Alya melihat Santi kakak tirinya sedang duduk di halte bus dengan koper berada di sampingnya merasa kasihan Alya mengajak Santi untuk pulang ke rumahnya.di sepanjang perjalanan Alya bertanya kepada Santi apa yang sudah menimpa dirinya,Santi menceritakan semua kepada Alya dan Alya tak ingin sang kakak hidup terlunta-lunta di luar sana. Sesampainya di rumah Alya menyuruh Santi masuk dan menempati kamar di sebelah kamar tamu. Santi melihat rumah sang adik tiri yang bagus dan indah ia merasa terkagum-kagum. Alya menyuruh Santi untuk beristirahat terlebih dahulu.
Sore hari Angga suami Alya pulang dari bekerja melihat sang istri sedang di dapur bersama bi.munir sang art sedang menyiapkan makanan
Angga menghampiri sang istri, Alya langsung Salim kepada Angga dan Angga mencium kening Alya juga mengelus perut Alya yang sedang mengandung 6bulan.
Selesai menghampiri istrinya Angga berbalik menuju kamar untuk mandi namun ia berpapasan dengan Santi wanita cantik dengan bukit kembar yang besar seakan tumpah membuat Angga melihat tak berkedip. Menyadari tatapan dari Angga yang tak biasa membuat Santi ingin menggoda Angga agar ia bisa memiliki harta Angga pikir Santi saat ini.
Di acara makan malam Alya memperkenalkan Santi kepada sang suami jika santi kakak tirinya yang sudah di tinggalkan suaminya.
Hari kehari hubungan Alya begitu baik bersama dengan Santi namun tanpa Alya ketahui jika sang suami ada main dengan Santi di belakangnya. Santi selalu bilang ke Alya jika ia nebeng mobil Angga untuk pergi ke rumah teman padahal Angga mengajak santi pergi ke hotel dan mereka melakukan hubungan terlarang itu
Di suatu malam Angga keluar dari kamar menuju kamar Santi Angga mengira Alya sudah tertidur pulas padahal tidak. Alya sengaja pura-pura tidur karena ia sudah mulai curiga dengan sang suami juga Santi. Angga masuk ke dalam kamar Santi dan mereka melakukan hubungan layaknya suami istri. Alya mendengar suara de***** dari mulut Santi Alya mencoba menahan emosinya dan menunggu beberapa saat agar mereka benar-benar terbukti selingkuh setelah cukup lama Alya membuka pintu kamar dan mendapati pemandangan sang suami dan Santi sama-sama tanpa sehelai benangpun sedang bersenggama
"Alya"ucap Angga lalu menarik pusakanya keluar dan mengambil bokser untuk di pakai
"Keluar sekarang juga aku mau bicara sama kalian"
Berjalan keluar dari kamar Santi menuju ruang tengah. Alya duduk di sofa sambil menunggu mereka
"Sayang aku bisa jelasin semuanya" ucap Angga sambil duduk di samping Alya
"Diam kamu mas"
"Untuk mu Santi bukankah aku sudah berbaik hati menampung mu di rumahku padahal kamu bukan siapa-siapa ku, kamu hanya anak dari wanita yang dulu pernah di nikahi oleh ayahku lalu kamu kesulitan aku membantumu tapi apa balasan mu? Kamu tega menggoda suami ku! Di mana hari nurani mu bukankah kita sama-sama wanita?"
"Maaf"
"Maaf mu tak akan merubah apapun. malam ini juga kamu keluar dari rumah ini jika tidak aku akan laporkan kalian ke polisi dengan bukti perselingkuhan karena aku punya video kalian tadi"
Tanpa banyak bicara lagi Santi mengemasi baju-bajunya dan keluar dari rumah sedang Angga hanya diam saja tak membela Santi karena ia juga merasa bersalah terhadap istrinya
2
Setelah kejadian itu hubungan Alya dan Angga mulai merenggang bahkan Alya tak mengizinkan Angga untuk tidur satu kamar dengan dirinya.
