Namaku Adam , umur baru tujuh belas tahun sebelas hari kemaren .
Kekasihku bernama Almira ,cantik bak Dewi Yunani yang sering aku baca disejarah maupun legenda .
Ahhh ,mungkin karena aku yang memang suka dengan cerita dan legenda dewa Dewi Yunani .Tapi memang benar Almira sangat cantik .
Satu kebiasaan aneh Almira adalah suka sekali mencuci wajah dan tangannya Paing sedikit sekali dalam satu jam .Terlalu menjaga kebersihan ???
Entahlah ,tapi aku tak menghiraukan kebiasaanya itu.
Selama beberapa bulan kami jadi sepasang kekasih ,aku belum pernah main atau sekedar mampir kerumahnya .Almira memintaku untuk tidak berkunjung kerumahnya atau jika sedang kuantar ,Almira minta diturunkan didepan gang .Saat aku bertanya ,Almira hanya mengatakan belum saatnya .Tak apalah ,yang penting Almira senang dan nyaman bersamaku .
Aku bertemu dengan Almira saat terjadi tawuran antara sekolahku dengan SMA XXX ,biasa kalah tanding basket dan SMA lawan tak menerima dengan sportif .
Sebenarnya saat itu aku tidak ikut dalam acara tawuran ,bahkan aku berniat memperingatkan teman - temanku agar tidak menggubris tantangan lawan .Tapi naas justru aku kena lemparan batu yang lumayan besar dari jarak jauh .
Aku pun terluka dan kepalaku terasa sangat pusing ,tak lama kemudian kesadaranku perlahan menghilang .Aku tak sadarkan diri dan pingsan dipingir lapangan dekat sekolahku .Setelahnya akupun tak tahu kelanjutan acara tawuran tersebut .Entah betapa lama aku dalam keadaan pingsan ,akupun tak tahu saat ini sedang berada dimana karena antara sadar dan tak sadar aku melihat seorang cewek yang tidak aku kenal sedang mengelus lukaku dan setelahnya aku tak merasakan pusing ataupun sakit dikepalaku .
Beberapa detik kemudian kesadaranku pulih kembali dan aku menemukan diriku dibawah pohon jauh dari area tawuran ,aku ada disamping rumahku sendiri !
Dan disebelah kiriku tampak cewek cantik yang aku tidak ketahui dari mana berasal .
Tentu aku sangat bingung dengan situasi ini tapi tak lama cewek tadi pun berkata ,
" Aku Almira ,tadi aku menemukanmu pingsan di lapangan "
" Kau yang membawaku ,dari mana kamu tahu ini rumahku ? " aku pun bertanya heran ,kok dia tahu rumahku ? Masa iya dia yang bawa aku pulang ? Dengan cara apa ? Menyeretku atau ....
Almira tampak tersenyum ,dan ehhh senyumnya manis sekali !!!
" Aku meminta tolong pada tukang becak yang kebetulan lewat yang katanya kenal dan tahu rumahmu " Almira menjawab pertanyaanku padanya dan berbagai pertanyaan yang ada dalam hatiku .
Saat Almira pamit pulang ,aku berniat mengantarnya sebagai ucapan terima kasih .
" Tidak perlu ,sebaiknya kamu istirahat saja " Almira pun berlalu dengan tersenyum .
***
Beberapa hari kemudian aku bertemu lagi dengan Almira .Aku yang sedang mendorong motor sepulang sekolah karena bannya kempes , dan terlihat kepayahan karena tiba - tiba hujan turun dengan lebatnya .Dengan tergesa aku mendorong motor kearah bengkel yang sudah tak jauh lagi di depan mata .Aku menyenderkan motor saat sampai dibengkel dan meminta pada montir untuk menambal ban yang bocor .
" Tunggu bentar ya ini masih ada dua motor yang antri " kata mas - mas montir .Aku mengangguk saja sebagai jawaban .
Waktu seperti berjalan sangat lama ,padahal aku sudah merasa lapar sedari tadi .Saat aku melirik pergelangan tangan ternyata jam sudah mendekati pukul tiga siang .Pastes aja ,batinku .Hujan sudah berhenti dan motorku sudah beres ,akupun segera melajukan motor untuk segera pulang .
Belum juga sampai rumah hujan kembali turun ,dan saat aku berhenti untuk berteduh aku melihat Almira yang juga sedang berlari ke arahku .
" Adam ,kamu kehujanan juga ? "
" Kok baru pulang jam segini ? " Tanya Almira .
" Ya ,motornya kempes dan antri dibengkel "
" Nie kelar ,mau pulang malah ujan lagi " aku menjawab pertanyaan Almira .
