Sejak dulu, didalam hatiku
Penuh dengan awan, dan hujan.
Aku sungguh berharap matahari hangat yang bersinar, mampu membuat hari ku kembali terang.
Setelah hujan berlalu kau datang seperti cahaya. Kau datang dalam hatiku, seperti ini
"taetae" ujar seorang gadis lembut menyentuh pipi Taehyung yang sedang melamun dimeja kerjanya.
"hy Jennie, kau sudah datang" Jennie hanya mengangguk sambil menampilkan gummy smile nya pada Taehyung.
"Jangan terlalu memikirkannya, aku yakin mama dan papa mu sudah bahagia disana" Taehyung hanya tersenyum simpul mendengar ucapan Jennie.
"Taetae perut ku lapar" rengek Jennie bak anak berumur lime tahun sambil memegangi perutnya, taehyung tertawa melihat tingkah menggemaskan sahabatnya itu.
"Ayo kita makan, setelah makan lanjutkan belajar nya" kalimat terakhir membuat Jennie memanyunkan bibirnya dan lagi lagi kekehan lembut keluar dari mulut Taehyung.
"Kau harus belajar, ayok" dengan senyum tulus yang mengembang, Taehyung mengacaki poni yang selalu dibanggakan oleh Jennie, membuat gadis yang memiliki gummy smile itu kembali memanyunkan bibirnya mendengar suara ketawa Taehyung yang sangat dia suka.
♡
Diatas bukit hijau yang kosong hanya ada pelangi yang menjadikan langit-langit tampak tambah indah,
Aku berbaring dan memandangi langit.
Aku baru pertama kali merasakan denyut ini, dengan kedamaian dunia
Merasa lebih dicintai dari orang lain.
Saat aku menoleh dan melihat senyummu, Tanpa sadar aku mengulurkan tanganku, seperti ini.
Jennie tersenyum menatap Taehyung yang sedang merapikan poninya yang berantakkan akibat hembusan angin.
"cantik" puji Taehyung, membuat lawan bicaranya merona.
"Awannya cantik" lanjut Taehyung kembali menelentangkan tubuhnya yang sempat miring untuk melihat Jennie yang berada disampingnya.
"Ish" Jennie mencubit perut Taehyung, dan suara kekehan merdu itu kembali terdengar oleh Jennie. membuat Jennie menampilkan gummy smile nya.
"Love u" gumam Jennie mengubah posisinya sama seperti Taehyung.
"Ha? Kau bilang apa?" Tanya Taehyung terkejut.
"Engga, aku hanya bernyanyi" ujar Jennie mengerucuti bibirnya, lagi lagi tanpa sebab kekehan lembut Taehyung keluar.
"Mulai lah berbaur dengan orang tae, jangan jadi pendiam lagi" Taehyung hanya mengangguk sambil tersenyum simpul menjawab pertanyaan Jennie.
berterimakasih lah pada Jennie karna berhasil mengubah Taehyung yang pendiam, serius, dan suka marah marah kalau di bercandain. menjadi Taehyung yang konyol seperti sekarang.
"bukan kah kembang gula seperti awan aah aku jadi ingin memakan awan itu" ucapan Taehyung membuat Jennie memukul lengannya sambil tertawa.
♡
Saat hujan berhenti membasahi jendelaku. dibawah pelangi, kau pasti sudah menunggu ku.
Semua rahasia yang tidak bisa aku katakan. Aku ingin menyampaikannya hari ini!
Taehyung merapikan baju nya sebelum melangkahkan kaki keluar dari mobil.
Disana, dibukit yang menjadi tempat favorit nya ada seorang gadis sedang memanyunkan bibirnya menatap kearah Taehyung yang tersenyum manis berjalan mendekat kearah nya.
"Lama" ujar nya ketus sambil membuang muka pada Taehyung. Taehyung hanya terkekeh geli melihatnya.
"Maafin" ujar Taehyung lembut memegang kedua tangan Jennie. membuat gadis itu menatap Taehyung sepenuhnya.
"Katakan sekarang, katanya kau mau curhat" Ujar Jennie menatap Taehyung yang masih tersenyum. Sepertinya dia sangat suka memamerkan keindahan senyuman nya itu.
"Hmm tiba tiba aku lupa" Jennie memberikan tatapan tajamnya pada Taehyung, membuat lelaki itu terkekeh geli, bukannya takut.