Hari ini Angga pergi ke pabrik namun di halangi oleh security
"Maaf pak anda tak di izinkan masuk"
"Apa-apaan ini. Kamu tahu bukan siapa saya"
"Iya pak saya tahu tapi maaf ini atas perintah Bu Alya bapak di larang untuk masuk ke sini"
"Huffff"
Angga pergi dari situ menuju kembali kerumahnya namun saat di depan rumah ia mendapati rumah terkunci dan 2 koper ada di teras rumahnya lalu security menghampiri Angga
"Mohon maaf pak saya di suruh bu Alya untuk meminta kunci mobil dari bapak karena itu sudah ada pembeli yang mau mengambil mobilnya"
"Maksudnya"
"Maaf pak mobil ini sudah saya beli tadi pagi dan ini bukti pembayaran dan juga BPKB mobil sudah ada pada saya jadi saya minta kuncinya "
Angga cukup shock dengan apa yang terjadi namun tetap memberikan kunci mobil tersebut setelah mendapatkan beberapa bukti foto sang istri yang melakukan jual beli.
Angga mendapatkan surat dari Alya yang isinya adalah menyuruh Angga untuk pulang kerumah orang tuanya karena rumah Alya sebentar lagi akan dijual dalam surat itu juga Alya menyampaikan bahwa ia akan pergi dari hidup Angga untuk soal perceraian akan di urus oleh pengacaranya nanti.
Dengan dua koper Angga berdiri di depan rumah besar yang ia tempati beberapa tahun belakangan ini memandang rumah yang menyimpan sebuah kenangan bersama sang istri dan harus hancur dalam beberapa hari karena godaan Santi
"Betapa bodohnya aku, Sekarang aku harus kehilangan semuanya hanya karena nafsu ku"
Semuanya sudah terjadi disesali pun tak akan merubah keadaan.
Angga kembali ke kediaman orang tuanya disana ia di tanya ini dan itu mengapa sampai ia kembali ke rumah orangtuanya? dan dimana Alya? kenapa Alya tak ikut?dan lainya
Angga hanya diam sambil masuk ke dalam kamarnya. Kamar yang sederhana yang dulu di tempati
Angga menyesal sekarang karena harus kembali lagi hidup susah padahal dulu Alya mencintai Angga tulus walaupun Angga tukang parkir di minimarket milik Alya namun Alya tak mempermasalahkan soal status sosial.mereka tetap menikah walau berbeda ekonomi.
Angga hidup enak setelah menikah dengan Alya ia di ajarkan menjadi pemimpin minimarket juga pabrik milik Alya belum lagi mobil bagus juga di belikan Alya untuk Angga. Kehidupan Angga berubah total setelah menikah dengan Alya begitupun dengan kedua orang tua Angga yang tiap bulan di uji berikan uang oleh Alya untuk kebutuhan sehari-hari. Namun sekarang Angga akan merasakan hidup tanpa Alya di sisinya
3
Angga mencari kerja kesana-kemari namun tak ada yang mau menerimanya belum lagi omongan para tetangga yang mengatainya"kacang lupa kulitnya" ada lagi "sudah bisa hidup enak malah selingkuh sekarang kena karmanya" dan ada yang lainnya membuat Angga sadar bahwa Alya sangat penting untuknya.
Hubungan Angga dengan Santi juga sudah putus beberapa Minggu yang lalu di saat Santi tahu jika Angga tak memiliki apapun. Kekayaan selama ini milik Alya semuanya jadi aslinya Angga hanya laki-laki kere menurut Santi
Duduk di atas ranjang kamar Angga mengingat Alya
"Kamu di mana dek... Mas kangen bagaimana kabar kamu dan anak kita dek? Apa kamu tak merindukan ku dek? Andai waktu bisa di putar kembali aku tak akan pernah selingkuh dek, kamu wanita sempurna untukku. kamu begitu mencintai ku bahkan kamu relak6 semuanya untuk ku. Sekarang kamu di mana dek. Mas kangen.bagaimama kondisi anak kita dek?"