Mencintai adalah hal yang lumrah namun tidak bagi ku..
perkenalkan nama ku Nisya,aku sudah menikah namun aku masih mencintai seseorang di masa lalu ku yang tiba tiba hadir kembali bagaimana kisahku yuuk kepoin..
Kantor..
Pagi yang sangat cerah menyambut ku dengan penuh kebahagiaan.. " Ayo semangat " ucap ku sambil mengepalkan satu tangan ke atas,ya begitulah setiap hari ku lewati sebelum aku pergi menuju kantor menyemangati diriku sendiri.
" Hai.. selamat pagi semua nya " ucap ku setengah berteriak tadi nya ingin menyalurkan semangat di pagi hari malah kena timpukan kertas yang berbentuk bola bola d kepala ku.. "Aww.. sakit tau iih berani nya maen keroyokan pagi pagi". ucapku sembari mendaratkan bokongku di kursi kebesaran sambil memegang kepalaku yang terkena timpukan.
" eeh suami mu kata nya mau balik dari luar kota ya pasti kangen kangenan yee kan " ujar Lisa sambil cengar cengir . " ih kepo deh mau tau aja urusan kasur orang hahahha." ucapku sambil meloyor pergi ke pantry
di lihat sekilas Lisa menggerutu sambil memanyunkan bibir nya.itulah Lisa sahabatku yang sudah menjadi sahabat ku dari awal bekerja dan zaman aku masih gadis,Lisa ku yang cerewet tapi super duper care.
Tak terasa jam pulang pun telah tiba " Aduuh pegal nya pinggang ku " sambil mengangkat ke dua tangan ku dan melemas kan leher ku di lirik Lisa masih sibuk dengan laptop nya." Lisa hayu balik yuuk ". ujarku sambil membereskan meja lalu bersiap siap untuk pulang. "tungguin iih bentar lagi beres kok mentang mentang suami nya udah pulang." ucap nya sambil menutup laptop ny dan merenggangkan jari jari nya ke depan. " Hayu cuss mari pulang . " ucap Lisa
" iya buruan suami ku udah nunggu di bawah nih "ucap Nisya sambil terus fokus dengan hp nya
saat menunggu di depan lift.
Tring...
pintu lift terbuka lalu...
tiba tiba ada sepasang mata menatap Nisya penuh dengan kerinduan kedua nya saling menatap tanpa berkedip bercampur dengan degupan jantung yang terus berdetak kencang.
" Ya Tuhan apa ini kenapa tiba tiba dia kembali ."guman Nisya sambil masih mematung di depan.Lisa yang melihat Nisya masih mematung langsung menarik nya masuk ke dalam lift. " Sya kenapa sih kamu malah diem bukan nya langsung masuk gak liat apa di belakang kamu itu lagi pada antri ." gerutu Lisa, Nisya hanya terdiam sambil mencoba mengatur irama detak jantung nya,karena jam pulang kerja otomatis lift mulai terisi penuh dan walhasil di dalam lift mulai berdempetan dan mau tidak mau Nisya pun berdiri berdampingan dengan pria yang sudah lama ingin Nisya lupakan ." kenapa ini jantung ga sopan banget masih aja dag dig dug inget Nisya kamu udah nikah ."gerutu Nisya dalam hati.lalu tanpa sadar Nisya menggetok kepala nya sendiri.pria yang di samping nya hanya bisa tersenyum melihat kelakuan Nisya beda dengan Lisa yang mulai sadar akan keanehan tingkah teman nya lalu dengan sengaja Lisa menginjak kaki Nisya." Aww..sakit ." pekik Nisya yang membuat seluruh isi yang ada di dalam lift melihat nya. " Maaf..." ucap Nisya lirih sambil menundukan wajah nya karena malu.
"duh gemes pengen banget ak jitak kepala nya."gerutu Nisya sambil melirik tajam ke arah Lisa yang cengengesan tanpa dosa.
(Lisa belum sadar kalau satu lift sama Dirga sepupu nya)
Tring.. pintu lift pun terbuka
" fiiuuh..akhir nya." ucap Nisya lalu tiba tiba tangan nya di tarik kembali ke dalam lift " Aww.." lumayan terasa sakit karena wajah nya membentur dada bidang laki laki yang sudah tidak ingin di lihat nya lagi selama beberapa tahun ini.
laki laki itu adalah Dirga masa lalu Nisya walaupun status Nisya sudah berubah namun tidak dengan hati nya,Nisya masih mencintai nya sampai detik ini,walaupun luka yang di berikan Dirga belum sembuh namun tetap cinta nya tidak berkurang sedikit pun.
