Apakah kalian mengenal Cantika Arabela?
Kalau tidak tau maka akan aku beri tau.
Cantika Arabela cewek ekstrovert yang punya banyak pesona. Teman-teman nya sering memanggil ia Arabel.
Arabel doyan makan permen yupi ia baik, ceria dan penolong, kepribadian nya yang ekstrovert itu membuat ia terkenal di lingkungannya.
Arabel punya banyak teman dari yang sebaya, muda bahkan tua.
Tapi kepribadian nya itu kadang membuat teman-temannya merasa tak nyaman. Arabel terlalu mengekpresikan perasaannya kepada semua orang, ia tak mengenal umur maupun gender.
Sangat mudah untuk nya mengucapkan rasa suka dan ketertarikan, yang dimana itu membuat lawan jenisnya merasa baper.
Karena kepribadian nya itu, sudah banyak cowok-cowok yang menjadi korban pernyataan cinta Arabel.
Arabel sadar akan perbuatannya itu tidak baik, tapi itu susah untuk di hentikan.
ia sudah pernah mencoba untuk tidak merespon tapi tetap saja ujung-ujungnya ia malah bikin baper anak orang mana masih bocil.
Dan sekarang Arabel mendapatkan gelar play girl Wow...
Hahaha...
Ia benci kepribadian nya ini menurutnya ini seperti kutukan, seberapa kali pun ia merubah kepribadian nya tetap saja akan kembali lagi. Ya... mau gimana lagi sudah dari lahir ia begini.
Tanggal 16 Juli
Pagi yang dingin untuk Arabel
Ahhh... Rasanya malas untuk bangun dari kasur dan selimut yang hangat ini.
Jam menunjukkan pukul 05:23
Ia harus bangun dan melaksanakan shalat subuh.
Dengan rasa malas dan kantuk yang masih ada, ia bangkit dari tempat tidur dan menuju kamar mandi mencuci muka dan melakukan wudhu lalu shalat.
Selesai shalat subuh, ia lanjut tidur
Yahhh anak jaman sekarang mah gitu.
Pukul 06:00 ia terbangun mendengar suara nyaring Ibunda menyuruh nya bangun, ahhh...
Malas banget Arabel mau bangun.
Seperti kebanyakan orang Rutinitas pagi bersih-bersih, mandi, sarapan dan bersantai selesai.
Arabel bosan padahal masih ada waktu di pagi hari ini.
Jam menunjukkan pukul 09:12 masih pagi untuk pengangguran seperti Arabel ia belum mendapatkan pekerjaan maklum lah baru Lulus kata ibunda santai-santai aja sekalian cari loker yang pas.
" Bel mau ke warung?" Tanya sang ibunda tercinta dari arah meja makan sambil membawa pisang goreng" Ngak"
" Kewarung sana beli tomat sama minyak goreng " ujar ibunda menyodorkan uang lima puluh ribu dan pisang goreng.
Dengan rasa malas Arabel bangkit dari tempat duduknya dan mencomot pisang goreng.
" Beli tomat dua ribu minyak nya seliter sisanya buat kamu"
" Iya, pergi dulu assalamu'alaikum "
" Waalaikumsalam ".
Jarak warung dan rumah Arabel tidak lah jauh hanya butuh waktu 4 menit dengan berjalan kaki.
Berjalan dengan mulut penuh pisang goreng sekarang Arabel persis seperti tupai. Sambil bersenandung ria menyapa ibu-ibu tetangga yang sedang menyapu halaman.
" Arabel" panggil seseorang yang ntah tidak terdeteksi wujud nya
Arabel yang meras terpanggil celingak-celinguk mencari wujud seseorang tapi tak ada satu pun orang di sekitarnya saat ini.
"Di atas bel" Arabel langsung mendongak ke atas pohon mangga yang agak lebat di atas kepala nya terdapat dua orang bujang yang asik nangkring sambil mengerogoti buah mangga.
" Wih... Ngk ajak-ajak lu pada, masih pagi udah nyolong aja lu orang" ujar Arabel dari bawah pohon mangga
" Mang eakk... Elu mau gak?" Salah satu pemuda di atas melempar buah mangga ke Arabel dan dengan sigap Arabel menangkap mangga tersebut.
" Manis gak ton" tanya Arabel sambil mengupas kulit mangga dengan mengigit kulit mangga nya.
Pemuda yang di panggil ton dengan nama lengkap Anton adik kelas nya arabel, hanya mengangguk-angguk sambil menikmati mangga di genggamannya.
" Hih... Asem doh, kecut kek gini elu makan? kurang ajar bet lu ton" ternyata mangga yang di berikan Anton tersebut belum matang.
Dengan kesalahannya Arabel melempar buah mangga tersebut ke Anton namun meleset dan mengenai pemuda yang sedari tadi diam, fokus dengan mangga di genggamannya.
" Duh... Sakit bel, bonyok kepala gue nih" ringis kesakitan pemuda yang terlempar mangga.
" Hahaha... Kawus rejeki nomplok Bim " tawa receh Anton menggelegar.
" Maaf bima gue gak sengaja, meleset tadi tuh seharusnya kena kepala maniak permen" Arabel merasa bersalah sungguh ia tak menduga bahwa mangga yang ia lempar akan meleset mengenai kepala bima sampai benjol.
" Ia gak papa kok santuy ae "
Ngomong-ngomong bima ini salah satu mantan Arabel, mereka pacaran cuman dua bulan, kalian pasti tahu kan sikap Arabel seperti apa dan Bima kena tuh effort nya arabel.
