DIARY KEHIDUPAN
Ashana Wikta Maylovi
Biasa dipanggil Shana. Seorang gadis dari keluarga yang sederhana. Memiliki sifat yang egois tapi suka membantu. Pemalu tapi aktif dalam kegiatan non akademik. Pemarah tapi berhati serapuh kaca.
Memiliki hobi membaca dan menonton karya fiksi seperti komik, anime, dll. Selain itu dia juga memiliki hobi mengkhayal dengan sangat jelas. Karena itu ia sangat suka menyendiri. Dia tidak pernah menceritakan isi hatinya kepada orang lain. Orang yang menyimpan kisah sedihnya sendiri.
Shana kecil yang berpikir untuk menjadi ratu daripada menjadi putri. Itu sudah mengubah pola pikirnya. Kalo anak seumurnya, berpikir bahwa menjadi putri itu lebih baik karena harus mencari pangeran, dihormati, dan bla bla bla. Kalo menurut Shana, ratu itu memiliki kekuasaan yang tinggi, dipikirannya mengapa harus jadi putri kalo bisa menjadi ratu yang lebih tinggi kedudukannya.
Sifat serakah dan ambisinya yang besar membuatnya terus berkembang dan berkembang sampai membuat orang lain tidak percaya. Coba kalian pikirkan orang yang sudah dicap tidak mampu tapi berubah menjadi orang yang lebih mampu daripada orang lain. Keajaiban yang tidak terduga, karunia yang berlimpah serta kehidupan yang berhasil. Memang takdir tidak main-main.
Shana dan kedua temannya, Safira Wihdyana biasa dipanggil Sara dan Natasya Revantika biasa dipanggil Tasya. Awalnya mereka bertiga dipandang rendah oleh teman teman sekelasnya. Tapi seiring waktu mereka membuktikan bahwa mereka bisa. Sesuai dengan tekad dan keinginan, mereka dapat membuktikannya dan membuat diri mereka menjadi sosok yang tinggi dan dibutuhkan.
Hingga suatu kejadian yang membuat Shana berubah. Ambisinya yang besar untuk menjadi yang terbaik mulai memudar. Hubungan yang lama mulai renggang. Perasaan baru yang mulai muncul.
Hubungan Shana, Sara, dan Tasya lama kelamaan menjadi renggang dan asing. Sekarang hubungan Sara dan Tasya menjadi makin dekat tanpa adanya Shana. Shana merasa terkhianati karena yang dekat duluan dengan keduanya itu Shana. Shana menyatukan mereka dalam hubungan persahabatan. Shana hanya diam seolah-olah tidak peduli tapi sebenarnya hatinya hancur.
Tapi sebagai gantinya, Shana mendapatkan teman dan orang-orang yang baru. Aurellia Hernita biasa dipanggil Lia dan Aretha Khanza Nita biasa dipanggil Retha. Shana sangat senang bisa mendapat teman baru. Jujur saja Shana itu tipikal orang yang kenal tapi tidak kenalan.
Di sekolah, ada beberapa cowok yang populer tapi ada dua cowok yang menarik perhatian Shana. Pertama, Alfaro Maulana Adithama biasa dipanggil Alfa. Yang menarik darinya adalah sikap yang melindungi anggota kelompoknya dan sikap keren lainnya. Kedua, Alvino Angkasa Galaksi biasa dipanggil Vino. Vino mempunyai paras dan wajah yang tampan, kulit yang putih, dan fisik yang bagus. Dan yang terakhir Shana menyukai laki-laki itu.
Itulah awal mula kehancuran mimpi yang direncanakan dengan sempurna oleh Shana. Shana memilih cinta daripada karir dan masa depannya. Perjuangan Shana selama ini perlahan mulai hancur karena satu perasaan " cinta ". Mata yang dibutakan oleh cinta. Hati yang dikeraskan oleh jaman. Dan pikiran yang diselimuti media sosial.
Semua Shana tinggalkan demi cinta. Kedekatannya dengan keluarga, karir, kewajiban, sifat, teman, dan bahkan diri sendiri. Kebiasaan yang baik mulai ditinggalkan diganti dengan kebiasaan yang buruk.
Hah.........
Pada akhirnya perbuatan yang buruk tidak akan pernah berakhir dengan baik. Itupun yang dirasakan oleh Shana. Semua yang ia tinggalkan rasanya ingin sekali ia ambil kembali. Ingin sekali bisa memutar waktu untuk menebus semua waktu yang tebuang sia-sia.
Heh........
Manusia itu semua sama saja selalu menyesal di saat yang terakhir tanpa memikirkan konsekuensi dari tindakannya di awal. Perasaan itu memang menyakitkan tapi dengan perasaan kita menjadi seseorang yang memiliki nurani. Takdir itu memang kejam tapi dengan takdir kehidupan kita berjalan dengan seimbang. Realita itu memang pahit tapi dengan realita kita mengerti bahwa hidup ini bukan untuk sempurna.