisa berbicara sepertiku dan bukankah kau kucing biasa yang hanya bisa mengeong? "
Sambil melihat Damian yang masih asik membersihkan bulunya dan setelah selesai, Damian menjawab perkataan yang Sarah tadi lontarkan.
" memang aneh tapi ini nyata, kalau aku beritahu kepadamu kalau aku bisa berbicara sepertimu pasti kamu terkejut kembali. "
" Oh begitu ya, tak masalah jika itu dijadikan rahasia... "
Ucap Sarah dengan perasaan sungkan, lalu kucingnya kembali menjawab.
" Apakah engkau begitu penasaran? "
" Ya Sedikit sih, tapi sebenarnya aku begitu penasaran Bagaimana kau bisa berbicara sepertiku?? "
Ucap Sarah yang masih penasaran, lalu kucingnya atau sekarang dipanggil Damian menceritakan asal-usul dia bisa berbicara sepertinya. Awalnya manusia Damian seperti Sarah akan tetapi suatu peristiwa menimpa ia, Damian dikutuk oleh kekasihnya sendiri hanya karena tidak mengikuti perintah kekasihnya yang ingin menikah dengan Damian Namun karena orang tua tidak setuju dengan pernikahan anaknya, karena pasti kekasihnya akan jadi tergila gila dengan harta benda dan warisan yang dimiliki Damian nanti.
4.) Bertemu mantan kekasih Damian
" Awalnya aku sama sepertimu namun peristiwa itu menimpaku aku dikutuk oleh kekasihku sendiri, Ya hanya ia ingin menikah denganku tapi orang tuaku tak setuju dari situlah aku menjadi kucing."
Sarah pun mengerti mengapa kucing peliharaannya bisa berbicara sepertinya lalu Sarah pun berkata.
" Terima kasih karena sudah mau memberitahu rahasiamu, padahal ini termasuk masalah privasi sendiri. "
" sama-sama!! tak masalah karena kamu Aku merasa hidupku menjadi lebih ringan dari biasanya. Terima kasih. "
Sambil membalas senyumnya Sarah, sekarang sudah dua minggu Sarah tinggal berdua di rumahnya dengan seekor kucing ajaibnya dan Sarah pun sudah terbiasa dengannya bila berbincang-bincang dengannya. Di suatu hari, di halaman belakang ada satu kejadian yang membuat masa lalu Damian terbongkar lagi.
" herm... Herm... "
Suara Damian yang ingin dibelai bulunya dengan Sarah di belakannya Sarah.
" tunggu sebentar, sebentar lagi selesai kok sampai-sampahnya juga sudah aku kumpulkan. "
Saat hampir selesai dengan urusan di halaman belakang rumahnya, tiba-tiba pintu rumah Sarah berbunyi seperti diketuk oleh orang lain.
" Eh tumben ada tamu datang kesini? padahal jarang jarang ada orang datang yang kemari. "
Lalu Sarah pergi ke depan untuk membukakan pintu rumahnya, lalu Damian ditinggal dengan begitu saja tanpa berkata-kata Damian pun langsung cemburu dan berkata.
" cih!! Kenapa aku ditinggal di sini sendiri!? dasar!! "
sambil berjalan menuju depan di ruang tamu dengan wajah cemberutnya. Lalu Damian masuk ke dalam akan tetapi saat melihat tamu yang datang adalah wanita yang pernah mengutuk Damian yang menjadi kucing putih. lalu di sana juga wajah Sarah berubah pada saat yang datang adalah temannya sendiri namanya Aina lalu perempuan itu berkata yang membuat Damian terdiam pada saat mendengar perkataannya.
" Halo kawan lamaku, sudah lama sudah tak berjumpa. Oh ya! maksud kedatanganku kemari adalah untuk memeriksa keadaanmu kawanku Apakah kau sudah di atas derajat atau dibawahku,haha rupanya kau masih di bawahku ya. "
Sambil mengecek Sarah dengan wajah tersenyum kejam menghadap Sarah.
