💕 Happy reading 💕
Sabtu,25 nov 23
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh....
Selamat siang guys,semoga selalu dalam lindungan Allah SWT ya.Amiin,amiin yarobbal alamin.
Udah basa-basinya,cerita aja,gimana sih awalnya kamu tahu,kamu itu pengidap Bipolar?.
Jadi gini,aku perkenalan diri dulu kali ya.
Oke,oke.
Perkenalkan,namaku Evidayanti Nur Nayna Rizky Asyari Harahap.Haha panjang bangat ya,kayak rel kereta api.
Jadi tuh ceritanya,itu dua nama yang digabungkan.Satu nama aku dari bayi yaitu Evidayanti dan satu lagi nama aku dari SMP sampai sekarang yaitu Nur Nayna Rizky Asyari.Jadi,karena data-data ku gak bisa diubah lagi,kek akte kelahiran dan ijazah sekolah.Jadilah penggabungan kedua nama yang sepanjang rel kereta api itu wkwk.
Aku,Evidayanti Ali,lahir dari seorang ayah bernama Ali Harahap dan ibu Nur Zannah Nasution.Terlahir dari keluarga sederhana di sebuah desa terpencil dibagian belahan dunia.Tepatnya di Sumatera Utara Indonesia,di desa terpencil bagian Tapanuli Selatan Padang Sidempuan.
Nah, langsung tho the point nih.
Awal aku tahu,aku positif pengidap bipolar itu,tepat di hari ulang tahun ku yang ke 24 tahun,tepatnya tanggal 02 Februari 2023.
Berawal dari sakit kepala yang terus-menerus terjadi.Akhirnya,aku jadi parno sendiri.Takut nih,entah ada tumor atau kanker nih di otak.Oke,dari situ akhirnya,aku putuskan ajak suami bawa aku berobat kedokter.
Nah,aku langsung bilang semua keluhanku dari sakit kepala yang terus-terusan,sering nangis gak jelas,telapak tangan sering keringatan,susah tidur malam sampai aku cerita aku sering panik tiba-tiba dan suka khawatir tiba-tiba,sering marah-marah gak jelas juga.
Akhirnya,Dokter Yuli bilang."Kamu itu terkena sakit cemas berlebihan atau dalam bahasa kedokterannya Anxiety disorder."
"Kamu tahu?,itu seperti penyakit gangguan mental."
Deg
Kok bisa?,kok bisa gitu ya?.
Gitu aja pertanyaan yang menggebu bangat dihati aku.Sampai aku berpikir.Ini aneh bangat,padahal aku terlihat baik-baik saja, gitu loh.
"Tapi dok,saya sudah mengalami ini dari kecil dok,sejak SD,saya sudah sering sakit kepala,bahkan saya sering pingsan kalau lagi ada acara upacara bendera.Kadang juga saya mimisan kalau terlalu lama di terik matahari."
"Iya,semua itu terjadi karena kecemasan kamu yang berlebihan.Berarti kamu ini,sudah lama mengidap Anxiety disorder,tidak apa-apa nanti saya kasih obatnya ya."
Aku cuma bisa diam,pasrah bangat sama keadaan.Tapi di sisi lain,kok aku berpikir ini gak adil buat aku.Di sisi lainnya.
"Apa sih Vi,ini namanya takdir,kalau kamu gak ikhlas berarti kamu gak percaya dengan takdir Allah."
Alhasil,ya udah terima aja,meski gak ikhlas sih sebenernya.Karena aku masih sedikit shock,aku cuma diam saja sampai udah pulang kerumah.
Dirumah,suami nanya aku kenapa,dari tadi katanya diam mulu.Biasanya kan cerewet ya haha.Sedikit kesal sih kenapa harus ditanya sih,tapi mau gak mau akhirnya aku jawab juga kalau Dokter Yuli bilang aku positif pengidap Anxiety disorder.
Suami yang bingung itu penyakit apaan akhirnya,membuka YouTube.Nah,dari situ dia langsung paham.Oh kasihan ya istri ku gitu.
Dokter Yuli suruh aku kontrol dua kali seminggu.Setiap hari Senin sama Kamis.Oke, mudah-mudahan ada perubahan ya.Aku terus berobat nurut kata dokter.Tapi kok...gak ada perubahan ya setelah rutin berobat selama sebulan.
