LILY SI GADIS INDIGO PART 2
Hai aku Lily kalian pasti ingat nama ku kan Lilyana Veronica, ya inilah aku gadis indigo yang sering dikatakan aneh oleh semua orang yang melihat ku kecuali Andrew dan kak Kevin kakak senior ku di kampus.
Tapi setelah kasus kematian Allisya Larasati terungkap, pandangan semua orang di kampus mulai berubah padaku,itu mungkin karena aku sekarang dekat dengan kakak senior paling populer di kampus jadi mereka ingin berteman denganku,dan sekarang hubungan ku dengan Andrew juga semakin dekat,aku yang dulu cuek padanya sekarang aku tak lagi mengabaikan nya.
Hari ini aku berangkat pagi-pagi sekali ke kampus karena aku harus menyerahkan tugas pada dosen yang kemarin sempat tertunda karena aku sibuk membantu Allisya dalam kasus kematian nya,tapi walaupun begitu aku lega karena Allisya sudah bisa tenang sekarang.
Saat aku sedang berjalan tiba-tiba ada segerombolan orang yang berkumpul di tengah jalan, mereka seperti sedang melihat sesuatu,saat aku hendak ikut melihat tiba-tiba saja seseorang menarikku dari belakang.
"Jangan dilihat" ucapnya memperingati ku
"Ishh ngagetin aja sih ndrew" kataku kesal padanya saat melihat
ternyata orang itu adalah Andrew
"Hehe sorry ya manis,aku cuma gak mau kamu kesana" ucapnya lagi padaku
"Loh emangnya kenapa,memang ada apa sih?" Tanyaku yang mulai penasaran
"Itu ada kecelakaan tadi, korbannya seorang ibu dan 2 anak kecil" jelas Andrew padaku
Aku pun sedikit terkejut saat mendengar penjelasan dari Andrew.
"Lalu bagaimana keadaan mereka?" Tanyaku lagi
"Ibunya tewas di tempat sedangkan anak-anaknya masih dalam perawatan" kata Andrew padaku
"Lalu kenapa kamu disini gak bantuin mereka?" Tanyaku padanya
"Engga,karena polisi dan ambulance sudah datang untuk membawa mereka" kata Andrew lagi
Akupun mengangguk paham setelah itu aku ingat bahwa aku harus segera pergi ke kampus jadi aku pun segera pamit padanya.
"Oh ya ndrew aku buru-buru ke kampus nih,aku duluan ya"kataku padanya
Saat aku ingin berjalan lagi tiba-tiba Andrew menghentikan ku
"Mau kemana,ayok ikut aku saja kita berangkat bareng" ucapnya menawarkan tumpangan
"Gak ah ndrew aku sendiri aja,lagian gak enak nanti ngerepotin"ucapku yang merasa tak enak
Andrew pun tak memperdulikan ucapan ku ,dia tiba-tiba saja menarik tanganku untuk masuk ke dalam mobilnya.
Saat aku sudah masuk di dalam mobil ternyata ada kak Kevin juga yang duduk di kursi kemudi,saat melihatku kak Kevin pun menyapaku.
"Hai lyly,apa kabar" sapanya padaku
"Gak usah sok akrab!" kata Andrew yang menyela pembicaraan ku dan kak Kevin
"Apaan sih kan cuma mau nyapa Lily aja" ucap kak Kevin kesal pada adiknya
"Bacot lu,mending lu jalan aja deh Lily buru-buru nih mau ke kampus"ucap Andrew lagi pada kakaknya
"Eh,gue bukan supir lu ya,mending lu pindah ke depan atau gue gak mau nyetir nih mobil" ucap kak Kevin mengancam Andrew agar andrew mau pindah ke depan.
"Ngapain gue harus pindah kan gue mau nemenin Lily" kata Andrew pada kakaknya
"Ly emang kamu mau Andrew duduk di samping kamu?" Tanya kak Kevin padaku
Aku yang ditanya pun hanya menggelengkan kepalaku, supaya mereka tidak terus berdebat, walaupun sebenarnya mereka lucu sih,tapi aku sendiri pun sedang terburu-buru saat ini jadi ya biarkan saja Andrew duduk di depan supaya kak Kevin juga segera menyetir mobilnya dan cepat sampai kampus.
