Kejadiannya tepatnya di daerah Kota Sukamaju. Waktu itu aku kerja di salah satu pabrik di daerah tersebut. Kota yang cukup ramai dengan banyaknya pabrik-pabrik yang berdiri di kota tersebut.
Gosip boleh di bilang seperti itu, adanya satu makhluk yang di juluki kolor ijo.
Yah, penduduk setempat, baik sebagai penduduk asli atau penduduk pendatang dihebohkan adanya satu berita tentang makhluk yang bernama kolor ijo.
Mungkin bertanya-tanya, kenapa dinamakan kolor ijo. Waktu itu aku juga bertanya-tanya kok namanya kolor ijo ?.
Ternyata dari beberapa sumber gosip mengatakan bahwa makhluk tersebut adalah makhluk jadi-jadian yang menggunakan celana pendek yang di sebut kolor dengan warna hijau atau ijo.
Awalnya aku anggap berita atau gosip tersebut hanyalah sekedar gosip saja. Tidak ada bukti kebenaran tentang makhluk yang bernama kolor ijo.
Karena memang itu hanya cerita yang menyebar di sekitar atau di kalangan penduduk kota Sukamaju waktu itu. Hingga terdengar sampai di kalangan buruh pabrik salah satunya di pabrik tempat aku bekerja.
Entah nyata atau tidak, aku sendiri tidak tahu dan tidak mau tahu. Aku menaggapinya hanya sekedar cerita masyarakat saja. Bahkan aku anggap cerita itu hanya untuk menakut-nakuti orang di saat malam hari terutama anak perawan.
Banyaknya pekerja wanita di daerah kota Sukamaju dan beberapa ternyata masih gadis atau perawan adalah mangsa atau incaran dari si kolor ijo.
Tadinya aku masih biasa-biasa saja mendengar teman satu pabrik, satu bagian,bahkan satu line membicarakan makhluk ini.
Jika dia selebritis pasti sudah terkenal se kota Sukamaju mungkin yaaa. Karena saking hebohnya pemberitaan tentang si kolor ijo.
Sampai pada akhirnya temanku bercerita bahwa tetangga kontrakannya di datangi oleh makhluk tersebut. Makhluk yang bernama kolor ijo mendatangi salah satu kontrakan di daerah Warungsemi. Salah satu desa kecil di kota Sukamaju.
Berdasarkan cerita yang beredar, bahwa si kolor ijo adalah manusia yang menganut ilmu hitam entah untuk apa tujuannya tidak jelas.
Untuk menjadi kaya rayakah, untuk menjadi kebal senjatakah, untuk tetap awet mudakah, atau untuk jabatan, entah lah tidak begitu jelas penyebaran beritanya.
Namun yang jelas berita yang di bawa temanku itu cukup mengagetkan buat kami terutama para gadis atau para perempuan yang belum menikah atau masih perawan.
Temanku bercerita tentang kejadiannya, bahwa tetangga kontrakannya itu adalah gadis yang tinggal berdua. Namun mereka berbeda tempat kerjanya dan berbeda pula waktu kerjanya.
Satunya masuk pagi atau shift satu dan satunya lagi masuk malam atau shift tiga. Nah yang masuk shift pagi itulah yang terkena musibah.
Saat dia tertidur sendirian, dia merasakan ada yang menggerayangi tubuhnya dan menciumi serta meraba bagian sensitifnya. Meskipun terasa, namun dia tidak bisa menolak, atau berteriak bahkan pergi dari jeratan di kolor ijo.
Hingga akhirnya dia sadar tubuhnya sudah tidak memakai baju atau telanjang dan kemaluannya terasa sakit namun tidak berbekas ada darah yang menandakan kesuciannya telah di renggut. Dan melihat seorang lelaki yang telanjang berdiri di depannya.
Karena takut namun mulutnya terkunci tidak bisa mengeluarkan suara sama sekali, dia hanya bisa menangis diam terpaku seperti patung.
Lelaki tersebut tersenyum dan menciumi kembali gadis tersebut. Sama-sama tanpa sehelai benang yang menempel ditubuh mereka, hingga kejadian itu kembali di lakukannya.
Si gadis tidak bisa menolak sentuhan demi sentuhan lelaki bejat tersebut. Tidak bisa berteriak meminta tolong seakan mulut dan tubuhnya kaku diam membisu.
Sampai selesai gadis tersebut digagahi olehnya. Si gadis hanya bisa menangis tanpa suara. Hingga lelaki tersebut sebelum subuh hendak pergi, dia memakai kolor ijonya. Dan berjalan menembus pintu yang terkunci.
Pagi harinya setelah subuh si gadis baru bisa mengeluarkan suara meskipun hanya suara tangisan. Dia pergi ke kamar mandi dan menangisi yang terjadi semalam pada dirinya. Yang terjadi dia ingat betul bagaimana kejadiannya, sampai si kolor ijo pergi menembus pintu yang terkunci. Tapi anehnya si gadis tersebut lupa bagaimana wajah dari si kolor ijo.
