Hari Minggu, cerah dan dompet penuh. Kondisi saat ini begitu mendukung untuk main keluar bersama dengan kekasih, namun pemuda berperawakan tinggi ini lebih memilih untuk berbaring seraya menonton televisi.
Hal ini terjadi di karenakan kondisi tubuhnya yang tak mendukung untuk dia bepergian jauh dari rumah, Yunho yang sedari tadi menonton film kartun kesayangannya pun sesekali meringis kecil ketika merasakan nyeri di bagian kepalanya.
Yunho melirik ke arah dapur, dia masih mendapati perempuan bertubuh mungil itu sibuk di sana "pusing" keluh Yunho seraya memijat keningnya.
Selalu saja terjadi seperti ini, Yunho sakit dan perempuan bermarga Lee ini yang selalu Yunho repotkan. Selalu Lee Chaeeun yang bertanggung jawab atas sakitnya Yunho hingga pria ini kembali pulih seperti sedia kala.
Chaeeun tak memasak banyak makanan, dia hanya membuatkan Yunho soto kuah. Karena Chaeeun sangat tau kalau pria ini tak suka mengkonsumsi makanan lembek seperti bubur ketika ia sakit.
"Kau tau, aku membatalkan janji ku untuk kencan dengan Mingi hanya karena kau" kata Chaeeun.
Mendengar itu Yunho langsung mengerucutkan bibirnya "kau bahkan lebih dari tau kalau kekasihku tak bisa di andalkan dalam hal mengurus orang sakit" keluh Yunho.
Lagi, yang di katakan Yunho seratus persen benar dan nyata. Karena hal itu juga Chaeeun tak bisa membiarkan sahabatnya ini sendirian ketika sakit, meskipun harus mengorbankan banyak hal sampai membuat Mingi marah karenanya, Chaeeun tetap saja lebih memilih untuk merawat pria jangkung ini.
Dan lagi satu, Yunho harus berterima kasih pada Mingi karena dia seseorang yang pengertian bahkan merelakan kekasihnya untuk di jadikan babu ketika Yunho sakit. Meskipun dengan sedikit terpaksa dan di berikan sedikit penawaran khusus___
"Lalu kenapa tak kau tinggalkan saja perempuan tak berguna itu?" celetuk Chaeeun sekenanya.
"Aku mencintai dia, sama seperti kau mencintai Mingi" kata Yunho, ada terselip nada sinis di setiap kata yang dia ucapkan barusan itu.
"Tapi perempuan seperti itu apa pantas kau cinta? Dia tak berguna dalam hal apapun Yun" kata Chaeeun.
"Ya setidaknya dia berguna dalam hal melubangi dompet ku" kata Yunho dengan menyuarakan sedikit gurauan, meskipun sebenarnya ini jauh dari kata lucu.
Chaeeun mendecih kecil, heran dengan Yunho yang bersikap biasa saja ketika ia tau kalau kekasihnya tak tulus dan hanya menginginkan uangnya saja. Yunho tak banyak menanggapi dan hanya berkata.
"yang dia makan hanya sebagian dari uang receh ku, jadi aku tak masalah."
Jangan di tanya lagi seberapa gregetnya Chaeeun pada Yunho gara-gara masalah ini, ingin rasanya Chaeeun menendang pantat Yunho sampai dia terbang ke Merkurius.
"Dan kau biasa saja karena hal itu?" Tanya Chaeeun, heran yang tak terlepas dari dirinya kian bergelung ketika melihat bagaimana Yunho hanya menanggapi dia dengan kekehan kecilnya.
Chaeeun menggeleng kecil dengan melontarkan banyak umpatan dalam hatinya, yang di lihat seperti bukan Yunho yang Chaeeun kenal, seharusnya Yunho tak seperti ini. Bahkan dulu dia tak bisa membiarkan siapapun memanfaatkan dirinya, namun apa kali ini?.
"Apa kau terlalu mencintai dia? Yuuna hanya memanfaatkan mu loh, dia hanya mencintai uang mu."
"Lalu masalahnya apa?"
"YUNHO" Chaeeun terdengar menjerit kesal bahkan prustasi karena kebodohan sahabatnya itu, tapi di sini Chaeeun hanya tak mengerti.
Kalau saja Chaeeun tau bagaimana perasaan Yunho yang sebenarnya, mungkin dia akan mengerti, mengapa Yunho berlaku demikian dan diam saja ketika di hisap habis-habisan oleh manusia lintah semacam Yuuna.
"Yun apa kau tak punya rasa sakit sama sekali?" Tanya Chaeeun dengan nada bicaranya yang lebih serius kali ini.
Di sini Yunho pun semakin menyadari kalau perempuan Lee itu tengah berada di mode serius, Yunho menegakkan tubuhnya lalu menatap Chaeeun dengan lekat. Ada satu hal yang harus di sampaikan dan mungkin ini waktu yang tepat?.
"Aku manusia biasa Lee Chaeeun, aku juga berperasaan" jawab Yunho.
"Lalu ken____" Yunho segera memotong ucapan Chaeeun yang sepertinya akan menjadi pertanyaan yang harus Yunho jawab guna memperjelas semuanya.
Jadi sebelum Chaeeun bertanya macam-macam, Yunho pun kembali berkata "_____tapi kalau kau bertanya demikian, maka jawabannya adalah. Iyah aku sakit Chae, tapi hati ku lebih sakit ketika aku melihat bagaimana sahabat ku berkencan dengan pria lain."
"A-apa!!!"