Aku adalah seorang putri dari keluarga Seira yang bernama Keila Seira,sebelum adik angkat ku ada,aku lah yang paling disayang di keluarga itu...tetapi saat adik angkat ku datang..semuanya berubah.
Adik angkat ku adalah seorang yatim piatu yang sangatttt cantik yang bernama Giana bahkan lebih cantik dari ku. Dia memiliki rambut berwarna biru laut dan mata kuning yang bersinar.
Sedangkan aku mempunyai rambut coklat dan mata hitam pekat keungguan yang bersinar.
Sebagian orang mengira bahwa aku adalah anak angkat dan adik angkat ku adalah putri yang asli,padahal aku yang asli!
Aku mempunyai sifat yang sangat dingin dan anggun sedangkan adik angkat ku mempunyai sifat yang hangat dan anggun walau dia yatim piatu tapi sifat nya seperti putri yang bijak sana tetapi tetap bergaul dengan banyak orang sedangkan aku menutup diri dari pergaulan dan lebih banyak menghabis kan waktu belajar didalam rumah.
Adik ku sering mengikuti lomba dan mendapat perhargaan dan perhatian,itu lah yang membuat orang tua ku lebih menyayangi nya.
Lalu saat aku berumur 14 tahun seharusnya ayah ku mendampingi ku berdansa tetapi ayah ku lebih memilih Giana,akhirnya aku yang tidak tahan dengan kesedihan ku pergi ke luar taman dan duduk dibangku taman,saat aku sedang duduk dibangku taman sambil menangis tiba² ada seorang pria yang mendatangi ku dan menghapus air mata ku,pria itu lalu mengajak ku berdansa.
Aku dan pria itu pergi kembali kedalam istana dan berdansa,semua perhatian tertuju pada ku dan pria itu,saat aku dan dia berdansa dia memberitahukan namanya ternyata dia adalah pangeran Helion Irais dari keluarga Irais dia pun menanyakan nama ku dan aku menjawab "n-nama ku Keila Seira" dia bilang bahwa itu adalah nama yang indah,aku pun tersipu malu dan sejak saat itu kita mulai jatuh cinta.
Tapi aku tak tahu kalau adik angkat ku ternyata iri kepada ku,dia menggunakan semua cara untuk mengganggu ku dan Helion tetapi Helion tidak menyukai Giana.
Hingga pada suatu saat dia menyuruh ku membawa pisau dan aku mengiyakan nya lalu dia melukai dirinya sendiri dan tepat pada saat itu Helion melihat ku,Helion menjadi sangat marah,aku sudah menjelaskannya berulang² kali tapi Helion tidak percaya,ayah ku dan ibuku pun lebih mendukung Giana,dan akhirnya aku dijatuhi hukuman mati.
Saat aku terbangun aku kaget,"ada dimana aku?!"aku berada ditempat yang sama sekali tidak ku kenali dan lebih menyeramkannya saat aku melihat ke cermin mata ku berubah menjadi merah!aku juga mempunya taring dan telinga yang panjang!
"I-ini kan ciri² seorang vampir?!apa aku menjadi vampir?tidak!aku kan sudah mati?bagaimana bisa-"kata ku.
Tiba² ada suara seorang pria dari belakang ku yang menjawab "aku yang mengubah mu menjadi Vampir"
Aku pun kaget dan melihat kebelakang,ternyata dia seorang vampir!
Aku langsung berteriak minta tolong,dan yang muncul malah vampir² lainnya.aku semakin ketakutan tapi pria itu menenangkan ku,dan berkata "hey!aku menyelamatkan mu,bukan untuk memangsa mu lagian sekarang kau sudah menjadi vampir seperti kami."
Aku pun menjawab "t-tapi kalian bisa saja kan meminum darah vampir juga?!"
Dia menjawab "yah bisa saja ketika kami lapar dan tidak bisa meminum darah manusia kami akan meminum darah vampir lain nya,karena itu sebagai permintaan terimakasih mu kau harus menjadi makanan yang lezat untukku"
"A-apa?!"