" Aku sangat merindukan mu Sya." ucap Dirga sambil memeluk erat Nisya.ingin sekali sekali Nisya membalas pelukan Dirga namun saat tangan nya akan memeluk Dirga tanpa sengaja Nisya melihat cincin di jari manis nya lalu Nisya tersadar bahwa yang di lakukan nya itu salah.Nisya mencoba meronta namun pelukan Dirga semakin kuat dan akhir nya Nisya pasrah menerima pelukan dari laki laki yang sangat di rindukan nya selama bertahun tahun.
" Lepaskan aku." ucap Nisya lirih
" kenapa kamu kembali saat hati ku mulai bisa menerima semua ini." ucap Nisya kembali sambil terisak.
"Maafkan aku Nisya..Maafkan aku." ucap Dirga sambil menangkup kedua pipi Nisya dan mengusap air mata Nisya yang sudah berjatuhan tak tertahan kan.
dengan kekuatan hati yang tersisa Nisya menatap mata Dirga,mereka saling menatap lalu tiba tiba saat hidung mereka sudah saling bersentuhan dan bibir mereka hampir saling menyatu tiba tiba..
Tring..
pintu lift terbuka
mereka sekarang berada di rooptoof,saling terdiam dengan pikiran nya masing masing sambil melihat hamparan langit yang membentang begitu cerah nya
" Apa kabar mu Nisya." ucap Dirga
"aku baik baik saja seperti yang kamu lihat." ucap Nisya datar.
" kalau sudah tidak ada yang mau di bicarakan lagi aku turun sekarang,suami ku sudah menunggu " ucap Nisya sambil beranjak pergi tanpa menunggu jawaban dari Dirga.
Dirga tidak kaget dengan pengakuan Nisya sudah menikah karena selama ini tanpa sepengetahuan Nisya,Dirga menyuruh orang suruhan nya untuk selalu mengikuti Nisya.
Saat Nisya beranjak tiba tiba Dirga kembali memeluk nya dengan erat . " Dirga kamu salah memeluk istri orang ." ucap Nisya sambil tersenyum kecut .bukan nya melepaskan Dirga malah semakin kuat memeluk nya.
" Kamu tau kenapa aku kembali,aku hanya ingin bersama mu Nisya Aku mencintai mu Nisya,selama ini aku tersiksa jauh dari mu bahkan kalau mau aku bisa menculik mu sekarang juga." ucap Dirga lirih mulai terlihat genangan bening di sudut mata nya.
" Telambat Dirga semua nya sudah terlambat sudah tidak ada harapan lagi untuk kita maka jauhi aku,aku sudah bahagia dengan suami ku,pergilah tidak ada yang di harapkan lagi dariku.kenapa kamu kembali saat aku sudah berstatus istri orang lain,kemana kamu saat aku butuh kamu,kemana kamu pergi,kamu pergi dengan janji janji yang manis,kamu pengecut kenapa kamu tidak membawaku pergi,aku benci kamu Dirga aku sangat membenci mu Dirga ." ucap Nisya yang terus memukul dada Dirga meluapkan kemarahan yang selama ini di pendam selama bertahun tahun,kembali menangis sampai Nisya menjatuhkan diri dan terus terisak sangat pilu lalu Dirga berjongkok sambil menangkup kembali wajah Nisya membetulkan rambut yang menutup sebagian wajah nya.
" Maafkan aku Nisya aku mohon maafkan aku ." ucap Dirga sambil mengecup kening Nisya.tanpa sadar wajah mereka sudah begitu dekat lalu.
Cuupp
Dirga mencium bibir Nisya dengan penuh kelembutan namun tiba tiba..
plaakkk
Nisya menampar Dirga lalu pergi berlari menuju lift,sekarang yang ada di pikiran nya hanyalah suami nya,sesaat Nisya berada di lobby mata nya yang sembab mencari sosok suami nya lalu terlihat dari arah toilet suami nya berjalan.. "Mas Arkhan..." teriak Nisya sambil berlari dan langsung memeluk suami nya .
" hei sayang kenapa kamu menangis ?" .ucap Arkhan kebingungan melihat istri nya menangis sesegukan.
"gak apa apa aku hanya kangen kamu sayang."jawab Nisya sebisa mungkin tersenyum manis walaupun di dalam hati nya hancur. "ok kalau begitu yuk kita pulang sayang " ucap Arkhan sambil memegang tangan Nisya.
#Home sweet home
" bagaimana perjalanan ke luar kota nya sayang,apa pekerjaan mu lancar." ucap Nisya sambil menyendokan nasi dan lauk pauk nya..
