#cerita cinta
--CINTA YANG RUMIT--
...
Alexsa seorang gadis berusia 16 tahun yang menyukai kakak kelas nya bernama gabriel namun kakak kelas nya itu tidak menyukai dia melainkan gadis pendiam yang bernama Kiara, yang memiliki paras cantik dan disukai banyak orang karena sifatnya yang lugu dan sopan.
Pagi hari disebuah sekolah yang cukup megah
..
Gadis dengan rambut nya yang digerai kebelakang dengan bando yang melekat di kepala nya sedang berjalan di koridor sekolah sambil mengendong tas sekolahnya, dia menatap kesekeliling dengan riang. Nama nya Alexsa queenza umur nya baru menginjak 16 tahun.
Tapi tiba tiba dia berhenti dan menatap sosok yang dia kenal betul itu siapa
"Itukan kak Gabriel" ucapnya lirih sambil memicikkan matanya menatap orang itu,
Setelah benar benar memastikan bahwa itu orang yang dia maksud
"Kak gabriel aku cinta kamu" teriak Alexsa sambil melambaikan tangannya dengan girang, ia tak peduli dengan tatapan para siswa dan siswi yang menatap kearahnya tak suka.
..
Gabriel yang berdiri di depan kelas sambil memainkan hpnya pun, langsung menoleh kearah alexsa dan menatap kesekelilingnya dia melihat tatapan aneh dari para siswa siswi disana dan juga ada yang sedang ber bisik bisik membicarakannya,dia pun langsung berjalan kearah alexsa kemudian menarik tangan nya untuk sedikit menjauh dari tempat itu.
..
"Gue pringatin sama lo Alexsa jangan bikin malu gue lagi. Kalau sampai lo ngelakuin hal konyol seperti tadi gue gak akan pernah mau ngomong sama lo!" ucap gabriel namun Alexsa tak takut dengan ancaman dari gabriel. la malah cengar-cengir menatap gabriel yang ada di hadapan nya.
"Kak gabriel kok sweet banget sih, aku jadi makin cinta deh sama Kak gabriel." ucap Alexsa sebelum ia benar-benar pergi dari hadapan gabriel.
"Alexsa".tegasnya
"Ehehe, Sampai ketemu lagi Kak" ucap Alexsa
"Dah kak kenzo" ucap alexsa kepada sahabatnya gabriel yang baru datang
Kenzo hanya melambaikan tangannya,sebentar kemudian berjalan kearah gabriel
"Lo kenapa pagi pagi sudah kusut aja tuh muka" tanya kenzo sahabat sekaligus sepupunya Gabriel,sambil memegang bahu nya
Gabriel pun menepis tangan kenzo
.
"Sa, sa sakit hati lagi kan lo, lagian udah berapa kali gue bilang, Kak gabriel itu gak suka sama lo. Lo sih ngeyel di bilangin." ucap bianca yang mendengar ucapan Gabriel kepada alexsa tadi dan langsung menghampiri nya dari arah samping
"Walaupun Kak gabriel gak suka sama gue, tapi gue tetap suka sama dia. Sebelum janur kuning melengkung gue akan tetap kejar Kak gabriel, Sampai dia klepek-klepek sama gue." jawab Alexsa dengan percaya diri seolah apa yang di bicarakan nya itu akan terwujud suatu hari nanti.
"Terserah lo aja deh Sa, gue capek lihat nya."
..
Tak terasa meraka sudah sampai didepan kelasnya
Meraka melihat sudah terdapat beberapa siswa siswi yang ada didalam kelas termasuk kiara yang berada di kursi pojok kelas tersebut.
..
Di sisi lain
"Iel, gue mau tanya deh, lo gak tertarik apa sama Alexsa? Dia terus ngejar ngejar lo loh!" tanya kenzo
Gabriel menatap kenzo dengan tatapan tajam. Mata coklatnya seolah ingin langsung menerkam kenzo secepat mungkin seperti elang yang ingin menangkap mangsa nya.
"Santai aja kali natap gue nya, gue kan cuman nanya" Kenzo berusaha meredam amarah gabriel yang sebentar lagi akan meledak.
"Maka nya diam aja, gk usah banyak tanya" jawab gabriel dan berlalu pergi meninggalkan kenzo
..
"Kak Kenzo lihat Kak gabriel gk?" tanya Alexsa
"Baru aja pergi! mendingan lo stop deh deketin gabriel, dia itu gak suka sama lo. Gabriel itu sukanya sama cewek kayak Kiara bukan kayak lo yang bar-bar, dan petakilan." jawab kenzo dan itu membuat Alexsa langsung merubah raut wajah nya yang tadi senang menjadi cemberut.