Tiba² pria itu menggigit leher ku dan meminum darah ku,aku pun langsung pingsan,sebelum aku benar² pingsan dia memberi tahu namanya yang bernama Raizan nama itu tidak terlalu asing bagi ku,aku seperti sudah pernah mengenal nama itu.
Saat aku terbangun,dia menjelaskan semua yang terjadi,bahwa dia waktu itu sedang berjalan² di dunia manusia dan melihat ku yang akan dihukum mati,katanya sih dia kasihan kepada ku karena dia percaya bahwa aku telah difitnah.
Aku pun menjelaskan semua yang terjadi tentang masalah itu.
Dan dia bilang mau membantu ku membalaskan dendam ku dengan syarat aku harus menjadi pet darahnya.
Aku pun setuju tanpa berpikir panjang dan akhirnya Raizan dan aku pergi ke kerajaan ku,karena mata ku yang berwarna merah semuanya tidak mengenaliku,oh ya Raizan membuat ku menjadi terlihat seperti manusia kecuali warna mata ku.Dia bilang warna mata itu adalah sumber kekuatan ku jadi tidak boleh ditutup.
Akhirnya setelah aku penasaran dengan apa yang terjadi pada Helion dan Giana Sekarang sudah terpecahkan,sekarang Helion dan Giana sudah menjadi sepasang kekasih, tetapi..
Saat aku datang ke tempat itu Helion mulai mendekati ku,dia bilang bahwa aku terlihat seperti orang yang dicintainya dulu,aku bertanya siapa orang itu?dia bilang Keila Siera..itu adalah aku!tapi aku tidak bisa memberi tahu nya karena Raizan melarangku dia khawatir orang² akan membunuh ku jika tau kalau aku Keila.
Aku pun bertanya "oh ya? sepertinya kau dekat dengan orang yang berambut biru laut itu?"
"Maksudmu Giana?"katanya.
Aku menjawab "ya"
Dia bilang bahwa dia tidak mencintainya hanya saja Giana yang mendekatinya, mendengar perkataan tersebut aku lega,tetapi Helion curiga kepada ku bahwa aku adalah Keila,aku pun bilang bahwa aku bukan wanita yang dicintainya dan aku bilang bahwa namaku Zenith.
Dia bertanya apakah aku punya marga?aku bilang bahwa aku tidak punya marga karena aku hanya rakyat biasa.
Sedangkan ditempat Raizan,Giana yang tertarik dengan ketampanan nya pun merayunya tetapi Raizan memarahinya dan pergi ketempat ku dan melihat aku yang sedang berbincang² dengan Helion,dia segera menarik ku dan meninggalkan Helion.
Dia mendorong ku ke dinding dan berkata "kenapa pet darah seperti mu gampang sekali dirayu oleh laki² lain?"
Aku menjawab bahwa aku hanya berbincang² dengan mantan kekasih ku Helion,dilihat dari raut wajah nya dia menjadi lebih tenang namun masih tersimpan sedikit amarah nya. Dia lalu memberitahu bahwa besok sudah waktunya kita menghancurkan tempat ini, tapi aku masih ingin menikmati tempat ini dan mengulur waktu,akhirnya Raizan menyetujui nya tapi raut wajah nya seperti terpaksa dan pergi meninggalkan ku.
Helion mendatangi ku kembali dan mengajak ku pergi jalan²,aku yang sudah rindu dengannya pun ikut bersamanya,kami menghabiskan waktu bersama dan pada akhirnya..
Helion memukul ku dari belakang hingga aku pingsan.
Saat aku bangun aku melihat Raizan terikat begitu juga dengan ku Helion berbicara "kalian sebenarnya vampir bukan?!warna mata kalian merah!kalian pasti vampir!dan kau!Zenith?kau itu reinkarnasinya Keila kan?!"
Aku tetap tidak jujur dan menyalah kan Helion karena memfitnah ku padahal sebenarnya yang dia katakan itu benar aku bilang bahwa vampir memiliki telinga yang panjang dan taring yang tajam tetapi Helion masih tidak percaya dan bilang bahwa aku dan Raizan sedang menyamar menjadi manusia.
