"Cintailah aku seperti aku mencintaimu,cinta bukan karena nafsu tapi cinta adalah seseorang yang mencintaimu dengan tulus dan murni,hanya cinta tidak ada kata cemburu,marah,atau yang lain" itulah pesan singkat dari cowok yang mengirim pesan untuk ku...
~
Namaku Aqella panggil saja Lala ,aku punya pacar namanya Fauzan..dia sangat agresif tapi.. aku sangat mencintainya.Hingga suatu hari..
"Yank ketemuan yuk?"ucap pacarku dari seberang telefon
"Ini udah malem sayang besok aja yah?" jawabku lembut agar tak menyinggung perasaan nya
"Yah sayang kok gitu sih!" jawab nya marah padaku
"Sayang kamu kan tau sendiri kalo.." belum sempat aku menyelesaikan kalimat ku telefon sudah dimatikan sepihak olehnya..
Malam itu aku berusaha untuk menghubungi Fauzan pacarku tapi sepertinya dia marah.Hingga karena aku bosan akhirnya aku masuk ke dalam grup yang entah dari mana asal usul nya "Kegabutan Yang Hqq"itulah nama grup tersebut.
"Assalamualaikum Sv Aqella yak!" Itulah isi pesan chat ku
"Waalaikumsalam salken Nita"
"Waalaikumsalam salken Fitriana"
"Waalaikumsalam salken Ilham"
"Waalaikumsalam salken Alfan" itulah beberapa balasan para penghuni grup itu
Aku pun berkenalan lewat WA dengan Nita,Fitriana,Ilham,dan Alfan.Hingga saat aku siaran grup aku menjadi sangat dekat dengan Nita dan juga Alfan.Mereka sudah ku anggap sebagai sahabat dan kakak ku sendiri.
💌" Udah makan belom?" ucap Alfan
💌"Udah tadi pagi hehe😁" ucapku menanyainya
💌"Lah yaudah makan dulu sana" balasnya
💌"Nanti ajalah belom laper" jawabku singkat
💌"Nanti sakit lho"Balasnya lagi
💌"Ok ok aku makan" jawabku agar tidak menyinggung dia
💌"Eh aku gak maksa kamu lho"jawabnya canggung
💌"Iya iya"jawabku dengan singkat
Itulah isi pesanku dengan Al.Entah kenapa seolah jantungku berdetak dengan kencang dan aku sangat bahagia.Berbeda dengan saat aku dengan Fauzan,tapi seperti aku lebih memilih Fauzan daripada dia.Entah karena umur Alfan lebih tua 7 tahun dariku.Atau kah memang kita tidak bisa bersama..
Aku selalu mengatakan semuanya kepada Al,aku suka berbagi ceritaku dengan nya.Entah suka atau duka dan semua rahasiaku sudah kuceritakan padanya.Aku tak tau bagaimana perasaan Al denganku.
Dan pagi ini di kampus aku melihat Uzan aku tau dia melihat ku tapi seolah dia marah padaku.Aku menghampirinya dan bertanya "Uzan kamu marah padaku?"Fauzan tidak menjawab dan hanya diam.Aku akhirnya bertanya kembali "Uzan jawab aku jangan diam saja" sekali lagi Fauzan mengacuhkan ku."Baiklah aku minta maaf sekarang aku akan menuruti kemauan mu apa kamu puas?" Tanya ku dengan ketus"Benarkah kamu akan membuatku puas?" tanya nya dengan antusias."Y ya"jawab ku agak gugup.Aku takut kalau Fauzan macam macam denganku."Nanti malam aku akan menjemputmu"kata Fauzan dan dia pun pergi meninggalkan ku yang berdiri termenung memikirkan perkataanku sendiri.Fauzan berbalik dan mendekatiku"Jangan lupa berdandan yang cantik" ucap nya lalu pergi hingga menghilang dibalik belokan kelas.
Malamnya
"Ting tong" suara bell rumahku berbunyi.Aku yang ragu dengan penampilan ku akhirnya berkaca lagi.Dress diatas lutut dan rambut digerai ditamvah dengan lengah yang sangat pendek hingga kelihatan lengan ku yang putih.Dan lagi akhirnya bell itu berbunyi sekali lagi "Ting tong" akhirnya aku segera keluar dari rumah.
"Kamu sangat cantik" bisik Fauzan ditelingaku
"Kemana kita akan pergi?"Tanya ku yang sebenarnya tidak tau dimana akan pergi dengan nya.
"Ikut saja" jawabnya singkat lalu membukakan ointu mobilnya untuk ku
Didalam perjalanan aku sedikit ragu dengan janjiku sendiri.Seolah aku memang tidak ingin pergi dengan nya.Dan harusnya aku mendengarkan nasehat All agar putus dengan Fauzan.Tapi aku sama sekali tidak mengubris perkataan nya.
Hingga akhirnya sampai lah aku dan Fauzan ke bar.Aku berpikir "kenapa harus bar?" aku sebenarnya ingin bertanya langsung dengan Fauzan.Tapi entah pikiran ragu atau takut aku tidak jadi bertanya.
"Aqeela ayo keluar"ucap nya lalu menggandebg tangan ku
"Iya"jawabku singkat.Aku sangat malu dengan pakaian ku yang terbuka hingga aku selalu menutupi bagian dadaku.
"Siapa dia pacarmu ya"tanya seorang pria tinggi berkulit sawo matang kepada Fauzan."Iya namanya Aqella panggil saja Lala"jawab Fauzan."Hai Lala kau sangat cantik dan sexy"jawab nya seraya menggodaku.
