Suasana hatiku kacau seketika,sejak awal senja,dan tak ingin ada yg membuat menambah kacau,kumatikan saja alat komunikasiku,agar notif smua mediapun redam...
Tiara adalah gadis yg pemalu,sabar,periang,bahkan ia jarang sekali marah,karna ia selalu berpikir positive,
Rio lelaki tampan yg Tiara sayangi,semenjak kehadiran Rio d kehidupan Tiara,ia merasa Rio melengkapi langkahnya.
hampir 1 thn mereka menjalin hubungan,berawal dr pertemuan media sosial,
awalnya hubungan mereka baik2 saja,tapi akhir2 ini Tiara merasa Rio berubah,menjadi sosok yg pencemburu,dan posesif
Rio maafin aq mlm ini aq gak bisa ketemu kmu,aq lelah pekerjaanku tdi sangat banyak*chat Tiara
ya sudah kmu istrhat aja,gak apa ko...*jwb Rio dlm chatnya
Tiara yg sudah terlelap tidur dalam beberapa jam karna kelelahan,akhirnya bangun krna mendengar suara dering hp nya yg tak henti2.
dgn mata terpejam,ia angkat telpn...
hallo.....
Raaaa...kmu kmna aja sih ko d telpn berkali² gak jwb2*tanya Rio dlm tlp
Rioooo....kan sudah aq blg td aq lelah dan aq tidur
bener kmu tdur,gak bohong
terserah kmu saja,aq capek dgnmu yg akhir2 ini menilaiku seperti org yg sudah tak perduli dgnmu,sudahlah aq ingin melanjutkan tdurku*Tiara mematikan hpnya
beberapa hri Tiara susah untuk d hubungi,Ya... Tiara kesal dgn Rio,selalu d tuduh ada yg lain selain dia,Tiara yg benar2 menyayangi Riopun sebenarnya merindukan Rio,namun Rio terlalu posesif baginya belakangn ini.
waktu sudah sore Tiarapun sudah pulang kerja,dan ia sedang bersantai d teras rumahnya,tiba2 Rio datang,
Ra...kmu ini knpa sih,aq bingung...kmu susah d hubungi akhir2 ini,apa kmu punya yg lain,yg lebih nyaman,
knpa dgnmu,skrg kmu pencemburu,selalu mencurigai aq
bukan aq yg berubah Ra...tapi kmu...
skrg jujur apa yg membuat mu merasa aq berubah,dan apa yg membuatmu secemburu itu
ok...beberapa hari yg lalu aq ketemu Boy(teman Tiara),lalu Boy bilang kmu pulang bersama lelaki yg Boypun gak pernah mlihatnya
ooo...itu yg membuatmu marah padaku*jwb Tiara sambil tersenyum dan memegang kedua pipi Rio
itu cowok barumu kan*Rio yg mulai cemberut
sayang...aq memang plg dgn lelaki yg tak d kenal Boy,karna Boy tidak mengenal smua keluargaku,itu sepupuku yg sedang menginap disini beberapa hri yg lalu,kmrin dia sudah balik k rmhnya,
mmmm....knpa kmu gak bilang,pantas saja kmu sibuk hingga tak pernah chat aq
ya...itu alasannya,krna aq menemani sepupuku,yg sedang perlu disini mengantarnya k tempat2 yg ia tuju
maafin aq ya Ra...Cintaku...sayangku...
hemmm...skrg udah gak cemburu lagi nih...*sambil menarik hidung Rio yg mancung
gak dong...*Rio yg menggengam tangn Tiara
aq balik dulu ya...sebentar lgi magrib
ya...kmu kmu hati2 d jalan ya...*sambil melambaikan tangn kearah Rio
hubungan merekaoun kmbali baik,
beberapa hari kemudian Rio bertemu dgn mantannya,Gladis wanita yg benar2 ia cintai dan tak bisa ia lupakan,meskipun ia sudah mnjalani hubungn dgn Tiara,Gladis masih ada dalam pikirannya.
Eh...Gla...Gladis...sejak kpn kmu pulang...*sapa Rio yg bertemu Gladis d cafe
Gladis pergi keluar kota,krna ada tawaran pekerjaan yg lebih baik dr pekerjaan sebelumnya,sejak itu Gladis sibuk dan menghilang bgitu saja dri Rio,tak ada komunikasi dalam 1,5thn ini,Rio mencari tau keberadaan Gladis pda keluarganyapun Nihil karna memang keluarga Gladis kurang menyukai Rio...
eh Rio...apa kabar*sambil mengulurkan tangan
bokeh aq duduk disini*tanya Rio
ya duduk aja kebetulan aqpun sendri*ucap Gladis
mereka berbincang lama hingga sore,tanpa sadar Rio lupa untuk menjemput Tiara.
