Vya, ya namaku Vya aku adalah salah satu mahasiswa dari universitas yang ada di Bogor dan aku juga adalah salah satu anak dari kedua orang tuaku haha...Aku Vya sosok perempuan pemalu,pendiam iya pendiam jika berada didekat temen temanku entahlah sepertinya sulit bagiku untuk mencari teman yang sefrekuensi denganku.Ngomong ngomong soal pendiam, itu ada hubungannya dengan soal percintaanku yang selalu aku alami,,ya begitulah karena sifatku ini,sulit bagiku untuk mengungkapkan perasaan yang selalu timbul dihatiku.Contohnya dulu,aku menyukai seseorang tapi entahlah enggan sekali rasanya untuk memberitahukan dia bahwa aku menyukai,,bercerita kepada temanku saja aku tidak pernah,, keluarga apa lagi hha.
Pagi itu waktu menunjukkan pukul 06.00 pagi. Aku yang kini tengah sibuk mempersiapkan sarapan untuk Papah, mamah,dan adikku kaget bukan main karna mereka (papah, Mamah,dan adikku) ternyata sudah berada dimeja makan.”Lah Ayah,ibu kirain masih siap siap”Imbuhku dengan ekspresi heran “Ya nak sekarang kami ada meeting dulu jadi agak pagian”Jawab ibu dengan memberikan senyuman manisnya itu “Ya sudah ayo dimakan takutnya keburu dingin lagi”imbuhku lagi
Tanpa bercakap-cakap lagi kami semua langsung menyantap hidangan yang sudah aku persiapkan dari tadi. setelah kami selesai makan, papah dan mamah pun berpamitan padaku dan adikku.
“Hati hati dijalan mah,pah”Ucapku sambil melambaikan tangan kearah mereka, begitu pula dengan adikku ia melakukan hal yang sama dengan apa yang aku lakukan pada papah dan mamah.
“Ya sudah kak aku nunggu bisanya didepan saja ya”Ucap adikku sambil mengecup punggung tanganku “Iya dek hati hati “ imbuhku dengan sedikit berteriak karna saat aku berbicara adikku sudah berlari menuju taman depan,, dimana taman itulah yang menjadi patokan kami untuk menunggu bis ataupun angkot.
“Ah bigung mau ngapain ya?”ucapku sambil mondar-mandir ga jelas “Ah sudahlah lebih baik aku ngerjain tugas buat Minggu depan aja”. Setelah itu aku memutuskan untuk mengerjakan tugas saja daripada rebahan sambil main hp toh aku liat hp pun unfaedah Cuma liat story was orang,,,hha canda.
Saking telatennya aku mengerjakan tugas,tak terasa kini waktu sudah menunjukkan pukul 08.30. “Wah gila udah mau jam 9 lagi aja nih,,mana aku belum siap siap lagi”gumamku sambil kebingungan mencari cari handuk. Setelah handuknya ketemu aku pun langsung beranjak untuk mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke kampus.
30 menit kemudian, kini aku tengah menunggu bis ditaman depan ,,ya samalah seperti apa yang tadi adikku lakukan. Setelah beberapa menit aku menunggu akhirnya bis tujuanku datang,tanpa berpikir panjang Aku pun langsung menaiki bis tersebut. Setelah aku duduk di bagian belakang bis lalu aku memasangkan earphone milikku ke telinga sebelah kananku.Tiba tiba bis itu berhenti mendadak begitu saja.
Ckikkkkkk.....
“Huh,,ada apa ini kok berhenti mendadak seperti ini”gumamku kesal. Ternyata eh ternyata ada seorang mahasiswa yang kebetulan satu kampus denganku,ia juga menaiki bis yang aku naikin itu.
