Are with you?
*Takdir dan kenyataan adalah dua kata yang sulit untuk di cerna, bagaimana tidak? Karena takdir yang terkadang tidak berpihak pada kisah kita yang di jalani. Namun ikhlas adalah poin utama untuk kita tetap percaya bahwa setiap langkah yang terpijak di bumi sudah allah gariskan😌*
SMA nusa bangsa sekolah terfavorit yang berdiri kokoh di kota ini,salah satunya adalah aku, bercita-cita sekolah di negeri adalah impian yang sering aku sujudkan dan alhamdulillah allah mengabulkan.
"Zula ke kanti yuk?
" Sebentar lagi kak!
"Dak bosen apa tiap hari belajar terus?
Aku hanya memanyunkan bibir sebagai tanda jawabnya.
Kak zean seorang laki-laki yang berparas tampan dan putih di kagumi jutaan wanita di sekolah ini namun dia lebih memilih berteman dengan diriku yang hanya biasa saja, jangan kan berpakaian elit kecantikan ku saja di bawah rata-rata anehnya kak zean kenapa masih sama seperti dua tahun lalu, bersikap layaknya seorang kakak padahal rasa dalam diri itu melebihi dari sekedar kakak kelas.
"Zula perbanyak lah waktu dengan ku, mungkin esok kita tidak akan seperti ini lagi!
" Lagian kak zean mau kemana sih, mana nada bicaranya melo!
"Kita boleh menuntut Tuhan dengan apa yang terjadi namun takdir tidak akan pernah berubah bukan!
" Takdir adalah sesuatu yang sudah di gariskan ya klok nanti semisal kita berpisah bukankah masih bisa ketemu!
"Perpisahan dan kehilangan adalah dua kata yang hampir mirip, kamu mau pilih yang mana zula?
" Zula tidak akan pernah memilih dua duanya karena yang zula ketahui perpisahan dan kehilangan merengut air mata nantinya, jadi harapan zula kita akan tetap seperti ini sampai nanti toga itu terpasang disini! Ucapku seraya menunjuk di kepala kak zean
"Semoga harapan mu sesuai dengan apa yang kamu inginkan saat ini ya!
" Aamiin, InsyaAllah kita akan foto bareng pakek toga,juga setelah menikah kita akan menjadi dokter, memakai seragam putih, impian yang mustahil untuk di gapai!
"Kok mustahil sih, banyakin doa minta sama allah semoga apa yang kamu ucapkan menjadi kenyataan!
" Iya kak, zula juga akan selipkan doa sama allah semoga kita akan selalu bersama hingga tua nanti!
"Nyatanya aku tidak akan lama lagi zula untuk berdiri kokoh di sampingmu! Gumam zean dengan pelan
*******
Langit mendung seolah memberi tanda kepada ku untuk tetap di rumah menikmati rintikan hujan yang akan turun sebentar lagi, namun hari ini aku harus ke rumah sakit mengingat hari kemarin aku sudah tidak masuk gara-gara kak zean jadi harus sempat kan hari ini agar nilai ku aman.
Kak zean sosok laki-laki yang paling aku sayangi setelah abi, ingin rasanya aku ungkapkan seluruh rasa namun aku masih sadar dengan status ku yang biasa, kak zean orang terpandang di sekolah anak dari pak hamdan donatur tetap di sekolah jadi tidak heran jika orang yang dekat dengan kak zean akan dimusuhi oleh jutaan wanita.
"Assalamu'alaikum zula! Salam Pak hamdan menyadarkan ku dari lamunan alam lain
" Waalaikumsalam, pak hamdan!
"Boleh saya berbicara sebentar nak?
" Boleh pak, silahkan duduk di kursi tunggu pak!
"Nak maafkan bapak yang sudah lancang mengambil waktumu, ada yang harus bapak sampai kan sebelum semuanya terlambat hingga bapak tidak pernah melihat senyum nya lagi!
" Ada apa, ada yang bisa zula bantu?
"Buatlah zean bahagia, temani dia di masa terpuruk nya saat ini, semangati dia untuk menerima takdir yang sudah menyapa nya, hanya kamu yang bisa membuat nya bahagia jadi bapak minta tolong isikan hari terakhirnya dengan senyuman yang merekah di bibirnya!
" Kak zean kenapa pak?
"Gagal ginjal sejak dua tahun lamanya namun melihat kondisinya saat ini sangat lah miris untuk sembuh kembali!
" Astaghfirullah, bapak jangan bercanda!
"Ini buktinya zul saat ini zean sering cuci darah!pak hamdan menyodorkan kertas kepada ku seketika duniaku hancur tidak tersisa, pantas saja kak zean berbicara seperti itu tadi.
" Bapak yang sabar ya semoga allah memberi kejutan dengan kesembuhan kak zean secara total!
"Aamiin tapi rasanya mustahil zul!
" Mustahil hanya menurut manusia namun tidak untuk allah!
Seakan duniaku runtuh saat ini bagaimana tidak sosok yang aku cintai harus pergi dalam hitungan waktu keadaan kak zean sangat parah di lihat dari pemeriksaan nya dua ginjal nya sudah rusak kemungkinan untuk sembuh sangat la miris kecuali ada yang mendonorkan ginjal untuk kak zean, jadi waktu yang aku punya bersama dengan kak zean juga tinggal sedikit lagi.