"Kiara itu tipe idaman semua cowok. Cantik, baik, sopan dan satu lagi lemah lembut." jelas kenzo
Alexsa langsung pergi setelah kenzo memuji Kiara dan membandingkan dirinya dan kiara.
"Kenapa sih harus Kiara. Emang sih Kiara itu cantik, tapi kan ada gue juga yang gak kalah cantik." Alexsa ngedumel sepanjang jalan menuju kelas nya.
Namun saat ia berjalan tak sengaja ia menabrak seseorang hingga membuat seseorang itu terjatuh.
"Aduh.....
"Maka nya kalau jalan itu pakai kaki. Gak tau apa kalau ada orang di depan." omel seseorang yang di tabrak Alexsa
Alexsa berkacak pinggang menatap seseorang yang di tabrak nya. "Maka nya kalau gak mau di tabrak jalan nya di pinggir jangan di tengah." omel Alexsa balik
"Udah salah nyolot lagi." kesal reyhan pada Alexsa
Alexsa tak memperdulikan reyhan, ia nyelonong pergi meninggalkan reyhan yang masih kesal dengan nya.
..
"Kesel banget gue hari ini, udah gak bisa ketemu Kak gabriel. Malah ketemu cowok yang gue gak suka." omel Alexsa setelah ia duduk di bangku nya.
"Apaan sih Sa, dari tadi ngomel aja." tanya aerin pada sahabatnya itu
"Iya nih" sahut bianca
"Itu Kak kenzo sama Kak Reyhan kesel banget gue sama mereka. Kak kenzo bilang kalau gue ini bukan tipe nya Kak gabriel tapi tipe nya Kak gabriel itu seperti kiara. Terus tadi saat gue mau ke kelas gue gak sengaja nabrak Kak reyhan. Terus Kak reyhan marah sama gue." jelas Alexsa panjang lebar dengan raut wajah yang kesal
"Ya ada benernya juga sih ucapan kak kenzo, kiara kan sudah cantik, baik sopan lagi, lah elo, sudah bar bar, petakilan lagi" ucap aerin
"Ahahah, bener banget" ucap bianca sambil tertawa
Alexsa pun semakin kesal dibuatnya oleh kedua sahabatnya itu
Sedangkan kiara yang sedang membaca buku dipojok kelas pun mendengarkan ucapan Alexsa dan kedua sahabatnya itu, dia pun langsung tersenyum simpul dibalik bukunya.
Dan alexsa tak sengaja melihat kiara yang sedang tersenyum
"Lo ngetawain gue" ucap alexsa kepada kiara
Kiara pun tersentak kaget
"H-hah, enggak kok aku lagi baca buku" jawab kiara dengan cepat dan sedikit gugup
"Heleh jangan alasan deh lo" alexsa pun menghampiri kiara
Srekk
"Ehh, kembaliin buku aku" ucap kiara
"Maksud lo apa hah ngetawain gue" ucap alexsa dengan emosi
"Sudah sa, tenang" kedua sahabatnya alexsa menenangkan alexsa
"Lo tuh apa apaan sih,kiara aja dari tadi baca buku, mana ada ngetawain lo" ucap olivia teman sebangkunya kiara sekaligus sahabat dari kiara.
"Lo gk usah ikut campur ya" jawab alexsa kepada olivia
"Kiara itu sahabat gue,gue berhak ikut campur masalah dia" jawab olivia sedikit terbawa emosi
"Sudah liv aku gk papa kok" ucap kiara menenangkan sahabatnya itu
"Gk papa gimana, dia nuduh lo loh, jelas jelas lo tadi lagi baca buku" jawab olivia
"Maksud lo apa hah, gue yang salah gitu" jawab alexsa
"Udah sa" ucap kedua sahabat alexsa yang masih membujuk alexsa
..
Kemudian terdengar lah bisikan demi bisikan yang jeluar dari para murid yang ada dikelas itu
"Gk habis pikir gue sama alexsa
Kiara dari tadi diam malah dibuly oleh mereka"
"Iya,padahal kiara gk ganguin alexsa dan kedua sahabatnya tapi malah di buly"
"Tadi pagi juga ya gue denger alexsa nyatain cintanya ke kak gabriel"
"Trus terus"
"Ya jelas kak gabriel tolak lah
Kan kak gabriel tipenya kiara bukan alex-"
Brakk
Terdengar suara gebrakan meja yang cukup keras di telinga mereka.
