Tringg tringg tringg
Bel masuk sekolah pun berbunyi menandakan bahwa pelajaran akan segera dimulai,,,kini,semua murid murid pun sudah berada didalamm kelas bersiap siap untuk memulai pelajaran pertamanya.”Assalamualaikum hallo anak anak,, selamat pagi...”Sapa sang guru yang baru saja datang bersama dengan seorang perempuan “Walaikumsalam pakkk”Jawab murid muridnya dengan serentak “Perkenalkan ini temen baru kalian,,silahkan nak perkenalkan nama dan identitasmu didepan semua teman teman barumu” Ujar bapak guru itu menyuruh muridnya untuk memperkenalkan diri didepan Ten temen sekelasnya.”Hallo perkenalkan nama saya Ratih,,saya dulu sekolah di SMK negeri 2 suka maju. Terimakasih” begitulah perkenalan singkat dari Ratih.Lalu setelah itu Ratih dipersilahkan duduk dimeja paling depan,ia duduk sendirian karena tidak ada bangku sisa kecuali bangku itu.
“Baik lah anak anak sekarang kita belajar fisika tentang hukum hooke”,,,
selang beberapa waktu ditengah tengah jam pelajaran Ratih mendengar seperti ada suara berbisik kepadanya,tapi ia tak begitu menghiraukannya karena Ratih adalah sosok perempuan yang sangat cuek,,,”Ratih apakah kamu mau menjadi teman sebangku ku?” “Hah apa?siapaa kamuu?” Ratih berteriak panik ia heran dari manakah asal suara itu.Lalu pak guru bertanya “Ada apa Ratih?” “Hah engga pak barusan itu Cuma becanda maafkan saya pak” Ucap Ratih dengan gelagapan karna ia masih saja kaget ternyata benar ia mendengar ada seseorang yang berbisik padanya.
Tet Tett Tett
“yeayy istirahat pakk”Ucap Rafik sianak rusuh “Ya sudah anak anak silahkan kalian istirahat dulu”Ucap pak guru pada murid muridnya itu
“Ratih kekantin bareng Rafik kuy” ajak Rafik kepada Ratih yang sedang melamun karna hal yang tadi”Woi Ratih kamu kenapa?”Tanya Rafik yang keheranan melihat Ratih melamun terus “Eh sorry sorry ,, silahkan duluan saja,aku istirahat disini saja lagian aku bawa bekal kok” Timpal Ratih pada Rafik “Ya sudah duluan Ratih byee” kini Rafik pun berlalu meninggalkan Ratih sendirian dikelas,, teman teman yang lainnya pun semua pergi ke kantin untuk jajan.
***
“Ratih..... Apakah kamu mau menjadi teman sebangku ku” kini suara itu pun terdengar lagi oleh Ratih yang kini sedang sibuk menghabiskan bekalnya itu “Uhuk unik,,,kamu siapa,kamu siapa ayo sini kalo berani tunjukkan wajahmu” teriak Ratih sambil melihat sekeliling ruangan kelasnya itu “hihiii aku adalah teman sebangku mu Ratih aku berada didekat mu sekarang hihiiihihiiii” Dalam benaknya ia sangat ingin menengok kesebelahnya tapi rasa takut itu kini mulai menghantui pikiran dan perasaan Ratih,,,lalu ia memutuskan untuk keluar meninggalkan kelasnya itu.
“Siapa tadi?apa maksudnya dia berbicara seperti itu kepadaku? Hah sudahlah lebih baik aku tunggu bel masuk saja disini”ucap Ratih kini yang tengah duduk didepan kelasnya yang cukup ramai karna banyak murid murid lainnya yang berlalu-lalang disana. Seketika ia melihat kedepan jendela kelasnya itu,,dan tiba tiba ada sosok perempuan berbaju seragam SMK tetapi ia seperti enggan memperlihatkan wajahnya , ia melambaikan tangannya kepada Ratih,seakan akan ia menyuruh Ratih untuk menemaninya didalam kelas. Lalu Ratih memalingkan wajahnya dan berniat untuk pergi dari tempat itu tetapi ia ditengah jalan ia mendengar bel masuk,,lalu ia pun berpikir lebih baik menunggu teman temannya masuk saja.
Setelah beberapa menit kemudian Ratih pun ikut masuk ke dalam kelasnya,,tetapi masih ada perasaan gelisah dan takut didalam benaknya itu,dengan sekuat tenaga ia meyakinkan dirinya bahwa itu hanya sekedar hayalannya saja. Tak lama ibu Ani guru Pai pun datang untuk mengajar di kelas itu “ Assalamualaikum anak anak” Ucapnya “Walaikumsalam Bu” jawab semua murid murid yang ada didalam kelas “ Ibu denger denger ada murid baru ya?Siapa namanya?dan mana orangnya” “Saya Bu,,nama saya Ratih” lalu Ratih berbicara sambil mengangkat tangan kanannya,”Oh baiklah,ya sudah silahkan duduk nak” timpal Bu guru.