Akhirnya, aku minta rujukan ke rumah sakit umum daerah aku.Tepatnya RS umum Rokan Hulu Riau.Ya,semenjak menikah aku ikut suami kan yang tinggal di Riau dan meninggalkan kampung halaman tercinta.Beserta keluarga tersayang.
Pertama kali berobat ke rumah sakit, justru malah suami yang was-was sebab kita kan mau ke poli jiwa.Lah siapa yang sakit cemas berlebihan,siapa yang cemas sampai rumah sakit.
Akhirnya tiba tuh di ruang Dokter M.Yakub SpKJ.Alhamdulillah gak Dan pada saat ini kamu lagi ada di pase depresi.Bipolar itu punya tiga tingkatan,dan paling bawah ya depresi.Seperti yang kamu alami.Tapi kamu gak perlu mikirin itu,kamu cukup minum obat dari saya dan perbanyak berdoa ya."
Aku cuma bisa diam,jujur saja aku sedikit shock.Apalagi ini?,apa itu bipolar disorder?.
Belum cukup aku mengidap Anxiety disorder,kini datang lagi penyakit aneh yang bernama Bipolar disorder.
Seperti biasa,aku cuma diam meski sudah sampai rumah yang membuat suami bingung akan sikapku.Dan akhirnya aku cari tahu di YouTube tentang Bipolar.
Ternyata Bipolar itu adalah penyakit gangguan mental akibat adanya kekurangan zat kimia dalam otak.
Dan malah semakin kesini,aku semakin sadar kalau aku sudah lama,sejak kecil lah istilahnya.Kalau aku itu udah mengidap Bipolar disorder.
Contoh,aku sering sakit kepala yang disertai ngamuk-ngamuk gak jelas.Bahkan orang sekitar ku seperti ibu Linda(orang tua angkatku)sering bilang aku itu mood swing bangat,sering berubah gitu moodnya.
Terus,suami juga bilang kadang aku cengeng bangat.Padahal gak ada yang perlu disedihkan.
Aku juga menyadari,mungkin benar ini penyakit turunan seperti yang dokter Yakub katakan.Karena adanya hormon genetik.
Iya sih, almarhum kakek aku juga punya penyakit gangguan mental.
Dan lagi,aku emang sering bangat marah-marah gak jelas meski masalahnya sepele.
Oke, sampai disini aku paham.Aku harus ikhlas menjalani kehidupan.Aku harus banyak banyak bersyukur meski dengan penyakit itu.Oke,aku harus berobat dan semoga bisa sembuh.Aku harus bisa nyenangin diri sendiri alias bisa berusaha mensyukuri apa yang ku punya.
Oke,aku pasti bisa!.
Tapi kok ya,saat aku berusaha ikhlas menjalani.Sakit kepala ini kok makin parah.Makin sakit..
Akhirnya,pas aku kontrol ulang lagi untuk sekian kalinya,Dokter Yakub akhirnya mengusulkan.
"Coba kamu ke poli saraf dulu deh,biar di scanning.Biar lebih jelas penyakitnya itu apa sebenarnya."
Atas saran Dokter Yakub akhirnya,bulan Agustus, tepatnya tanggal 29 Agustus 2023.Aku kembali ke puskesmas minta surat rujukan ke RS ujung batu,Rokan hulu.
Nah,langsung kan pergi berobat ke ujung batu.Ketemu dokter baru lagi namanya Dokter Fitria Adinda sp.
Akhirnya,aku bilang lah semua keluhanku ini dari sakit kepala yang bangat-bangat sakitnya.Dan aku juga bilang aku pengidap bipolar disorder.Akhirnya,di scanning dan Alhamdulillah hasilnya baik,gak ada yang salah dengan otakku.
Cuma sakit biasa, Migrain menahun gitu.Dan akhirnya dokter Dinda kasih resep obat yang harus ku minum setiap hari.
Setelah sebulan,aku balik lagi kontrol ke dokter Yakub dan ceritakan semuanya,dari Scan dan bertambahnya obat yang harus ku minum.