5.) Lari
Melihat tingkah lakunya Damian pun hanya terdiam melihat kejadian itu. Sarah pun terpaku saat ia diremehkan tentang harta dan benda. memang orang tua Sarah sudah tiada 10 tahun yang lalu karena kecelakaan pada saat ingin menjemputnya di sekolah, diasuh ia diasuh oleh paman dan bibinya hingga ia berumur 18 tahun lalu Damian keluar dari persembunyiannya dan pergi ke atas menuju kamar Sarah.
" ehh... "
lalu Aina tak sengaja melihat ada Damian yang berlari masuk ke dalam kamar Sarah dan Sarah sadar kalau kucingnya tadi lewat dan langsung mengejar kucing itu.
" Hey!! "
Aina pergi dengan begitu saja tanpa pamit dan Sarah mengejar kucingnya atau Demian. Dia pikir Damian pergi ke kamarnya karena wanita tadi meremehkannya seharusnya tidak Damian ketahui kalau ia habis diremehkan oleh temannya sendiri.
" Hei tunggu!! "
" akhirnya dapat juga, tapi apakah kau mendengarnya tadi Damian? "
Ucap Sarah kepada Damian. wajah Damian seperti memikirkan sesuatu sampai-sampai dipanggil tidak menyahut.
" Damian Damian, hei!!, Damian Ada apa dengan kau? Apakah kau memikirkan sesuatu? "
" eh!! a...a...a Sarah tidak aku tidak mmemikirkan sesuatu kok, Hehehe ada apa?"
" begitu, tapi kau tidak marah kan? "
" tidak..."
" Tapi mengapa engkau lari tadi, Apakah kau mendengarnya tadi, Damian?
Ucap Sarah penasaran Ada apa dengan Damian? Apakah Damian dengar perkataan yang tadi? namun Damin hanya diam sampal tersenyum di hadapannya Sarah, tidak berkata satupun, Sarah bingung dengan tingkah lakunya Damian apakah dia mendengarnya atau tidak?
6.) Damian terlalu lucu!!
Dimalam harinya.
" Meong, apakah ada makanan untukku, Sarah? "
" tentu saja ada kucingku!! ehh rasanya Ingin sekali aku memelukmu manisnya, manisnya, manisnya!! "
Ucap Sarah yang tergila-gila dengan bulu Damian yang manis putih itu lalu setelah selesai memeluk Damian, Sarah langsung memberi makan tuna kaleng dan Sarah berkata.
" Apakah tulang kaleng itu enak, Damian?"
" Geerrm... "
" hmm, Aku hanya ingin mengatakan sesuatu kepadamu, Kalau engkau bisa berbicara sepertiku itu artinya kau juga bisa berubah menjadi manusia seperti aku iya'kan, Damian? "
Tanya Sarah yang masih penasaran dengan Damian, namun Damian tidak menghiraukannya ataupun berkata sesuatu kepada Sarah lalu Sarah berkata kepada Damian.
" kau tidak berkata satupun, tapi kau masih makan. sama saja aku mengganggumu. Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu ke kamar nanti datang saja, oke. "
Sambil tersenyum lalu Sarah pun pergi meninggalkan damaian di dapur, Damian hanya terdiam. setelah selesai makan Damian pergi menghampiri Sarah yang ada di dalam kamarnya dan Sarah duduk di kursi meja belajar Sarah yang asik baca buku komiknya dan Demian pun memanggilnya.
" Sarah... "
" Ohh. Kau sudah selesai makan, Damian?"
Damian hanya tersenyum memandangi Sarah dan Sarah pun membalasnya. lalu mereka berdua pun sedikit berbincang-bincang tentang pribadinya Damian Lalu ada satu pertanyaan yang membuat Damian terdiam sebentar yang membuat Sarah kembali penasaran dengan masa lalunya Damian.
7.) Membantu untuk menghilangkan kutukannya!!??
" aku masih penasaran denganmu Damian, Apakah kau bisa berubah menjadi manusia sepertiku?? "
Tanya Sarah kepada Damian yang berada di atas meja belajar Sarah, lalu Damian menjawab dengan suara yang lemah lembutnya.
