aku sangat mencintainya melihatnya saja sudah membuatku merasa dialah orang yang paling berharga di hidupku selain orang tuaku aku sangat bahagia ketika bisa bertemu dengannya seperti perasaan yang saat ini sedang kurasakan matanya yang sipit hidungnya yang mancung kulit yang tidak coklat seperti anugerah dari Tuhan yang diberikan khusus untukku bukannya aku ingin mendahului Tuhan Karena aku menyukai pria lain tapi aku selalu berdoa kepada Tuhan agar dia menjadi pria yang dipilih Tuhan langsung untuk menjadi pasanganku Aku sampai lupa Namaku Zello sedikit asingkan dengan Namaku aku selalu beribadah berdoa kepada Tuhanku agar kelak aku akan diberikan jodoh yang baik yang bisa membimbingku ke jalan yang nantinya akan ku lewati bersamanya tapi aku baru sadar bahwa kita berbeda keyakinan aku aku Kristen dan dia Islam Aku mencintai salah satu umatmu yallah izinkan aku mencintainya dan Izinkan Aku mempelajari di setiap ajaran mu bersamanya setiap kali mataku mengeluarkan air mata berpikir Apakah aku nantinya akan bersamanya? Apakah nanti aku akan berpisah karena kita beda keyakinan? Yang pastinya Tuhan memiliki cara tersendiri dukungan dari orang pasti ada tapi terkadang aku sering Down hanya karena memikirkan hal ini bertatap muka saja tidak menyapa saja tidak Bagaimana nantinya kita akan bersatu percaya tak percaya tapi Tuhan akan mempersatukan kita bukan aku yang meminta aku hanya berdoa tapi Tuhan yang mengabulkan ya Allah Ah ini kan aku untuk menjadi di pasangannya Sehidup sesurga ya Allah kita memang berbeda agama tapi aku akan jalani dimana aliran kehidupanku akan berjalan aku rela jika nantinya aku harus berbeda keyakinan dengannya dan takkan pernah bersatu dan aku juga rela nantinya jika aku aku akan menganut mu dan menghormati Tuhanku inilah toleransi yang sebenarnya dalam cinta akupun melakukan toleransi ini Ibram jalan sama pria yang kesebut dan ku Deskripsikan tadi jadi anak yang baik selalu pergi ke masjid untuk ibadah dan aku selalu melihatnya ketika aku ingin melintas melewati masjid wajahnya yang berseri putih dan segar karena habis mensucikan diri pagi ini seperti biasa aku akan melintas melewati masjid untuk ke toko tempat kakakku bekerja biasanya aku ke toko Hanya Untuk mengantarkan makan siang untuk bekal kakakku Dan di saat itu juga aku melihat Ibram yang berpapasan denganku hatiku berdegup kencang wajahku merah dan seketika suhu badanku naik Apakah aku malu? entahlah tapi aku merasa aku tak bisa berkata apa-apa jika di depannya dia pun mulai menyapa aku
"Hai Zello apa kabar Sudah lama kita tidak bertemu? "sapa Ibram.
" ahhh memang kita jarang bertemu " jawabku senyum.
" sudah adzan dzuhur aku ke masjid dulu ya permisi assalamu'alaikum " ujarnya.
" saat dia mengucapkan salam Aku Hanya berdiam dan tak mengerti aku harus menjawab apa Apakah aku harus diam saja Tolong aku Tuhan Bagaimana cara aku aku menjawabnya " gumamku.
seketika aku menunduk dan berdiam diri memandang nya yang berjalan ke masjid dan aku langsung pergi mengantarkan bekal ke toko.
keesokan harinya aku dan kakakku dan semua keluargaku sedang menghabiskan waktu bersama di rumah dan betapa terkejutnya seperti tidak nyata tapi nyata Ibrahim dan keluarganya pun datang menghampiri rumahku aku terkejut plus bingung Ada apa? Mengapa mereka ke sini? lalu seketika keluargaku pun dengan toleransi yang penuh menyambut kedatangan ibran dan keluarganya dengan ramah dan duduk seketika di hadapanku.
" saya ayah dari Ibram meminta restu untuk melamar putri Bapak yang bernama zello Apakah Bapak menerima atau Ananda zello menerima? " ucap ayah ibram.
hal ini membuat ku merasa terkejut dan bingung aku harus jawab apa bagaimana nanti dengan hubungan ku yang berbeda agama?
" lalu bagaimana dengan agama anak saya pak? ibram kan berasal dari keluarga agamis " tanya ayah ku.
" biar kan zello yang pilih jalan mana yang harus ia ambil jika bapak dan ibu iklas anak bapak mengikuti agama keluarga saya dan masih mau menghormati Tuhan kalian " sahut ayah ibram.
" saya iklas dan saya serahkan semua nya kepada zello " .
aku bingung air mata ku mengalir aku tak sanggup menatap ibram tapi aku mencintai nya dan agama ku bagaimana ini?
aku putuskan untuk mengikuti agama suami ku dan menghormati agama keluarga ku.
" aku mau berpindah keyakinan dan menghormati agama keluarga ku " jawab ku percaya.
akhirnya lamaran dilaksanakan akupun segera mengucap kata syukur sebanyak banyak nya keluarga ku menangis harus dan inilah yang dinamakan toleransi.
hari tuh Sebentar lagi kita akan menikah aku sudah mengucapkan Ashadualla Ilahailallah sebagai tanda jika aku berpindah keyakinan dan tetap menghormati Tuhan dari keluargaku Aku bersyukur kepadaMu ya Allah engkau kirimkan umatmu untuk menjadi salah satu bagian dalam hidupku menjadi orang yang dapat mengajarkanku menjadi lebih baik alangkah bahagianya aku mempunyai keluarga yang amat toleransi kepada agama agama lainnya terima kasih Mamah ayah kalian telah mendukung ku menjadi wanita yang menghargai sebuah perbedaan agama
" saya terima nikah dan kawinnya Aisyah Zello binti Christian dengan seperangkat alat sholat dibayar tunai " ucapnya lantang.
suara itu membuat ku menangis dan penuh derai air mata dan semua keluarga ku dan ibram menangis harus dan bahagia.
TAMAT
PENGUMUMAN
pengalaman ini diambil dari orang di luaran sana yang tidak mendapatkan Restu hanya karena perbedaan agama jangan bersalah berpendapat jika sedang membaca cerpen ini karena sesungguhnya tidak ada pengejekan agama sekalipun dan ini hanya dibuat untuk saling berbagi cerita Bagaimana seorang Islam dan Kristen bisa menyatu karena sesungguhnya kita saling sama percaya bahwa Tuhan itu ada Tuhan Yesus itu ada Allah itu ada dan Tuhan dari agama-agama lainnya jadi di tolong disikapi jika membacanya dengan baik dan jangan emosi terlebih dahulu jadi baca pengumumannya jika kalian mau tahu kenapa aku membuat cerita ini sebelum juga Aku sangat bangga banget karena bisa membuat cerita ini dengan tangan aku sendiri dan pastinya kita sebagai perbedaan agama perbedaan suku perbedaan ras kita harus saling menghormati harus saling support Karena itu adalah bagian dari kesatuan cerita-cerita ini aku berterima kasih sekali kabar kalian See you next time kita bikin yang lebih seru lagi