Yahh!!! Dia Radit,,sosok laki-laki yang sedang aku sukai,tapi ya sesuai dengan kenyataannya aku tak pernah menunjukkan rasa sukaku kepadanya karena aku takut ia menjauh atau membenciku jika ia tahu aku menyukainya.Radit mahasiswa satu jurusan denganku satu kelas pula.Radit laki laki pintar tak hanya pintar ia pun baik,,humble,,dan tidak sombong.Aku menyukai nya sejak kita satu SMK,,tapi anehnya aku seperti susah move on saja darinya.
“Hai Vya,, boleh aku duduk?”Imbuhnya padaku “Tentu saja silahkan”lalu aku menjawabnya dengan sedikit memberikan senyuman.
Tak lama akhirnya kita sampai di kampus,,,aku memutuskan untuk turun duluan dan masuk kelas langsung,tapi tiba tiba “Vya tunggu,,”teriak Radit sambil berlari ke arahku “A,,ada apa dit” jawabku gelagapan Karna aku gugup bila dekat dengannya “Kita kekelas bareng ya?” ajak Radit padaku “lah mimpi apa semalam akuu tuhannn”ucapku dalam hati saking senangnya aku pun malah melamun “Hai Vya boleh tidak?” “Ah boleh boleh”Ucapku ,,”Ya sudah ayo”.
“Mengapa?? aneh banget baru pertama kali ini ia mengajakku kekelas bareng,,ada apa ini?,,apa dia sedang merencanakan sesuatu,,hah sudahlah pusing deh”Ucapku dalam hati.
***
Waktunya aku pulang karena jadwalku dikampus hanya sampai jam 12 saja,,,tiba tiba“Eh Vya makan bareng sama aku mau?” imbuh Radit dengan sedikit mengagetkanku “Astagfirullah Radit mengagetkan saja” ucapku lirih “Mau tidak,,ayolah “ bujuknya “Hem boleh hhe”.
Kami pun pergi menuju kantin untuk makan bareng,,aneh tiba tiba saja Radit jadi sok akrab banget sama aku,,tapi ya aku seneng bukan maen karena akhirnya orang yang aku sukai kini bisa sedekat ini denganku.Memang sebelum aku selalu berdoa pada Allah semoga aku bisa selalu dekat dengan orang orang yang aku cintai,,, mungkin ini jawaban dari semua ini,,ah Tuhan begitu bahagia aku hari ini.
“Vya apakah kamu sudah memiliki pacar?”Imbuh Radit sambil menyodorkan sebuah sendok makan berisi nasi dan lauknya “Uhuk,,uhuk” “eh Vya kamu tidak papa?”Kini ia berucap sambil memberiku segelas ai putih. “Maaf maaf aku tidak papa kok dit,, mengapa kamu bertanya seperti itu?”Aku pun malah balik bertanya karena aku begitu heran,, mengapa dia bertanya seperti itu padaku. “Tidak hanya saja aku tidak pernah melihatku jalan atau dekat dengan seorang laki-laki”Jawab Radit “Lah bagaimana dengan dirimu?bukannya kamu juga seperti itu ya? “Kini aku berbicara dengan nada sedikit tinggi “ sebenarnya aku sudah punya calon,,dia sosok perempuan yang selalu kusebut namanya dalam doa disepertiga malamku”imbuh Radit”Oh begitu ya aku ikut bahagia ya dit”Ucapku lirih.
Hari ini hari dimana aku seperti salah satunya orang yang sedang patah hati,,yang sedang diuji oleh Tuhanku,,Yes I know mungkin dia bukan yang terbaik buatku,,Aku berusaha untuk terlihat tegar didepannya terlihat bahagia walau didalam pikiran dan hatiku bertolak belakang,,Ah sudahlah kini waktunya aku berhenti mencari cari yang namanya cinta. Stop looking for love.
“Heh Vya ayo kita pulang” tiba tiba saja Radit mengagetkan lamunan ku “Kenapa malah melamun?banyak pikiran ya?”Tanyanya padaku “Ah tidak,,ya sudah ayo kita pulang” “Aku antar kamu pulang ya Vya”Imbuh Radit dengan sedikit memberiku senyuman manisnya itu. Tanpa berpikir panjang aku pun mengiyakan ajakan Radit,,aku berpikir mungkin itu terakhir kalinya aku diantar oleh Radit.