"Alhamdulillah ya,berarti cuman pikirannya aja yang gak sehat."
Haha...
Aku cuma bisa ketawa dong.
Intinya,sakit ini ada di pusat pemikiran kita.Kalau aku merasa senang otomatis sakit kepala dan cemas ku hilang.Tapi kalau hati lagi galau plus pikiran nya lagi banyak.Oh selesai sudah,dunia berasa mau hancur saja.
Berarti Bipolar disorder itu tak terlalu berbahaya ya?.
Cukup berbahaya, apalagi kalau emosinya lagi gak stabil.Bahkan ada juga yang sampai menghabisi nyawa orang lain karena tidak bisa menguasai emosinya.
Tapi gak semua orang ya,hanya sebagian yang tak bisa menguasai emosinya.
Dan insyaallah,aku akan selalu berusaha untuk mensyukuri apa yang ku punya.Kalau kata suami nih ya.
"Kamu itu kurang bersyukur,makanya sering sakit.Terlalu banyak angan-angan."
Itu,sumpah nyelekit bangat di hati tapi,emang bener sih haha...tapi ya...gimana ya?.
Kadang nih ya,aku kepengen sesuatu tapi belum bisa terbeli misalnya atau belum tercapai.Itu benaran kepikiran sampai bikin kepala puyeng,pusing tujuh keliling.
Dan misalnya,kerjaanku di rumah lagi numpuk.Kepikiran langsung puyeng,bisa drop juga.
Kayak berasa,otak ku itu terlalu lancar berpikir tapi tubuh gak mampu menjalaninya.
Paham kan?.
Kek misal,malam ini aku mau tidur gitu,eh tiba-tiba kepikiran besok aku harus bangun pagi biar cepat masak dan lain sebagainya.
Tapi pada kenyataannya,mata gak bangun cepat.Terus terjadilah buru-buru, buru-buru kerjakan ini,itu sampai akhirnya gak mampu lagi mengerjakan semuanya.Akhirnya,jadi sakit kepala.
Dan terakhir ya marah-marah.
Dan satu lagi,aku orangnya ingatan bangat sama orang yang membuatku sakit hati,drop dan yang sering bully aku.Intinya pada kesedihan -kesedihan ku lah.
Cukup ngeri ya?.
Lumayan ngeri.
Oke,Terus nasihatnya untuk teman yang punya penyakit mental yang sama.
Mudah-mudahan Allah jauhkanlah kita dari segala penyakit.Amiin...
Intinya, seperti kata bang suami.Kita harus banyak-banyak bersyukur dengan apa yang kita punya.Jangan suka ngeluh dengan apa yang belum bisa kita capai.
Perbanyak berdoa,dan rutin minum obat dari dokter.Ingat loh,harus resep dari dokter,kalau enggak ya... jangan coba-coba!.
Mudah-mudahan Allah mudahkan langkah dan hati kita agar selalu berada di jalan yang benar.Amiin..
Note:Penyakit mental itu bukan suatu penyakit yang bisa menular ya,jadi gak usah takut punya teman pengidap bipolar seperti aku,meski kadang aku menyeramkan kalau lagi ngamuk,hehe....canda.
Dan akhirnya aku selalu berusaha menjadi hamba yang baik.Dan selalu berusaha untuk bisa untuk sembuh.Meski pada nyatanya, dokter bilang,Bipolar disorder itu takkan tersembuhkan.
Oke,sekian dulu kisah remahan saya ini.Mohon like,komen dan segala dukungannya ya guys...
Ti-hati punya teman kek saya ya,suka gak terkontrol perasaannya.
Hehe...canda.Bercandya...
Sekian saya tulis kisah ini, dengan kebenaran apa adanya.Diambil dari kisah nyata saya pribadi.Semoga Allah selalu memberikan kita semua kesehatan dan kesempatan untuk memperbaiki diri.Aamin...Amin ya rabbal alamin.
Dadah....
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Rohul,25nov23 Sabtu.
By: evidayanti ali
FB:Evida Nurayna
Wkwk...namanya disingkat.
Ig: evidayanti ali
Tiktok:Rafha Habib Nasty
Email: evidayantiali@gmail.com
Dadah...love you.