"Lo semua bisa diem gk hah" sahut alexsa dengan keras
"Sudah sa tenang" ucap kedua sahabatnya yang masih menenagkan alexsa
"Lepas" alexsa memberontak mencoba melepaskan tangannya yang dipegang oleh kedua sahabatnya itu
"Sudah sa mending kita duduk, sebentar lagi guru masuk" bujuk kedua sahabatnya
"Tuh dengerin kata sahabat sahabat lo" ucap salah satu murid
"Lo" ucap alexsa
"lepas" ucap alexsa yang masih berusaha melepaskan diri dari kedua sahabtnya
"Lo itu jadi cewek jangan kecen-"
"Ada apa ini" ucap seseorang dari arah pintu
Semua orang pun langsung menoleh kearah pintu termasuk alexsa dan kedua sahabatnya
"Itu kenapa masih berdiri, duduk" ucap seorang guru
"Ayo sa kita duduk" bisik kedua sahabatnya
"Awas aja lo" ucap alexsa menatap sinis kearah kiara kemudian berjalan kearah kursinya.
Sedangkan kiara yang ditatap hanya menundukkan kepalnnya.
...
Jam pelajaran pun telah berlangsung dengan tenang.
Tek terasa Waktu terus berjalan hingga
Kringg...
Suara bel istirahat berbunyi
"Baik anak anak, karena sudah bel istirahat, pelajaran kita sampai disini,kita lanjut minggu depan yaa" ucap guru tersebut
"Baik bu" ucap semua murid
Setelah guru itu pergi para siswa siswi yang berada dikelas tersebut berhamburan keluar kelas menuju kekantin untuk mengisi perut mereka yang lapar, bahkan bukan hanya kelas mereka kelas kelas yang lain pun melakukan hal yang sama.
...
"Ayok ki kita kekantin, perut gue sudah lapar nih" ucap olivia sambil memegang perutnya
"Kamu ini mau makan berapa banyak pun gk kenyang kenyang" ledek kiara
"Ihh, jahat banget sih" jawab olivia cemberut
"Eheheh, yaudah yuk kantin" ucap kiara
Mereka berdua pun berjalan keluar kelas menuju kantin
..
Sedangkan disisi lain
"Kantin yok sa" ucap bianca
Alexsa tidak menghiraukan ucapan kedua sahabatnya itu dan langsung berjalan keluar kelas meninggalkan mereka berdua.
"Marah tu pasti" ucap aerin
"Yaudah yuk susul" jawab bianca
Mereka berdua pun menyusul alexsa
..
Ketika kedua sahabat alexsa sudah hampir menghampirinya, meraka menatap aneh kearah alexsa.
"kenapa alexsa berhenti disitu" ucap bianca
Kemudian mereka berdua menghampirinya
"Lo knapa" tanya binca
Alexsa diam dan tetap menatap lurus kearah depan sambil mengepalkan tangannya.
"Bi,bi gawat bi" panggil aerin
"Hah kenpa" jawab bianca menoleh kearah aerin
"Liat deh" ucap aerin menunjuk kearah depan
Bianca pun langsung menatap yang ditunjukkan oleh aerin
"Gawat" lirih bianca kemudian menoleh bersamaan dengan aerin menghadap alexsa
Terlihat alexsa yang sedang menahan marah sambil mengepalkan tangannya kuat.
Sedangkan yang dilihat alexsa dan kedua sahabatnya
Dia adalah kiara dan olive
..
Disisi kiara dan olive
Disaat merka keluar dari kelas untuk menuju kekantin mereka tanpa sengaja berpapasan dengan gabriel dan kedua sahabatnya yaitu kenzo dan gibran.
Disaat mereka berdua sedang melewati mereka
"Hai kiara" sapa gibran
"Kiara aja nih yang disapa gue engk" ucap olivia sinis
"Hai, kak" balas kiara dengan malu malu
Dan saat itu juga gabriel terus menatap kearah kiara tanpa mengalihkan pandangannya
Sedangkan kiara yang merasa ditatap pun menoleh, tatapan mata keduanya pun bertemu.
Beberapa menit kemudian
"Ehemm,tatapan teros" ucap kenzo meledek
Kemudian gabriel pun langsung mengalihkan pandangannya,dan
tanpa sengaja dia menatap kearah yang berada alexsa disana dan tatapan keduanya bertemu dia menatap alexsa yang sedang menahan marah sambil mengepalkan tangannya.
Sedangkan kiara dia menunduk sambil tersenyum malu.
...
Kembali ke alexsa
"Lo ga-" ucapnya terpotong
"Mau kemana sa" tanya bianca ketika melihat alexsa yang tiba tiba pergi menghampiri gabril
"Lo jadi cewek gk usah kegenitan deh" ucap alexsa ketika sudah dihadapan kiara
"M-maksud kamu apa" ucap kiara sedikit gugup
"Lo tuh gk usah pura pura deh" ucap alexsa lagi
"Lo apa apaan sih" saut olivia
"Lo itu gk usah ikut ikutan deh,ini masalah gue sama dia" ucap alexsa sambil menujuk kearah kiara yang menunduk
Tiba tiba
.