Haii... Ummm ini story yag aku bikin buat pertama kalinya, aku bikin dari real story di tambah beberapa kejadian yang aku bayangin, aku aku gayakin cerita ini bakalan sepanjang dan seseru novel Jadi aku tulis disini aja dan aku bukan penulis handal yang pandai merangkai kata. Jadiiii selamat membaca sepenggal kisah ku :)
Haii again, aku "Cinta" teman teman biasa memanggilku lope, yaa gausah ditanya sebenernya itu plesetan dari cinta yang bahasa inggris nya love.
Tambahan aja karna aku di kampung makanya temen temen manggilnya lope hihii.
Aku berumur 18 tahun waktu itu tepat di bulan maret saat selesai praktik kerja industri ku, aku mulai mencari cari pendaftaran kuliah jalur beasiswa.
Kenapa?? Karna bisa dibilang keluarga ku keluarga yang sederhana terdiri dari aku, bunda, dan saudara laki-laki ku.
Yapp kami hanya bertiga, setelah mengalami banyak kegagalan dalam berumah tangga ibuku memutuskan untuk tidak lagi menjalin kasih dengan laki-laki di atas surat pernikahan.
Banyak formulir sudah ku isi dan ku kirimkan di berbagai universitas tapi taada jawaban, Atau mungkin karna memang formulir yang ku kirim belum sempurna tanpa izasah karna masih mengenyam bangku sekolah.
Singkatnya aku sudah lulus beberapa bulan kemudian, menganggur, diam di rumah, main handphone itulah kegiatan ku sehari-hari.
Bukan aku tak mau kerja tapi bunda bilang" Istirahat aja dulu kamu kan baru lulus, belum ada jawaban juga dari pendaftaran mahasiswa yang kamu kirim.
Yaa itulah yang membuat ku tidak bekerja tapi aku diam diam mengirimkan formulir pendaftaran untuk menjadi guru tk wktu itu.
Tepat setelah nya email masuk di handphone ku memberi tahukan jika aku diterima di saahsatu universitas yang memang akupun bukan sengaja mendaftar disana, karna banyak berita bahwa beasiswa disana kecil dan universitas itu masih dalam proses untuk berdiri atau bisa di bilang kampus baru.
Tepat saat hari dimana aku interview untuk menjadi guru ternyata aku harus mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan kampus. "Bimbang! Gimana ini? Apa aku tanya bunda aja ya.. Suara hatiku bertautan.
"Bun kaka keterima" sontak bunda langsung paham dengan apa yang aku katakan
"Syukurlahh.. Kok bisa? Kan katanya kuotanya udah full di situ" sahut bunda.
"Gatau, besok harus ke kampus katanya"....
Setelah banyak perbincangan akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke universitas itu
Hari pertama aku diantaroleh seorang laki-laki yang sudah ku kenal lama namanya adi, dia lebih tua dari ku 2tahun, aku merasa dia suka padaku sedari dulu tapi aku masih labih waktu itu. Apa itu cinta??
Aku tidak tau mengapa aku bisa berangkat bersama nya waktu itu barna memang aku sangat sangat tidak suka, mungkin bisa dibilang aku ilfil padanya.
Pagi hari buta dia datang menjemputku, deru angin dan bisingnya jalanan kota memecah keheningan ku dengan nya di atas motor, menggigil tanganku terasa oleh nya dari depan "Kalo dingin tangan nya masukin aja ke saku jaket" serunya tanpa ada lagi kata yang keluar. Begitulah sikapnya padaku yang membuat ku tak suka, dia bagai ombak dengan kata-katanya menimpa api kecil yang tak bisa berkata kata setelah nya.
Sangat sulit berbincang dengan nya, taada topik menarik yang bisa kami ceritakan. Yaaa meskipun begitu aku tidak menutup mata aku tetap memasukan tanganku pada saku jaket nya yang hangat, sedikit memeluknya dari belakang, terlihat seringai bibir manis nya saat aku memeluknya.
Hari pertama ku pun ku lalui di universitas taada yang menarik, membosankan.
Aku tergolong orang yang pendiam, susah bersosialisasi karna aku tak terbiasa dengan bahasa indonesia.
Tiga hari kulalui badan tak bisa mendukung ku untuk pulang pergi dengan jarak yang jauh, berangkat sebelum matahari terbit dan pulang bersamaan dengan matahari tergelam.
"Bunda carikan kosan aja ya, kasian badan kamu juga baru 3 hari sudah kelihatan lemas" dengan tiba tiba bunda menyuruhku untuk hidup sendiri, sungguh aku tak bisa membayangkan bagaimana aku tinggal di sana di dunia yang penuh hiruk pikuk nya kota yang tak sedikit menyimpan rahasia kelam akan kejahatan bagi kaum perempuan.
Dan ya memang benar jahatnya kota telah merenggut mahkota indah ku
Semua berawal dari aku yang sudah mengenal sosok pria sebelum aku tingg sendiri di kosan, aku tak sadar jiga dia sedan mendrkatiku, tak sedikitpun kurasakan getaran cinta yang dia lemparkan kepadaku.