Tiara yg menunggu Rio sampai senja,(Kalau aq belum jemput jgn pulang,kalau pulang awas ya) Tiara tak mau membuat Rio marah lgi,saat ia mengingat kata Rio,
S Rio ini kmna sih dah senja gini blm datang,di telponpun hpnya gak aktive,*Tiara mulai kesal,dan akhirnya Tiarapun memutuskan untuk pulang,di tengah dalam perjalanannya pulang,ia mampir k sebuah cafe untuk membeli makanan favoritenya,baru beberapa langkah Tiara masuk cafe ada pemandangn yg membuat matanya berkaca2,ia melihat Rio Duduk berdampingn dgn Gladis,sambil tertawa riang,dan memegang tangn satu sama lain.(awalnya Rio datang ke cafe,karna mau membelikan makanan favorite Tiara)
Suasana hatiku kacau seketika,sejak awal senja,dan tak ingin ada yg membuat menambah kacau,kumatikan saja alat komunikasiku,agar notif smua mediapun redam...*batin Tiara yg marah terbakar api cemburu,
gimana w gak cmburu klo dia pegang2ngan gitu,klo Rio cuma duduk berhadapan dan gak pegangan tangan sih w maklum,hik...hik..hik...*Tiara menangis sambil bergumam sendri,
Rio jahat,krna cewek itu sampe lupa w,😭😭😭w kan ceweknya*Tiara terus menggumam sambil menangis d kamarnya
d tempat lain
Eh gak terasa dah senja,balik yuk Beb*ucap Gladis pda Rio,dan keceplosan memanggil Rio dgn sebutan Beb,(karna panggilan sayangnya dulu Beb dan Huny)
Astaga w lupa jmput Tiara*batin Rio
kmu plg naik apa Hu...Huny*ucap Rio agak gugup(Rio bahagia baru bertemu Gladis lgi)
aq bawa mobil beb...aq balik duluan ya...(cup) Gladis mencium pipi Rio
sontak Rio kaget,dan seneng luar biasa,yaa....Rio blm bisa melupakan Gladis,meskipun ada Tiara dalam hatinya.
Rio tlpn Tiara*Gak aktive lgi.
Rmh Tiara*Mah klo ada Rio datang bilang aja aq nginep d rmh Tante.
ya...*jwb mamah tiara singkat,yg memahami keadaan anknya seperti ada yg tak beres,krna ia melihat mata Tiara yg sembab,
Benar saja Rio datang setelah magrib,tapi lngsung plg krna jwbn mamah Tiara.
beberapa hri Rio sulit mnghubungi Tiara,datang ketempat kerjanya Tiarapun ia tak bisa menemukan Tiara.
Tiara teralihkan lgi karna hadirnya Gladis,Rio tak mencari Tiara,krna sibuk dgn Gladis,
dan akhirnya Tiarapun menyerah dgn hubungn ini meskipun ia begitu mencintai Rio,ia merasa tak bisa memaksakan kebahagiaannya,setelah beberapa x menjumpai Rio dgn Gladis
Mereka terlihat bahagia,pasangn yg serasi,biarlah aq yg mengalah,*gumam Tiara yg melihat Rio bersama Gladis d cafe yg sama.
beberapa hri kemudian Rio menyadari dia salah,
Rio menunggu d sebrang jln rumah Tiara,menunggu kepulangn Tiara,krna belakangn ini Tiara sangt sulit d hubungi dan d temui,Tiara sampai di depan gerbang,membuka gerbang dan jlan perlahan d bawah langit yg mulai senja...Rio melihat ada yg berbeda dgn Tiara,Rio berlari kearah Tiara,Tiara tak mendengar kedatangn Rio,krna akhir2 ini Tiara bnyak melamun,Rio langsung memeluk Tiara dari belakang saat Tiara sampai d teras.
Ra...maafin aq...*sambil memeluk Tiara
Rio...ada apa dgnmu*kaget Tiara,yg pura2 biasa saja,dan menoleh kehadapan Rio
Aq tau aq salah belakangn ini...*ucap Rio yg terhenti krna telunjuk Tiara menghentikan bibirnya.
Rio...aq rela apapun itu asal kmu bahagia*ucao Tiara sambil menahan kesedihannya
tapiiii...*ucapn rio tertahan
aq udah tau siapa Gladis,aq gak bisa memaksakanmu,selalu ada untukku,kalau kmu lbih nyaman bersamanya,aq gak apa ko...kita berawal baik2,dan aq ingin berakhir dgn baik2 pula*ucap Tiara yg sambil memegang tangan Rio.dan langsung masuk kedalam tanpa menoleh,karna air matanya sudah berderai deras,
Rio terdiam saja dgn kebingungan hatinya,dan langsung pergi tanpa berusaha memperbaiki hububgn mereka,
Tiara dn Rio tak ada komunikasi lgi,karna Rio tengah sibuk dgn pertemuan2nya bersama Gladis
Rio berubah saat bertemu Gladis lgi,begitu juga dgn Tiara menjadi wanita yg lebih pendiam dan tertutup,krna ulah Rio,yg begitu menyakiti perasaannya,
Aq Benci Rio*gumam hati Tiara sambil menangis
Tamat💔