Setelah dia memakai baju dan izin tidak berangkat kerja, sampai temannya pulang kerja shift malam dan melihat si gadis aneh seperti mengalami ketakutan. Dari situ temannya bertanya.
Bukan cerita yang di dengarnya namun tangisan yang memilukan sampai dia menangis tersedu-sedu hingga hilang suara tangisnya.
Temannya bingung ada apa sebenarnya, hingga sampai sore hari si gadis tidak mau makan dan masih meringkuk di dalam selimutnya.
Temannya hendak meninggalkannya karena kerja, namun tidak tega. Hingga menitipkannya dengan tetangga sebelahnya untuk menemaninya di kontrakan.
Dua hari setelah kejadian tersebut si gadis mengundurkan diri dari kerjaannya dan memilih pulang kampung. Tanpa berpamitan dengan teman kerjanya hanya lewat telphon kepada leadernya. Dan berpamitan kepada pemilik kontrakan alasannya hanya mau di kampung, ga betah di kota Sukamaju.
Namun sehari setelah kejadian temannya bertanya lagi, baru ia menceritakan kejadian yang memilukan serta aneh menurutnya. Temannya menyuruhnya untuk periksa di klinik. Dan hasilnya baik-baik saja tidak ada tanda-tanda terjadinya pelecehan seksual.
Namun rasa takut, dan trauma dari kejadian itu masih teringat jelas di gadis tersebut. Hingga akhirnya si gadis memutuskan mengundurkan diri melalui telphon leadernya dan langsung pulang ke kampung.
Karena mendadak, ibu kontrakan bertanya pada temannya dan temannya menjelaskan kejadiannya. Aneh tapi nyata, ibu kontrakan juga syok, kaget, kok ada yang seperti ini. Apakah ini ulah jin atau setan gentayangan mana.
Kejadian ini diceritakan dari mulut ke mulut hingga menyebar dan sampailah di pabrik tempat aku bekerja. Temanku menjelaskan kalau itu adalah perbuatan si kolor ijo.
Dari berbagai sumber yang di dengar seperti itulah cara kerja si kolor ijo. Entah dia itu sebangsa jin, atau setan, atau roh, atau apalah tidak jelas.
Awalnya membuat si gadis tidak sadar untuk sesaat karena hendak melucuti seluruh pakaiannya. Kemudian membuat mulutnya tidak bisa bersuara dan badannya kaku tidak bisa bergerak namun lemas ketika di geser oleh si kolor ijo.
Setelah sadar, hanya matanya yang bisa melihat bagaimana dirinya di jamah oleh makhluk tersebut. Mulai dari di raba seluruh badannya. Diciumi dari kening, hidung, pipi, bibir, leher, dada, gundukan gunung dan pentolan kecil yang membuat gairah pria untuk menyesapnya.
Kemudian turun ke bawah ke perut, hingga ke bagian yang paling sensitif yaitu kemaluannya. Setelah puas mencumbu seluruh tubuh si gadis, si kolor ijo memperlihatkan barang pusakanya yang berdiri tegak seperti tongkat.
Di gesek-gesekkan ke gundukan gunung si gadis. Di masukkan ke dalam mulut si gadis sampai basah oleh air liur si gadis tersebut. Dan terakhir dengan merentangkan kedua kaki si gadis, lalu di tekuk, baru terlihatlah rumput hitam yang baru tumbuh dan bunga yang kuncup mekar merekah dengan indahnya.
Membuat si kolor ijo menjatuhkan air liurnya. Dengan senyum jahatnya, si kolor ijo memasukkan tongkat saktinya ke dalam kuncup yang belum mekar.
Rasa sakit dirasakan oleh si gadis dengan hanya tangisan yang tak bersuara. Awalnya hanya gesekan halus, lama- kelamaan mulai agak kasar. Hingga sampai kepada hentakkan yang menghujam sampai ke dasar kelopak bunga tersebut.
Bukan hanya hentakkan yang di lakukannya dengan tongkat yang sudah tertanam penuh, namun cumbuan, ciuman yang begitu keras di layangkan ke sekujur tubuh si gadis terutama di ujung gunung kembar yang menjulang dengan cantik.
Meskipun itu terasa dan terlihat nyata bahkan sadar, anehnya tubuh si gadis tidak ada tanda-tanda bekas seperti di jamah atau di lecehkan.
Jika kita membayangkannya pasti bergidik itu bagi orang yang merasa tidak rela bila pucuk kembangnya yang belum mekar dan gunung kembarnya di jamah oleh orang yang bukan suaminya.
Namun bagi pasangan suami istri yang saling mencintai dan menyayangi itu adalah hal yang amat sangat indah. Bahkan menjadi candu atau ketagihan sangking enaknya.
Itu adalah surga dunia, nikmatnya terasa seperti terbang entah ke mana. Jangan dibayangkan ya Reader🤭🙏.
Karena cerita tersebut yang menyebar, beberapa ada yang percaya, ada juga yang tidak. Kembali kepada pribadi masing-masing orang waktu itu.
