anggi adalah seorang anak yang broken home dan orang tuanya menikah karena kasihan ya kalian nggak salah dengar orang tua nya menikah karena kasihan awal terjadinya Ini ayahku mengenal mamaku di suatu tempat dan mereka mengenal lebih dalam tetapi ayahku tidak menaruh perasaan sama sekali kepada mamaku di satu sisi mamaku udah menaruh perasaan kepada ayahku,ayahku adalah seorang yang gampang kasihan kepada orang dan akhirnya mereka menikah karena kasihan aku tahu posisi mamaku sangat sakit tapi mau bagaimana lagi itu semua sudah terjadi.
Mengetahui semuanya dari keluarga besar ayahnya di suatu hari dia berpergian ke BK dan menemui keluarga besar ayahnya ayahnya hanya mengatar kan nya ke rumah keluarga ayah nya entah bagaimana Anggi merasa ayahnya,tidak mau melihat keluarga nya sendiri Anggi,selalu berpikiran positif terhadap ayahnya, mungkin sedang sibuk atau ingin cepat-cepat pergi untuk melanjutkan kerjaannya Dan Anggi lanjut bermain dengan sepupu-sepupunya di.suatu malam Anggi duduk bersama tantenya kita sebut saja tante Lita.
Di situ anggi bercanda dan mengobrol bareng dan Anggi menceritakan semuanya terhadap tantenya dia bagaimana di rumah mengeluarkan kalau ke kesahnya kepada tantenya, tiba-tiba tantenya ngomong dan hal itu membuat Andi nangis mendengar bahwa orang tuanya menikah karena kasihan karena mamanya terlanjur baper kepada ayahnya tante Lita menceritakan kalau waktu mamanya hamil Anggi itu hanya karena terpaksa kenapa bisa dibilang terpaksa karena neneknya ingin sekali mempunyai cucu perempuan tetapi mamanya Anggi selalu menolak karena kata mama Anggi "aku sudah mempunyai dua anak dari suami lamaku tidak ingin mempunyai anak lagi" dan ayah Anggi mendengar itu dan dia emosi dan ayah Anggi berkata "jika kamu tidak mau hamil aku akan menceraikanmu"ayah anggi sangat ingin mempunyai anak perempuan,dia menikah karena ingin punya anak bukan karena hanya sekedar berumah tangga.
Dan hal yang paling membuat Anggi sedih adalah ketika tantenya menceritakan mamanya waktu hamil Anggi tantenya berkata asal kamu kamu dilahirkan karena terpaksa waktu mamamu hamil kamu mamamu selalu hal negatif untuk menggugurkan kandungannya yaitu kamu tante nggak tahu harus bilang apa ke kamu tante harus ngomong ini ke kamu sudah saatnya kamu mengetahui semuanya kenapa keluargamu bisa begini kenapa keluargamu bisa begitu tante tahu tante emosi malah mendengarnya tapi mau bagaimana lagi orang tuamu terutama mamamu memang keras jika kamu pernah dipukulin diapain ya memang orang tuamu begitu mamamu juga menjauhkanmu dari keluarga sini terutama ayahmu ayahmu tidak pernah mau berkumpul dengan kita tante melihatnya juga sedih.
Panggilan yang bisa menangis dan memeluk tantenya mulai dari itu Anggi menjadi seorang anak yang pendiam dia hanya ceria kepada orang yang tertentu saja di suatu hari Anggi jalan-jalan ke mangrove untuk melihat senja tetapi Agi tidak sengaja mengeluarkan air matanya dia ngeluh dia nangis pikirannya hancur entah bagaimana pikiran anda di saat itu tetapi ada seorang laki-laki tinggi dan putih menghampirinya dan ia berkata "hai aku boleh di sampingmu tidak aku melihatmu dari kejauhan kau menangis apakah kau punya masalah kau boleh menceritakan semua hal kepadaku meskipun kita baru kenal tapi tidak apa Aku orang baik kok aku tidak akan jahatimu"dan Anggi berusaha menghapus air matanya dan ia berkata "oh iya tentu saja silahkan duduk di sampingku aku tidak ingin bercerita tentang masalahku karena ini hanya masalah pribadiku bukan masalahmu jadi aku tidak ingin membebani siapapun dengan masalahku Aku hanya ingin memendamnya sendiri" dan lagi itu lagi itu menjawab "ah baiklah tidak apa jika kau tidak menceritakan hal yang membuatmu sedih,oh iya perkenalkan namaku Dion dan namamu siapa" menghitung menjawab "namaku Anggi salam kenal"suara anjing yang begitu lusuh dan pelan, Dian hanya melihat itu dengan raut wajah ion yang begitu kasihan kepada Anggi, dan mereka memandang senja bersama mereka bercerita hal random menceritakan semuanya tapi tidak dengan masalah pribadi mereka mereka menceritakan dan mengeluarkan hal yang sehari-hari mereka yang menurut mereka senang mereka selayaknya orang yang tidak punya masalah padahal masalah mereka tentu banyak-banyak sekali yang harus mereka rintani tapi menurut mereka ketika aku sudah menemukan orang yang sama sepertiku kita akan tertawa bareng di atas masalah kita.
Mereka saling tukaran akun saling bertukar kontak WhatsApp dan dilanjutkan mereka chatting chatting di malam hari hingga lupa waktu ya layaknya seorang remaja yang sedang jatuh cinta mereka sering jalan mereka terbuka satu sama lain Anggi sudah mengenal Dion lebih dalam dan dion sudah mengenal Anggi lebih dalam hubungan mereka berjalan lancar-lancar saja dan di mana suatu hari Dion menyatakan perasaan kepada Anggi dan Anggi kaget dan diam sementara dan Anggi menerima perasaan Dion mereka senang dan menjalankan hubungan selayaknya remaja yang normal tapi pada pertengahan hubungan mereka mereka mulai renggang mereka tidak saling mengerti satu sama lain mereka saling sibuk Dion sibuk dan Anggi juga sibuk tapi mereka masih bisa mengabari satu sama lain walau hanya sekedar mengabari tapi menurut mereka tidak apa.
Di mana anjing yang jalan-jalan ke cafe bersama teman-temannya dan Anggi terkaget dan mengeluarkan air mata dan apa yang lihat ternyata dia melihat Dion bersama perempuan lain perempuan itu sangat cantik menurut Anggi begitu tetapi Dion tak sengaja menoleh ke hadapan Anggi dan dia pun kaget dan dia mengejar Ani dan dia berteriak dan berkata aku bisa jelaskan semuanya kepadamu Anggi tolong aku minta maaf tolong beri aku kesempatan sekali lagi untuk menjelaskan semuanya dan Anggi berkata sudahlah Dion tidak perlu dijelaskan apa-apa itu semua sudah cukup jelas maaf aku tidak bisa mengertimu tidak bisa selalu denganmu tidak seperti dia yang selalu kemana-mana bersamamu Dion berkata tidak lagi kau begitu sempurna Aku hanya mau kau aku tidak bisa tanpamu dan Anggi tidak menghiraukan itu Anggi pergi dan akan merasa semua orang sama saja Aku hanya ingin mempunyai rumah apa aku salah Tuhan aku hanya ingin punya rumah aku ingin mempunyai tempat yang bisa aku jadikan keluh kesah untukku entah bagaimana Anggi selalu saja merasakan itu di malam-malam berikutnya aku tahu anda selalu terpuruk kepada masalahnya entah masalah pertemanan percintaan keluarga semuanya yang menurut dia udah hancur lebur