" Alhamdulillah lancar sayang itu juga berkat doa dan dukungan mu." ucap Arkhan sambil mengusap pipi Nisya dengan lembut.
" ah sayang itu juga kan berkat kerja keras mu juga loh." ucap Nisya sambil mencoel hidung suami nya dengan manja.
lalu mereka makan sambil bertukar cerita dan melewatkan malam yang dingin dengan penuh kehangatan melepas rasa rindu yang selama 2 minggu terpisah oleh jarak.
#Esok pagi
saat sinar matahari mulai membelai wajah cantik Nisya dengan perlahan Nisya membuka mata sambil mengerjap ngerjap mata dan meraba di samping nya mencari suami nya yang sudah tidak ada di tempat tidur.
" Mas Arkhan kemana ya ." guman Nisya .tidak lama Arkhan datang dengan baju yang basah penuh keringat ternyata Arkhan baru selesai jogging.
" sayang kenapa gak bangunin aku sih,kan aku juga pengen ikut jogging." ucap Nisya sambil cemberut
" kamu tuh cukup jogging di kasur aja lah itu juga udah cukup berkeringat kok." gak butuh lama bantal pun melayang namun Arkhan langsung lari ke kamar mandi terdengar suara Arkhan tertawa nyaring di dalam kamar mandi .
mereka pun bersiap siap untuk menuju kantor masing masing..
#kantor
setelah mencium tangan Arkhan,Nisya pun berjalan sedikit tergesa gesa memasuki kantor,saat memasuki lobby kantor Nisya yang sedang saat itu sibuk dengan melihat map map sambil berjalan tidak sengaja menabrak seseorang
Bruugh...
" aww... ." pekik Nisya sambil sedikit terhuyung mundur kebelakang sehingga map yang d pegang seketika berhamburan dengan reflek Nisya berjongkok untung saja Nisya tidak ikut terjatuh lalu memunguti kertas dan map yang entah berada dimana. " kalau jalan hati hati Sya ."ucap seseorang.
Deg
suara yang jelas Nisya tau akan suara bariton itu yang selama bertahun tahun dengan sekuat tenaga Nisya lupakan. " Maaf ." ucap Nisya tanpa melihat sumber suara lalu membereskan sisa sisa kertas yang ada di lantai.kemudian Nisya pun berlalu tanpa melihat sosok yang saat ini masih membuat hati nya tidak karuan.
tidak terasa jam makan siang tinggal beberapa menit lagi.
"Sya hayuu kantin yuk laper nih ." ucap Lisa sambil menoel noel tangan Nisya. " iya hayu genit banget sih pake acara toel toel segala." ucap Nisya sambil siap siap berdiri.
"eh pelan pelan dong Lis makan nya kaya yang lagi di kejar banteng aj ,rusuh tau udah keselek baru tau rasa loh."
ucap Nisya sambil menyuapkan suapan nya tp gak lama terdengar "uhuuk uhuuk..minum Sya buruan minum Sya."ucap Lisa sambil menepuk nepuk dada nya.
" hahahaha maka nya kalau makan tuh elegan sedikit keselekan kan tuh ." ucap Nisya sambil terus menertawakan Lisa namu yang keselek hanya bisa mendelik kesal tapi....
"uhuuk uhuuk..Lis minum Lis uuhuuk uhuuk cepet Lis ." Nisya terus menepuk nepuk dada nya supaya tidak terlalu sesak tapi yang di mintai tolong hanya bisa tertawa terbahak bahak melihat tingkah teman nya." Tuh kan kalau karma dari anak solehah tuh ga butuh waktu yang lama,hitungan detik langsung di balas ".ucap Lisa yang terus tertawa sampai air mata nya keluar saking puas nya menertawakan sahabat nya yang sekarang tengah mengerucutkan bibir nya sambil mengatur nafas.tanpa di sadari kelakuan kedua nya sedang di perhatikan oleh Dirga..
Dirga ternyata sedang ada kerja sama di kantor yang di mana Nisya merupakan karyawan nya jadi mau tidak mau mereka akan sering bertemu.sungguh Dirga sangat merindukan Nisya karena setelah sekian tahun Dirga pergi meninggalkan negeri ini hanya untuk bisa melupakan Nisya karena Dirga tidak kuasa menerima keputusan Nisya untuk menikah dengan tunangan nya.
singkat cerita Dirga bertemu Nisya saat Nisya sudah bertunangan kebetulan Dirga adalah sepupu Lisa yang tidak sengaja mereka di pertemukan saat Lisa berulang tahun di sana tanpa mereka sadari mereka saling jatuh cinta namun karena posisi Nisya sudah bertunangan,Dirga menjadi seorang pengecut hanya bisa menerima tanpa berniat memperjuangan kan cinta nya dan malah pergi keluar negeri,namun bukan nya melupakan malah rasa cinta nya tumbuh semakin besar dan akhir nya kembali ke negeri ini dan mulai mencari keberadaan Nisya dan salah satu nya ya ini Dirga bekerjasama dengan perusahaan dimana Nisya bekerja.
