judul: DISASTER VACATION
Pagi hari yang cerah pada pukul 09.30 saat bel istirahat berbunyi,dimas,jean,gina,dan oliv menarik kursi untuk merapat ke meja ica dan mereka membahas tentang liburan mereka ke Beras Basah pada libur semester.
Tak terasa bel pun berbunyi.mereka kembali ke tempat duduk mereka masing-masih.kelas pun dimulai kembali.
Malam harinya mereka meminta izin kembali kepada orang tua mereka untuk memastikan jika mereka diizinkan untuk pergi berlibur di esok hari.
"Ma,aku besok aku jadi ya pergi sama teman-temanku ke Beras Basah.
Izin ica kepada mamanya.
"Kamu yakin? perasaan mama ga enak, ada baiknya kamu ga usah pergi".
Ucap mama ica khawatir
"Mana bisa ma,aku udh janjian sama teman-teman ku. Ga enak sama mereka.
Jawab ica meyakinkan mamanya.
Dalam hati sebenarnya ica juga mempunyai firasat yang tidak enak dengan liburannya esok.tetapi ia tidak menghiraukannya.
Keesokan harinya pada pukul 09.00 mereka sudah berkumpul di dermaga Tanjung Laut.
Setelah semua berkumpul dan memastikan semua barang tidak ada yang tertinggal, mereka pun berangkat menuju Beras Basah.
Singkat cerita mereka pun akhirnya sampai di pulau Beras Basah.Mereka menurunkan barang-barang mereka dan menyimpannya di tenda.Setelah itu mereka langsung bergegas bermain air di tepi pantai namun ica tak ikut bersama mereka karna ia sedang datang bulan sehingga ia tak ikut.ia hanya menonton teman temanya bermain sambil menikmati air kelapa di bawah pohon.saat sedang asyik memperhatikan teman-temannya,ia dengan samar melihat sosok wanita yang berada di dekat Jean, sosok wanita tersebut seperti ingin menarik jean sambil tersenyum ke arah ica,namun tak lama kemudian sosok itu hilang. Icha sontak memanggil oliv yang berada di dekatnya dan bertanya kepadanya
"Liv kamu liat ga sih tadi ada cewe di belakangnya jean sambil senyum ngeliat ke arah sini" tanya icha panik
"Hah cewe apa?" Jawab oliv bingung
"Ih masa kmu ga liat sihh!!" Tanya icha sekali lagi
"Mabok air kelapa sudah ini" jawab oliv bercanda
"Woi kalian ngapain sih sini join" ajak gina untuk bermain uno bersama
"Ya udah lah lupain aja mungkin aku salah liat,tentang ini ga usah kasih tau yg lain,aku kekamar mandi dlu klo gitu,nanti aku gabung sama kalian" ucap icha sambil pergi meninggalkan oliv
Oliv yang melihat icha merasa aneh namun ia tak terlalu memikirkannya ia berlari kecil sambil menuju ke teman-temannya yang sudh menunggu mereka untuk bermain uno bersama
"Loh ica kemana tuh?" Tanya gina kepada oliv
"Kekamar mandi katanya" jawab oliv
Mereka pun bersenang-senang hingga tak terasa waktu berlalu sdh waktunya mereka tidur,mereka kembali ke tenda mereka masing-masing,mereka berencana pulang esok sore
Pagi hari ica terbangun dan melihat sekitar mereka sangat asing dan terlihat bukan lagi seperti pulau Beras Basah. Ia membangunkan teman temanya yg masih tertidur,mereka terbangun dengan perasaan yang sangat bingung,dimana mereka,kenapa mereka bisa terbangun disini,sejak kapan mereka bisa disini,di mana orang-orang,mengapa hanya mereka yang berada disini,berbagai pertanyaan mereka lontarkan namun tidak ada satupun yeng mengetahui jawabannya.
Pulau yang ditumbuhi pohon-pohon besar,rimbun,dan seperti tidak ada tanda- tanda kehidupan di pulau ini.hanya kami yang ada disini.