Dia hampir saja membunuh Raizan tapi entah kenapa aku menjadi sangat marah dan tiba² kehilangan kendali,aku mengeluarkan kekuatan ku yang sebenarnya dan menyelamatkan Raizan kemudian berlari kehutan.
Helion pun mencariku ke Hutan namun masih belum bisa menemukan ku.
Saat Raizan sadar,dia bilang bahwa ini sudah waktunya kita menyerang mereka,aku pun menyetujuinya.
Akhirnya aku datang kembali ke tempat para Vampir untuk mengumumkan bahwa kita akan menyerang keluarga Seira dan Irais.
Keluarga Seira dan Irais pun bertarung melawan Vampir dan kini Helion dan keluarganya pun mati dan adik ku Giana juga meninggal pada saat peperangan,yang tersisa hanya Ibu dan Ayah ku,mereka bilang bahwa "akhirnya kamu menemukan jati dirimu nak" aku sempat bingung dengan perkataan ayah dan ibu,ternyata sebenarnya aku juga bukan anak kandung mereka,aku adalah anak Vampir yang diurus oleh keluarga Siera dan sebelum aku diurus oleh mereka kerajaan vampir diserang oleh manusia dan orang tua ku menitip kan ku kepada keluarga Siera karena
karena ibu angkat ku adalah teman ibu ku dulu.
Akhirnya aku membebaskan ayah dan ibu angkat ku karena sudah mengasuh ku.
Dan ternyata Raizan adalah tunanganku sekaligus sahabat ku waktu masih kecil karena itu aku tidak merasa asing dengan nama itu.
Akhirnya aku dan Raizan kembali ke dunia Vampir.
Tapi ternyata kehidupan ku didunia Vampir juga sama saja,aku bersekolah disekolah Vampir melanjutkan kuliah ku bersama Raizan tetapi karena wajah Raizan yang tampan banyak yang menyukainya dan mereka iri melihat ku yang selalu berada di samping Raizan.
Perempuan² yang ada dikelas ku sering membully ku tetapi Raizan selalu menyelamat kan ku dan itulah yang membuat mereka semakin membenci ku.
Tetapi aku melarang Raizan untuk menyelamat kan ku lagi dan tetap sabar,itulah yang membuat beberapa orang menyukai ku,dan sedikit demi sedikit perempuan yang ada dikelas ku juga sudah melepaskan Raizan.
Hingga pada akhirnya muncul orang baru dalam kehidupan ku, mereka adalah anak baru di sekolah ku.
Yang satu cewe bernama Queena.
dan yang cowo bernama Zen.
Zen duduk di sebelah kiri ku dan Raizan duduk di sebelah kanan ku.
Queena duduk tepat di belakang Zen,Queena sering mengajak Zen mengobrol tapi dari raut muka Zen seperti nya Zen merasa diganggu oleh Queena dan Zen juga lebih dekat dengan ku,itu yang membuat Queena tidak menyukai ku.
Raizan juga sepertinya cemburu karena itu.
Guru pun memberi info bahwa saat musim panas besok kita akan pergi ke hotel dekat pantai untuk liburan dan memberi 1 kamar untuk 2 orang aku sekamar dengan Queena dan Zen sekamar dengan Raizan.
Guru membagikan peta tempat duduk di dalam bis.
Aku duduk bersama Zen dan Queena bersama Raizan.
Besoknya aku pergi bersama Raizan menempati tempat duduk bis,saat Zen datang dia menyapa ku dan kita terlihat gembira,sedangkan Raizan dan Queena yang duduk tepat dibelakang ku terlihat cukup canggung.
Saat sampai disana aku dan Queena pergi bersama² ke dalam kamar yang disediakan,begitu juga dengan Zen dan Raizan.
Queena duluan mengganti baju nya,dan saat aku mengganti baju ku tiba² Queena mengunciku dari luar dan Queena pergi kepantai,Zen yang curiga dengan Queena pun pergi ke kamar Queena dan Keila,dia mendobrak pintu kamar mandi dan melihat Keila yang pingsan dan langsung membawa ku ke UKS di hotel.
Saat aku sadar Raizan sudah ada didepan mata ku lalu aku melihat ke arah Zen yang sedang memarahi Queen habis²an.
