Pukul 6 pagi aldo berangkat menuju sekolahnya setelah 1 minggu dia tidak masuk ke sekolah. Aldo mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang sambil berusaha tidak memikirkan apa yang sudah terjadi padanya.
Sesampainya di sekolah dia memakirkan mobilnya di tempat biasa, dilihatnya mobil teman temannya yang sudah terpakir rapi menandakan mereka juga sudah ada di kelas. Aldo langsung menuju kelasnya yang sudah gaduh akibat kerusuhan keempat sahabatnya.
" wewww, aldo udah masuk broo " ucap ucup yang melihat aldo diambang pintu
" eh al, lo kemana aja dah? 1 minggu gak masuk? Nikah lo? Hahaha" kepo arjuna
Sontak pertanyaan itu mengundang tawa sahabatnya. Tapi aldo tak menanggapi mereka, dia hanya diam lalu duduk di bangkunya. Andre yang melihat keanehan sahabatnya itu pun merasa heran, tak biasanya dia akan diam saja tidak membalas ucapan arjuna, biasanya dia akan beradu mulut dengan arjuna.
" do, lo kenapa dah? Kok diem aja, nggak kayak biasanya?" tanya andre sambil menepuk bahu aldo,
Aldo hanya menoleh, dia diam. ingin bercerita tapi dia enggan bercerita kepada sahabatnya itu tentang pengalaman yang mengerikan kemarin.
" halahh, paling dia habis dimarahi nyokap bokapnya lagi" seloroh alex yang tadi hanya main game
" diem deh lo lex, lagi serius juga" ucap ucup
" do, lo bisa cerita ke kita. Kenapa lo diem aja dari tadi, kita itu sahabatan udah lama." kata andre dan diangguki oleh arjuna.
Aldo yang mendengar itu pun dia akhirnya memberanikan diri untuk bercerita. Dan keempat sahabatnya pun sudah duduk mellingkari aldo untuk mendengarkan cerita dari aldo.
" gue cerita tapi jangan dipotong ya?" ucap aldo dan hanya diangguki oleh sahabatnya. Lalu aldo melanjutkan ceritanya
" jadi gini, gue kemarin kan liburan ke rumah nenek gue yang ada di desa. Tapi desanya tuh aneh, sepi sunyi suram deh. Terus...."
" yee kalo desanya rame mah namanya pasar atuh aldo, hahaha" potong ucup. Nih ucup lagi penasaran e dia tambah ngelawak
Cetakkk , alex menyetil jidat ucup
" diem deh lo, ngelawak mulu. Dengerin dulu. Lanjutin do gue kepo nih" ucap alex
Ucup pun hanya manyun dan kicep seketika
" terus.......
Falshback on
Hari jumat ini tepat tanggal 11 bulan 11 keluarga aldo berencana akan pergi berlibur ke rumah nenek mereka yang ada di desa. Saat di perjalanan aldo melihat desa ini, desanya terasa sejuk, nyaman. Tetapi dia merasa ada yang aneh dengan desa ini, sebab desanya terlalu sepi sunyi dan bahkan tidak ada orang yang berlalu lalang di desa ini padahal sekarang masih pukul 11.11 siang.
Aldo yang sudah penasaran pun setelah sampai di rumah neneknya pun langsung bertanya
" nek, kenapa disini sepi sekali? Tidak ada aktivitas warga desa sama sekali? Bahkan tadi hanya mobil papa yang ada di jalan desa ini" tanya aldo pada neneknya.
Neneknya yang mendengarkan pertanyaan itu pun hanya tersenyum, lantas menjawab
" cu, sebenarnya pada tanggal 11 bulan 11 semua warga desa ini tidak diperbolehkan untuk keluar rumah dan beraktivitas, terutama bernyanyi. Nenek tadi sudah melarang papamu untuk kesini, tetapi papamu tidak mendengarkan nenek. Semua sudah terlanjur semoga tidak terjadi apa apa"
" kenapa bisa begitu nek? " tanya aldo yang semakin kepo dengan kisah desa ini. Banyak pertanyaan yang ingin diajukan oleh aldo.
" itu karena......."
Kringgggggg...... Bel bunyi tanda masuk pun terdengar.
" eehhhh, siapa sih yang bunyiin bel. Kurang kerjaan banget deh, lagi penasaran juga ishhh" kesal andre yang emang dia sudah khusuk banget dengerin cerita dan tiba tiba dia mendengar bunyi bel masuk sekolah
Sahabatnya yang lain pun hanya mengehela nafas.