Mereka saling menyalahkan satu sama sama lain,namun siapa yang akan di salah kan atas semua ini mereka sama sama tidak mengetahui apa yang terjadi ,mereka terus berdebat namun mereka tidak menyadari salah satu dari mereka hilang
"Woi jean mana,kalian bisa stop dlu ga sih jean hilang!" Teriak gina panik
Mereka mencari jean di sekeliling pantai namun nihil tak ada 1 pun tanda tanda jean ada di sana mereka berdiskusi dan memutuskan untuk berpencar
"Kita mencar aja biar lebih cepat aku sama gina ke arah hutan,dan icha bereng oliv ke arah bebatuan sebelah sana"
Mereka pun menyetujuinya dan akan bertemu kembali sebelum matahari terbenam di tempat awal mereka berpencar,mereka pun berpencar mencari jean juga sembari mencari bahan makan dan kayu bakar. berapa jam kemudian saat Ica dan oliv mencari Jean,ica kembali melihat sosok wanita yang ia lihat pada saat itu,sosok itu berada di air dengan pakaian putih berlumuran darah sedang melambaikan tangan kepadanya dengan mulut yang komat kamit sambil tersenyum sangat lebar,ica yang melihatnya pun lantas berteriak histeris membuat oliv terkejut dan bertanya apa yang terjadi
"Ica kmu kenapa sih? Bikin kaget tau ga?!"tanya oliv bingung
ica menunjuk ke arah sosok wanita tersebut,sekarang bukan hanya ica yg melihat sosok tersebut namun oliv juga melihat sosok itu ,oliv sontak menarik ica berlari dari tempat itu namun sosok itu juga berjalan keluar dari air seakan berjalan mengikuti mereka,semakin kencang mereka berlari semakin cepat juga sosok tersebut mengejar mereka dengan panik berlari kearah hutan namun mereka tak menyadari bahwa mereka sudah tak bersama,ica berteriak mencari oliv.ia terus berteriak memanggil nama teman-temannya namun tak ada satupun sautam,ia terduduk lemas dengan perut yang sangat amat lapar dan haus.di sela ia menangis,ia mendengar bisikan seseorang seperti memanggil namanya.ia mengikutinya suara itu,tak terasa sudah jauh perjalanan ia tak sadar sudah kembali ketitik awal mereka berpencar,namun betapa terkejutnya ia saat melihat teman-temannya sudah tak bernyawa dan mengenaskan.gina yang kepalanya hancur karna tumpukan batu di atasnya,oliv yang separuh badannya sudah hilang,dan dimas yang badan dan matanya tertancap kayu runcing,namun hanya jean yang kondisi mayatnya tak kenapa napa, tapi tepat di samping jean terdapat sosok wanita itu lagi sedang mengelus-elus kepala jean sambil tersenyum.ica yang melihat semua itupun berteriak histeris sambil menangis
"Siapa kamu?! Apa kamu yang melakukan ini semua?!kenapa kamu tega melakukan ini kepada kami?salah kami apa?! "tanya ica dengan punuh emosi.
Sosok wanita itu tertawa sangat keras namun lama kelamaan tawa itu berubah menjadi tangis.
"Kalian tak seharusnya datang bersenang- senang disini,aku benci remaja seperti kalian bersenang-senang disini,kalian harus merasakan apa yang ku rasakan."
Mendengar itu kepala ica tiba tiba merasa pusing pandangannya gelap tubuhnya tumbang tak sadarkan diri.ica terbangun di atas kapal tengah malam ia melihat anak anak remaja nakal yang sedang mengganggu salah satu wanita di kapal itu,wanita itu berpakaian kumuh dan rambut yang acak-acakan seperti di gunting asal,wanita itu menangis dan meminta ampun ke mereka,mulut wanita itu di paksa tersenyum bahkan mulutnya hampir sobek,ica merasa tak asing dengan wajah wanita itu,wanita itu didorong oleh mereka,ica mencoba mencegah mereka namun ica tak bisa bergerak ,wanita itu terus meminta tolong,beberapa dari mereka panik dan yang lainnya tertawa,namun ada 1 lelaki yang mencoba menolongnya ia ikut terjatuh kebawah air dan mereka tenggelam bersama,
"kalian akan membayar semua ini,tunggu pembalasan ku,kalian tidak akan hidup tenang" ucap wanita itu sebelum benar benar tenggelam
setelah itu pandangan ica kembali gelap
Ica terbangun di tepi pantai,saat ia membuka mata ia sudah di kerumuni oleh banyak warga,ia di tanya banyak hal oleh warga disana,ica segera meminta tolong untuk menyelamatkan teman temannya
"Pak,tolong selamatkan teman teman saya,teman teman saya terbunuh" ucap ica meminta tolong kepada warga namun terkadang ucapannya tak jelas ia terus memanggil teman"nya.
Para warga pun langsung menelpon polisi sekitar,ica di bawa kekantor polisi ia di introgasi oleh para polisi, namun ica seperti orang ling lung ,ia berbicara sendiri dan ngawur kondisinya sangat kumuh,para polisi mengira ia memiliki gangguan jiwa,keluarga ica pun di hubungi dan ica sekarang di rawat di rsj,ia sering tertawa dan berbicara sendiri,sampai sekarang kabar teman temannya pun tak ad yang tahu,keluarga dan polisi terus mencari namun nihil tak ada satu pun petunjuk di mana mereka sekarang berada
~TAMAT~