Sesampainya dirumah Radit langsung berpamitan pulang “Eh bentar deh besok libur ya dit?”Tanyaku “Iya Vya,,aku duluan ya soalnya ada urusan byee”Ucap Radit sembari menyalahkan motornya itu.Aku terus saja menatap kepergian Radit sampai sampai adikku mengagetkanku “Darr,,,cie lagi liatin sapaa tuu”Ledek adikku,,tapi aku tak menghiraukannya sama sekali karna pada hari itu hariku benar benar hancur sehancur hancurnya kue bubuk.
Aku lalu masuk kedalam kamar,,kini tak bisa kubendung lagi air mata yang dari tadi memaksaku untuk mengeluarkannya,,aku menangis,,dalam tangisku aku berpikir selama ini semua perjuanganku sia sia ,aku bodoh mengapa aku tidak daridulu mengungkapkan perasaanku padanya,,kini hanya penyesalan saja yang kurasa.
Malam ,,, pukul 20.00
Aku dari tadi hanya mengurung diri dikamar,,Karna begitu dalamnya luka yang ku dapat sampai sampai aku tak berani untuk keluar,,,Kini aku menulis sebuah diary yang berisikan kata kata puitis,,,Hingga akhirnya aku lelah,akupun lalu berbaring di atas ranjang ku hingga akhirnya aku terlelap tidur.
***
Keesokan harinya,,aku bangun tapi masih sama saja tak ada semangat lagi dalam hidupku,,kini semuanya benar-benar sudah menjadi bubur,,tak ada kesempatan lagi untuk aku bisa memilikinya,,ya kan? Sama halnya seperti bubur tidak ada kesempatan lagi untuk menjadi nasi.
“Kak bangun kata mamah ada temen kakak sama keluarganya mau ngelamar kakak”Teriak adikku dibalik pintu kamar,Deg “Siapa dia ,, bahkan disaat aku sedang patah hati pun ada saja hal yang seperti itu,,apakah mamah mau menjodohkan ku?ya sudahlah sebaiknya aku siap siap lalu kedapan menemui pria itu,, mungkin memang dia jodohku yang sebenarnya”Ucapku.
Setelah aku selesai bersiap siap kini aku mulai menemui mereka,,,deg betapa kagetnya aku ternyata laki laki itu adalah Radit,,mengapa dia? Apakahaku sedang bermimpi karena terlalu banyak memikirkan tentangnya?.
“Vya,,nak kamu kenapa seperti orang kaget saja,,sini duduk nak”Ucap ibuku”Radit?Mau apa kamu kesini?Ada tugas yang aku lupakan ya?atau kamu mau mengajakku bertemu dengan pasanganmu itu?atau apa”tanyaku terbata bata “Vya,, sebenarnya kamulah perempuan yang selama ini aku perjuangkan,,kamu perempuan yang ku maksud kemarin.Maaf aku hanya pengen memberimu kejutan saja,,Jujur aku sudah mencintai sejak lama tapi aku tak ingin pacaran aku pengennya melamarmu lalu menikahi mu,,Aku mencintaimu dengan cara aku memperbaiki diriku,agamaku,dan memperindah akhlak ku”Ucap Radit dengan penuh keseriusan “Jadi apakah kamu mau menjadi tunanganku,,, setelah itu kita menikah Vya”
huh aku yang sedari tadi hanya mendengarkan penjelasan Radit kini tak kuasa menahan air mata yang ingin keluar,,,Lalu dengan mantap aku menganggukan wajahku dan aku berkata”Ya aku mau Radit”.
Selang beberapa bulan pun kita langsung menikah,,,dan diwaktu itu pula kita lulus kuliah.
~TAMAT~