Hai semua kenalin namaku Dewi aku mempunyai seorang laki-laki yang sangat istimewa setelah ayahku, dia memang tidak setampan artis dan tidak segagah TNI tapi dia membuatku menjadi terasa istimewa.dia cukup bijak memecahkan masalah, dia juga orang yang benar-benar sangat- sangat istimewah setelah ayahku ,dia selalu menjaga aku, Dia selalu melindungiku dari semua apa yang sekiranya bisa merusak akum
dia adalah Iko laki-laki yang kini Bersamaku yang sudah singgah selama kurang lebih 3 tahun ini bersamaku.
3 tahun itu bukanlah hal yang sangat sebentar 3 tahun itu sangat lama bahkan penuh dengan lika-liku ,tanjakan dan masih banyak lagi sampai Akhirnya detik ini pun kita masih bersama dengan hubungan ini. mungkin Setiap orang mempunyai egonya masing-masing tapi entah kenapa laki-laki ini benar-benar tidak mementingkan egonya, dia selalu menurunkan egonya agar tetap bersamaku ,sedangkan aku, aku selalu mementingkan egoku dan mementingkan diri ku sendiri.
Aku benar-benar sangat mudah untuk mengucapkan kata perpisahan sedangkan dia ,dia tidak pernah berpikir untuk berpisah dari ku.
entah laki-laki mana lagi yang sesabar ini yang engkau berikan kepadaku tuhan,tuhan memberikan laki-laki Ini yang sangat-sangat luar biasa Dan sungguh istimewa untuk ku
Di dalam suatu hubungan pasti ada masalah bukan Pasti lagi tapi sudah tentu ada permasalahan dan ada perdebatan.
suatu hari aku dan iko bertengkar sangat hebat. Keesokan paginya ia meminta izin kepadaku untuk melamar pekerjaan di suatu tempat, sebelumnya aku sempat sedikit kesal karena dia tidak mengabariku di malam harinya Tetapi dia mengabariku di pagi harinya .
dia bilang dia mendapatkan undangan interview yang dadakan tanpa dia ketahui Setelah dia mengetahui dan interview itu dia langsung bergegas pergi dan menuju ke tempat interview tetapi hal yang tidak diinginkan itu terjadi ia menabrak seorang ibu-ibu yang berada di depannya mendengar kabar itu aku sama kaget dan cemas dengan keadaannya Untung saja kejdian itu belum jauh dari arah rumahnya setelah aku mendengar kabar itu aku langsung membuka hp dan meminta foto Bagian saja yang terluka dan memintanya untuk putar balik untuk segera pulang dan pergi ke rumah sakit untuk mengobati luka-luka yang ada di tubuhnya itu, tetapi ia menolak dan ia tetap kekeh untuk melanjutkan perjalanan untuk undangan interview itu.
aku yang mendengar kabar itu sangat sedih khawatir luka-luka yang ada di lutut ,lengan dan kakinya sampai-sampai kemeja putih yang dipakainya untuk interview saja robek di bagian lengan. aku tidak bisa membayangkan betapa kerasnya benturan dan tabrakan itu dia hanya berkata "Tenang saja aku tidak kenapa-napa , aku akan melanjutkan perjalanan ini sudah nanggung sebentar lagi sudah mau sampai ,masa mau putar balik nggak usah khawatir aku di sini baik-baik aja " ucap iko dengan nada menenangkan ku
"Aku suruh putar balik ya putar balik" ucap ku dengan tegas.
" kalau nggak terjadi kayak gitu aku nggak mungkin suruh kamu pulang" ucap ku lagi
"Bukannya mau menolak dan menentang apa yang kamu suruh tapi aku nggak mau menyia-nyiakan kesempatan interview ini jadi aku mau lanjutin perjalanan aku" ucap iko
"Ya sudah hati-hati pelan-pelan saja nggak usah terburu-buru kalau emang itu rezekinya nggak bakal ke mana" ucap ku sambil berusaha menenangkan diri
"Ya sudah aku mau melanjutkan perjalanan ," ucap iko
"Iya sana hati-hati di jalan" ucap ku menegas kan kembali
Walaupun dia sudah bilang kalau dia akan berhati-hati tetapi wanita mana yang tidak khawatir apa lagi hal yang tidak terduga baru saja terjadi tapi ya masih tetap melanjutkan perjalanannya aku hanya berdoa agar ia selamat sampai tujuan
Tiba-tiba hp-ku terdengar suara notifikasi
"Ini aku sudah sampai di tempat interviewnya, Aku mau masuk ke dalam dulu ya" ucap iko
Aku yang mendengar notifikasi itu segera membuka HP dan membalas pesan iya
"Alhamdulillah semoga kamu bisa , jangan lupa berdoa dulu ,kalau emang itu rezekinya gak bakal kemana sampai udah jatuh kayak gitu masih di lanjutin perjalananya,ucap ku
Beberapa saat kemudian terdengar suara notifikasi dari hp-ku ini
" aku sudah selesai interviewnya pengumuman interviewnya, disampaikan besok pagi lewat email Jadi kalau sekarang belum bisa memastikan keterima atau tidak" ucap iko memberi tau kepada ku.
Dan aku langsung membalas pesan yang ia sampaika" ya sudah langsung pulang saja itu nanti lukanya diobatin jangan di biarin nanti infeksi " ucap ku
"Ya sudah ini aku mau pulang dulu ya Iya hati-hati di jalan" ucapku
dua hari kemudian itu mengajakku ketemu tetapi Aku menolaknya bukan karena hal lain aku menolak karena mengingat dia yang habis jatuh dari motor yang pasti luka-lukanya belum kering Tetapi dia memaksa tetapi aku terus menolak
"Aku mau besok kita ketemu "ucap iko
"Kan kamu habis jatuh jadi aku nggak mau Mending kamu istirahat aja dulu" ucapku
"Nggak mau apa ketemu aku" ucap Iko
"Bukannya nggak mau tapi aku nggak mau ketemu sama kamu kan kamu habis jatuh pasti Badannya pada sakit" ucap ku sambil menjelaskan
Nanti saja ketemunya kalau kamu sudah mendingan baru juga dua hari jatuh, kamu masih butuh istirahat" ucap ku sambil berusaha menjelaskan.
"Nggak mau aku mau ketemu besok titik" ucap iko memaksa
"Ya sudah besok kita ketemu" ucap ku
"Nah gitu dong" ucap iko
Besok kan harinya kita berdua pun bertemu.
Sejak di rumah aku sudah berniat untuk membawakan minyak yang bisa menyembuhkan dan mengeringkan luka.
Setelah sampai di suatu tempat ,aku
Segera mengambil minyak yang sudah aku bawa dari rumah.
Di sana Aku mencoba untuk mengobati luka yang ada di lutut tangan dan lengannya
Tetapi ia menolak karena ketakutan dan merasa akan perih jika di oleskan minyak itu.
"Aku nggak mau"ucap iko menolak
"Nggak perih nggak" ucap ku
"Aku pakai Di rumah saja nanti" ucap iko
"Aku olesin aja ya , ngapain nunggu nanti kalo bisa sekarang?" Ucap ku
Aku berusaha menenangkan dan menjelaskan minyak yang aku bawa itu tidak akan perih jika terkena kulit dan akhirnya ia pun mau di oles minyaknya aku bawa dari rumah itu ya walaupun sedikit teriak-teriak kecil tapi tidak seperti apa ya
dia memang laki-laki sikap nya seperti anak kecil tapi ada kalanya dia juga bisa merasakan sakit dan perlu sentuhan manja