Namaku kyara myama usiaku 15 tahun, aku baru masuk Sekolah Menengah Atas,Aku anak penyendiri dan mysterius aku tidak memiliki Teman aku bukan anak yang mudah bergaul,Kedua orang tuaku sangat khawatir dengan keadaanku yang tidak miliki teman sama sekali bahkan yang paling menyebalkan mereka samapai membawaku ke beberapa psikolog terkenal dan semua mengatakan aku baik-baik saja, sekarang kedua orang tuaku tidak pernah membawaku ke psikolog lagi.
Tettt... Tetttt... Tettttt
Bel berbunyi menandakan kelas telah usai semua murid meninggalkan kelas dengan terburu-buru berbeda denganku aku keluar kelas ketika semua kelas telah kosong rasanya tenang,yap aku suka ketenangan
Berjalan kaki dengan santai menuju rumahku kalian tau kenapa aku tidak pulang dengan angkutan umum saja?? karna aku tidak suka banyak orang
setelah bebebrapa menit berjalan kaki aku memasuki rumah berlantai dua minimalis ini
"Buda aku pulang"Ucapku dengan tenang bukan seperti anak-anak lain yang akan berteriak ketika memasuki rumah, aku berjalan ke arah dapur karna bundaku pasti ada di dapur
"eh udah pulang"ucap bundaku dengan lembut mengusap rambutku saat aku sedang mencium tangannya
"Ganti baju abis itu makan dulu baru main"Ucap bunda karna bunda tau kalau aku gak di suruh makan pasti aku langsung main ,aku hanya menganggukan kepalaku
Setelah makan aku pergi bermain bola di halaman sebuah kastil tua,menurut orang-orang kastil tua ini angker karna katanya di dalam kastil adalah tempat para mahluk dari desa berkabut yang katanya ada Vampir, manusia serigala, alien, peri, siluman rubah, dan yang lainya bahkan ada yang bilang jika di kolam renang yng letaknya di taman belakang itu ada putri duyung..Percaya?! tentu saja tidak jika ada pasti selama 5 tahun aku sudah pernah melihat buktinya tidak tuh.
"1..2..3"ku arahkan bola ke gawang yang kubuat sendiri
Dukkk... stttssssss..... sssssss
Bola melewati gawang masuk ke dalam kastil melalui jendela yang terbuka sedikit,Cih menyebalakan sekali aku harus mengambil bola itu bukan takut atau apa tapi aku sangat malas karna di dalam banyak barang-barang yang berserakan dan cahayanya hanya di terangi oleh lilin dan gordennya tidak pernah di buka,mataku sakit jika di ruangan redup cahaya
"Ughh menyebalkan"Gumamku dengan kesal
perlahan tapi pasti aku memasuki kastil yang sangat luas aku berjalan masih di lantai bawah , aku sampai di taman belakang dan ternyata bolaku
ada di pinggir kolam sejauh itukah aku menendang bola pikirku
Aku mengambil bolaku saat aku berbalik hendak menuju halaman kastil tiba-tiba bahu ku ditepuk oleh seseorang
PUK..
