Mirza widana adalah anak yang sangat rajin ke masjid,saat di perjalanan. Dana melihat ada seorang nenek sedang kesulitan membawa barang belanjaannya. Dana pun buru-buru untuk menghampiri nenek tersebut dan dana pun berkata“izinkan saya untuk membantu, nek”.Dengan bahagia dana pun membawakan belanjaan nenek sampai ke rumahnya.ternyata rumah nenek tersebut tidak jauh dari masjid yang ia tujuh.Ditengah pejalanan nenek bertanya“nak,siapa namamu?” dana pun menjawab“nama saya dana nek” dana dan nenek pun mengobrol dengan senang.Sampainya di rumah nenek.dana pun pamit untuk pergi ke masjid karena sudah hampir waktu zhuhur.sebelum dana pergi “terima kasih , dana.allah menyayangimu” kata nenek dengan bahagia.danapun menjawab “ajaran Islam menganjurkan untuk kita menghormati orang yang lebih tua dan membantu orang lain”.Dana pun pergi ke masjid untuk sholat. Tapi setelah selesai sholat dana tidak langsung pulang melainkan membatu pak muqtar(penjaga masjid).
Selesainya dana membatu pak muqtar selang beberapa menit ayah dana datang dan berkata “dana bisa kah kamu pulang sekarang”.“baik ayah" kata dana.“pak saya pamit pulang terlebih dahulu” kata dana pak muqtar pun menjawab“termakasih nak dana sudah membatu bapak setiap harinya”.Sampainya di rumah dana di kejutkan oleh kedua orang tuanya dengan adanya montor di Depan rumahnya.
Dana bertanya “apa ini untukku?ayah ibu?” jawab ayah dana dengan bahagia “iya dana,ayah pikir kamu membutuhkannya untuk pergi dan pulang sekolah.... ini kuncinya dana rawat baik-baik ”
Keesok harinya dana pergi ke sekolah mengendarai montor barunya dengan gembira tetapi setelah ia sampai di parkiran sekolah ia di ejek oleh teman" nya karena montor yang ia bawa adalah montor model lama. Tetapi dana tidak menghiraukan ejekkan temen" nya dan tetap memakai montor itu pulang dan berangkat sekolah.di suatu hari saat dana akan pulang sekolah dana melihat teman nya Rendy sedang mengempeskan ban montor milik nya.Pada hari Senin siang saat dana mau pulang ke rumah ia melihat temannya yang sedang mendorong montornya teryata itu Rendy. Dana berhenti di samping nya dan berkata“kenapa dengan montormu Rendy ?apa ada yang bisa aku bantu?”rendi menjawab “ini montor ku mogok mungkin karena bensinya habis bisakan aku meminta tolong untuk membelikan bensin dana?”.“tentu Rendy tunggu di sinih ya”kata dana.Beberapa menit kemudian dana datang dan membawakan 1liter bensin untuk Rendy “rendy ini bensinnya”kata dana.Rendy menjawab “makasih dana , maaf udah ikut mengngejek dan membocorkan ban montormu di parkiran kemarin”.“ iya tidak apa-apa rendy” kata dana.mereka pun berteman dengan baik setelah kejadian ituDana dan Rendy menjadi sering melakukan aktivitas bersama-sama.di suatu hari dana bertanya“rendy apa selama ini kamu sering melewatkan solat Jum'at?” Rendy menjawab“iya dana karena aku tidak tau tatacara sholat” dana pun mengajarkan cara- cara sholat dan bacaannya
Di hari Jum'at dana dan Rendy berjanji untuk pergi ke masjid bersama-sama.dan Rendy menjemput dana ke rumahnya“assalammualaikum ,dana apa kamu sudah siap?” kata Rendy, “sebentar Rendy” suara dana dari dalam rumah.rendy dan dana pun berangkat bersama ke masjid di tengah perjalanan mereka tidak sengaja mennyengoll mobill di jalan hingga sepion nya lepas dan baret.rendy berkata“gimana ini dana,apa kita pergi aja aku tidak punya uang untuk mengatur nya” dana pun menjawab“kita harus bertanggung jawab Rendy ini salah kita”.pada akhirnya mereka menaruh kartu sekolah mereka di atas mobilnya. Selang beberapa jam setelah itu pemilik mobill itu pun datang ke rumah dana“assalammualaiku,permisi apa benar ini rumah dana”kata seorang pemuda.“waalaikumsalam, iya kenapa dengan anak saya ”jawab ibu dana.pemuda ini pun berbicara“jadi gini buk kedatangan saya ke sinih karena anak ibu (dana) telah menabrak mobil saya”.“assalammuaalikun” ucap Rendy dan dana yang baru pulang. Ibu dana“dana apa benar kamu menabrak mobil mas ini”dana dan rendy pun terdiam.pemuda itu pun menyebut total harga kerusakan mobilnya sebesar Rp 10.000.000.00.setelah perbincangan yang panjang pemuda itu pun pergi.
Rendy pun berkata “ibu ini salah Rendy yang mengendarai montor yang ugal-ugalan ,Rendy juga akan ikut ganti rugi sebagian”.malam harinya, ayah dana pulang bekerja mendengarkan kejadian tadi dari ibu dana. Ayah dana pun pergi mencari uang tambahan.... Selang 2bulan ayah dana sakit dan di larikan ke rumah sakit terdekat uang yang di kumpulkan untuk mengati kerusakan mobil tersebut pun di pakai untuk biaya rumah sakit. Danapun berdoa untuk ke sembuhan ayah nya di setiap sholatnya. Ternyata waktu yang telah di tentukan dengan pemilik mobil tersebut tinggal 2 hari dana dan ibu nya terpaksa untuk menjual beberapa barang rumah termasuk montor dana tetapi uang tersebut masih kurang dan waktu yang di berikan tinggal besok tiba-tiba datang warga yang dulu pernah di bantu oleh keluarga dana satu persatu datang dan memberikan beberapa uang setelah di kumpulkan uang itu cukup untuk membayar ganti rugi dan biayanya rumah sakit.rendy yang mendengarkan ayah dana sakit ia langsung datang ke rumah sakit bersama kedua orang tuanya.ibu Rendy berkata“apa sudah mendingan ayah dana” ibu dana menjawab “kenapa repot-repot sekali,besok sudah di perbolehkan untuk pulang ”.“ syukurlah kalo begitu, tujuan saya kesinih juga untuk membahas kerusakan yang di lakukan akan kita”. Mereka pun mengobrol dengan serius. Ke esokkan harinya ayah dana sudah boleh pulang, mereka pun di jemput oleh orangtua Rendy untuk diantar pulang. Sampai nya di rumah sudah di tunggu oleh pemilik mobil tersebut kedua nya memberikan uang yang telah di siapkan.uang yang di berikan kepada pemilik mobil tersebut kebanyakan ternyata dana dan Rendy sudah membayar sebagian mengunakan uang saku dan hasil kerja paruh waktu mereka di tempat pemilik mobil tersebut. Kedua orang tua Rendy dan dana terkejut dan melihat ke arah Rendy dan dana dengan mata yang berkaca-kaca.