"Tuh kan Lily aja ga mau lu temenin,pindah sini cepet!" Perintah kak Kevin pada Andrew
Andrew pun menatapku berharap aku mengijinkan nya untuk duduk di samping ku tapi aku malah menghindari tapapan nya dan kemudian pandangan ku pun beralih ke arah jendela mobil dan menatap keluar, sedangkan Andrew yang pasrah pun menuruti kakak nya untuk pindah ke depan.
Setelah Andrew duduk di depan kak Kevin pun tersenyum menang dan ia pun mulai mengemudikan mobilnya hingga sampailah kami di kampus.
Setelah turun dari mobil aku pun mengucapkan terimakasih pada Andrew dan juga pada kak Kevin karena telah memberiku tumpangan.
"Emm kak Kevin,Andrew,makasih ya udah ngasih tumpangan ke aku" ucapku pada mereka
"Gapapa ly,kan aku yang ngajak kamu" ucap Andrew begitu santai
"Iya gapapa ly,lagian kan tujuan kita sama, mau ke kampus" ucap kak Kevin juga padaku
"Yeh ikutan aja lu"ucap Andrew kesal
"Biarin lah Lily aja ga masalah"ucap kak Kevin yang semakin membuat Andrew kesal
"Udah-udah jangan bertengkar terus,oh ya aku duluan ya soalnya lagi buru-buru nih" kataku melerai mereka,
aku juga berpamitan pada mereka untuk masuk lebih dulu karena aku memang sedang terburu-buru saat ini.
Mereka berdua pun mengangguk padaku, setelah itu akupun pergi meninggalkan mereka untuk pergi ke ruang dosen.
Siang harinya di kampus aku lapar dan aku pun pergi ke kantin untuk makan siang , setelah memesan makanan aku pun duduk sambil memainkan ponselku.
Saat aku sedang sibuk tiba-tiba seseorang duduk di kursi yang berhadapan dengan ku.
"Hai Lily manis,mau makan siang?" Tanyanya padaku
"Eh iya ndrew aku lapar,tadi pagi gak sempat sarapan" kataku jujur
"Loh kok tadi pagi ga bilang kalau belum makan?" Kata Andrew khawatir
"Hehe gapapa kok ndrew emang lagi buru-buru aja jadi lupa sarapan" kataku lagi
Andrew pun kemudian berdiri dan menuju ke depan untuk memesan makanan, setelah memesan dia pun kembali duduk di depanku.
Tak lama kemudian makanan yang aku pesan pun datang begitupun dengan makanan Andrew,entah apa yang ada di fikiranya sehingga dia memesan makanan yang begitu banyak yang saat ini di sajikan di hadapan ku dan Andrew.
"Ndrew ga salah makanmu sebanyak ini?" Tanyaku heran sambil menatapnya
"Gak kok,ini aku pesan buat kamu" kata Andrew lagi
"Jangan bercanda deh ndrew aku ga akan habis makan sebanyak itu"ucapku padanya
"Habis kok kan kamu belum sarapan" kata Andrew sambil tersenyum ke arahku
"Konyol banget sih kamu ya kali aku ngabisin makanan sebanyak ini,mana mahal lagi" kataku sedikit kesal
"Ada apa ini?" Ucap seseorang yang baru saja datang
"Kak Kevin" sapa ku padanya
"Yoi ly,em kenapa sih kok kayak kesal gitu" tanyanya padaku
"Bukan urusan lu,lu mending cari tempat duduk lain jangan ikut duduk disini" kata Andrew kesal saat melihat kakaknya datang
"Ish ndrew jangan gitu,ini kakak kamu loh,biarin lah ikut gabung" kataku karena tak enak dengan kak Kevin
"Tuh dengerin dasar bocah,gue mau duduk dimana pun kan terserah,lagian Lo adik gue sopan dikit kek" ucap Kevin memarahi Andrew
"Yeh cerewet banget,yaudah duduk Sono"kata Andrew yang sedikit kesal
"Nah kalau ada kak Kevin kan dia bisa ikut makan disini,jadi makanan nya gak mubazir nanti"kataku sambil melihat ke arah Andrew
"Yah apapun deh terserah kamu aja manis" kata Andrew menggodaku
"Sok manis,tadi kesel.." cibir kak Kevin
"Yeh gue keselnya sama lu ya bukan ke Lily" kata Andrew membela diri
"Udah ah udah makan dulu nanti bertengkar lagi gapapa" kataku pada mereka
Seketika mereka pun terdiam dan mengikuti ku memakan makanan yang berada di hadapan kami.