"Hei sedang apa??"Tanya nya refleks aku berbalik seorang laki-laki berwajah tampan, berkulit putih, rambut hitam legam, halis tebal, dengan tinggi 170 cm aku tebak umurnya tidak jauh denganku
"hei kenapa melamun??apa kau terpesona??"Ucap
-nya dengan gaya narsisnya cih memang siapa juga yang terpesona
"Cih G-r"ucapku berjalan keluar kastil sampai di halaman kastil aku kaget dia mengikutiku...Cih penguntit
"Kau sedang apa??"Tanyanya lagi saat aku bersiap-siap akan menendng bola lagi..Cih ternyata dia juga banyak tanya
"Apa pedulimu?!"Ucapku dengan nada ketus aku medudukan tubuhku di tanah
"Aku kan hanya bertanya"Ucapnya dengan memanyunkan bibirnya seperti adiku sajah
"Kau tidak takut disini??"tanyanya lagi ahhh dia benar-benar banyak tanya sebagai wanita yang tidak pernah berbicara dengan lawan jenis aku merasa risih
"Sebaliknya apa kau takut di sini?!"ku balik bertanya ingin tau apa jawaban laki-laki yang entah dari mana munculnya ini
"mmm.. tidak"jawabnya dia saja tidak apa lagi aku
"berarti jawabanku sama sepertimu"ucapku ini sebenarnya pertama kali aku berbicara lumayan panjang
"mmm perkenalkan namaku Meariyl"ujarnya sambil mengulurkan tangganya aku menerima uluran tangannya tanpa memberi tahu siapa namaku
"emm kau mau bertanding bola denganku??jika kau menang maka kau harus memberi tahu namamu dn mau berteman denganku bagaimana??"tanyanya sepertinya dia sangat ingin aku menjadi temannya
"iya"jawabku singkat
30menit kita bermain ternyata pemenangnya dia aku mendudukan tubuhku di tanah
"ughhh menyenangkan juga melelahkan"ujarku enatah sejak kapan aku jadi seperti ini
"hahahah kau ternyata seru juga di ajak bermain, tapi kenapa kau bermain sendiri??"Tanyanya aku terdiam sejenak
"Karena aku tidak memiliki teman"jawabku sambil tersenyum kecut
"benarkah aku tidak percaya dan kenapa begitu??"tanyanya lagi benar-benar laki-laki yang hoby bertanya
"kau tau sendiri kesan pertama aku bertemu denganmu"ucapku sambil memandang langit senja,dia mengangguk paham
"mmm cobalah kau lebih ramah, lebih sering tersenyum pastinya kau banyak teman" aku terdiam sejenak mendengar perkataan nya 'aku berpikir apakah ini saatnya
"bisa kah begitu??" tanyaku kepadanya masih belum yakin
"coba saja"jawabnya kami berdua memandang langit yang sama tiba-tiba aku melihat jam tanganku jam menunjukan pukul 16.30
"ah astaga aku pulang dulu ya"ujarku aku berlari tapi sempat terhenti sebelum aku keluar gerbang kastil dia berteriak
"hei kau belum memberi tau namamu, dan jawaban mu!!"Teriaknya
"Namaku kyara myama!! dan aku mau bertemn denganmu"Teriaku...
Hari-hari ku lewati aku menjadi anak yang berbeda menjadi anak yang ramah dan benar aku jadi memiliki teman dan meariyl aku dan dia semakin dekat setiap sepulang sekolah aku selalu bermain dengannya begitupun hari ini.
mearyl menyeka keringat di pelipisku sambil terus memandangku tiba-tiba tubuhku menegang saat dia memegang tanganku
"emm myama.."ucapnya mengambil nafas dalam-dalam
"aku mencintai apakah kau mau menjadi kekasihku??"Ucapnya penuh harap tubuhku kaku jujur aku juga nyaman bersamanya dia yang merubahku aku juga mencintainya
"Emmm aku mau"lirihku dengan mata berbinar dia menarikku ke dalam dekapanya dingin rasanya begitu dingin di peluk olehnya tapi aku menyukai dekapan kekasihku ini.
***
5 bulan sudah hubunganku denganya sebenarnya aku ada beberapa hal yang aku bingung darinya, petama setiap aku bertanya dimana rumahnya dia selalu menjawab di dekat kastil, yang kedua setiap aku mengajaknya kencan di luar dia slalu tidak mau apalagi jika di ajak kencan pagi dia juga tidak mau, yang ketiga setiap dia memberiku coklat dia tidak mau memakannya atau makanan apapun lainnya.Sudah dua minggu menjelang bulan purnama dia melarangku ke kastil.
19:00
Entah kenapa malam ini seperti ada yang mendorong ku untuk ke kastil,dengan perlahan aku memasuki pintu kastil dengan keyakinan penuh aku mengikuti naluriku sampai di depan pintu taman belakang aku melihat hal yang tidak pernah aku lihat sebelumnya dimana ada seperti seorang pemimpin duduk di kursi yang mengapung di atas kolam renang dan di sana aku melihat putri duyung, drakula, iblis, malaikat,vampir dan mahluk lainnya yang membuatku menegang adalah laki-laki yang sedang berdiri dengan tegap di depan seorang yang seperti pemimpin dia adalah kekasihku, matanya dan mataku bertemu.