Dengan banyaknya malam ku isi dengan berbincang dengan nya lewat telepon, yang tak ada angin dan tak ada hujan aku bicara adanya ingin makan jajanan pinggir jalan.
Dia pun membalas "Besok kitabeli ya ketempat aku biasa jajan sama anak anak"
Iya memang tak bohong benarnya aku dibawa ketempat yang memang penuh dengan jajanan pinggir jalan, kami menghabiskan waktu seharian selepas pulang kuliah hinggal malam
Dari saat itu aku mulai merasakan ada sesuatu yang aneh pada diriku yang membawaku nyaman saat bersamanya.
Ya laki-laki itu bernama Lipa, awal nya aku mengira dia adalah kakak tingkat ku karna dia orang yang aktif saat itu bertanya pada dosen di grup chat.
Dia berbadan tinggi, kukit sawo matang dengan rambut panjang terikat.
Setelah kejadian itu lama-lama aku mulai bergantung padanya, apapun yang ku inginkan slalu dia berikan, makanan, jalan-jalan, bahkan kasih sayang pun dia berikan
Aku yang moodyan pun dapat di imbangi nya
Suatu ketika dia mengajak ku ke rumah nya, yang ku tau rumah nya sama jauh ny seperti aku pulang ke rumah ku sendiri.
Kami berangkat selepas jam 6 sore karna memang dia bilang jika kita berangkat siang perjalanan panas dan macet.
Aku pun tak tau mengapa aku bisamenyetujui permintaan nya tanpa sedikitpun rasa cutiga.
Setelah 1jam di perjalanan kami menemui suatu jalan yang gelap dan seram,"Aduhh kok jauh banget ya, apa gua aman, mana jalanan nya sepi plus gelap lagi. Hatiku bergemuruh mengulang kata yang sama setialkali aku menanyakan adanya
"Ini masih jauh ya kok ga sampe sampe sih?"
"Bentarlagi kok. Jawab nya dengan santai
Smua kepercayaan ku tumpah kan padanya seraya berdoa bawha aku akan baik baik saja, sambil ku peluk erat perutnya di belakang dan menundukan kepada mengingat seramny jalan yang di lalui.
Tak lama dari situ aku melihat dari kejauhan setitik cahaya yangmulai membanyak pertanda kita sudah sampai di kota
"Hufff tadi serem banget sih. Ujar ku spontan saat menemui jalan ramai penuh dengan perumahan
"Lahh dari tadi takut ternyata, pantesan kenceng banget peluk nya, kirain makin sayang ternya itu alesan nya..hahaha" balasnya sambil tertawa
"yaa gimana gatakut orang ini pantat udah gamampu lagi nahan lama nya duduk di motor, mana perjalanan nya serem banget." saut ku sambil cemberut
"Yaudah maaf ya dikit lagi nyampe kok" balasnya menenangkan ku dengan kata kata sembari mengelus tanganku yang berada di perutnya.
Dia memang tidak bohong, kami benar benar sudah sampai 15-20 menit kemudian dari jalanan seram itu, tepatnya pukul 19:45 kami sampai, perjalanan agak sedikit lama karna saat mau sampai aku meminta untuk istirahat dan minum dulu di sebuah warung
Ibunya sangat ramah padaku saat pertama kali aku datang, kami beristirahat di sofa, terlirik oleh mataku dia sedang menyalakan ac karna udara memang jadi panas saat masuk ke dalam rumah.
Dia meminta handphone ku dengan paksa setelah dia menyalakan ac.
Sontak aku panik, dan berprasangka buruk kalau aku sedang di culik dan dia tak mau aku untuk menghubungi keluarga ku.
Ternyata dugaan ku salah setelah banyak nya pertanyaan yang ku lontarkan. Buat apa? Mau ngapain? Yang bener aja deh mau ngapain?
Ternyata dia hanya ingin memasukan pasword wifi rumah nya di handphone ku.
Terkadang aku merasa aku terlalu banyak berprasangka buruk, hehehh
Hampir tengah malam pun tiba setelah banyak nya perbincangan antara aku, dia dan ibunya, tepatnya pukul 10:23 badan ku lemas dan letih setelah jauh nya perjalanan yang ku tempuh.
"Makan dulu ayoo" Ajak nya padaku
"mmm iyaa bentar.. Aku bangun dari duduk ku untuk bergegas menuju meja makan dan memakan makanan yang telat di sajikan.
Setelah selesai makan dia izin untuk pergi ke kamarnya berganti pakaian padaku, jawab ku hanya mengangguk, karna takada lagi tenaga untuk ku membalas apa yang dia katakan
Dengan lemas aku duduk di atas sofa dan membuka xtube untuk melihat beberapa vidio, sama seperti krbiasaan ku saat aku sudah mengantuk dan ingin tidur.
Tidak terasa mataku mulai tertutup dengan sendirinya, tak ada daya dan upaya agar aku bisa menahan rasa ngantuk ku itu, pandanganju mulai buram gelap tak bisa ku buka lagi mataku bahkan satu kedip
Rasanya nyaman sekalii...