Aku sendiri merasa percaya tidak percaya. Tapi aku percaya sesuatu yang terlihat tetapi menembus pasti itu salah satu makhlus halus. Salah satu makhluk ciptaanNya, terlihat bagi yang diperlihatkan, dan terasa tapi tak berbekas jejaknya.
Hebohnya berita tersebut membuat beberapa gadis atau anak perawan bahkan orang tua yang mempunyai anak perawan kalau bisa tidurnya jangan sendirian.
Ada sebagian yang mempercayai tentang siapa makhluk si kolor ijo. Bahwa dia adalah manusia yang menganut ilmu hitam dengan cara memperawani anak gadis untuk ilmu awet muda dan pesugihan.
Hingga beberapa orang pergi ke orang pintar entah itu dukun, atau ustadz hanya sekedar mencari penangkal agar si kolor ijo tidak datang mengganggu bahkan mengambil keperawanannya entah untuk dirinya sendiri, atau saudaranya, bahkan anaknya.
Ibu kontrakanku sendiri mengatakan kalau ingin si kolor ijo tidak datang ke kontrakan atau ke tempatku, maka taruhlah janur kuning atau bambu kuning di dinding atau pintu bahkan jendela.
Itu untuk penangkalnya agar tidak di ganggu oleh makhluk jadi-jadian yang bernama si kolor ijo.
Karena ibu kontrakan sudah kuanggap sebagai orangtua, aku menghormatinya dan menuruti kata-katanya. Menempelkan janur kuning di tembok atau dinding dan bambu kuning di pintu agar tambah kuat pelindungnya.
Dan bodohnya aku waktu itu percaya saja dengan hal tersebut. Yang sejatinya perlindungan itu terletak pada Allah semata. Berdoa pada Allah minta perlindungan dan dijauhkan dari segala kejahatan makhluknya.
Kejadian itu berlangsung satu tahun lamanya. Tidak ada kejadian seperti tersebut di lingkungan kontrakanku. Hingga satu malam sekitar jam 2 terjadi keributan.
Orang-orang keluar berlari mengejar-ngejar seseorang sambil meneriaki kolor ijo kolor ijo. Sontak aku terkaget dan bangun dari tidur kemudian keluar kontrakan memastikan keributan yang terjadi.
Benar saja, beberapa orang keluar berlari mengejar entah siapa namun sambil berteriak kolor ijo kolor ijo.
Esok harinya barulah berita semalam keluar dengan berbagai cerita yang di kemas oleh penduduk sekitar baik penduduk asli maupun penduduk pendatang.
*
Setengah tahun lebih sejak kejadian itu, tidak ada lagi terdengar berita tentang makhluk si kolor ijo.
Beredar berita bahwa si kolor ijo telah tertangkap karena menggagahi seorang gadis dan ternyata gadis tersebut adalah janda namun masih perawan.
Karena pernah terikat pernikahan, si gadis meskipun masih perawan tapi dia pernah menikah. Sedangkan si kolor ijo bila ingin melakukannya dengan gadis yang belum menikah.
Bila itu terjadi maka dia tidak bisa keluar dengan cara menembus dinding atau pintu. Alhasil dia dengan susah payah kabur dari kejaran masa.
Karena tidak bisa menghilang dan tembus tembok atau dinding dan pintu, akhirnya si kolor ijo tertangkap dan di hajar oleh masa sampai babak belur.
Setelah babak belur, si kolor ijo di arak ke kantor kepolisian. Hari masih malam sekitar jam 3 sampai jam 4 sebelum subuh masih ramai orang bangun tidur hanya membicarakan makhluk si kolor ijo yang tertangkap.
Jadi meskipun berilmu tapi jangan lupa setiap ilmu pasti ada kelemahannya. Kok Author jadi sok menggurui ya. Yaa maksudnya dari cerita ini dapat diambil kesimpulan.
Bahwa mencari ilmu itu yang baik gaes,ilmu yang digunakan untuk kebaikan bukan untuk kejahatan.
Segala sesuatunya pasti butuh pengorbanan tapi jangan mengorbankan orang lain dan mendatangkan kerugian buat orang lain.
Apapun tindakan yang dilakukan pasti akan mendapatkan balasan entah itu baik atau buruk.
Dan yang terpenting dari semua ini adalah selalu ingat pada Allah pemilik raga dan alam semesta. Berdoa selalu minta perlindungan dariNya dari kejahatan semua makhluknya tanpa kecuali.
Jangan minta perlindungan dari orang pintar gaes eh maksudnya dukun atau paranormal. Tapi balik lagi itu tergantung pribadi masing-masing Monggo mau pilih yang mana.
Semua itu ada konsekuensinya. Aku sih ga maksa cuma sekedar mengingatkan. Bukan menggurui juga karena aku juga masih belajar.
Mohon maaf bila ada penulisan yang salah ketik, atau kesamaan cerita di daerah tertentu karena ini hanyalah karangan author saja.
Terimakasih buat yang baca dan salam sehat selalu, bahagia selalu, dan selalu di lindungi oleh Allah Yang Maha Kuasa aamiin 🤲🤲🤲.
Salam Author🥰🥰🥰