" Oh begitu ya, kau selalu penasaran denganku, Sarah. "
" ah Maafkan aku jika itu memang sudah menjadi pribadimu aku terlalu penasaran denganmu, Damian. "
Tapi karena Damian tahu kalau Sarah begitu penasaran dengannya. lalu Ia menceritakan cara agar ia bisa berubah seperti Sarah, karena ia dikutuk oleh kekasihnya sendiri jadi untuk meredakan kutukannya Damian harus menyatakan perasaannya atau bisa juga dengan memberi Ciuman kepada Damian dengan perasaan yang tulus.
" ah begitu ya hehehe... "
" ah Seharusnya aku tidak membicarakan tentang ini, bagaimana Damian bisa berubah sepertiku? "
Ucap di dalam hatinya Sarah, lalu Damian berjalan dan berdiri di hadapan Sarah lalu Sarah menebak nebak Apa yang akan terjadi nantinya? lalu Demian berkata.
" Hei menari, Apakah kau mau membantuku dalam menghilangkan kutukanku ini? "
" ta...tapi aku tidak mencintaimu Damian, Bagaimana caranya membantumu untuk menghilangkan kutukannya? "
Lalu daminan hanya tersenyum dan disinilah cinta dimulai dengan Sarah.
" Aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu, Sarah. "
Ucap Damian kepada Sarah yang memandangi Damian dengan penuh ke penasarannya. suasana di sana pun berubah seketika, di dalam kamar itu terasa begitu berbeda dari biasanya dan Pandangan Damian begitu hangat lalu pikiran Sarah penuh dengan cinta. apakah ini takdir cintanya atau hanya imajinasinya?
8.) Rela hanya untuk cinta yang tulus
" kau ingin mengatakan apa Damian?"
Tanya Sarah kepada Damian.
" Aku ingin mengatakan bahwa aku jatuh cinta kepadamu Sarah wajahmu yang selalu tersenyum membuatku bahagia dan rambutmu selalu Membuatku terpesona saat melihatnya. "
Mereka berdua pun saling memberi tatapan yang hangat, lalu Sarah berkata.
" Namun kita berbeda derajat kau lebih tinggi dariku dan aku hanya wanita yang tak memiliki apa-apa kita tak bi... "
" aku rela kehidupanku turun drastis asalkan kau ada untukku, Sarah. "
Suara Hati Sarah berkata...
' apa yang terjadi kepadaku? Apakah aku harus menerimanya atau tidak? tapi bila Aku menolaknya pasti hatinya akan terluka, ahh mengapa Aku terjebak dalam cinta ajaib ini!? '
Ucap di hatinya Sarah dengan wajah berani gagah seperti singa. lalu saat ingin berkata lagi tapi Sarah terdiam sejenak sambil melihat Damian.
" aku akan membantumu untuk menghilangkan kutukan kamu, tapi kalau tentang cinta akan aku pikirkam lagi. "
Lalu Sarah mengarahkan kepalanya ke dahi Damian dan Damian sedikit terkejut lalu mereka saling Menutup Mata tiba-tiba muncul cahaya yang begitu terang dan lama-kelamaan semakin terang dan muncullah anak remaja yang duduk di atas meja belajar Sarah dengan posisi kaki sedikit mundur ke belakang yang membuat anak remaja itu semakin keren tersandar di meja dengan rambut ke bawah berwarna putih keabu-abuan dengan kemeja berwarna coklat terang dan pupik mata berwarna merah terang lalu celana keren berwarna coklat gelap tertutup di atas meja dengan menatap Sarah dengan lembutnya. Sarah yang melihat itu pun terkejut saat melihat Damian yang begitu tampan Sarah pun hanya terbengong, lalu Damian berkata kepada Sarah.
9.) Terkejut
Setelah kejadian semalam Dmian dan Sarah semakin banyak mengobrol dan Sarah Tahu kalau wanita yang pernah bertamu di rumah Sarah adalah mantan kekasihnya Damian Sampai suatu hari.
