perkenalkan aku Reyna larasyati disini aku mau bercerita tentang kehidupan ku di SMA.
anak baru di SMA Cendana kelas 11 IPS .
awalnya hidup ku berjalan seperti anak SMA lainnya.
dan suatu ketika aku tidak sengaja menabrak cowok yang populer disekolah. dia itu sungguh menjengkelkan , awal pertemuan kami saja sudah adu mulut dan pertemuan kedua kami berjumpa lagi di sebuah mall yang mana kami berebut barang yang sama . lebih parahnya lagi ternyata dia teman dekat sahabatku dan kami pun sering berjumpa walau tidak pernah akur.
namanya rega Alfiansyah Zakia. lucu ya nama belakang nya .
aku sangat suka sekali puisi , setiap hari aku selalu melihat Mading disana banyak hasil karya dari beberapa siswa . tapi aku sangat tertarik hasil karya dari seseorang yang dibawah puisi nya inisial z . dan akhirnya aku berjumpa dengannya Zyan Wijaya. pertemuan pertama kami disaat lomba speech dia yang menjadi panitia nya awalnya aku hanya mengaguminya tapi entah kenapa aku mulai menyukai dia.
aku yakin dialah pencipta puisi yang berinisial Z karna aku sudah mencari di seluruh kelas 11 cuma dia yang bernama Z.
di kelas 12 ada juga tapi di puisi itu tertulis kelas 11.!!
aku mulai mendekati dia tapi sayangnya dia sangat cuek dan aku seorang Reyna tidak akan menyerah!!
" Hay Zyan aku bawakan kotak makanan nih"
" aku tidak mau!" dia langsung pergi meninggalkan ku aku heran kenapa dia sangat cuek.
hari demi hari aku terus berusaha dan akhirnya dia mulai baik kami semakin dekat.
baru aja kami dekat , tapi entah kenapa dia mulai kembali cuek bahkan sekarang dia bersikap kasar kepada ku. Rega selalu melarang gue buat dekat sama Zyan tapi gue ngak mau . karna gue ngak tau kenapa dia kembali cuek jadi gue coba tanya .
" Zyan !! Lo kenapa berubah?? emang gue ada salah?? "
" salah?? ya Lo ada salah terhadap keluarga gue!"
" keluarga Lo?"
" gara - gara Lo ayah gue dipenjara dan ibu gue meninggal karna terus menerus memikirkan tentang ayah gue yang diberi tuduhan palsu!!" teriak Zyan .
" ma---- maaf , tapi aku benar - benar tidak tau tentang ayah mu dan apa hubungannya dengan ku??" tanya reyna
" ayahmu yang membuat ayahku dipenjara!!"
" ayahku ??? tidak!? mana mungkin ayahku" Reyna terus menyangkal bahwa ayah nya lah penyebab ayah Zyan dipenjara.dan karna merasa tidak percaya dia pun menanyakan pada ayahnya.
setelah menanyakan akhirnya Reyna lega ternyata bukan ayahnya yang menjadi penyebab ayah Zyan dipenjara .
besoknya di sekolah Reyna langsung menemui Zyan , dia ingin menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. dan berharap hubungan nya kembali seperti semula.
namun itu hanya bisa terjadi di khayalan .karena Zyan tetap membenci dirinya . seketika itu aku menyerah aku sungguh lelah mencintai tanpa dicintai.
satu bulan berlalu aku semakin menjauh dari Zyan. perasaan untuk dirinya pun sudah mulai memudar . sedangkan Rega kami masih tetap adu mulut . aku tidak membenci Rega kami bertengkar hanya candaan dia selalu ada disaat aku sedih dan dialah yang selalu menemani untuk bisa melupakan Zyan .
hari ini hari kenaikan kelas kami , harusnya aku bahagia tapi entah kenapa hati ku merasa sedih. aku tidak rela kalau Rega pindah sekolah .
" bye Reyna jelek jangan rindu gue ya!" Reyna berkata dengan pedenya.
" gue ngak bakalan rindu Lo!"
beberapa hari kepergian Rega . hari ini gue pergi ke Mading sekolah tapi gue ngak jumpa puisi baru hasil karya Z . gue heran kenapa hanya yang lama biasanya hasil karya Z selalu di ganti dengan yang baru.
tapi gue ngak permasalahin itu dan disaat gue mau kembali ke kelas tapi ada seseorang yang panggil gue dan ternyata itu sahabat Zyan.
" kenapa?? gue ngak ada hubungan lagi dengan Zyan" ucap reynan
" gue tau!! tapi Lo harus jumpa dia untuk terakhir kalinya"
" apa maksud Lo??" tanya reynan yang merasa heran .
" udah Ayuk!"
alangkah terkejutnya gue !! ternyata Zyan terkena penyakit kanker darah dan alasan dia menjauhi gue bukan karna ayahnya . sedari awal dia sudah tau itu hanya kesalahpahaman tapi hanya alasan itu yang tepat untuk dia bisa membuat gue melupakan nya.
sedih?? tentu iya orang yang gue sayang
terkena penyakit parah dan umurnya sudah tidak lama lagi.
" reynan gue minta satu hal boleh??"
" apa Zyan?? dan Lo kenapa ngak bilang Lo sakit gue akan merawat Lo sampai sembuh!"tangisan yang gue tahan sekarang tidak bisa gue tahan.
" gue tau Lo awalnya menyukai gue karna puisi itu tapi bukan gue penulis nya melainkan Rega ."
" Rega??"
" ya... Rega Alfiansyah Zakia. dia sungguh menyayangi mu daripada aku . dia mencintai mu Reyna" kata Zyan
" kamu tau Reyna disaat kamu berusaha mendekati ku dia bilang terima lah karna kamu gadis baik. dan dia juga bilang jangan beritahu tentang penulis puisi yang sebenarnya. "
" Reyna aku menyukai mu tapi aku tidak mencintaimu , pergilah bersama Rega yang mencintaimu dengan tulus." setelah mengatakan itu Zyan langsung pergi.
Reyna yang mendengar itu sangat sedih . dia menyesal tidak peka terhadap Rega . sebenarnya awal pertemuan nya Reyna menyukai Rega tapi karna Rega tidak pernah menunjukkan rasa sayang maka dari itu Reyna menyimpan dalam - dalam perasaan nya.
tidak terasa reyna sudah lulus SMA dan bertepatan dengan acara lulus SMA Reyna ulang tahun. dan tanpa diduga Rega berdiri di tengah lapangan sekolah dan membacakan sebuah puisi untuk Reyna. reyna yang
mendengar itu langsung berlari kearah Rega dan langsung memeluk nya .
" ma --- maaf Rega"
" hey Lo kenapa apa karna gue tinggalin ya Lo jadi gini, ngak sia - sia gue pindah sekolah"
" gue suka Lo Rega!"
" wahh... ngak sia - sia gue datang kesini ya!"
" Rega gue serius!! "
" aku juga serius ! aku bilang ngak sia - sia gue datang kesini buat jadiin Lo pacar gue!"
dan akhirnya acara kelulusan berakhir dengan membawa cerita yang berbeda - beda bagi setiap siswa. Rega dan reynan pun memutuskan kuliah dan mengambil jurusan yang sama.
ini ya guyss sebenarnya niat awal Rega ke sekolah lamanya hanya untuk bertemu Reyna terakhir kalinya karna dia akan pergi ke London melanjutkan kuliah. tapi diluar ekspektasi ternyata Reyna menyukai dirinya dan akhirnya dia ngak mencintai dalam diam lagi.