KISAH ini tentang Sekar yang sejak kecil amat percaya bawah setiap orang pasti punya sahabat sejati.itu berarti sebenarnya hampir dari seluruh kita memiliki cerita yang sama .Hanya saja ,Kisah ini menjadi berbeda dengan kepunyaan kita. ketika Sekar tak kunjung menyadari bawah persahabatan adalah Cinta dan kasi ,bukan hanya dedikasi dan komitmen.
Maafkanlah ,tidak sebagaiman lazimnya dongeng persahabatan ,kisa ini harus dimulai dengan perpisahan.perpisahan yang menyakitkan .Meskipun sebenarnya seabad di apa pun kisah persahabatan yang kalian kenal ,pastilah mengenal kata berpisah.
...
Di pinggir lapangan Sekolah Sihir Profemista, pada malam hari itu, tepatnya tanggal dua puluh lima desember, ratusan tahun silam. disebuah lapangan yang luas itu,ada seorang yang sedang duduk di pinggir lapangan.dia memiliki kulit putih dan rambut keemasan panjang bergelombang . seperti laut dan mata biru berlian nya yang sayang nya sembap .dia sedang melamun memperhatikan anak -anak yang bermain di tengah lapangan berdebu itu.dia adalah Arora Nur Alfa Sekar.
....
Tampak nya dia sedang menyesali keputusannya pada hari itu adalah hari kelulusan Sekolah Profemista.saat itu didepan gedung sekolah yang ramai aku hendak menyatakan isi hati ku. aku melihat Sekar sedang berjalan menuju sekolah,aku pun berencana mengungkapkan perasaan ku kepada Sekar didepan orang-orang saat itu .aku pun menghampiri Sekar yang sedang berjalan mengarah masuk kedalam sekolah .aku berteriak sekeras mungkin untuk memanggilnya dan langsung berlari menghampiri nya.Sekar berdiri tegak menatap lurus kedalam pintu masuk sekolah , ternyata di sana ada Dea dan Gessah.
Gessah sedang mengeluarkan sepasang cincin dari sakunya
...
"MAU GAK JAdi ISTRI KU"ucap Gessah dengan muka datar dan lesu sembari teriak . sehingga semua pandangan terpusat pada kami berempat.mendengar apa yang dikatakan Gessah membuat,Dea kembali mengingat betapa acuh dan dinginnya Gessah Kepadanya setiap saat.
...
Dea tidak menjawab , sejak tadi dia hanya diam membuat kerumunan semakin rame. berdatangan untuk melihat apa yang sedang terjadi . mereka penasaran dengan jawaban Dea .mengingat satu sekolah tau, bawah Gessah sangat mencintai Sekar.jika ada Sekar sikap nya akan berubah seratus delapan puluh derajat, menjadi hangat dan manis .kami berempat sudah tumbuh besar bersama , hanya saja kami terlalu fokus pada tujuan masing-masing.bahkan kami pun baru nyadari persanan kami saat itu.
...
Suasana yang tadi nya ceria tiba-tiba menjadi tegang dan sunyi itu ,tiba Dea dengan tenang bicara lantang dan sembari melihat ke arah Sekar yang masi berdiri terdiam di pintu masuk sekolah.
...
"Sekar Apa Kamu Mencintai Gessah?"
Ucap Dea Sampai Suaranya terdengar keluar sekolah.dengan cepat Sekar langsung menghampiri nya ,aku mengikuti langkah kaki Sekar dari belakang.lalu Sekar berhenti di ditengah mereka berdua dan kaki ku ikut berhenti dibelakang Sekar .
Sekar menjawab dengan nada yang sangat yakin dan singkat "Iya"membuat mata Dea berkaca² dan Gessah nampak dari wajah nya dia sedang berharap sesuatu dan juga merasa eran"Bukan nya..kamu tidak suka aku".
"Tentu aja aku tidak suka kamu"ucap Sekar dengan datar.
Membuat Dea dan yang lain nya bingung."Maksudnya"ucap aku,Apa mungkin Sekar sedang bingung dengan isi hatinya.
"Aku bercanda ko ,aku haanya mencintainya,tapi hanya sebatas kakak dan adek tidak lebih tidak kurang".
Dea tersenyum "aku mau "ucap Dea dengan pipi merona dan sembari malu."mau apa "ucap Gessah Dea'pun mengulang kembali jawaban nya "i...yA..Mau JAdi Istri Mu"
Dea mengucapkan nya dengan teriak dengan kencang, sehingga aku tak bisa mendengar perkataan Sekar yang sedang berusaha berbicara kepada Gessah dan aku . setelah itu diawali oleh Sekar ber'tepuk tangan .
sehingga yang lain nya ikut bertepuk tangan dan meramaika nya. tiba - tiba Sekar menghilang dari kerumunan sekolah dan aku merasakan sekilas Dea melihat ku dan tersenyum dengan berbagai makna .lalu aku keluar dari kerumunan itu dan mencari Sekar.
...
aku melihat Sekar dari kejauhan pinggir jalan belakang sekolah , lalu aku berjalan menghampiri nya .ternyata benar itu Sekar .sedang berdiri ditengah lapangan Sekolah Sihir Profemista, aku melihat Sekar mengeluarkan tangan nya dan ditangan nya terdapat sebuah bola .aku tidak tau itu bola apa yang pasti aku punya pirasat buruk.
aku memanggi nya l"Sekar""Sekar"SE..kar"tapi dia nya menengok kan kepala nya dan seketika semuanya lenyap, didepan mataku . hanya tersisa debu ,aku yang sedang berdiri tak jauh. dari berapa langkah kaki ku dari Sekar.
Sebenernya apa yang beru saja terjadi , bukankah tadi baik - baik saja.kenpa bisa jadi seperti ini .
tampa kusadari tadi kekuatan sihir pelindung ku aktif seyangnya.aku hanya bisa melindungi kita berdua.aku mengalami sedikit luka -luka atas kejadian hari itu.
Sedang kan Sekar mengalami koma ,belom lama ini sekar sudah terbangun dari koma.setelah hari itu
Sekar menjadi pendiam, Suli diajak bicara dan sering datang kelapangan yang dipenuhi abu ini .Andai dia tau klo saat itu ,dia melihat sihir pelindungku yang sangat kuat .Apa mungkin dia akan Mengandalkan ku .ya..walau aktif nya tak disengaja tetap aja ini menggunakan .
Bersambung....