" kita sudah sampai... "
ucap Damian, Sarah sempat terdiam saat melihat rumah Damian yang begitu besar dan terlihat Megah serta taman yang begitu luas. Sampai-sampai Sarah dipanggil tidak menyahut beberapa kali dengan Damian.
" Sarah, Sarah, Sarah... Ada apa dengan kau Apakah kau sakit?? "
Setelah tahu ini adalah rumahnya Damian, Mereka berdua masuk, penjaga dan pelayan yang ada di sana terbangong-bengong saat melihat anak majikan mereka datang dan keadaan baik-baik saja. saat sudah sampai, pintu itu terbuka lebar seperti menyambut mereka datang. Salah satu pelayan itu memanggil nyonya besar dan Tuan besar saat mendengar berita berita baik bahwa anak kesayangan mereka sudah kembali. semua orang yang ada di sana bahagia saat ibunda dan Ayahanda melihatnya semuanya menangis sekaligus berbahagia menyebut mereka berdua datang.
" kau benar anakku'kan, Damian. "
" ya Ibu ini aku anakmu, Damian anak kesayanganmu. "
Mereka berdua saling berpelukan semuanya yang ada di sana turut berbahagia dan menyambut kembalinya tuan ke da mereka. Damian menyadari ada yang kurang rupanya Sarah tidak ikut berpelukan lalu dmian berkata kepada Sarah.
" Ada apa denganmu Sarah? Mengapa kau tidak ikut berpelukan dengan keluargaku?"
Sambil mengeluarkan tangannya kepada Sarah.
" ini membuatku teringat kembali masa kecilku. "
Sambil tersenyum, lalu damaian berjalan mengarah ke arah Sarah dan memeluknya dengan kehangatannya. lalu ibundanya Damian berkata.
" anakku, anak perempuan itu siapa? "
" dia adalah wanita yang sudah menyelamatkan aku dan aku ingin dia menikah denganku. namanya adalah Sarah."
Orang tua Damian pun menyetujui permintaan anaknya itu untuk menikah kan anaknya dengan anak yang dimaksudnya yang bernama Sarah.
10.) Pernikahan [Happy Ending]
Tiga minggu kemudian, di rumah damian.
" Tuan muda, ada berita baik dan berita buruk untuk tuan muda. "
" berita apa? "
" dengar dengar Aina kecelakaan tuanku, dan terkena benturan yang cukup keras dan pada saat ingin dibawa ke rumah sakit Aina kekurangan darah dan akhirnya ia meninggal di rumah sakit, tuanku. "
Damian pun senang mendengar perkataan pelayannya itu sekarang tidak ada lagi yang namanya Aina, kini sudah dendamnya sudah terbalaskan tanpa turun tangan. Pernikahan Damian dan Sarah pun telah tiba semuanya bahagia bersama. semuanya bersenang-senang di tempat pelaminan Sarah dan damaian, lalu ada beberapa teman Damian yang datang yang ada di undangan tersebut.
" teman kita yang satu ini dah balik tapi tau taunya udah nikah aja nih. Kedeluan kita bro... "
" lah kalian masih jomblo? Astaga padahal kalian duluan yang pamer pacar padaku. Masa masih jomblo sih kalah dong sama aku yang baru aja datang langsung main nikah. "
Semua orang yang ada di situ tertawa semua saat mendengar percakapan Damian dan teman-temannya. teman-temannya pun malu-malu, damian dan Sarah hanya tersenyum sambil sedikit tertawa kecil.
" Sarah... "
" Hm? Ada apa, Damian? "
Ucap Sarah Sambil memandangi Damian lalu Damian hanya tersenyum lalu Damian menyentuh pipi Sarah dengan lembut. Hingga membuat pipi Sarah sedikit memerah, tiba tiba Damian menyentuh pinggang Sarah dengan perlahan lahan. Akhirnya Damian dan Sarah Saling berciuman diatas pernikahan mereka.