Mengapa Nisya begitu membenci Dirga karena kepengecutan Dirga yang meninggalkan Nisya tanpa kabar yang tadi nya Nisya berharap Dirga mau memperjuangkan nya namun kenyataan nya malah pergi menghilang namun saat Nisya sudah bangkit dengan seenak nya Dirga tiba tiba datang ingin sekali mengeluarkan semua kemarahan nya namun itu semua tidak ada guna nya karena tidak merubah apapun untuk masa depan nya,sekarang masa depan nya adalah suami nya tidak ada yang lain.
( itu sedikit cerita tentang masa lalu mereka yaa 😁 )
#kembali ke kantin lagi 😁
setelah kehebohan dengan tersedak nya mereka akhir nya mereka pun pergi kembali bekerja namun saat sedang menunggu pintu lift terbuka tidak lama terdengar suara deringan telepon dari hp Nisya
kriing
Nisya mengerutkan dahi nya " No baru siapa ini." guman Nisya di biarkan nya suara hp terus berdering namun akhir nya Nisya pun mengangkat telpon nya .
" Hallo..." ucap Nisya
" Hallo..saya dari pihak kepolisian ingin mengabarkan bahwa saudara yang bernama Arkha Wijaya mengalami kecelakaan tunggal di tol P,kami sekarang sudah berada di rumah sakit X ,mohon untuk ibu segera datang di karenakan saudara Arkhan keadaan nya sedang kritis.
Deg
tanpa sadar hp nya sedang di pegang terjatuh bersama dengan tubuh nya yang melemah.seperti terkena petir di siang bolong berita yang mengabarkan bahwa Arkhan mengalami kecelakaan seperti mimpi buruk di sana Nisya hanya terduduk sambil menatap kosong dengan air mata yang terus berjatuhan lalu tidak lama terdengar tangisan yang memilukan menangisi bahwa suami nya sedang betarung dengan maut.lalu tiba tiba ada seseorang yang memeluk nya dan menggendong nya masuk ke dalam ruangan yang biasa nya di pakai untuk tamu.Lisa hanya melongo melihat Dirga yang tiba tiba datang menggendong Nisya ,ingin sekali mengeluarkan banyak pertanyaan namun keadaan nya belum memungkin kan untuk bertanya tehadap sepupu nya itu yang ada d pikiran nya bagaimana dengan keadaan Nisya yang tiba tiba mendapatkan kabar buruk.
tidak lama mereka telah sampai ke rumah sakit yang sebelum nya mereka sudah meminta izin untuk pulang lebih awal.di rumah sakit tangan Nisya tidak lepas dari tangan Lisa,yang dimana awal nya hanya tangan Dirga yang terus menggenggam tangan Nisya dengan penuh kekhawatiran Dirga terus menatap Nisya dan menggenggam Nisya namun segera di tepis oleh Lisa karena Nisya sudah bersuami tidak etis jika Nisya berpegangan bukan dengan muhrim nya.
tidak lama keluarga Arkhan datang setelah mendapat kabar dari Nisya ,Nisya memeluk ibu mertua nya yang tangisan mereka memecahkan ruangan rumah sakit.
terdengar suara pintu di buka keluarlah dokter dengan suster. " keluarga bapak Arkhan Wijaya." ucap dokter
"saya Ayah nya Arkhan Dok.." ucap Ayah Arkhan
"kami sudah semaximal mungkin melakukan penangan terhadap bapak Arkhan namun.." ucap dokter terpotong
"Arkhan bisa sembuh kan Dok ?" ucap Nisya sambil terus menangis..
" Maaf bapak Arkhan tidak tertolong saat sampai di rumah sakit denyut jantung nya sudah lemah,takdir berkehendak lain ." ucap Dokter lirih .
" Arkhaaaan tidak Nak kamu pasti sembuh Nak ." ucap ibu nya Arkhan berteriak histeris namun berbeda dengan Nisya.Nisya hanya terdiam lalu tiba tiba tubuh nya jatuh ke lantai tidak sadarkan diri.