"Bahkan satu persatu keinginan kita belum terwujud kan!
Keinginan terbesar kak zean adalah main sepeda bareng, makan di bawah pohon juga mendirikan tenda di tengah hutan.
****
Mentari muncul dengan warna yang menipu mata banyak manusia yang rela duduk di atas bukit hanya karena ingin melihat indahnya sunrise. Hari ini aku mengajak jak zean piknik di desa sebelah tidak terlalu jauh dengan kota mengingat keadaan kak zean yang tidak memungkinkan.
"Tumben ngajak piknik, biasanya sibuk belajar!
" Hari ini waktuku buat kakak, jadi nikmati apa yang sudah aku buat!
"Bawa pakaian tebal zula karena cuaca saat ini dingin apalagi hutan!
" Iya kakak cerewet!
"Tuhan akankah seperti ini terulang lagi, akankah perhatian itu menyapa ku lagi! Batinku
" Heh kok nangis sih, ada apa?
"Zula ingin peluk kakak!
" Tumben dak kayak biasanya!
"Jadi pelukan zula di tolak! Ucapku dengan cemberut
" Silahkan peluk sepuasnya, jangan cemberut gitu makin jelek!
Segera ku peluk erat aroma yang tidak akan aku hirup lagi setelah ini semakin erat pelukan nya semakin deras air mata ingin rasanya waktu untuk di perlambat sehingga kebersamaan makin lama.
"Kok makin nangis, ada apa zul? Sifatmu tiba-tiba berubah kyak gini kalau punya masalah cerita jangan jadikan baju kakak pelampiasan!
" Ih kakak ngeselin deh, ini zula lagi sedih sebentar lagi kelulusan kita makin dekat jadi waktu kebersamaan kita makin singkat dong!
"Kakak akan pilih satu fakultas dengan mu don't worry honey!
" Janji jangan pernah tinggalkan zula!
"Jan-ji kakak tidak akan pernah meninggalkanmu, ayo jalan hari makin siang nantinya!
Sengaja aku meminta kak zean untuk mengendarai motor agar pelukan hangat makin terasa waktu bergulir dengan cepat kebahagiaan dan tawa menjadi satu keinginan itu akhirnya terwujud tinggal di hutan dengan api unggun di depan nya,sengaja aku menjempret foto-foto tawa kak zean selain mengabadikan menjadi kenangan juga aku ingin memberikan kejutan spesial di hari terakhirnya nanti.
Semua berjalan dengan apa yang aku harapkan meski kian hari keadaan kak zean makin parah berulang kali pak hamdan menghampiri ku sekedar memberi sepatah kata untuk kebahagiaan kak zean. Sampai saat ini aku masih merahasiakan perihal penyakit yang sudah aku ketahui begitupun dengan kak zean dia masih menampakkan senyumnya seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa dengan nya.
Seperti kak zean yang menyimpan sejuta rahasia sama dengan ku juga,karena di balik tirai bahagia tersimpan sejuta tangis yang terpendam.
Jika kehidupan menghampiri maka akan berakhir dengan kematian, setiap seseorang akan mengalami hal seperti itu.
"Abi ikhlas dengan apa yang terjadi padamu nak, maafkan abi bila belum mewujudkan apa yang kamu inginkan!
*****
Assalamu'alaikum
Zean dirgantara nama yang sering ku sebut di sepertiga malam, sosok laki-laki yang membuatku merasakan indahnya dunia, menikmati setiap warna dari pelangi, merasakan dinginnya rintikan hujan kala membahasahi bumi.
Kak zean apa kabar? Setelah surat ini terbaca aku sudah pergi sangat jauh,namun yang perlu kakak tahu aku melihatnya dari sini. Terimakasih untuk semua tawa yang sudah kakak berikan, terlalu memanjakan zula sehingga membuat hati ini mencintai seorang kak zean yang di puja oleh ribuan orang. Zula cemburu jika ada banyak mata yang melihat setiap garis tampan wajah kakak makanya zula memilih pergi, zula malu mengungkapkan rasa yang terpendam dua tahun lamanya, katanya abi wanita itu tidak boleh mengungkapkan perasaan terlebih dahulu,lagian kak zean sih tidak pernah peka dengan perasaan zula jadi sampai sekarang kan belum terungkap, ya sudah disini aja ya.
I LOVE YOU zean dirgantara
Sudah kan zula malu tauk.
Jadi lupa, itu ginjal tidak gratis loh kakak harus bayar dengan tiap minggu ke makam zula, zula takut rindu kak, zula rindu pelukan kakak. Masalah penyakit kakak,zula di kasik tahu sama pak hamdan tapi jangan marahin daddy ya kasihan.
Jauh sebelum kita bertemu zula sudah terkena penyakit kanker namun waktu itu masih awal jadi abi selalu berusaha kemoterapi berharap keadaan berangsur-angsur baik, makanya tiap hari minggu zula tidak bisa menemui kakak maapin kesalahan zula ya kak!
Lanjutkan apa yang sudah kita rencanakan titip abi juga umi ya kak penyakit zula lebih parah dari kakak untuk kesembuhan pun sangat miris jadi kakak lebih berhak untuk melihat dunia kembali.
Terimakasih atas waktunya kak zula sayang zean dirgantara l love you
Zula