dia seperti meminta ijin kepada si pemimpin tersebut lalu berjalan menghampiri ku menariku sampai menjauh dari pintu taman belakang
"mengapa kau kesini myama?!"tanyanya aku tak bergeming aku terus menatapnya di mana wujudnya seorang vampir
"myama"panggilnya aku sadar ,selama ini aku di bohongi dia bukan manusia aku syok
"siapa kamu sebenarnya?!!"teriakku kepadanya
"myama kan sudah ku larang kau untuk kesini"ucapnya dengan lembut tanganya terangkat untuk mengelus suraiku namun langsung ku tepis dengan kasar
"jadi ini hah kau melarangku kesini karena ini,karena ini iya!!!!"Teriak ku lagi aku kecewa sangat kecewa
"bukan seperti itu myama hanya a... "belum selesai iya berbicara seorang yang tadi seperti seorang pemimpin datang bersama beberapa serigala , vampir,dan dracula
"Ouh jadi ini yang akan kau bawa untuku meariyl"Ucap si pemimpin tersebut aku tidak tau maksud ucapannya itu
"Bukan"Sargah meariyl menarik tangan ku menyembunyikan aku di belakang tubuhnya menjadikan dia tameng
"Bukannya memang dia wanita yang akan kau berikan pada ketua riyl"kata salah seorang vampir berambut abu-abu,membuat tubuku menegang
"Lari"bisik meariyl tapi aku tak bergeming, para vampir, serigala dan dracula mulai mendekat
"Lari!!"Ucapnya tapi aku masih diam mematung seperti ada yang melarangku untuk lari
"LARI MYAMA!!!!" Ucapnya begitu keras bahkan mendorongku dengan kekuatanya sampai aku terpental keluar pagar kastil di situ aku mulai sadar aku berlari menjauh sekitar 1 meter dari kastil, aku melihat asap tebal keluar dari kastil.
***
Mulai saat itu aku tak pernah kembali ke kastil hingga suatu hari aku merasa aku rindu dengan meariyl ,aku melihat kastil dari kejauhan tiba-tiba
PUK..
Aku berbalik seorang gadis cantik berkacamata hitam yang ternyata menepuk pundaku
"emm bisa bicara sebentar"ucapnya aku bigung dia siapa tapi aku tanpa sadar mengangguk
"emm iya"aku berjalan mengikutinya ke sebuah pohon besar
"apa maksudnya??" tanyaku aku binggung kenapa dia mengajaku ke sebuah pohon besar di pinggiran kota
"kau merindukan meariyl??"tanyanya aku bingung kenapa dia mengetahui meariyl
"kenapa??"Tanyaku aneh
"aku ariel aku putri duyung aku teman dekat meariyl"Ucapnya memperkenalkna diri
"jadi??"tanyaku masih bingung
"hemmm meariyl di kurung di pohon ini"ucapnya membuatku kaget
"maksudnya??"tanyaku tak percaya apa maksudnya dia membuatku bingung
"Saat usia vampir laki-laki akan mencari gadis berdarah manusia untuk di berikan kepada ketua pemimpin Desa berkabut, Meariyl dia melihatmu sering bermain di halaman kastil,meariyl memutuskan untuk mendekatimu membawamu ke ketua saat bulan purnama makanya dia memintamu menjadi kekasihnya agar gampaing ketika kau di ajak ke ketua nanti... "jelasnya di menarik nafas sejenak aku menangis aku kecewa ternyata dia berbohong aku bangkit karna aku sngat ingin menangis dan marah tapi tanganku di cekal oleh ariel
"aku belum selesai"ucapnya aku membuang nafas kasar aku kembali duduk di akar pohon
"tapi ternyata meariyl jatuh cinta kepadamu cinta yang di larang kaum Desa berkabut yaitu mencintai manusia, dua minggu dia melarang mu kekastil karna niatnya dia tidak mau kau jadi korban tapi kau malah datang padahal dia sudah rela jika nanti tidak boleh meminum darah suci selama 100 tahun itu adalah hukuman untuk vampir yang tidak membawa gadis, tapi kau malah datang menghampirinya dan terjadilah seperti malam itu, karna dia membantumu keluar alhasil dia di kurung di penjara pohon desa berkabut ini selama 1300 abad."jelasnya menangis itu yang aku bisa lakukan aku berbalik aku memeluk pohon tersebut sambil terus menangis adia rela berkorban untuku hanya karena cinta..
--pengorbanan cinta yang begitu besar membuatku tak bisa melupakanya, Terimakasih meariyl aku mencintaimu--
THE END
----