13 : 00 Universitas Hukum Indonesia
" Kau bohong padaku Bim.... " ( dengan tatapan mengintimidasi )
" aku memang punya pacar ! tapi itu karena kamu yang lebih dulu pacaran Meta "( tegas Bima membalas tatapan tajam Meta )
" jadi kalau aku punya pacar, kamu juga harus punya pacar ?????? kamu pikir pacaran itu sebuah perlombaan hah ... " ( mengarahkan telunjuk ke arah Bima dengan kesal )
" itu urusan ku "
" Bima kamu itu keterlaluan, aku ini sahabat mu dari kecil aku tidak mau kamu sampai melukai Natalie, kamu akan melukai perasaannya Bim "
" lalu bagaimana dengan perasaan ku ? "
" perasaan mu ? Bim.. kalau kamu menjalin hubungan dengan Natalie karena kamu menyukainya itu tidak masalah untuk ku ! tapi jika karena kamu ingin bersaing dengan ku itu salah Bim ! "
" kamu tidak akan bisa memahami perasaan ku ta ! karena sekarang kamu punya Juna iya ... kan ...? dan sampai kapanpun kamu tidak akan paham " ( pergi meninggalkan Meta)
" Bim ... tunggu " ( mengejar Bima yang berjalan menuju parkiran kampus
Bima pergi mengendarai mobilnya menuju basecamp tempat dia dan teman laki-laki nya sering menghabiskan waktu.
Meta yang melihat kepergian Bima, berjalan menuju ruang kelas karena masih ada satu mata kuliah lagi.
Bima dan Meta, mereka bersahabat sejak mereka kecil, mereka selalu saling menjaga, memahami, dan bertengkar juga pastinya. Namun saat Meta memulai hubungan dengan Juna teman kampusnya, Bima merasa cemburu dengan kedekatan Meta yang mulai lebih banyak waktu dengan Juna dan merasa dilupakan. Dia sangat kesal melihat hubungan baru sahabatnya.
Suatu ketika saat ulangtahun Bima, Meta tidak datang untuk memberi kejutan ulang tahun, Meta melupakan hari ulangtahun sahabatnya. Bima semakin kesal dia merasa sangat cemburu, dan memutuskan untuk memiliki kekasih juga seperti Meta agar bisa membuat Meta cemburu. Mulailah Bima menjalin hubungan dengan Natalie seorang mahasiswi adik kelas dari Meta.
Namun sedikitpun Bima tidak mencintai Natalie, hanya Natalie lah yang mencintai Bima. Meta yang mendengar setengah pembicaraan Bima dan teman-teman laki-lakinya di basecamp tentang Bima yang pacaran dengan Natalie hanya karena Meta.
Setelah sampai di basecamp, Bima melihat beberapa teman-temannya ada di sana, ada yang sedang memainkan gitarnya, ada yang menghubungi kekasihnya, ada yang makan dan banyak lagi kerusuhan yang terjadi.
" wajah mu kenapa lagi Bim... kenapa kau selalu murung seperti kalah lotre saja " ( sapa salah satu teman Bima di sana sambil tertawa melihat Bima yang selalu datang seperti tanaman yang kekurangan air )
Bima tidak menghiraukan kata-kata temannya dan duduk di salah satu sofa kecil kemudian merebahkan kepalanya sambil menutup kedua matanya.
" Bim.... ayo lah apa ini tentang Meta lagi " ( tanya temannya lagi sambil duduk di sebelah Bima ) Kali ini teman Bima bertanya serius.
" jika kau benar- benar menyukai Meta kenapa tidak kau katakan saja padanya "
" semuanya tidak semudah saat kau bicara " ( masih menutup matanya )
" Hai bro hidup ini jangan di buat susah , jika cinta maka katakan atau kau mau Meta benar-benar pergi selamanya dari mu " ( menepuk bahu Bima dan kembali dengan acara pribadinya )
Mendengar ucapan temannya Bima beranjak dari duduknya dan mengambil kunci mobil lalu pergi.
Bima pergi ke kampus lagi dia memarkir mobilnya lalu menunggu Natalie keluar dari ruang kelas.
Beberapa saat Natalie sudah keluar melihat Bima yang duduk di teras taman dekat ruang kelasnya. Natalie menghampiri Bima.