Akhirnya kami duduk di bangku panjang yang kebetulan ada didepan toko yang kami pakai berteduh dan ternyata toko tersebut sedang tutup .Almira menyodorkan bungkusan kresek hitam kerahku ," ini makanlah ,kamu pasti belum makan sedari siang " ujar almira .
" Wah.... kau tau saja aku lapar " ucapku menyambut senang bungkusan yang disodorkan Almira .
Setelah makan kami bercerita satu sama lain dan akupun menyatakan cintaku .ya ,aku jatuh cinta pada Almira saat untuk pertama dia menolongku .
Almira pun tak menolak dan jadilah kami sepasang kekasih sekarang .
Kami sering menghabiskan waktu berdua dengan penuh cinta .
****
Malam minggu ini kami kembali bertemu ditanam ,tadinya aku mau jemput dia saja kerumahnya tapi dia masih menolaknya .
" Nanti aku yang akan datang ke taman ,dekat kok kamu gak usah jemput " Almira memberi alasan .Selalu seperti itu .
Waktu yang ditentukan tiba ,akhirnya kamipun bertemu juga .
" Sebentar ya ,aku mau cuci muka dan cuci tangan dulu " kata Almira saat kami sedang asyik berbicara.
Aku hanya mengangguk ,aku pikir mungkin tanyanya berkeringat dan lengket saat perjalanan jadi tidak nyaman .Tapi dugaanku salah .Satu jam kemudian saat sedang makan Almira kembali ijin untuk cuci tangan dan muka lagi .
" Kenapa " aku bertanya saat Almira kembali .
" Tak apa Adam ,aku hanya tak nyaman dan sedikit panas " Almira memberi alasan .
" Baiklah ,ayo lebih baik aku antar kamu pulang " aku berkata setelah selesai makan .
Saat dijalan menuju rumah Almira memintaku untuk berhenti diujung gang seperti biasanya .
" Kenapa ? " Aku kembali bertanya .
" Adam sampai sini aja " kata Almira .
" aku ingin mengantar sampai rumah " aku ngotot tak juga berhenti menghentikan laju motor ,cuma sedikit pelan dibandingkan sebelumnya .
" Selama ini selalu saja dijalan ,aku juga mau tau rumah kamu dan bertemu orang tua kamu Almira "
Tapi mendadak hawa panas terasa dari arah punggungku .Aku pun menoleh dan menemukan Almira sedikit gugup .
Aku menghentikan motor ke pinggir jalan dan berhenti.
" Mira ...kenapa " aku bertanya cepat saat melihatnya gugup dan gelisah .
"Aku mau cuci tangan ,bisa carikan air" Almira terlihat gugup dan cemas .
Aku kebingungan ,ini dijalan dan aku tak membawa iar mineral tadi .
Almira sudah berkeringat dan sangat gelisah ,akupun ikutan panik .
" Mira ...apa yang terjadi ? " Aku bertanya dan menatapnya serius .
Ada yang aneh ,pikirku membatin .
Dengan tersendat Almira bercerita ,jika dia adalah putri bangsa iblis. Dia datang kedunia manusia karena sedang memperkuat kekuatan yang diberikan ayahnya .Almira harus bertahan di dunia manusia dan tidak dibolehkan terbakar dengan hawa panas iblisnya sendiri .Almira pun dilarang jatuh cinta pada manusia !. Akhirnya terjawab tanyaku apa sebab Almira selalu mencuci muka dan tangannya satu jam sekali .
Tentu saja aku kaget dan tak percaya .
" Aku berkata yang sebenarnya "
" Itulah sebab aku harus meredam hawa panas diriku dengan air "
"Jika aku tak bisa meredamnya sendiri aku akan terbakar dan Kemabli kealamku "
Almira sudah sangat tersiksa bahkan kabut putih sudah keluar dari tubuhnya .mungkin dia sudah merasa sangat panas .
" Adam ,aku tau ini akan terjadi .aku kalah ,kita juga tak mungkin bersatu "
" Tapi aku bahagia pernah bersamamu "
Almira berkata dengan lirih dan tersendat .
" Almira ,maafkan kecerobohanku ,tidak mendengar permintaanmu " aku sangat menyesal dengan sikapku yang tadi .
" Tak apa Adam mungkin ini memang sudah waktunya aku Kembali "
" Berbahagialah setelah ini dan maafkan aku tidak berterus terang dari awal " setelah selesai berkata Almira benar - benar menghilang berganti asap kabut yang perlahan menghilang dari hadapanku .
TAMAT