Bermula saat Angel mendapat pesan singkat dari seseorang. Nomor baru yang tak ia kenali itu seolah telah kenal akrab dengannya. Namun Angel sama sekali tak mengenalinya.
tepat pukul 11:11
Hai Angel..
Ini siapa? (balas Angel)
Kamu lagi apa?
Ini siapa ya?
Kamu udah pulang sekolah?
Maaf ya, sekali lagi ini dengan siapa?
Orang itu tak membalas smsnya lagi. Angel pun kesal karena merasa telah dikerjai.
'Siapa sih nih orang ganggu banget. Gak jelas, gak penting!'
Malamnya menjelang Angel tidur tiba-tiba hpnya berdering. Ternyata itu telepon dari nomor yang tadi siang mengganggunya. Ketika akan diangkat telepon itu mati. Beberapa menit kemudian nomor itu menelepon lagi. Dan belum sempat diangkat oleh Angel telepon itu kembali mati dengan sendirinya. Tak mau menghabiskan malamnya dengan hal menjengkelkan itu Angel memilih mematikan hpnya.
'Yang, tau gak kemarin ada yang smsin sama teleponin aku terus. Setiap ditanya ini siapa dia malah gak jawab. Tapi dia kayaknya kenal aku.' curhat Angel kepada pacarnya.
'Orang iseng doang kali itu. Mungkin temen kamu yang sengaja ngerjain kamu.'
'Gitu ya. Tapi..'
'Udahlah diemin aja biar dia capek sendiri.'
Di perjalanan pulang dari sekolah, orang tak dikenal itu kembali menghubungi dan mengirimi Angel sms.
Hai Angel, lagi apa?
Maaf ya bukannya aku gak mau jawab. Tapi kalau boleh tau sebelumnya ini siapa?
Kamu gak perlu tau aku siapa. Yang pasti aku seseorang yang mengagumimu.
Angel bingung melihat perkataan orang itu. Tiap harinya orang misterius itu terus menghubungi dan mengirimi pesan singkat pada Angel. Namun Angel hanya mengabaikannya saja.
'Yang, aku capek. Orang itu masih aja ganggu aku. Aku gak mungkin kan terus-terusan matiin hp aku untuk menghindar dari dia.'
'Ya sudahlah yang itu sih gampang. Kamu ganti aja nomor kamu dan kamu kasih nomor baru kamu itu hanya ke orang-orang penting atau yang deket aja sama kamu. Selesaikan masalahnya.'
'Iya juga ya. Ya udah nanti aku ganti deh.'
Angel pun mengganti nomornya untuk menghindari orang misterius itu. Namun ternyata masalah tak berhenti sampai disitu. Beberapa hari saja hidupnya aman, Angel kembali terusik dengan kiriman surat ke rumahnya.
'Apa ini?' tanya Angel sambil memegang surat dan setangkai bunga mawar yang tergeletak tepat di depan pintu rumahnya. Ia pun membaca suratnya dan seketika ia terkejut karena pengirimnya adalah orang misterius yang selama ini mengganggunya.
Hai Angel..
Kamu kemana aja? Kenapa sms dan telepon aku tidak pernah dijawab. Aku ingin lebih dekat dengan kamu. Aku sering memperhatikanmu dan jujur aku suka sama kamu. Dan itu ada bunga mawar untukmu sebagai bentuk rasa kagum aku padamu.
'Sumpah, ini orang siapa sih?' ucap Angel dengan rasa kesal.
Angel kemudian merobek surat itu dan langsung ia buang ke tempat sampah bersama setangkai bunga mawar yang ia pegang.
'Gue gak ngerti. Kemarin'kemarin itu orang ganggu gue by phone. Sekarang dia ngirimin gue surat segala pake bunga mawar juga. Apa coba itu?'
'Wah.. berarti dia emang pengagum berat lu ngel. Sampai-sampai dia tau alamat rumah lu segala.' Jawab Vera teman dekat Angel.
'Oke, gak masalah kalau emang dia suka sama gue. Tapi kalau emang dia suka dan tau semua tentang gue harusnya dia juga tau kalau gue udah punya pacar dan gak ganggu gue.'
'Ya namanya juga cinta. Segala cara pasti dia lakukan dan gak peduli rintangannya apa. Termasuk harus berhadapan sama cowok lu.' sambung Lisa.
Angel menghela nafas. Ia nampak bingung harus berbuat apa lagi. Surat-surat dari orang misterius itu terus bertamu ke rumahnya. Sampai pada akhirnya ia menemukan surat lagi dan kini surat itu berdampingan dengan boneka anak kecil yang kotor dan rusak serta berlumuran darah. Semakin terkejut lagi Angel saat ia membaca isi suratnya.