Setelah kami selesai makan,kak Kevin menyerahkan kunci mobil pada Andrew supaya Andrew pulang terlebih dahulu karena dia masih ada urusan,Andrew pun menerima kunci mobil itu, setelah itu barulah kami kembali ke kelas karena masih ada kelas tambahan.
Saat waktunya pulang Andrew pun menghampiri ku dan dia juga menawarkan agar kami pulang bersama tapi aku menolaknya karena takut merepotkannya lagi,tapi Andrew tetap saja membujukku untuk ikut bersamanya,dan kamipun kemudian pulang bersama.
Keesokan harinya di kampus aku bertemu dengan Andrew lagi dan dia mengajakku untuk pergi ke sebuah taman hiburan malam,awalnya aku menolak tapi karena melihat nya memohon jadi akupun tak tega dan mengiyakan permintaan nya.
Malam haripun berlalu aku dan Andrew sudah sampai di taman hiburan dan kami berkeliling di situ.
"Gimana ly bagus kan?" Tanya Andrew padaku
"Iya ini pertama kalinya loh aku kesini" kataku jujur
"Benarkah ly?" Tanyanya padaku
Aku pun mengangguk dan tersenyum padanya, kemudian setelah kami berkeliling Andrew mengajakku untuk menikmati permainan yang tersedia disitu.
Setelah capek bermain aku dan Andrew pun membeli beberapa makanan ringan,saat aku dan Andrew berkeliling tak sengaja aku melihat anak kecil yang sedang menangis sambil menutup matanya, keluarga nya telah membujuknya tapi anak itu tetap tak mau berjalan dan malah jongkok disitu,aku kira anak itu sedang ingin mainan tapi nyatanya tidak.
Saat aku menghampiri nya ternyata aku melihat sosok wanita yang juga berjongkok di depannya.
Akupun yang sadar ada sosok menakutkan di depan anak itu pun reflek memeluk anak itu sehingga keluarga anak itu semua menatap ke arahku dengan binggung.
Saat mereka binggung Andrew yang tau aku bisa melihat sosok astral pun menjelaskan pada keluarga anak itu bahwa mungkin aku telah melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh mereka.
"Jangan dilihat,kalau kamu takut" ucapku pada anak itu
"Abaikan saja sosok itu dan ikutlah pulang dengan keluarga mu,kakak akan mengurus ini"ucapku pada anak itu
Setelah itu anak itupun mengangguk dan mau ikut bersama keluarganya.
"Kalian jaga anak ini dan jangan lupa bacakan do'a saat akan tidur" kataku pada keluarga anak itu
Dan mereka pun mengangguk menurutiku, sedangkan anak itu juga bilang terimakasih padaku, setelah mereka pergi,sosok itupun menatapku nyalang dan berusaha menyerang ku tapi aku pun membacakan do'a-doa padanya agar dia kesakitan, sosok itupun menjerit dan meminta aku untuk berhenti dan dia juga bilang dia ingin aku mendengar penjelasan nya kenapa dia ingin anak yang tadi.
Dia pun mulai bercerita bahwa dia menganggap anak tadi sebagai anaknya, karena dia tidak tau dimana anaknya saat ini berada.
