Namaku adalah angelwer, aku duduk di kelas 8 .
Harga diri ku selalu di ejek oleh teman teman ku.
Mereka sangat membenci diriku, ntah kenapa masalahnya itu.
Dan hari ini adalah dimana aku akanenuju ku sekolah.
Di jalan aku menemukan teman sekelas ku sih yesi.
"woi, kau! " kata yesi sambil mengejekku, aku membiarkannya dan berlari menuju sekolah.
Akhirnya aku sampai....
Aku lalu berjalan menuju ke kelas , ketika sedang berjalan para anggota geng skolah ku pun datang di depan pandanganku.
"eh, lo gua tadi manggil lo. Lo denger kagak? telinga lo tuh mana hah ! mana? " kata sih
yesi sambil mencubit telingaku.
"aww!!! " teriakku kesakitan , ia lalu mendorong ku dan Terjatuh.
Dalam hati aku berkata "aku akan membuat mu menyesal dengan kesalahan mu sendiri".
jam skolah pun mulai, anak anak berlari masuk ke kelas.
" woe, ntar jam istirahat kita ajak gelus yok sama sih anak jelek itu, gimana setuju ga? " kata morla melirik anggota genknya.
1 jam kemudian....
"kringgg kringgg kringgg" suara belum istirahat berbunyi, para murid pun keluar.
"eh lu, cepetan pergi ke taman skolah, gua mau ngajak lo gelud! " kata sih morla memegang serpihan kaca.
aku hanya menganggukkan kepalaku saja.
sampai di taman skolah, aku berlari menemui morla.
aku melihat mereka memegang kaca dan tapi tambang, aku mulai takut.
Aku lalu mendekati mereka, mereka mulai berbisik bahwa aku telah sampai di taman itu.
"kayaknya kamu uda siap untuk menunggu kematianmu yah! " kata morla melebarkan senyumnya.
Ia langsung mendorong ku terjatuh, dan mulai mendekatkan serpihan kaca itu untuk melemparkan ke aku.
aku menutup mata dan menutupi kepalaku dengan tanganku.
Tiba tiba cahaya silau dari diriku menyilaukan matanya.
sayap kecil pun muncul di punggungku.
aku lalu duduk di kayu pohon dan memegang rambutku.
seragam sekolah ku berubah menjadi pakaian berwarna putih.
dengan wajah yg menawan.
Semuanya ternganga dan berkata bahwa mereka salah orang untuk di bunuh .
merka pun berlutut dan memohon ampun padaku.
"maafkan kami angelwer, maafkan kami " ucap mereka smbil berlutut dan berdoa.
"apa kau bilang maaf, berapa kali kau menyakitkan diriku, dan kini kau meminta maaf!, gak ada kata maaf untuk orang yg uda nyakitin aku! dan sekarang aku akan melenyapkan orang yg jahat seperti kalian semua ini tak peduli siapa pun itu! " kataku dengan ekpresi marah.
aku mulai menjulurkan tanganku , dan muncullah sebuah botol putih .
aku membuka tutupnya dan mengarahkannya ke orang-orang yang jahat itu.
Dan sekarang kehidupan mulai terlihat Damai.
selesai