Aku hanya ingin mengenalmu lebih jauh. Aku ingin tidak ada jarak di antara kita. Namun mengapa kamu tak menghargaiku. Apakah kamu tak punya perasaan? Aku kecewa akan sikapmu. Maafkan aku jika mulai hari ini hidupmu tidak akan pernah tenang!!
Angel melempar surat itu dan bergegas masuk ke rumahnya. Ia ketakutan dan tak mengerti dengan apa yang ia hadapi.
'Apa salah gue. Dia yang mulai ini semua. Dia juga yang nggak ngasih tahu siapa dia sebenarnya sehingga gue menolak. Sakit jiwa kali itu orang!' gerutu Angel.
Ia masuk ke dalam kamar dan mencoba menenangkan dirinya. Tiba-tiba terdengar suara ketukan dari jendela kamarnya. Angel menoleh dan ia melihat dari luar seseorang berjubah hitam melewati kamarnya. Angel semakin panik dan berlari keluar kamar.
Keesokannya Angel kembali mengadu pada Ray.
'Oh.. Sudah keterlaluan ternyata. Kalau gitu biar aku yang berhadapan langsung sama dia.' tantang Ray.
'Jangan! Aku gak mau kamu kenapa-kenapa. Lagi pula kita gak kenal dia dan gak tahu kan harus menemui dia dimana.'
Mereka berdua buntu untuk mencari jalan keluar. Begitupun dengan teman-teman Angel yang khawatir mendengar ceritanya. Angel terus dihantui rasa ketakutan. Ia merasa kemanapun ia pergi selalu ada yang mengawasinya.
Tepat pada malam jumat, Angel terpaksa harus di rumah sendirian karena orangtuanya yang mendadak pergi untuk menengok neneknya yang sakit.
'Mah.. aku takut sendirian. Aku ikut ya.'
'Gak bisa sayang. Besok pagi kamu sekolah. Kita baru akan pulang besok siang. Kamu di rumah aja ya.'
Angel nampak kecewa. Ia mencoba menghubungi teman-temannya agar menginap di rumahnya. Tetapi tak ada satu pun yang bisa. Angel benar-benar ketakutan dan hanya menghabiskan malamnya di kamar.
Pukul 23:11, ia mendengar suara gaduh dari dapurnya. Dengan cemas ia memberanikan diri untuk menuju dapur. Ia keluar dan beberapa langkah dari pintu kamarnya seseorang dari belakang menutup kepalanya dengan kain. Angel mencoba berteriak namun tidak bisa. Orang misterius itu secara paksa membawa Angel ke halaman belakang rumahnya. Tangan Angel diikat kuat dengan tali. Ia pun tak dapat melihat apa-apa.
Sesampai di halaman belakang langkah mereka terhenti.
'Ini akibat dari orang yang tidak bisa menghargai perasaan orang lain. Dan untuk kamu Angel, inilah yang harus kamu terima karena telah mengecewakan ku.'
Diketahui orang misterius itu adalah seorang lelaki. Dari perkataannya Angel yakin bahwa lelaki inilah yang selama ini menghantui hari-harinya. Kemudian lelaki itu membuka penutup mata Angel. Alangkah terkejutnya Angel dengan apa yang ada di hadapannya. Lelaki misterius yang berdiri tepat di belakang Angel itu membuka topi dan penutup mulut yang ia kenakan. Langsung ia berbisik pada Angel 'Selamat ulang tahun sayang.'
Spontan Angel menengok dan melihat Ray pacarnya yang ada di hadapannya.
'Tepat pukul jam 11:11 malam tanggal 11 September. Selamat ulang tahun sayang yang ke 17.' ucap Ray sambil tersenyum.
Angel tak dapat berkata apa-apa. Perasaannya bercampur aduk saat itu. Terlebih orangtua dan teman-temannya juga tiba-tiba datang dengan membawa kue ulang tahun dengan lilin yang siap ditiup.
'Jadi ini semua kerjaan kalian?'
'Yap. Dan dalang di balik ini semua ya pacar lu sendiri ngel.' jawab Lisa.
Semua kerjaan iseng dari sms, surat dan segala macam teror pada Angel adalah rencana Ray yang sengaja dibuat untuk memberi kejutan menjelang ulang tahun Angel. Dan akhirnya Angel hanya dapat berkata sambil tersenyum 'It's so crazy!'
Selesai