"Cepat jelaskan kenapa kamu mengganggunya?"tanyaku ketus
"Tidak,aku tak menganggunya aku hanya ingin memeluknya tapi dia ketakutan saat melihatku"kata hantu itu
"Wajar dia takut karena kamu itu menyeramkan "kataku padanya
"Iya karena aku beberapa hari lalu mengalami kecelakaan dan meninggal, sedangkan anak-anak ku entah dimana sekarang " ucap hantu itu
"Kecelakaan,apa yang di jalan mawar itu?" Tanyaku memastikan
Andrew yang tak melihat sosok itu pun hanya diam sambil menatapku yang sedang berbicara dengan sosok itu.
Sedangkan sosok itupun mengiyakan perkataan ku bahwa dia adalah korban kecelakaan bersama dengan dua anaknya.
"Lalu ngapain kamu ke taman hiburan nyarinya?" Tanyaku padanya
"Itu karena mereka suka aku ajak kesini waktu aku masih hidup" ucap sosok itu lagi dengan wajah sendu
"Baiklah berhenti menganggap anak kecil disini anakmu, karena aku akan menunjukkan dimana anakmu berada" kataku padanya
Sosok itupun mengangguk dan dia juga mau ikut denganku untuk menemui anak-anak nya.
Akupun meminta Andrew untuk mencari tahu pada warga sekitar jalan mawar untuk memberikan informasi kemana ambulance membawa korban kecelakaan waktu itu.
Setelah mendapatkan informasi kami pun bergegas kesana dan hantu itupun masih mengikuti kami.
Hingga tibalah kami di RS dan ternyata anak hantu wanita itu masih terbaring koma di bangsal, saat melihat anaknya koma hantu itu pun menangis dan masuk ke dalam ruangan,dia juga mengatakan kata perpisahan untuk anaknya, setelah mengatakan itu dia pun tiba-tiba saja menghilang entah kemana,saat hantu itu menghilang tiba-tiba saja dua anak yang koma tadi sadar dan berhasil melewati masa-masa kritis mereka,dokter yang menangani mereka pun sangat senang karena pasien nya akhirnya siuman.
Entah kenapa saat melihat itu air mata ku pun tiba-tiba saja menetes,
Andrew yang berada di samping ku pun berusaha menghiburku supaya tak menangis
"Sudah ly jangan menangis"katanya padaku
"Iya ndrew aku hanya terharu mereka sudah sadar"kataku yang masih tak henti-hentinya menatap ke arah ruangan
"Iya ly,mungkin mereka sadar karena ALLAH masih ingin mereka hidup" kata Andrew padaku yang begitu religius
"Iya ndrew , ALLAH baik banget ya"kataku yang masih meneteskan air mata karena terharu
"Iya ly untuk itulah kita harus selalu percaya bahwa ALLAH akan selalu bersama kita dan selalu menjaga kita"kata Andrew lagi
"Iya ndrew kamu benar"ucapku tersenyum hangat
Tak ku sangka Andrew yang kukira anak yang bar-bar ternyata dia juga adalah sosok yang sangat religius seperti ini.
Setelah lama memandang ke dalam ruangan aku pun beralih menatap Andrew dan tersenyum padanya.
"Oh ya ndrew tapi hantu wanita tadi sudah hilang" kataku padanya lagi
"Benarkah ly,memangnya kemana dia pergi?" Tanya Andrew padaku
"Mungkin dia sudah tenang dan kembali ke alamnya, karena dia sudah melihat anak-anak nya"kataku pada Andrew
"Alhamdulillah kalau gitu ly"ucapnya bersyukur
Setelah itu aku dan Andrew pun pulang ke rumah masing-masing,Andrew juga mengantarku hingga sampai ke rumah,
Saat aku akan masuk tiba-tiba saja hantu wanita yang tadi sempat hilang di RS muncul lagi di depanku, setelah itu dia seperti mengucapkan kata terimakasih padaku lalu dia menghilang lagi di hadapanku.