Ini ceritaku tentang cinta pertama.
banyak orang bilang cinta pertama itu sulit di lupakan dan yah itu adalah sebuah kebenaran, aku mengakuinya.
Aku mencintai dia yang tak mencintai ku, memendam rasa selama 10 tahun bukanlah hal yang mudah karena kami selalu bertemu hampir setiap hari dia adalah teman ku ah ralat bisa di bilang dia sahabat ku.
aku telah bersamanya selama hampir 12 tahun dari kelas 1 SD dan kami sekarang kelas XII SMK selama itu kami berteman dan mulai bersahabat dekat dia selalu curhat tentang masalah nya kepada ku entah itu tentang cinta, keluarga, hobi nya ah pokok nya banyak.
aku akan menceritakan tentang kisah cinta yang tak tersampaikan dan serasa di sakiti padahal tak memiliki.
sejak kita kelas dua sekolah dasar aku seperti tukang post dia selalu memberikan surat cinta padaku tapi bukan untuk ku melainkan untuk sepupu ku yang berbeda sekolah, kadang akulah yang buat hiasan kertas love merah yang di gunting dan di tempel di surat itu, tapi beberapa bulan kemudian dia tak pernah menitipkan surat lagi padaku ketika ku tanya katanya sepupuku itu memutuskan nya karena dia nakal, yah dia memang di kenal nakal tapi dia itu pintar selalu dikirim sekolah untuk perwakilan lomba olimpiade.
***
ketika kelas 4 dia menyukai sahabat ku keybi dia terus merengek supaya aku mendekatkan mereka, aku pun setuju-setuju saja padahal waktu itu aku sudah memiliki perasaan kepadanya bisa di bilang ini masih cinta monyet.
Tapi ketika semester 2 kelas empat keybi harus pindah sekolah karena ayah nya di pindah tugaskan kerja nya keluar kota. ku pikir hubingan mereka masih berlangsung tapiii.....
***
Ketika kelas 5 sekitar tujuh bulan kepindahan keybi keluar kota datang lah bella ia merupakan teman sepupu ku jadi kami pun cepat akrab, ia juga pindah rumah terhalang 5 rumah dari rumah ku.
Dan dari sini lah dia terus berusaha mendekati bella dan terus mengganggu ku, memohon agar di dekatkan dengan bella. Namun, sampai kelas enam bella baru mau menerima dia sebagai pacar nya, hingga kamupun memutuskan untuk bersekolah di SMP yang sama, namun sungguh tak di sangka keybi pun bersekolah di sana juga. keybi dan bella tentu saja bertengkar karena mereka masing-masing adalah pacar nya dia, aku pun berusaha melerai pertengkaran di antara mereka berdua sedangkan dia hanya diam saja, aku bingung dengan sikap playboy nya itu yang membuat ku pusing, bagaimana bisa ia mempermainkan 2 sahabat baik ku, tapi walaupun begitu ku kira rasa cinta monyet ku ini telah pudar ternyata aku salah rasa ini malah makin tumbuh dan berkembang.
***
akhir nya dia memutuskan kedua sahabat ku keybi dan bella, mereka tentu masih marahan dan saling meyalah kan tapi aku terus membujuk mereka berdua supaya baikan dan yah akhirnya mereka bisa berdamai dan kami pun bersahabat sampai orang menyebut kami itu tiga serangkai.
Belum cukup membuat ku pusing dia kembali mengejar teman sebangku ku, ketika aku sedang duduk dan datang dia selalu saja aku yang kena usir di bilang "sesama sahabat itu harus saling bantu, gue mau PDKTan dulu lo minggir cari tempat duduk yang laen gue di sini oke" dan yah aku hanya bisa mengalah toh kalo aku bilang gak boleh dia selalu memaksa padahal ingin rasa nya aku bilang " kenapa lo selalu dekiten cewek lain sementara yang deket lo anggurin" namun mana mungkin aku berbicara begitu, aku tak seberani itu, cukup ku pendam saja rasa ini biarlah tersakiti karena memang mulut ini tak bisa bicara tentang rasa ini padanya.
