Nama gw Elvano... Elvano Aditama gw anak ke 2 dari keluarga Aditama dan gw seorang pria omega umur gw baru 26 tahun.
Gw bekerja sebagai menejer di sebuah perusahaan yang bisa dibilang sangat terkenal di negeri ini, namanya adalah PT. Rigel Jaya yang dipimpin oleh Hans Bradley Wiggins.
Gk ada yang baik baik saja sejak gw masuk perusahaan itu, karna pemimpin dari perusahaan yang bernama PT. Rigel Jaya adalah Seorang Alpha yang sangat mesum.
Dia selalu membenci omega pria terutama feromon mereka.
Pada saat Xiong rut dia akan selalu memintaku untuk mencarikan nya seorang wanita untuk dia tiduri sampai masa rut nya hilang.
Semuanya terlihat baik baik saja tetapi suatu hari dia mengalami rut padahal ini bukan jadwal rut nya.
Karna feromon yang keluar dari tubuhnya itu menyebabkan aku heat dan aku tidur bersama dengannya, awalnya aku menolak tapi karna aku terpengaruh insting omega ku yang membuatku tak bisa melawan.
Saat dia bangun dan menyadari bahwa dia tidur denganku dia langsung mendorong ku hingga jatuh dari tempat tidur.
Dia bertanya apa yang aku lakukan dengannya kemarin malam.
Aku tau jika aku jujur aku akan diamuk habis habisan olehnya dan aku yakin jika aku juga akan di pecat oleh karna itu aku berbohong jika dia mabuk dan memelukku saat tidur.
Memang dia kemarin banyak minum dengan klien dan saat kita selesai melakukan itu aku membersihkan tubuhnya dan memakaikan pakaiannya padanya agar dia tidak tau jika aku dan dia telah melakukan itu.
Entah kenapa dia merasa lega karna perkataan ku itu.
Dia pernah bilang padaku jika dia tidak suka pada omega laki laki apalagi terikat dengan mereka bahkan mencium bau omega saja membuat nya jijik.
Beruntung dia tidak menggigit leherku jika tidak mungkin aku dan dia akan menjadi pasangan.
Setelah kejadian itu aku dan dia tetaplah bos dan karyawan.
Tapi yang membuatku aneh tiba tiba dia memindahkan aku untuk bekerja di perusahaan milik temannya.
Dan seiring berjalannya waktu dia menghilang tanpa jejak.
Tentu saja itu membuatku aneh tak lama aku mulai mual mual dan sering lelah saat bekerja.
Tapi aku tetap mengerjakan pekerjaanku karna tidak bisa ditunda tapi gejala itu terus berlanjut hingga membuatku kawatir jika aku hamil.
Besoknya aku izin dari kantor kerumah sakit untuk tes apakah aku benar benar hamil atau tidak dan hasilnya aku positif hamil.
Tentu saja itu membuatku sangat terpukul apalagi sekarang Hans tiba tiba saja menghilang.
Awalnya aku tidak menginginkan bayi ini dan aku ingin aborsi bayi ini tapi seorang anak kecil muncul dalam mimpiku dia memanggilku papa itu membuatku sedikit aneh tapi juga senang perasaan yang tak pernah aku rasakan tiba tiba muncul saat anak itu memanggil aku papa.
Anak itu membawaku ke suatu tempat
Yang sangat indah seperti sebuah taman yang lengkap dengan teh, tapi yang membuatku sakit hati adalah saat anak itu berkata.
"Papa aku adalah anakmu papa, kenapa kau ingin membuangku? aku ingin terlahir menjadi anak papa, aku bisa melihat dunia dari mata papa, ternyata dunia sangatlah kejam tapi menjadi anak papa aku sangatlah beruntung bisa mendapatkan papa, jangan buang aku papa, jangan buang aku".
Seketika aku terbangun dengan air mata yang mengalir di wajahku dan karna itu aku ingin melahirkan anak ini.
Aku memberitahu keluargaku tentang kehamilanku tentu saja mereka marah padaku.
Mereka mengusir ku dari rumah dan membuangku seperti barang yang tak berguna.
Aku disitulah keadaan terpuruk ku aku tidak memiliki tempat tinggal dan dalam kondisi hamil aku harus mengurus diriku sendiri dan bekerja.
Aku menginap dirumah temenku untuk beberapa waktu sampai aku menemukan sebuah rumah untuk ke tempati.
Tentu saja itu bukan akhir dari penderitaanku karena aku hamil diluar nikah bos ku memecatku dari pekerjaan.
Aku mencari sebuah pekerjaan selama berhari hari lalu aku mendapat pekerjaan tetapi sebagai pelayan cafe sederhana tentu saja uang yang ku hasilkan sedikit tetapi itu bisa ku tabung untuk menyewa rumah sederhana dengan tambahan tabungan yang ku kumpulkan selama 7 tahun ini.