Nisya hanya menatap gundukan tanah yang di penuhi bunga warna warni,mata nya terus saja mengeluarkan air mata suasana pemakaman yang tadi berlangsung sudah di tinggal kan oleh beberapa pelayat hanya tinggal mereka bertiga yang masih berada di pemakaman sedangkan ibu Arkhan sudah di bawa pulang karena selama pemakaman ibu nya sudah beberapa kali pingsan .
" Mas kenapa begitu cepat Mas pergi,baru saja 2 hari kita bertemu tapi kenapa Mas pergi lagi ." ucap Nisya dengan suara serak dan masih mengeluarkan air mata.Lisa memeluk dari samping dan Dirga hanya bisa melihat wanita yang sangat di cintai nya ini menangis meratapi makam suami nya.hancur melihat Nisya menangis jika tidak ingat makam yang ada di hadapan nya adalah suami nya ingin sekali Dirga memeluk nya,merengkuh tubuh yang rapuh itu.
Beberapa bulan kemudian
"Sya besok udah weekeend kita nonton yuk."ucap Lisa di sela sela membereskan barang nya karena kebetulan sudah waktu nya pulang.
" Liat besok aj ya Lis."ucap Nisya
" ayolah Sya jangan terus terusan terpuruk,Mas Arkhan akan sedih kalau liat kamu sedih terus,kamu berhak bahagia Sya jangan siksa diri kamu sendiri,ini adalah takdir kita gak bisa menyalahi takdir yang sudah di gariskan Sya." ucap Lisa yang tidak pernah berhenti memberi semangat.walaupun sudah 8 bulan setelah meninggal nya Arkhan,Nisya seakan akan hilang semangat untuk melanjutkan hidup nya bahkan keluarga Arkha sekarang pindah dan menetap di negara A karena diam di negeri ini selalu mengingat anak nya.
#Mall
" senyum dong Sya masa jalan jalan muka nya di tekuk terus sih."ucap Lisa
"kalau mau aku senyum ayo traktir makan aku dulu,laper tau."ucap Nisya sambil berlalu tanpa menunggu jawaban Lisa yang melongo akan perubahan sikap sahabat nya lalu tiba tiba Lisa tersenyum " yess Nisya is back ." guman Lisa sambil mengejar sahabat nya yang sudah terlebih dahulu berjalan ke arah restoran.
Di dalam bioskop Nisya duluan duduk karena Lisa izin mau ke toilet dulu.saat lampu sudah di padam kan dan layar sudah mulai memutar film ny,Nisya sibuk dengan hp nya yang terus mencoba menelepon Lisa namun tiba tiba ada yang duduk di kursi Lisa ,aroma parfum yang masih sama seperti dulu,aroma yang selalu membuat nya nyaman berada di pelukan nya,iyaa dia adalah Dirga.
" Hai Sya...." ucap Dirga sambil memamerkan senyum manis nya.
" Lisa mana ?" ucap Nisya kebingungan lalu tidak lama terdengar notif berbunyi
Tring
📱 Lisa
" Sya maaf ya aku pulang sebagai ganti nya Bang Dirga yang nemenin kamu ya 😁" .
Nisya hanya melirik ke arah Dirga yang dimana orang yang di lirik nya mulai fokus melihat film yang sudah di putar.
lalu tiba tiba..
" Sya ..." ucap Dirga yang mulai memutarkan badan nya jadi menghadap Nisya
" aku minta maaf dengan semua kebodohan ku dan kepengecutan ku selama ini,mulai sekarang aku gak mau kehilangan mu lagi,aku gak berdaya jika terus jauh dari mu,aku tersiksa dengan rasa cinta ini Sya,aku mohon beri aku kesempatan untuk membahagiakan mu Sya.." ucap Dirga.Nisya pun memutarkan wajah nya menghadap Dirga lalu tiba tiba tangan Dirga mencangkup kedua pipi Nisya.
" Sya beri aku kesempatan lagi,aku mohon.." .ucap Dirga lirih.
lalu wajah mereka pun berdekatan mengikis jarak di antara mereka lalu
Cuup
dengan lembut Dirga mencium wanita yang sangat di cintai nya,Dirga pun melepaskan pagutanya tanpa melepaskan kening nya di kening Nisya.
" Menikahlah dengan ku Sya ".ucap Dirga
-End-
Note Author receh
Haii salam kenal dr othor receh ini yaw..😁
ini adalah cerpen pertama ku,banyak banget kekurangan nya jadi mohon di
maafkaan dan di maklumin yaa readers ku yang kece kece dan minta masukan nya juga supaya aku bisa jadi seperti othor othor senior yang cucok meong
Terima kasih banyak yang sudah mampir semoga gak kapok baca nya ya hihihihi 🤭😆
jangan lupita like n komen nya yaa 😘😘