Namaku Yeselin savira biasa dipanggil lin lin dan aku punya sahabat siska dan Jessica, aku anak yang cerdas dan ceria begitu juga dengan sahabat ku, kita bersekolah di sekolah yang ternama SMA PERMATA. Kita selalu pulang dan berangkat bersama bersenda gurau disempanjang jalan tidak sedikit yang menyatakan cinta pada kami. Tetapi tidak ada yang nyangkut (hehehe pakaian kali ah nyangkut), kita ber tiga dijuluki three mostwanted
Pada saat kita pulang dari sekolah kita lewat lapangan basket, kita bersenda gurau hingga bola basket hampir terkena kita dan untungnya aku melihat itu hingga aku menangkap nya dan melempar nya hingga masuk ke ring, itupun membuat semua orang disana terkagum kagum melihat aksi ku, dan ada seseorang yang melihat itu tersenyum tipis dan dalam benak nya berkata *cantik*. Ya dia adalah cool handsome namanya Alex Aditya yang dipanggil Alex. Setelah aksi ku tadi yang menggemparkan lapangan basket kita pulang menggunakan mobil masing masing.
Keesokan harinya aku yang telat bangun karena begadang nonton drama korea bergegas ke sekolah, hingga menabrak seseorang. Lin lin:"ahh maaf maaf saya tidak sengaja, sekali lagi maaf saya permisi dulu" (lin lin pergi setelah melihat orang yang di tabraknya sekilas), dan orang itu tersenyum *seluruh siswi disini selalu menggilaiku tapi tidak dengannya, menarik*bantin orang itu, ya dialah alex cowok cool handsome setelah kepergian lin lin dia menuju kelasnya. Hingga bel istirahat berbunyi semua berhamburan keluar, begitu juga three mostwanted mereka duduk dibangku yang biasa mereka duduki setelah pesan dan makanannya datang mereka memakannya hingga seseorang cowok datang dan menyapa mereka "hai" (sapa orang itu) mereka bertiga menengok dan yang menyapa nya adalah alex lin lin:"oh hai, ada apanya? "
alex :" bolehkah aku bergabung? "
jes :" tentu" (sebenarnya Jessica mengagumi sosok Alex, hanya mengagumi ya gaes)
alex :"oh ya tadi kamu yang menabrak ku kan? "
lin lin :" ah ternyata kamu maaf ya tadi sudah menabrak kamu soalnya tadi aku kesiangan jadi buru-buru, jadi apa yang kamu inginkan sebagai tanda maaf? "(dengan nada ramah)
alex:" bolehkah besok temani aku mencari kado untuk adikku? "
lin lin :" tentu besok kamu kabari dimananya"
alex :"makasih, oh ya boleh minta nomor nya buat kabari besok? "
lin lin:" tentu 08**********"
alex :"makasih besok aku jemput"
lin lin:"tidak perlu nanti repot mending kita ketemu ditempat janjian saja"
alex:"tentu tidak repot baiklah aku kekelas dulu ya"
lin lin:"baiklah". Balik ke dua sahabat nya yang sedari tadi di diamkan
Siska& Jessica :"EHEMM"
Lin lin :"eh, hehhe sorry ya beb"(sambil nyengir kuda)
Siska :"asik banget ngobrol nya sampek kita didiemin"
Jessica :"tau tuh nimbang ada yang ganteng aja kita dilupain"
Lin lin :"ya enggak dong bebs ya udh yuk ke kelas habis ini masuk"
Jes&Sis:" lestgo"
Besoknya dimana Alex dan Yeselin pergi untuk membeli kado untuk adek dari Alex dan setelah menjemput yeselin mereka pergi kepusat perbelanjaan untuk mencari kado, setelah cukup berkeliling dan mendapatkan kado yang sesuai mereka pergi ke sebuah cafe terdekat setelah memesan dan makannya datang, tiba tiba Alex berbicara "lin bolehkah aku bertanya?"
Lin lin :"bukankah sekarang kau bertanya? "(sambil menaik nurunkan alisnya)
Alex:" iss sudah lah tidak jadi"
Lin lin:"hahahaha ok ok apa yang ingin di tanyakan oleh cool handsome ini"(sambil tertawa)
Alex:"tau ah ga jadi"(dengan muka datar padahal dihatinya tersenyum mendengar kata cool handsome, padahal semua siswi menyebutnya begitu, tapi berbeda jika yang menyebutnya itu yeselin)
Lin lin :"okh okh apa yang mau kamu tanyakan? "(sambil meminum jus alpukat yang dia pesan)
Alex:" apa kau punya pacar? "
(Seketika itu yeselin terbatuk batuk)
Yeselin:" uhuk..uhuk"
Alex :"haduh minum nya pelan pelan dong"(sambil menyerahkan air putih)
Yeselin :"okh thanks, btw kenapa kamu nanya gitu"
Alex:"ah gpp ya udh ga ush dijawab"
Yeselin :"aku belum punya pacar"
Seketika wajah Alex langsung tersenyum
Alex:"benarkah itu? "
Yeselin :" ah nggak juga aku punya malah setiap hari aku peluk"
Alex :"HAH siapa? "(dengan wajah muram)
Yeselin :" bantal dan guling ku"(sambil tertawa)
Alex :"kamu ya selalu bercanda "
Yeselin masih tertawa hingga perutnya sakit seketika tawanya diam disaat Alex mencium di pipinya Cup(Yeselin terdiam dan terbengong)
Alex:" sudah tertawa nya mau dicium lagi?"(sambil tersenyum lebar)
Yeselin :"ihh kamu cium cium aku aduin ni"(pura pura ngambek padahal seneng banget)
Alex:"di aduin kemana? Sama siapa? "
Yeselin :"diaduin ke KUA sama pak penghulu"
Alex pun senang dengan jawaban Yeselin
Alex :"ya udh yuk"
Yeselin "kemana?"