Sekilas info Anton dan Bima itu manggil Arabel gak pake embel-embel kak/mbak walaupun tua Arabel ketimbang mereka berdua,Bima dan Arabel itu temenan dari kecil dan mereka berdua undah kebiasaan manggil Arabel gak pake kak/mbak gitu dan Arabel gak mempermasalahkan hal itu.
" Hehehe... Maaf ya Bim " ujar Arabel sambil memilin ujung bajunya
" Ia Abel gapapa"
" Anjir bima nangis, udah gede masih nangis" ujar Anton dengan logat mengejek.
Arabel mendongak untuk melihat apakah bima beneran menangis.
" Tapi bo'ong hayukk hahaha..."
Emang sialan sik Anton king of candy ini, Ingin rasanya Arabel sogrok tuh Anton pake bambu biar jatuh.
" Emang minta di jongkrokin elu ton, dh ah mo ke warung assalamu'alaikum"" Waalaikumsalam" salam bima
" Waalaikumsalam ati-ati bel di culik setan!" Ujar Anton ngawur.
Sesampainya di warung "mbak beli, mbak"
" Ia sebentar, ouhh mbak Abel, mau beli apa mbak?"
" Beli tomat dua ribu sama minyak goreng seliter"
"Udah itu aja?"
" Ia, nih duit nya sisanya jajan ya mbak"
" iya,Ini mbak minyak sama tomat nya"
" Makasih "
" Iya sama-sama "
Di Perjalanan pulang Arabel melewati pohon mangga yang tadi, ia berhenti dan mendongak ternyata dua bujang tersebut masih ada.
" Woy bel mau lagi gak?" Anton menawarkan tiga buah mangga di baju nya yang membuat Arabel geleng-geleng kepala kasian mama nya Anton pasti susah menghilangkan noda bekas getah pohon mangga, emang sik Anton banyak tingkah.
" Gak ahh mangga colongan"
" Colongan dari mana nya, bima dh izin ke Mbah Surip, ya kan Bim?"
" Iya"
"Ouhh..."
Lalu Arabel pergi begitu saja meninggalkan kedua bujang tersebut.
Sesampainya di rumah
"Motor sapa nih, masih baru kinclong"
Di depan teras rumah Arabel terparkir cantik motor Vario baru dengan sneaker pria.
Arabel penasaran siapa nih bujang yang mampir ke rumah nya pagi-pagi, semoga aja jodoh ye kan.
" Assalamu'alaikum" salam Arabel
" Waalaikumsalam" jawab ibunda dan seseorang pemuda ganteng, ganteng bet weh... sampe-sampe Arabel gak percaya mantan terganteng nya ini datang ke rumah.
Ngapain? Ngapain mantan terganteng nya ke rumah apakah ia mau mengadu ke ibunda tercinta bahwa Arabel banyak mainin hati cowok, jangan sampe nih pokonya jangan sampe ibunya tau bisa-bisa kena ulti serbet meja (lap meja).
"Ada tomat nya?" Tanya ibunda membuyarkan lamunan nya
" ehh..Ada, sisanya aku jajanin"
" Yaudah sana ngobrol sama temen kamu, nak Cakra ibu ke dalem dulu ya"
" Iya Bu" jawab Cakra sopan
Arabel yang ragu duduk di depan Cakra berdehem, sungguh deh saat ini ia sudah panas dingin ngak pernah tuh para mantan nya main ke rumah baru kali ini ada cowok main mana manta pula, dulu dulu para mantan nya hanya mampir ke teras dan itu cuman nganterin pulang doang kecuali Bima ia sering main ke rumah Arabel karena bima teman Arabel dari kecil sama seperti Anton.
" Ehemmm... Ada apa ke sini?" Tanya Arabel
" Cuman mau main aja"
" Ouhh" Arabel mengangguk
" Emmm... Balikan yuk bel" ujar Cakra tiba-tiba
Demi apa? Demi permen yupi Arabel kaget.
Apa ini! kejadian apa ini!!!
Dia gak salah denger kan Ahmad Cakra cowok ganteng di angkatan nya minta balikan.
"Maksudnya apa ya ka?"
" Lu kaget ya bel?" Arabel hanya mengangguk menunggu penjelasan dari Cakra.
" Ayok kita balikan bel, gue masih sayang sama lu" Cakra menatap mata Arabel dengan lamat dan senyum tulus yang membuat jantung Arabel dag-dig-dug-der.
"Elu mau kan bel? Gue tau waktu itu lu cuma main-main walaupun hanya 3 bulan kita pacaran tapi rasa cinta dan sayang gue bener-bener tulus bel, ayok kita balikan "
" Tunggu ka gue belum bisa mencerna maksud balika yang elu bilang tuh " duh Arabel Tremor maksud Cakra tuh dirinya dan Cakra balikan pacaran gitu
Wah wah sungguh bagaimana ini apakah Arabel harus terima atau tolak
Arabel dan Cakra kan pacaran pas kelas 2 SMA dan itu sudah lama banget sekarang aja dia dh lulus masa iya Cakra masih punya rasa ke dia,Arabel aja gak punya rasa.
Dan lagi sehabis putus, kasih kabar atau kontakan aja gak pernah, atau jangan jangan Cakra balas dendam karena di Gosting.
" Bel gue serius, elu tau gak gue kesel banget pas lu ngilang gak ada kontak terus tiba-tiba bilang mau putus dan habis itu lu pacaran sama bima, Gue kecewa banget waktu itu tapi gue udah terlanjur cinta sama lu bel, gue kangen sama lu, emmm... Ayok pacaran sama gue, gue serius kali ini ayok pacaran dengan serius bel"
" Emm... Maaf ya ka gue gak bisa, gue tolak pernyataan cinta lu".