Beberapa bulan kemudian kehidupanku tidak membaik aku masih memerlukan banyak uang apalagi biaya untuk operasi lahiranku karena kata dokter anak ini tidak bisa dilahirkan secara normal belum lagi biaya kehidupan setelah anak ini lahir walau begitu aku tetap kesulitan dalam mencari pekerjaan karena usia kandungan ku yang sudah tua membuatkan aku cepat sekali lelah.
Dan aku mengambil waktu cuti 1 bulan dari pekerjaanku karna mulai dengan dekat waktu aku melahirkan.
Waktu aku melahirkan itulah saat saat aku memerlukan keluargaku dan juga Hans. Tetapi tidak ada seorang pun dari mereka datang melihatku.
Aku mengerti jika Hans tidak datang karena dia tidak mengetahui jika aku hamil anaknya.
Tetapi keluargaku? Mereka sama sekali tidak mencari dimana aku atau bagimana keadaanku.
Walau aku sedih karena keluargaku tidak datang tetapi aku diberi keberuntungan terbaik yaitu seorang tuan putri cantik dan Pangeran kecil yang tampan tapi karena aku tak bisa mengurus anak ini dan demi kehidupannya yang baik aku meletakkan putriku di depan rumah Hans tentu saja aku sedih siapa yang tidak sedih berpisah dengan anaknya tapi agar anakku mendapatkan sebuah kehidupan yang baik aku harus rela memberikan anakku itu.
Apa lagi disaat yang bersamaan aku mendengar bahwa keluarga Hans menuntut cucu pada Hans itu yang membuatku yakin untuk memberikan putriku pada Hans apalagi Hans juga sangat baik pada anak anak kecil.
Lalu beberapa waktu kemudian Hans melihat putriku dan dia membaca pesanku yang berisi
"Hans bayi ini adalah milikmu aku tidak bisa mengurusnya lagi aku memberikannya padamu jika kau tidak percaya kau bisa tes DNA dengannya jika hasil tes negatif kau bisa memberikannya pada panti asuhan tapi jika hasil tes positif berjanjilah kau akan mengurusnya"
Setelah membaca pesan ku Hans membawa bayi itu masuk kerumahnya tentu saja taruhannya sangat besar jika bayi itu bukan anak Hans tapi demi dia bisa hidup dengan nyaman akan ku lakukan apapun aku tak ingin putriku melihatku melakukan pekerjaan yang buruk.
Ya aku bekerja sebagai seks komersial atau yang biasanya orang sebut sebagai pelacur, karena aku tak menemukan pekerjaan aku bekerja sebagai seks komersial di suatu bar gay aku menerima uang sebesar 150 juta sebagai biaya hidupku saat aku hamil dan biaya operasi lahiranku serta untuk membayar uang kontrakan sebagai gantinya aku harus menandatangani kontrak dimana aku harus bekerja selama 7 tahun sebagai seks komersial dengan bayaran 30% nya dipotong untuk membayar hutang ku pada bar itu.
Dan jika aku ingin pergi dari pekerjaan aku harus membayar semua hutang ku serta bunganya cas.
5 tahun telah berlalu aku tidak tau bagaimana keadaan putriku tetapi aku yakin dia pasti akan baik baik saja bersama Hans tetapi suatu hari saat aku bekerja aku melihat Hans di bar tempat aku bekerja.
Aku berfikir mungkin aku salah lihat karena tidak mungkin Hans ada di bar apa lagi bar gay karena Hans bukanlah gay dan juga dia sangat benci yang namanya gay.
Tetapi aku mulai yakin jika Hans datang ke bar itu karena berkali kali aku melihatnya datang aku tidak melupakan wajahnya aku masih ingat betul paras wajahnya aku sangat nyakin jika itu adalah Hans yang ku kenal.
Terlintas timbul pertanyaan tentang putriku, bagaimana keadaannya apa yang dia lakukan membuatku semakin gelisah hingga tanpa sadar aku menabrak orang.
Dan orang itu adalah Hans tanpa melihatnya aku bisa tau jika itu adalah Hans.
"Maafkan saya karena tidak memperhatikan jalan kalo begitu saya pergi dulu" tentu saja aku berniat untuk tidak bertemu dengan nya setelah mengatakan itu aku langsung pergi tanpa melihat wajahnya.
"Tunggu sebentar... " dia langsung memegang tangan ku saat aku ingin pergi.
"Ada yang bisa saya bantu? " aku menundukkan kepala ku agar dia tidak melihat wajahku dan tentu saja aku menyamarkan suaraku berharap dia tidak mengenaliku.
Lanjut S2 gk nih?