Alex:"ke KUA"
Yeselin :"pengen banget ya kawin sama aku? "(sambil tersenyum manis)
Alex:" iyh biar nggak diambil orang "(dengan wajah serius)
Yeselin terdiam seketika mendengar jawaban itu dia kira itu hanya candaan
Alex :" jadi apakah kamu mau jadi teman dekatku sekarang dan teman hidupku nanti setelah aku sukses "(dengan wajah serius)
Yeselin :" apakah kamu serius atau ini hanya candaan jika hanyalah candaan sebaiknya sampai sini saja, karena hati ini tidak siap untuk terluka "
Alex:" aku berbicara seperti ini karna aku serius denganmu, memang aku akui aku bukan laki laki yang romantis dan manis saat melamar pacar, tapi akan kubuktikan itu dengan meminta izin kepada orang tua mu untuk menjadikan teman dekatku sekarang dan teman hidupku nanti, aku bukan seorang laki-laki pengecut yang meminta itu hanya darimu saja aku tau nanti orang tua mu akan menyerah kan semua keputusan nya kepadamu tapi setidaknya aku berniat baik dan serius kepada mu dengan meminta mu kepada orang tua mu, aku tidak akan menyakiti hati seorang wanita karna ibu dan juga adikku seorang wanita dan aku memiliki prinsip wanita itu dijaga bukan dirusak itu prinsip ku kelak jika menemukan tambatan hati dan orang itu kamu Yeselin Savira, jadi maukah kau menjadi teman dekatku sekaligus teman hidupku dimasa depan? "
Yeselin :" bagaimana bisa seorang cool handsome berbicara panjang lebar dan setiap kata begitu tegas, serius, dan manis. Apakah aku sebodoh itu jika aku melepasmu yang begitu mencintai ku hingga kau tidak takut untuk meminta diriku dari orang tuaku, tentu aku mau menjadi teman dekat sekaligus teman hidupmu"
Alex:"apakah kau tidak akan berfikir kembali dan meminta ku memberikan waktu untukmu berfikir dan mengambil keputusan? "
Yeselin :" apakah kau ingin aku menunda jawaban nya? "
Alex:" tentu tidak tapi apakah kau sudah pasti dengan jawaban? "
Yeselin :" tentu aku suda pasti dengan jawaban ku mana mungkin aku membiarkan laki laki yang mau serius kepada ku dan hubungan itu tidak main main dan terimakasih telah memilih ku menjadi teman hidup mu serta makmum dalam sholat mu
Alex:"justru aku yang berterima kasih karna membalas cinta ku serta menjadi imam disholat mu kelak"
(mereka berpelukan dengan erat seakan tidak mau lepas)
Setelah mengutarakan isi hati masing-masing mereka pulang dan di sepanjang perjalanan mereka berpegangan tangan dengan begitu erat. Setelah beberapa hari kejadian di cafe Alex menepati janji nya untuk meminta Yeselin kepada orang tuanya, Alex juga ditemani ibu dan juga adiknya ayahnya tidak bisa datang karena ada perjalanan bisnis, setelah itu orang tua masing-masing mengusulkan untuk bertunangan terlebih dahulu menunggu lulus sekolah dan juga Alex mampu untuk menghidupi keluarga yang akan dibangun.
Setelah hari berganti hari minggu berganti minggu bulan berganti bulan sampai keduanya lulus dari sekolah masing-masing dan Alex menerus kan perusahaan ayahnya hingga mencapai puncak begitu juga dengan Yeselin yang menunggu Alex dengan senang hati dan meneruskan pendidikan nya dibidang bisnis untuk membantu sang calon imam. Setelah keduanya selesai dengan urusan mereka, mereka menggelar pernikahan yang megah dengan tamu undangan dari beberapa belahan dunia karena status Alex pemuda jenius yang mampu membangun perusahaan nya untuk menuju ke nomer 1 dan disegani hanya butuh 3 tahun
Setelah pernikahan mereka dihadiri anak laki-laki dan perempuan yang kembar, tidak sedikit badai menerpa kehidupan rumah tangga mereka tapi bukan berarti mereka menyerah dengan ujian itu justru dengan ujian itu mampu memperkuat pernikahan mereka.
Selesai~~~
*Jika ada seseorang yang mencintai mu dengan tulus maka suruh dia mememinta mu kepada yang berhak atas dirimu yaitu kedua orang tua mu dan juga sang penciptaan
Jika orang tua tidak mengizinkan maka jangan sekali kali kau membantah karna setiap orang tua ingin yang terbaik untuk anak mereka masing-masing dengan cara mereka tersendiri karna Ridho orang tua adalah ridho Allah *