Tiba tiba Ratih merasakan ada seseorang yang menepuk pundaknya,,, kemudian ia memberanikan diri untuk melihat kesebelahnya itu lalu tiba tibaa “ Aaaaaaaa siapaa diaa “ teriak Ratih lalu ia jatuh pingsan karena kaget “ ada apa ini ? Coba bawa dia ke UKS” ucap Ani pada muridnya.Setelah beberapa saat diuks Ratih pun tersadar dari pingsannya itu “ Tadi ada apa?kamu liat apa?” tanya Rafik,,”lah jadi kamu yang nganter sama nungguin aku diuks? “ kini Ratih malah balik nanya karena ternyata Rafik lah yang telah menjaga dan mengatakan dirinya ke UKS “Ya aku khawatir sama kamu Ratih,,,kamu tadi liat apa?” lagi lagi ia menanyakan mengapa Ratih tadi bisa pingsan “Em Rafik makasih sudah mengkhawatirkan keadaan ku,,ya tadi aku liat sosok perempuan wajahnya sangat rusak sekali” jelas Ratih “Apa sebelum sebelumnya dia pernah berbisik padamu?”tanya Rafik pada Ratih “kenapa kamu tau,dan kenapa juga kamu bertanya seperti itu?” tanya Ratih dengan ekspresi wajah yang sangat membingungkan “Ratih ,,, aku itu sebenarnya anak indigo,aku bisa melihat mereka yang tak bisa orang lain lihat kecuali mereka sama denganku,,aku tau sebelumnya dia perempuan itu sangat menyukaimu,dia ingin kamu menjadi temannya” “mengapa harus aku ,kenapa tidak kamu saja yang bisa melihat dia” tiba tiba Ratih memotong penjelasan Rafik “tenang dlu Ratih aku akan membantu menyelesaikan ini semua” ucap Rafik sembari tersenyum kecil “Huh ya sudahlah aku serahkan semua padamu Rafik,, terimakasih” timpal Ratih"tapi bagaimana pun juga aku tidak bisa melakukannya sendiri" “Memangnya kenapa?”tanya Ratih "Karna auranya sangat kuat Ratih,, bagaimana kalo aku bantu kamu untuk bisa berkomunikasi dengannya,, setelah itu kamu suruh dia pergi dan jangan ganggu kamu ataupun yang lainnya. Bagaimana kamu setuju?”tanya Rafik pada Ratih “Baiklah aku setuju”.
***
Waktu menunjukkan pukul 6 pagi,,hari itu Ratih dan Rafik memutuskan untuk datang lebih pagi untuk menjalankan misinya itu .
“Rafik mana sih kok lama banget,,apa lebih baik Aku tunggu didalam kelas saja.Ah sudahlah aku tunggu dikelas saja” tanpa berpikir panjang Ratih pun langsung menuju ruangan kelasnya.”Ya ampun sesepi inikah?”ucap Ratih dengan pelan.
Tiba tiba setelah Ratih berucap seperti itu pintu kelas tertutup sendiri,,sontak Ratih kaget dan berteriak meminta tolong,,tapi nihil tidak ada seorang pun yang mendengar. Setelah itu Ratih melihat kearah meja duduknya disana ada selembar kertas dipenuhi bercak darah yang masih segar,,dengan pelan ia membuka lalu membacanya “Mengapa kamu ya ingin menjadi teman ku,mengapa kamu akan menyuruh ku pergi? Apa kamu tidak suka dengan ku ,,, jikalau memang begitu hari ini juga aku akan membawamu ketempat dimana aku tinggal”begitulah isi dari surat itu “Hah apa apaan ini aku akan matii,,tidakkkk” Teriak dengan sangat kencang,lalu Ratih berjalan mundur kearah pintu keluar kelas tetapi ah naas disana ia dicekik oleh sosok perempuan itu.”Kamu pikir kamu akan bisa keluar dari tempat ini tidak akan Ratih tidak akan,,,aku sudah telanjur benci padamu karna kamu berniat akan menyuruh ku pergi dari bangku ku” ucap sosok perempuan itu dengan terus mencekik leher Ratih dengan begitu kuat,,tak lama kemudian Ratih pun menghembuskan nafas terakhirnya disana,,Karna ia tak kuat menahan rasa sakit yang begitu dahsyat.
30 menit kemudian Rafik dan teman temannya pun datang ,,, mereka belum tahu soal kematian Ratih,,tapi Rafik ingat bahwa ia ada janji dengan Ratih untuk datang lebih awal.kini perasaan Rafik pun mulai khawatir ia berlari dengan cepat menuju kelasnya “ Astagfirullah Ratihhh,,” teriak Rafik sontak ia kaget melihat temannya itu tergeletak dengan tubuh yang berlumuran darah didalam kelas dekat pintu keluar,,lalu guru guru dan teman temannya pun datang dan ikut kaget melihat kejadian disana.Setwlah itu Rafik memutuskan untuk menerawang apa yang sebenarnya terjadi pada Ratih,, setelah beberapa menit lalu ia menjelaskan semuanya kejadian itu pada guru dan semua teman temannya itu.
“Jadi seperti itulah kejadiannya Bu,,andai saja saya bisa menepati janji saya pada Ratih pasti kejadian takan seperti ini” ucap Rafik dengan meneteskan air matanya.
~TAMAT~