"Jangan menggodanya dia milik ku" jawab Fauzan."Ayo Lala duduk lah disana" sambung nya lagi.Aku hanya pasrah dan mengikuti kemauan nya hingga dia kembali dan membawa kan satu botol bir dan satu orange juice untuk ku.
"Ini kamu nggak suka minum bir kan?" tanya nya sambil memberikan Orange Juice itu padaku."Terima kasih"jawab ku aku langsung meminum Orange Juice itu tanpa ragu sedikitpun.Hingga tiba tiba badan ku terasa panas"Fauzan badan ku sangat panas aku ingin pulang" ucapku merengek.Fauzan menyunggingkan senyumnya dan berkata "Ayo ikut aku agar badan mu tak panas".Aku hanya menuruti katanya karena sudah tidak tahan dengan badan ku yang sangat panas.
Hingga tiba tiba Fauzan membawa ku ke sebuah kamar.Kupikir Fauzan akan menyuruhku mandi tapi dugaan ku salah,Fauzan mengunci pintu kamar itu."Fauzan kenapa pintunya dikunci"tanya ku bingung.
"Biar tidak ada yang menganggu kita" jawabnya senang ."A apa maksudmu Fauzan?" Jawabku takut dan gugup.Fauzan mendekati ku semakin dekat hingga ia menarik ku dan mendorongku ke kasur.
"Kamu mau apa?"tanyaku sangat takut dan tiba tiba ia merobek bajuku hingga tidak ada bagian yang menutupi dadaku.Aku sangat malu,marah,takut dan yang hanya dipikiran ku hanya "Tuhan tolong aku"ucapku dalam hati.Hingga akhirnya Fauzan melancarkan aksinya.Aku hanya bisa menangis."All maafkan aku yang tidak mempercayaimu"ucapmu dalam hati ku.Aku hanya
bisa menangis dan menangis.Dan paginya aku terbangun dan Fauzan sudah tidak ada dikamar.
Aku akhirnya mempunyai ide untuk melarikan diri.Aku mengumpulkan baju ku dan pergi dari kamar itu lewat jendela yang ada ditoilet.Aku menangis dijalan dan aku akhirnya mencari kendaraan agar bisa pulang.
Dan akhirnya aku sampai dirumah ku."Aqella kamu habis dari mana saja sayang kenapa mata mu sembab begitu?" tanya ibu ku yang khawatir melihat kondisi ku.Namun, aku hanya mengacuhkan ibuku dan memilih berdiam diri di kamar.Hanya satu yang kupikirkan Al.
Aku segera menghubunginya dengan menelefonya
📞 "Al" Ucapku dengan nada terisak
📞"Aqella?"Jawab Alfan
📞"Aqella kamu kenapa?"Tanya nya dengan nada khawatir
📞"Maafkan aku.." Ucapku yang sudah mulai menagis deras
📞"Ada apa Ella?kenapa kamu menangis?" Jawabnya bingung
📞"Di dia mem..per..kosaku.."Jawabku dengan gagap karena tangisanku
📞"Apa!?" jawabnya terkejut
📞"Maksudmu pacarmu itu!?"sambungnya
📞"I iya..tolong maafkan aku Al" Ucapku terisak
📞"Kau tidak salah Aqella,dia hanya mencintaimu karena nafsu"
📞"Sekarang aku sudah kotor Al" ucapku menangis
Tut tut tut.Suara sambungan telefon terputus aku tau Al marah dengan ku.Tapi ini semua salah ku,aku sangat lelah hingga tertidur dan sampai lupa makan atau minum.Dan malam harinya "Aqella makan dulu sayang kamu sudah seharian belum makan"ucap ibu ku sambil mengetuk ngetuk pintu kamarku."Nanti sama bu aku belum lapar"ucapku singkat.Hingga 1 jam kemudiam.Tok tok tok
"Sudah ku bilang aku tidak lapar!" jawab ku ketus.Hingga akhirnya karena aku tidak segera membuka pintu ibu ku mengambil kunci cadangan "Benar kamu tidak mau makan?" ucap seorang lelaki yang ada di daun pintu.
"Al?"ucapku kaget,ya orang itu adalah Alfan.Dia tersenyum memandangku dan berjalan mendekatiku."Jangan menangis" ucap nya lembut,aku sangat terkejut dengan kedatangan Al hingga tak bisa berkata kata.
Aku berlari dan langsung memeluknya."Maafkan aku Al maafkan Aku"ucapku pada Al."Sudah jangan meminta maaf begitu itu bukan salahmu"ucapnya sangat lembut
"Kamu tau?orang itu sudah masuk penjara" ucap nya berbisik di telingaku.Sontak aku terkejut dengan ucapan nya."Apa kamu serius?"jawabku tak percaya "Nanti kamu lihat saja dipenjara"jawabnya.
"Tidak aku ingin menemuinya sekarang"Ucapku ingin beranjak pergi namun Al menahan ku."Iya tapi kamu makan dulu kamu seharian belum makan kan?"Ucap Alfan
"Baik aku akan makan"ucapku seraya tersenyum.
"Gitu dong senyum"katanya sambil menyodorkan nasi untuk ku.
Hingga setelah aku melihat Fauzan dipenjara aku senang seolah aku kembali tersenyum kembali.Dan akhirnya aku RESMI BERPACARAN dengan Al.Pada tanggal 24 September 1988.
TAMAT