Setelah itu mereka mendengarkan penjelasan sang guru dengan pikiran yang melayang layang entah kemana, mereka masih penasaran dengan cerita aldo yang terpotong tadi.
Setelah istirahat mereka tidak pergi ke kantin. Mereka menunggu kisah cerita selanjutnya dari aldo. Aldo pun meneruskan ceritanya
lanjut yaa....
" itu karena ......"
belum sempat nenek meneruskan ceritanya papa aldo masuk ke rumah dan berkata jika dia ada urusan mendadak dari kantornya dan harus pergi saat itu juga. Aldo pun tak masalah disana sendirian toh di rumah neneknya sendiri. Setelah itu pun di rumah hanya ada nenek dan aldo saja karena mamanya tadi juga ikut dengan papanya.
Aldo hendak pergi ke kamarnya, tapi sebelum itu neneknya sudah berpesan pada aldo, jika dia sedang sendirian aldo lebih baik diam jangan bersuara ataupun bernyanyi. Aldo hanya mengiyakan tanpa memerdulikannya. Setelah masuk di kamar dia merasa sunyi dan dia mulai mendengarkan musik dan mulai bersenandung menyanyikan lagu, dia melupakan pesan neneknya, tak lama dia tertidur.
Pukul 10.45 malam aldo baru bangun, dia bangun karena dia merasa ada yang meniup telinganya dan berbisik lirih
" ayo bernyanyi denganku"
tapi tidak ada siapapun dalam kamarnya dan aldo pun merasa ada yang mengawasinya tapi tak ada orang. Seketika aldo merasa merinding.
Tiba tiba aldo merasa lapar karena tertidur dan tidak sempat untuk makan. Saat mau turun tangga aldo melihat ada sosok perempuan yang membelakanginya dengan baju berwana putih dan rambut hitam panjang sedang bersenandung. Mana suasana rumah gelap, di luar sedang hujan.
Sontak aldo langsung kaget dan jantungnya seperti maraton, dia gemetar tak bisa bergerak dengan mata yang melotot, hp yang dibuat untuk senter pun terjatuh. Saat perempuan itu mau berbalik tiba tiba ada yang menepuk pundaknya. Sontak aldo lansung berteriakkkk
"AARRGGGGGHHHHH, SETANNN. PERGI LOOO JANGAN GANGGU GUE" teriak aldo sambil berjongkok dan mengibas ngibaskan tangannya.
" aldoo, jangan teriak pamali ini nenek aldo " tegur sang nenek sambil membawa lilin.
" nenek? Astagaa aldo kira perempuan yang ada dibawah sana" aldo bernafas lega setelah mengetahui jika itu neneknya.
" perempuan? Aldo apa kamu tadi bernyanyi? " tanya sang nenek dengan tatapan mata yang tajam.
" iya nek, tadi aldo lupa pesan nenek. Memang kenapa sih nek?"
" hufttt, aldo aldo. Sudah kamu tidak perlu tau. Cepet balik ke kamar dan ingat pukul 11.11 jika ingin ke kamar mandi jangan bernyanyi ingat itu" nenek pun berlalu meninggalkan dan masuk ke dalam kamarnya.
Aldo yang emang pada dasarnya dia kepo, dia mencoba untuk membuktikan kenapa dia dilarang bernyanyi di kamar mandi pukul 11.11 malam dan dia melupakan kejadian tentang sosok perempuan itu.
Dan saat ini tepat pukul 11.11 malam dia pun pergi ke kamar mandi dan mulai bernyanyi. 1 menit dia bernyanyi tak ada apa apa, lalu dia mulai berfikir neneknya hanya menakut nakuti dia saja. Setelah itu dia ingin keluar tapi tiba tiba lampu kamar mandi menjadi mati setelah itu menyala kembali, dan itu terus terjadi beulang ulang dengan kondisi hujan di luar yang semakin deras, angin yang kencang dan guntur yang besautan menambah suasana mencekam di kamar mandi.
Wushhh, kresek kresek. Jedarrrrr jedarrr
Aldo pun merasa sangat ketakukan, pintunya terkunci. Aldo sudah menangis sekarang, dia berteriak dan menggedor gedor pintu dengan harapan neneknya akan mendengar dan menolongnya. Setelah itu terdengar dari arah pojok kamar mandi suara perempuan bernyanyi dengan merdunya, lantas aldo semakin ketakutan, dia menangis kakinya gemetar jantungnya berdetak dengan keras.
" nananananana, ayo bernyanyi" ajak perempuan itu
" pergi kamu, aku tak mau bernyanyi. Jangan ganggu aku" ucap aldo sambil menangis.