" Hai sayang " ( sapa Natalie dan duduk di sebelah Bima )
" Hai " ( jawab Bima singkat )
" Ikut aku " Bima manarik tangan Natalie dan mengajak Natalie ke arah parkiran karena disana banyak sekali orang.
Bima membawa Natalie masuk ke dalam mobil.
" ada yang ingin aku bicarakan pada mu Nat " ( Bima yang duduk di tempat kemudi sambil menatap jauh ke depan )
" katakanlah " ( balas Natalie )
" maafkan aku " ( tetap tidak menatap Natalie )
" kenapa kau minta maaf Bim " ( menoleh ke arah Bima )
" maafkan aku karena tidak bisa mencintai mu "
Ucapan Bima membuat air mata Natalie mengalir, dia begitu bahagia saat Bima menyatakan cinta padanya, walaupun selama ini sikap Bima tidak seperti seorang kekasih padanya namun Natalie selalu berusaha menerima setiap perilaku apapun dari Bima, tapi kali ini Bima benar-benar membuat pertahanan Natalie atas perasaannya sirna.
" tapi kenapa bim ? apa kau menyukai orang lain ? " ( dengan tatapan memelas pada Bima )
" ya Nat .... ku mohon maaf kan aku dan lupakan semua yang terjadi antara kita selama ini "
Natalie keluar dari mobil saat Bima mengatakan agar dirinya melupakan hubungan mereka selama ini, hubungan yang sangat di banggakan oleh Natalie, dia sangat kecewa dengan ucapan Bima.
Melihat Natalie keluar dari mobil, Bima juga keluar mengejar Natalie.
" Nat tunggu "
Natalie menghentikan langkahnya lalu menoleh " mungkin ini tidak mudah untuk ku Bim... tapi aku akan berusaha semampu ku untuk melupakan mu, tapi katakan apa kau benar-benar mencintai gadis itu ? "
" aku sangat mencintai nya Nat , maafkan aku " ( menundukkan kepalanya )
" siapa wanita itu ? "
" Meta " jawab Bima singkat
" kamu mencintai sahabatmu tapi kamu malah menyatakan cinta pada ku? untuk apa Bim ? apa aku pernah melakukan kesalahan pada mu sampai kamu harus menggunakan aku untuk melupakan Meta yang sudah punya kekasih " ( Natalie menangis sejadi- jadinya )
" Nat .... ma.... " saat hendak mendekati Natalie tiba- tiba Meta datang dan melayangkan tamparan maut kepada Bima plak.........
Natalie yang melihat Bima di tampar oleh Meta sangat terkejut dan menghentikan tangisannya.
" laki- laki pengecut ! aku tidak pernah berpikir kalau ternyata sahabat ku adalah seorang laki-laki pecundang "
Kembali melayangkan tamparan untuk kedua kalinya plak.... " itu karena kau telah melukai perasaan Natalie "
" pukul lagi " ( Bima mengarahkan tangan Meta ke pipinya )
" kamu benar- benar sudah tidak waras Bim "
" aku seperti ini karena aku mencintai mu " ( Bima memegang bahu Meta sambil menatap kedua bola mata Meta)
" cinta tidak melukai Bima ! jika kau mencintai ku kenapa kau tidak mengatakannya pada ku ? jika kau benar- benar mencintai ku kau tidak akan menyakiti ku dan Natalie seperti ini "
" maafkan aku karena sudah memperumit semuanya, aku hanya ingin mengatakan bahwa aku mencintai mu dan aku baru menyadari perasaan ku saat kamu sudah memiliki juna karena itu aku bingung untuk mengatakannya pada mu "
" tapi kau tidak harus melukai perasaan seorang gadis Bima "
" aku mencintai mu Meta "
" tapi aku tidak "
Bagaimana mungkin kamu tidak paham dengan ku Bima, sejak kecil aku tidak pernah merebut mainan atau apapun milik orang lain dan sekarang kamu berharap aku merebut mu dari Natalie "
" tapi aku dan Natalie sudah mengakhiri hubungan kami " tegas Bima
" karena aku kan ? Bima maafkan aku tapi aku masih memiliki Juna dan aku tidak akan gegabah meninggalkan Juna hanya karena sahabatku mengatakan cinta padaku "
" Ta "
" ku mohon berilah kesempatan untuk hubungan kalian ! aku yakin sahabat ku bukan laki-laki yang jahat " ( mencoba meyakinkan Bima ).
Setelah mengatakan semua itu Meta meninggalkan Bima dan Natalie.
end.