Mmmm apa ini....
Seperti ada sesuatu yang hangat mendorongku ke pinggir sofa...
"Boleh ga? Satu suara yang ku dengar sayup sayuo saat tidur ku, aku hanya menganggukan kepala tanpa membuka mata
Pelukan hangat pertama kalinya kurasakan, tangan nya meraba tubuhku dari pinggang hingga ke punggung.
Terasa hembusan nafas berat di dekat wajah ku, detak jantung yang menyatu bagaikan nada musik yang saling bertautan.
Perasaan apa ini??
Tangan nya perlahan terayun ayun seperti menina bobo kan ku, setengah sadar apakah ini mimpi atau bukan tapi yang aku pedulikan hanyalah inu sangat nyaman.
Perlahan tangan nya mulai menyapu baju bagian belakang ku, dingin tangan nya yang menyentuh kulit membuat ku tersadar dari tidurku, namun aku enggan membuka mata dan seolah olah masih tertidur.
Mmm ada apa ini?? Dia mau apa? Ngapain?
Tangan dingin nya perlahan berjalan ke bagian atas punggungku
"Klakk... Suara pengait braku terlepas, aku tak tau bagaimana aku harus bereaksi, aku kaget tapi rasanya aku tak bisa menghancurkan momen ini
Elusan demi elusan yang dia berikan di punggungku terasa seperti setruman listrik pada bagian bagian tubuh ku
Mmmmmhhhff...
Ntah kenapa suara itu tiba-tiba muncul dari mulutku
Badan ku menggeliat seperti ulat, dingin tangan nya mulai menyatu dengan suhu hangat tubuh ku.
Perlahan tangan itu seakan menyuruh ku untuk merentangkan posisi tidur ku, badan ku seperti terhipnotis, badanku berbalik tanpa ada sedikitpun penolakan.
Aaaapaa, apa aku menginginkan lebih dari ini?? Kenapa aku tidak memberontak? Fikir ku sembari masih menutup mata tertidur dalam kepura puraan.
Tangan nya mulai beraksi, menjajal isi bra ku, terasa sangat gugup pada awal dia memegang seperti ini juga kali pertama bagi nya.
Tangan nya perlahan datang dari arah bawah menyusuri setiap titik dari atas kebawah seperti ada sesuatu yang dia cari disana.
Setelah cukup lama dia menggeledah, akhirnya dia menemukan nya.
Dia mulai memainkan nya seperti anak kecil sedang memainkan sesuatu yang kenyal.
Geliii tapi rasanya enak.
Degul jantungku tak berhenti berdetak setiap detakannya menjadi lebih kencang saat dia trus memainkan isi braku.
Aku hanya dia dan merasakan sensansi yang belum pernah kurasakan itu.
Perlahan dia menarik bajuku hingga terbuka sebagian, tangan nakal nya seakan berparodi menjadi sepasang kaki yang berjalan dari perutbawah menuju pegunungan yang baru dia mainkan.
Setelah itu terasa bajuku terbuka dampai memperlihatkan semuanya, tangannya berhenti seakan membeku
Suara nafas nya mulai mendekati telingaku dan berbisik
"Boleh ga kalo aku nyobain??
"Smoga aja besok kamu ga inget apa apa...
Dengarku dari mulutnya dengat nafas yang berat sedang di guyur nafsu
Aku tak merespon apapun adanya aku hanya diam dan memperhatikan apa yang akan dia lakukan selanjutnya.
Kagetnya tiba tiba terasa sesuatu mengelus isi bra ku p**ing ku terasa basah.
Mmmm...apa, apa dia menjilatnya??
Tanyaku sambil menebak nebak
Setelahnya terasa ada sedotan di gunungku pelan, pelan, dan semakin lama semakin kencang sedotannya pun semakin kuat.
Mmmm,, ahhh ,, sakitt. Ujarku spontan
Dia melepas bibir nya dari p**ing ku lalu bertanya "Sakit yaa,aku pelan pelan ko"
Lalu dia melanjutkan apa yag sedang dia lakukan seraya menyedot lidahnya tidak berhenti memainkan p**ing ku.
Mmm,, gelii tapi ini enak.
Suara suara keluar dari mulutku.
Tangan kanan nya memainkan isi bra ku yang satunya, dan tangan kirinya trus merayap kebagian bawah menembus celanaku..
Terasa basah di bawah sana
Jari tangan nya mulai masuk dan bergerak dengan ritme yang komsisten.
Mmmm apa iniii,,,,, ini sangat enak
Saat aku sudah mendekati puncak tiba tiba dia bangun dan membrreskan apa yang sudah dia lakukan, dengan bra ku dan dengan bajuku.
Aku tak tau mengapa dia tiba tiba seperti itu tapi setelah dia membereskan baju ku aku di angkat dan di pindahkan ke suatu kamar.
dann.....
Okeee yang suka dan pengen lanjut, atau yang mau tau cerita lengkap nya dari awal boleh yaahhh, aku bakalan lanjutin kalo rameeee
Makasih yang udah baca papayy
.