Tapi sosok perempuan itu tak mengiraukan aldo dan tambah bernyanyi dengan keras dan suaranya terdengar mengerikan di telinga aldo, lalu nyanyiannya berubah menjadi nyanyian yang menyiratkan rasa kecewa, marah dan kesedihan yang mendalam.
Aldo penasaran dan dengan keberaniannya aldo menoleh, lantas dia terkaget melihat sosok perempuan itu, dia diam mematung.
Bagaimana tidak melihat wajahnya hancur, matanya tidak ada sebelah, mulutnya sobek sampai ke telinga, hidungnya patah dan retak dan saat dia menganga terlihat rongga mulutnya juga yang hancur seperti sudah di tusuk oleh linggis berkali kali dan terus mengeluarkan darah, betapa mengerikannya.
Warna bajunya berubah menjadi merah darah dia menyerangai mengerikan, tatapan matanya yang sebelah menyiratkan kebencian yang mendalam, lalu dia terbang mendekati aldo dengan tangan seakan ingin mencekik aldo. Aldo tak bisa bersuara atau berlari dia seperti dikunci di tempat. Setelah itu aldo pingsan dan tak ingat apa apa.
Flashback off
" ishhh, sumpahhh kok serem gitu sih? Merinding aing" ucap ucup setelah mendengarkan cerita dari aldo, dia merasa bulu kuduknya berdiri dan dia merinding.
" terus terus setelah itu apa yang terjadi do?" tanya alex. Sedangkan arjuna dan andre hanya terdiam, mereka masih tidak percaya dengan apa yang dialami oleh aldo.
" kata nenek gue, gue dirasuki tu sosok perempuan. Dia bawa gue ke dapur terus pegang pisau mau nusuk mata sebelah kanan gue. Untung waktu itu nenek gue cepet tanggap dan langsung nyegah gue untuk nusuk mata gue sendiri." kata aldo, dia masih ketakutan jika memikirkan kejadian itu.
" kok nenek lo bisa tau do kalo lo kesurupan?" tanya andre, dia heran bukannya tadi neneknya sudah ke kamar dan tertidur?
" hmmm, katanya setelah gue bilang gue ada liat tu sosok perempuan, nenek gue langsung telepon pak ustad nyuruh cepet ke rumah. Dan untungnya pak ustadnya datang tepat waktu. Habis itu katanya gue pingsan 1 hari, terus ada luka goresan ditangan gue. Gue tanya sama nenek gue, dia cuma ada jawab 'jadi cu, lain kali kalo dibilangin itu didengerin jangan dianggap angin lalu. Desa ini mah ada ceritanya sendiri kenapa kok pas bulan 11 tanggal 11 dan puncaknya itu malam pukul 11.11 itu tidak boleh bernyanyi dan keluar rumah.' gitu , terus gue ya diem sambil minta maaf habis itu gue demam 5 hari " aldo menghembuskan nafasnya dia juga menyesal telah melanggar peraturan dari neneknya, untungnya dia masih bisa hidup sampai saat ini
" cerita dibalik itu apa do? Lo pasti tau kan?" tuding andre
" gue tau tapi gue nggak mau cerita, nanti kalo gue ceritain kalian semua bakalan ada yang ngalamin hal sama kayak gue. Biarin ini menjadi rahasia gue sendiri, cukup gue serta warga desa sana saja yang tau" ucap aldo seraya menatap sahabatnya.
Aldo tau jika dia menceritakan tentang larangan desa itu maka sahabatnya pun tidak akan bisa makan dan tidur dengan baik, sebab dibalik larangan itu terdapat kisah yang memilukan dan mengerikan.
Ucup, Andre, Alex dan Arjuna pun tak bisa memaksakan aldo untuk bersedia menceritakannya. Akhirnya mereka penasaran tapi mencoba untuk tak memikirkannya karena mereka tak mau mengalami kejadian yang sama seperti aldo.
Tiba tiba mereka mendengar suara perempuan bernyanyi, tapi di kelas hanya ada mereka berlima saja. lantas siapa yang bernyanyi?
mereka sontak langsung berlari kalang kabut ke luar kelas.
" Hahahahahaha , mereka berlima memang penakut semua. gak nyadar apa kalo yang nyanyi itu gue hihihi" ucap siswi perempuan yang ternyata dia juga ikut mendengarkan cerita aldo dan dia mengerjai aldo and the geng dengan bersembunyi di bawah meja dan bernyanyi
SELESAI.