"Katakanlah, aku sangat lapar" ujar Jennie datar.
"hanya makanan yang kau pikirkan" ujar Taehyung memanyunkan bibirnya.
"Katakan atau aku akan pergi ke cafe sendirian" ancam Jennie
"Baiklah"
"Katakan" desak Jennie.
"Ish sabar, aku sedang berusaha menyusun kata katanya"
"Jennie" panggil Taehyung setelah berdiam diri selama lima menit dengan posisi yang masih memegangi kedua tangan Jennie.
"Eum?"
"Terimakasih karna kau selalu berada di sampingku, ntah apa yang terjadi jika disaat itu kau tidak datang tepat waktu. mungkin aku hanya tinggal nama sekarang" Taehyung terkekeh geli akan kalimatnya sendiri.
"Tae, kau tidak ingin meninggalkan aku kan?" ujar Jennie menatap iris mata Taehyung yang mulai berkaca kaca.
"Kau slalu berada didalam hatiku yang paling dalam, aku sangat sangat menyayangi mu melebihi hidup ku, sekarang, esok dan selamanya. kau selalu menjadi bagian penting dalam hidupku"
"Tae" Jennie mulai tidak tenang saat air mata Taehyung mengalir mulus dipipi nya.
"Kau seperti diamond bahkan lebih bersinar dan indah. aku tidak akan membiarkan siapapun yang membuat sinar mu meredup" Taehyung merapikan rambut Jennie yang sedikit berantakan tertiup angin.
"Kau menghiasi langit malam ku yang sunyi, kau adalah bintangku bintang kehidupan ku. stay with me forever, please?" entah sejak kapan pipi Jennie dibanjiri air mata. yang jelas dia terharu plus bahagia oleh kata kata yang keluar dari bibir Taehyung.
"Mau kah kau menjadi pendamping ku selamanya?" tanpa banyak kata Jennie langsung memeluk erat taehyung.
"Yeah, i do" ujar Jennie disela tangis bahagianya. Sudah sangat lama dia menunggu Taehyung melakukan ini padanya.
"Terimakasih, aku mencintaimu" Taehyung menenggelamkan wajahnya diceruk leher jennie. hal yang ditakutinya selama ini lenyap, tidak ada penolakkan dari Jennie, itu sangat sangat membuat nya senang, lega. padalah dia udah bersiap jauh hari jika Jennie menolak dan menjauhinya dia akan pergi ke jepang tempat sepupunya Kim Namjoon, namun takdir berpihak pada keinginan Taehyung. Jennie menerimanya dengan sangat gampang tanpa ragu.
"Aku juga mencintaimu Taetae" balas Jennie.
♡
Karena Jennie adalah cahaya yang menghiasi kehidupannya,
Jennie seperti mimpi yang indah dengan tujuh sinar yang menyinari seluruh dunia kim taehyung.
U R Jennie Kim.
Suara tepuk tangan menggema diruangan kecil saat melodi piano yang merdu berhenti.
"Daddy kelen" ujar seorang anak kecil dengan suara imutnya berlari untuk duduk dipangkuan sang daddy.
"nanti jika sudah besal aku ingin menjadi sepelti daddy, memiliki suala yang bagus dan belmain piano"
"Kalau begitu belajar lah yang rajin" ujar taehyung mengelus kepala putrinya, kim yeri. putri pertama nya bersama Jennie.
Yeri hanya mengangguk imut menatap Taehyung yang tersenyum
"Ayok. kita makan malam" ujar Jennie yang sedari tadi hanya diam memperhatikan mereka dari jauh. Yeri turun dari pangkuan Daddy nya dan berlari keluar dari ruangan kecil yang sengaja dijadikan studio oleh taehyung, semua perlengkapan musik ada disana.
Jennie berjalan mendekati sang suami yang sedang menutupi tuts pianonya, lalu memeluknya dari belakang.
"Aku mencintaimu" ujar Jennie mengecup leher Taehyung lalu segera berlari keluar dari ruangan itu.
Taehyung hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah istrinya.
"Bilangin aku mesum padahal dia sendiri yang mancing" kekeh Taehyung geli, lalu segera berlajan keluar dari ruangannya menyusul kedua wanita yang amat berarti bagi hidupnya...
TAMAT...