Aku pun hendak bangun dari tempat tidur tetapi Raizan melarang ku.
Saat malam Queen bilang bahwa dia minta maaf karena telah mengunci ku dikamar mandi dan aku pun memaafkannya karena aku merasa permintaan maaf itu tulus,dia juga bilang bahwa sebagai permintaan maafnya bagaimana kalo kita minum minum bersama yang lain?aku pun menyetujuinya.
Queen memberiku segelas minum dan aku pun meminumnya,Queen pun mengajak aku,Zen,dan Raizan bermain game botol yang terkena botol maka dia harus bersama dengan orang yang Queen
pilih di dalam kamar selama 20 menit,dan aku mendapat giliran itu bersama Raizan,ternyata didalam minuman itu ada obat perangsang yang membuat ku menjadi kepanasan,tanpa aku sadari aku malah mendekati Raizan,Raizan juga kebingungan karena aku tiba² seperti itu,namun melihat ku yang kesakitan karena obat perangsang itu,Raizan merasa bahwa Keila di beri obat perangsang dan membuka baju Keila sedikit dan menghisap darah nya agar tidak terlalu kesakitan.
Tapi Zen yang khawatir dengan ku langsung membuka kamar dan melihat kami berdua,dia menjadi sangat marah.
Lalu aku tiba² pingsan.
Paginya aku terbangun dan ternyata aku sudah ada dikamar ku.
Akhirnya semua murid pulang hari ini,tetapi sejak kejadian kemaren malam aku dan Zen menjadi jarang mengobrol dan Zen menjadi dekat dengan Queena tapi lama kelamaan Zen dan aku berbaikan kembali,dan Zen pun berpacaran dengan Queena.
Saat aku sudah besar aku pun menikah dengan Raizan,dan Zen menikah dengan Queena.
Aku melahirkan anak yang sangat cantik bernama Abel.
Dia mempunyai Rambut berwarna merah kecoklatan seperti campuran warna rambut ku dengan Raizan.
Tetapi Abel mempunyai Kelainan pada warna matanya,Warna mata kanan nya berwarna Hitam keunguan seperti ku dan warna mata kirinya berwarna pink kemerahan yang bersinar,jadi matanya kirinya harus ditutupi perban karena silau dan kadang mengeluarkan darah.
Konon warna mata itu adalah warna mata ratu Vampir katanya Abel adalah reinkarnasi ratu Vampir,dan memang Abel dari lahir mempunyai kekuatan yang kuat.
Tetapi karena warna matanya itu teman² disekolahnya menjauhi nya karena takut kecuali Raisa anak nya Zen dan Queen,dia mempunyai rambut pirang yang berkilau dan warna mata biru langit.
Terkadang aku selalu mengingat Giana kalau bertemu Raisa karena warna matanya yang sama seperti rambut Giana dan warna rambutnya yang sama seperti warna mata Giana.
Kata orang² suatu saat Abel anak ku akan bertarung dengan Raisa untuk mendapatkan takhta.
Dan akhirnya Zen dan Queena meninggal karena rumah mereka terbakar dan akhirnya aku mengadopsi Raisa,dan bersikap adil karena aku tidak ingin menjadi ibu yang jahat untuk mereka.
Tapi semenjak ibu dan ayah Raisa meninggal Raisa menjadi anak yang nakal dan suka membully teman²nya kecuali Abel.
Pada akhirnya sesuai ramalan,saat Abel dan Raisa sudah besar disaat Keila dan Raizan sudah meninggal,mereka bertarung demi mendapatkan kekuasaan, sebenarnya jika Raisa tidak ingin menyalah gunakan kekuasaan itu Abel rela memberikan nya,tetapi Raisa ingin menggunakan itu untuk menghancurkan dunia manusia.
Akhirnya Abel yang kuat mengalahkan Raisa,namun Abel yang kasian kepada Raisa memberikan setengah kekuasaan nya,dan pada akhirnya Raisa membunuh Abel,tetapi karena rasa bersalah Raisa kepada Abel dia tidak menghancurkan dunia manusia.
~TAMAT~