'Itoshi Rin' adalah seorang pelayan di rumah besar keluarga 'Ryusei'. Tugasnya ialah menjaga, memani,merawat seorang gadis cantik nan manis bernama 'Ryusei Name', meskipun sebenarnya Rin telah frustasi dan muak pada Kakak kandung 'Ryusei Name' yaitu 'Shidou Ryusei' karna sifat kakaknya yg terlalu egois, barbar, tak mempedulikan org org disekitarnya, sering melakukan perkelahian, dll. Namun, karna suatu alasan Rin benar benar mengurungkan niatnya utk mengundurkan diri dari pekerjaan nya.
Suatu hari yg terlihat cerah
Rin tengah membersihkan debu menggunakan kemoceng yg ia punya, ia membersihkan debu yg menempel di kaca rumah, patung dekorasi, meja, beberapa lukisan dekoratif, pintu, dan beberapa lainnya, setelah ±45 menit Rin membersihkan debu ia yg tengah berdiri di depan pintu pun bisa mendengar ada suara kendaraan (mobil) yg benar benar tak asing di telinganya
Rin yg mengetahui siapa yg datang pun segera membukakan pintu. Tak berselang lama seorang gadis kecil atau lebih tepatnya 'Name' dan seorang pria asing masuk kedalam rumah besar nan megah itu,namun yg membuat Rin sedikit kesal adalah saat ia melihat 'Name' menggandeng lengan sangat pria, Rin segera menundukkan tubuhnya dan mengucapkan kalimat hormat selamat datang
"Salam selamat datang tuan kecil 'Ryusei Name' sy telah menunggu kedatangan anda... " hormat Rin yg seketika dibalas seperti ini oleh Name
"Terimakasih untuk kehormatan ini, tapi tolong jgn bicara formal dgn ku... Berdirilah"--
"Baik...(menegapkan badannya kembali) terimakasih kembali nona Name..." __
"Sudah ku bilang... (Name menepuk punggung Rin dgn lembut) dasar ngeyel (tersenyum manis ke arah Rin) "--
Name pun melangkah menuju ke arah sofa dgn tangan yang masih menggandeng lengan sangat Pria, Name duduk disofa sembari tertawa dan berbagi cerita pada sang pria asing.
Hati seorang 'Itoshi Rin' benar benar hangus dibakar api kecemburuan yg meluap luap didalam hatinya, dirinya sudah dikuasai dengan kebencian dan rasa ingin balas dendam, Rin menyembunyikan kedua telapak tangan nya dibelakang punggung nya dan mengepalkan kedua telapak tgnnya dgn kuat hingga kemoceng yg sedari awal ia pegang menjadi patah.
Rin meti matian menahan api cemburu yg telah membakar hangus hatinya, semakin ia menutupi rasa cemburu nya... Api yg membakar hatinya semakin meluap luap dan meledak ledak di hatinya membuatnya mengumamkan sumpah yg ia buat sendiri...
'Aku bersumpah akan mendapatkan Name seutuhnya karna dia hanya milikku!... Tak akan kubiarkan lelaki lain menyentuh princess kecil ku lg! Engkau hanya milikku nona Name!... Lihat saja malam ini pria itu akan tewas diatas genggaman tangan ku! Aku yang mati matian mencintaimu nona Name,tak akan ku biarkan kau menghilang dari sisi ku...My little lady and my little bunny are just me, I'm Itoshi Rin who will always have you... I will kill that man! Malam ini juga!'
Skip malam pun tiba, kini Rin tengan berada di depan pintu ruangan bosnya atau bisa disebut 'orang tua Name dan Shidou'
"Salam... Permisi tuan, sy 'Itoshi Rin' apakah sy bisa berbicara dengan anda?'__
''Tentu knp tidak masuk lah"--
"ありがとうございます (Arigatougozaimasu) {terimakasih tuan}"__
"なぜリン?(Naze Rin?) {kenapa Rin?}"--
"Sy kemari utk meminta izin keluar sebentar utk menjalankan tugas yg diberikan oleh kakak sy, apa sy boleh keluar?"__
"Tentu namun berhati" lah,kau adalah pelayan km satu satunya yg bisa menghadapi putra kami 'ShidouRyusei' kau emas berlian bagi keluarga km Rin"--
"Terimakasih atas sanjungan nya, sy izin utk bergerak sekarang karna ini misi penting"__
"Silahkan"--
Rin pun segera pergi dgn mengendarai mobil bertujuan menghampiri apartemen sangat pria
(Di apartemen sangat pria)
Rin mengambil ponselnya dan nampak menghubungi seseorang, setelah menunggu dari kejauhan Rin sudah bisa melihat seorang pria yg baru saja ia hubungi... Tanpa basa basi Rin langsung meminta pria itu masuk kedalam mobil dan Rin segera mengendarai mobil itu menuju tempat yg lumayan sepi
"Apa tujuan mu membawa ku kesini?" tanya sang pria setelah keduanya turun dari mobil
"Aku hanya ingin mengatakan beberapa hal, terutama apa hubungan mu dengan my little Princess?"__
"Gw sebagai kekasih yg paling Name cintai" xx
"Tch... Jauhi putri kecilku sekarang juga!"__
"さもなければ、名前から離れることを拒否するなら、今すぐに殺してもいいよ (Samonakereba, Name kara hanareru koto o kyohi surunara, ima sugu ni koroshite mo i yo) {atau aku bisa membunuhmu sekarang juga, jika kau menolak untuk menjauhi Name}"__
"バカじゃないの?ネームから離れないよ (Bakajanaino? Name kara hanarenai yo!) {apakah kau bodoh? aku tak akan menjauhi Name!}" xx
"Baiklah jika itu mau mu"__
Rin mengeluarkan pistol yg ia sembunyikan dibelakang punggung nya dan melemparkan sebuah pisau kearah sang pria...
"Serang aku..."__
Sang pria yg sudah mengetahui pistol yg disembunyikan oleh Rin pun mencoba menyerangnya dgn langkah gerak cepat namun upayanya saat ia mengetahui bahwa Rin telah menarik pelatup pistolnya tanpa ia sadari and
DUARRR...
Suara tembakan terdengar menggelegar dan tembakan cepat dari Rin itu pun tepat mengenai kepala sang pria
"くそー、どうして気づかなかったんだろう... (Kuso, doshite kidzukanakatta ndarou...) {sial, b-bagaimana aku bisa tak menyadarinya...}" xx
"(Tertawa licik) nikmati jam jam terakhir mu sayang~" ucapan Rin dengan nada licik namun tajam
"D-dasar p-penggila cinta"
"(Tersenyum licik) selamat tinggal..."
Rin meninggalkan tempat itu dengan santai dan meninggalkan Pria yg sekarat itu sendirian
~written by Name/チルマ
Vielen Dank, dass Sie meine Geschichte gelesen haben. Es tut mir leid, wenn sie nicht gut ist, denn ich bin noch ein Anfänger und dies ist meine erste Kurzgeschichte
(terima kasih telah membaca cerita ku, maaf jika tidak bagus karna sy masih pemula dan ini cerpen pertama sy)
ありがとう (Arigato)
see you if anyone wants to request just comment, sorry if it's still bad
Lope lope🌹💖❣️💕💞💓💝💘💗💌😁