***
saat ternyata ia mulai serius dan tak ingin lagi jadi playboy ternya ia di selingkuhi pacarnya yang cantik itu, dan tentu saja ia mengadu padaku bahwa hatinya sakit saat ia mulai akan berubah ternyata orang yang akan membawa perubahan kepadanya itu mendua, aku hanya menghela nafas dia begitu sakit hati melihat pacar nya memduakannya lalu bagaimana dengan ku yang mencintai tanpa memiliki dan disakiti karena merasa di khianati padahal aku hanya teman.
cerita ini masih berlanjut
***
saat SMA kami berbarengan masih menuntut ilmu di sekolah baru.
ku pikir setelah ia di selingkuhi oleh pacarnya dulu ia akan berhenti jadi playboy ternyata aku salah dia juga jadi fuck boy, teman ku yang baru bernama sinta pun jadi sasaran nya awal nya dia deketin, trus baperin, dan lama-lama iya tinggalin dan bilang bahwa gue cuman main-main sama lo.
haaaah sungguh dia itu keterlaluan dari situlah aku memutuskan untuk mengubur rasa cintaku padanya ku pikir ini berhasil sampai....
***
"gue mau berubah sekarang, gue udah dapetin cewek yang bener-bener gue sayang dia itu baik banget, dia bisa bikin gue nyaman, do'a in gue ya.. supaya langgeng" ucap nya sambil tersenyum riang, di situlah baru aku sadari bahwa cintaku pada dia tak pernah lenyap hanya saja tertutupi, hatiku terasa terkoyak tapi apalah mau dikata dia bahagia dengan pilihan nya dan aku kan mencoba ikhlas dengan itu...
" iya semoga kalian langgeng bisa sampe nikah" 😊🙂
" makasih ya udah mau jadi temen curhat gue, jadi tempat gue berkeluh kesah, lo selalu bantuin gue, nasehatin gue pokoknya lo sahabat ter the best deh, makasih ya sekali lagi sekarang gue punya orang yang bakal kayak lo jadi lo gak perlu pusing lagi sama kelakuan gue" ucap nya sembari cengengesan
" lo boleh kok tetep jadiin gue tempat curhat lo sampai yang elo mau" ucap ku
"karna gue pengen jadi teman hidup lo bukan tan curhat aja, gue pengen jadi sahabat cinta lo, gue gak papa terus lo pusingin dengan celotehan lo asal lo mau di samping gue selamanya jadiin gue tempat pulang lo suatu hari nanti" lanjut ku namun di dalam hati karena tak ada keberanian untuk mengungkap rasa yang telah bersarang lama ini
"gue pergi yaa...calon ibu anak-anak gue udah nelpon" ucap nya berpamitan
"alay banget lu baru kelas XII sadar woy jauh amet pemikiran lo" ucapku
"hhhaaahhhaa serah gue donk😝😝😝"jawab nya sembari pergi dan melambai tangan akupun membalas lambaian itu
***
empat bulan berlalu dia mulai berubah menjadi lebih baik, wanita itu membawa dampak positif untuk hidup nya dia hinggaaa.....
***
"begimana bisa kan dia masih sekolah? terus lo pacar nya kan? jangan-jangan lo yang bun-"
" bukan-bukan gue tapi pacar dia sebelum nya, ternyata dia deketin gue supaya nanti gue yang bakal suruh tanggung jawab?"
"trus lo mau?" tanya ku
"ya enggak lah gila orang bukan gue kok yang ngehamilin makanya itu malem tadi gue di tanyaiin, terus gue jujur sejujur nya bukan gue yang hamilin, dia di desek buat ngaku terus gitu deh di cerita bahwa pacar sebelum nya yang ngebuntingin, gue pulang deh udah itu"
"yang sabar yaa...gue yakin suatu hari nanti bakal ada orang yang sayang sama kita dan kita juga sayang sama dia "
💜tamat💜